
Karena Jordan Henderson Cuma Mau Bahagia Lagi Bermain Sepakbola
Vivagoal – Liga Inggris – Jordan Henderson menegaskan alasannya cabut dari Liverpool meski masih memiliki kontrak hingga Juni 2025. Motivasinya bukanlah uang, Henderson cuma tak mau jadi pemain cadangan di klub asal Merseyside tersebut.
Bertahun-tahun lamanya berstatus kapten tim hingga akhirnya menjadi ikon klub, Jordan Henderson tetap tak bisa melawan waktu dan umur. Karena dua hal itu pula yang kemudian mulai membuatnya kehilangan pamor di skuad Liverpool.
Dalam dua musim terakhir, manajer Liiverpool, Jurgen Klopp mulai mengurangi jatah bermain Henderson. Selain itu, ia juga lebih banyak diturunkan sebagai pemain pengganti. Klopp menilai kondisi fisik Henderson yang sudah berusia 33 tahun tak mampu lagi mengikuti gaya bermain yang diterapkannya di Liverpool.

Karena hal tersebut pula, ia tak lagi bisa diandalkan secara terus menerus sebagai pemain inti. Oleh karenanya, Jordan Henderson sadar bahwa waktunya sudah habis di Liverpool setelah 12 tahun lamanya membela klub tersebut. Ia pun akhirnya pergi dari Anfield dengan menerima pinangan Al Ittihaq.
Baca Juga:
- Darwin Nunez Lagi Oke di Liverpool, Bagaimana di Timnas Uruguay
- Darwin Nunez Izin ke Luis Suarez Sebelum Pakai Nomor 9 di Uruguay
- Tolak Liverpool, Lindstrom Ogah Kalau Cuma Jadi Cadangan
- Laga ke-300 Klopp di Liga Inggris: Liverpool Menang Telak
“Uang memang memegang faktor. Tapi, begitu juga dengan perasaan diinginkan, dihargai. Uang tidak pernah menjadi alasan utama saya pindah ke sini,” ungkap Henderson dilansir dari The Athletic.
“Saya sudah memasuki akhir karier profesional dan saat ini hanya ingin bahagia bermain sepak bola,” tegasnya.
“Saya ingin mendapat menit bermain reguler. Aku tidak mau duduk di bangku cadangan dan cuma tampil selama 10 menit di setiap pertandingan. Hal itu tentu saja akan mempengaruhi posisiku di tim nasional (Inggris),” tandas Henderson.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















