
Kalah Dramatis dari Inter, Fabregas Tetap Bangga Pada Como
Vivagoal – Serie A – Allenatore Como 1907, Cesc Fabregas mengaku tetap bangga melihat anak asuhnya yang benar-benar memberikan perlawanan sengit pada Inter Milan, walau pada akhirnya mereka gagal mendulang poin di kandang sendiri.
Como 1907 gagal mempertahankan catatan positif mereka di Liga Italia musim ini. Como harus takluk dari Inter Milan 3-4 dini hari tadi WIB pada lanjutan pekan ke-32 Serie A 2025/26 di Giuseppe Sinigaglia.
Tuan rumah sejatinya mampu unggul dua gol terlebih dulu atas Inter lewat Alex Valle (36′) dan Nico Paz (45′). Namun di penghujung babak yang pertama, Nerazzurri bisa memperkecil keadaan menjadi 1-2 dari gol Marcus Thuram.
Sayangnya, kubu Il Lariati gagal mempertahankan keunggulan mereka bahkan harus berbalik tertinggal pada babak yang kedua. Gol kedua Thuram (49′, ditambah brace dari Denzel Dumfries (58′, 72′) hanya mampu dibalas satu kali oleh Como lewat penalti Lucas Da Cunha (89′).

Hasil ini membuat Como gagal menggeser Juventus di posisi ke-4 atau batas akhir menuju Liga Champions musim depan. Como kini tertahan di peringkat ke-5 dengan raihan 58 angka pada klasemen sementara Liga Italia.
Walau kalah, tapi Fabregas tetap memberikan apresiasi sebesar-besarnya pada skuad Como yang menunjukan daya juang tinggi dihadapan Inter Milan. Menurut Fabregas, Como mampu menampilkan performa impresif untuk menjadi lawan yang sebanding bagi Inter sepanjang pertandingan.
“Saya tidak tahu posisi kami di klasemen, karena belum memeriksanya sejak awal musim dan takkan melakukannya sekarang. Como sekali lagi membuktikan bahwa mereka berani, bersemangat, dan bahkan dalam kekalahan pun menunjukkan karakter,” ujar Como dilansir Football Italia.
Baca Juga:
- Bukan Sekadar Trofi, Hector Souto Ungkap Misinya bersama Timnas Futsal Indonesia
- Piala AFF Futsal 2026: Thailand Juara, Indonesia Dapat Rasa Hormat
- Kedewasaan Inter Milan Antarkan Kemenangan Dramatis atas Como
- Antusiasme Guardiola Hadapi Partai Menentukan Lawan Arsenal
“Memang benar kami membuat kesalahan, tapi ini adalah tim muda dan kami berhadapan dengan lawan yang akan menghukum setiap kesalahan. Menurut saya, membicarakan taktik hari ini tidak menarik bagi saya, karena kami sudah menunjukkan semuanya di lapangan,” tambahnya.
“Saya suka melihat statistik, dan tidak banyak tim yang mampu melepaskan 20 tembakan ke gawang saat melawan Inter. Jika mengatakan kepadaku dua tahun lalu bahwa kami akan menantang Inter seperti ini, saya akan mengira telah mengatur pertandingan persahabatan. Tetapi kami bertarung melawan mereka di lapangan yang setara.”
Lebih lanjut, Fabregas menyoroti jika faktor mental lebih memberikan pengaruh besar ketimbang soal teknis dalam laga seperti melawan Inter ini. Terlepas dari hasil yang mereka dapatkan, Fabregas mengaku bangga dengan anak asuhnya, terutama melihat perkembangan skuad Como sejak pertama Ia tiba dua tahun silam.
“Itulah yang saya maksud, kamu bisa membicarakan taktik sesuka hati, tapi pada akhirnya mentalitaslah yang membuat perbedaan. Ada kurangnya komunikasi antara Valle dan Perrone, mereka menemukan celah, itu hampir saat babak pertama berakhir,” pungkas Fabregas.
“Pesanku di babak pertama adalah bahwa terlepas dari hasilnya, kita harus terus bermain seperti ini. Saya sangat bangga dengan para pemain. Aku ada di sini pada hari pertama saat kita mulai bekerja dua setengah tahun lalu, dan melihat di mana kita sekarang. Saya melihat keinginan untuk berkembang dan keberanian untuk bersaing melawan siapa pun yang kita hadapi.”
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com













