
Kalahkan Olympiakos, Arteta Puas dengan Kedalaman Skuad Arsenal
Vivagoal – Liga Champions – Manajer Arsenal, Mikel Arteta menyatakan rasa puasnya pada kedalaman skuad yang Ia miliki sekarang, pasca berhasil meraup kemenangan atas wakil Yunani, Olympiakos pada gelaran Liga Champions.
Arsenal sukses mengemas kemenangan kedua mereka di ajang Liga Champions musim ini. The Gunners menumbangkan Olympiakos 2-0 pada lanjutan pekan kedua UCL 2025/26, Kamis (2/10) dini hari WIB di Emirates Stadium.
Gabriel Martinelli membuka keunggulan Arsenal atas Olympiacos pada menit ke-12. Namun gol kedua The Gunners baru hadir jelang babak kedua berakhir lewat sumbangan dari Bukayo Saka.

Dalam laga ini, Mikel Arteta menurunkan enam pemain berbeda ketimbang saat melawan Newcastle di Liga Inggris akhir pekan kemarin. Rotasi ini nyatanya tidak berpengaruh banyak pada kelancaran Arsenal sepanjang pertandingan.
Keputusan untuk rotasi ini pun sama sekali tidak disesali oleh seorang Arteta, terlebih melihat banyaknya peluang tidak terduga di ajang seperti Liga Champions. Ia bahkan mengaku puas dengan kedalaman skuad yang dimiliki Arsenal, sambil membandingkan kondisi mereka di musim lalu.
“Sangat senang. Jelas, memenangkan Liga Champions selalu sangat rumit. Menjaga clean sheet lagi, kami berhasil mencatatkan 11 clean sheet dalam 14 pertandingan, yang luar biasa dari para pemain,” ujar Arteta dilansir Sky Sports.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Gelar TC Tahap Pertama, Timnas U-23 Panggil 4 Pemain Diaspora
- Lelah Dengan Tunggakan Gaji, Bernardo Tavares Putuskan Hengkang Dari PSM
- PFL 2025/26 Resmi Bergulir, FFI Hapus Sistem Degradasi
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Kami terlihat sebagai ancaman nyata, sangat dinamis, terus menyerang ke depan, banyak serangan, banyak ancaman. Tim menciptakan dua atau tiga peluang besar lagi dan tidak berhasil memanfaatkannya. Di kompetisi ini, kamu harus berhati-hati,” tambah Arteta.
“Dengan segala hormat, musim lalu kami memiliki lima pemain akademi di bangku cadangan yang mungkin belum pernah bermain sepak bola profesional di Liga Champions. Jadi ya, itu membuat perbedaan. Hari ini kami memutuskan untuk mengganti enam pemain karena saya ingin semua orang benar-benar terlibat dan merasa menjadi bagian dari tim, dan itu luar biasa.”















