
Kebangaan Chivu Usai Pastikan Scudetto ke-21 Bagi Inter Milan
Vivagoal – Serie A – Rasa puas dan bangga tengah dilalui oleh seorang Cristian Chivu, yang baru saja memastikan Inter Milan meraih trofi juara Serie A ke-21, sekaligus menyamai pencapaiannya semasa masih aktif sebagai pemain bersama Nerazzurri di masa lalu.
Kepastian tersebut didapatkan oleh Inter Milan berkat kemenangan atas Parma, Senin (4/5) dini hari WIB pada lanjutan pekan ke-35 Liga Italia 2025/26. Tampil di Giuseppe Meazza, Inter Milan menumbangkan perlawanan Parma dengan skor 2-0, lewat gol Marcus Thuram (45+1′) dan Henrikh Mkhitaryan (80′).
Hasil ini sudah cukup untuk menyegel trofi juara Liga Italia ke-21 Inter sepanjang sejarah klub. Raihan 82 poin Inter sudah takkan lagi mampu dikejar oleh tim manapun karena Serie A tinggal menyisakan tiga pertandingan saja.
Bagi Cristian Chivu, pencapaian ini menjadi sangat spesial mengingat Ia sebenarnya bukan pilihan pertama Inter, untuk menggantikan Simone Inzaghi. Tapi, Chivu mampu membuktikan dirinya pantas menangani Inter, dengan trofi juara perdananya bersama La Beneamata.

Chivu sebelumnya memiliki tiga medali juara bersama Inter semasa menjadi pemain. Ia pun senang karena bisa kembali merasakan euforia juara di Inter Milan, setelah mahkota juara mereka sempat dicuri oleh Napoli pada musim lalu.
“Saya rasa saya sudah pernah merasakannya sebelumnya. Aku pernah meraih beberapa prestasi sebagai pemain… Tapi saya senang untuk para pemain ini, klub, dan bagi para pendukung luar biasa yang telah mendukung kami sejak awal,” ujar Chivu dilansir Football Italia.
“Saya takkan mengulang seluruh kisah musim lalu, ejekan dan hinaan yang ditujukan kepada tim ini. Tapi para pemain telah berbuat baik dengan bekerja keras, bangkit kembali, dan menemukan apa yang dibutuhkan untuk musim kompetisi yang baru.”
Baca Juga:
- Jon Martin Tutup Telinga dari Rayuan Real Madrid dan Barcelona
- Bojan Hodak Bicara Soal Karakter Bermain PSIM
- PSG Ingin Membajak Kane Dari Munchen?
- Gagal Kalahkan Man United, Slot Kembali Singgung VAR dan Wasit
“Ini adalah gelar ke-21 dan halaman baru dalam sejarah gemilang klub ini. Dulu saya masih muda, sekarang sudah ada uban di rambut saya, tapi saya sama bahagianya seperti saat masih menjadi pemain. Para pemain layak mendapat pujian hari ini, mereka luar biasa,” tambah Chivu.
Lebih lanjut, Chivu mengutarakan rasa bangganya melihat anak asuhnya yang tetap mampu menunjukan identitas Inter sebagai tim juara. Ia puas karena skuad Nerazzurri selalu mampu bangkit, ditengah berbagai masalah atau hasil buruk mereka sepanjang musim ini.
Termasuk ketika melawan Parma, ketika para pemain menampilkan usaha keras demi mendapatkan angka penuh. Pasalnyta, hasil imbang sudah cukup bagi Inter mengunci juara, karena Napoli di laga lain bermain imbang tanpa gol melawan Como.
“Mengingat apa yang diwakili oleh klub ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk tampil kompetitif. Ada pasang surut. Musim ini bagaikan maraton, dan kami adalah tim yang paling konsisten secara keseluruhan. Bahkan setelah kalah dalam beberapa pertandingan, karena kami selalu berhasil bangkit dan kembali ke jalur yang benar,” tambah Chivu.
“Saya rasa pada Januari dan Februari kami meraih 14 kemenangan dari 15 pertandingan, atau sekitar itu. Kami menyadari bisa melakukannya. Pemain juga harus melewati momen-momen sulit seperti tersingkirnya kami dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt, atau kekalahan dalam derby. Namun kami selalu tetap tegar dengan penuh martabat dan keinginan untuk tetap kompetitif hingga akhir.”
“Tentu saja saya senang, dan memang seharusnya para pemain yang mendapat pujian, menikmati semua cinta dan kasih sayang dari para penggemar ini. Itu adalah kesempatan untuk memastikan gelar Scudetto di hadapan para pendukung dan kami berhasil melakukannya.”
Selalu update berita terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com













