Infantino Assassino Fifa Mafia
Sumber: X @Lugdunews

Kecam Kepemimpinan Gianni Infantino, Suporter Lyon Bentangkan Spanduk Protes

Raffy Faraz - Agustus 13, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Ligue 1 – Gelombang protes terhadap kepemimpinan Gianni Infantino di FIFA kini sudah sampai ke tribun penonton. Protes tersebut terlihat pada laga antara Lyon kontra Sparta Prague kualifikasi Liga Champions pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Groupama Stadium, Prancis.

Dalam laporan omunitas pendukung Lyon, Bad Gones membentangkan spanduk besar dan tegas bertuliskan “INFANTINO ASSASSINO”. Tak hanya menyoroti peran Gianni Infantino, mereka juga menyuarakan spanduk lain bertuliskan “FIFA MAFIA”.

Ini menandai ketidakpuasan terhadap rencana presiden FIFA untuk menjual saham di Piala Dunia, yang dengan cepat dibatalkan setelah mendapat reaksi keras. Mereka menyaksikan dengan gusar bagaimana Infantino mempolitisasi sepakbola demi mendekati Presiden AS, Donald Trump.

Bahkan Sepp Blatter, mantan Presiden FIFA tidak pernah memicu kemarahan sehebat ini di tribun Eropa. Berbeda dengan Infantino, Blatter tidak pernah berniat menjual independensi sepak bola demi keuntungan investor swasta atau potensi pengayaan pribadi.

Blatter yang kerap dikritik justru bersikap hati-hati terhadap masuknya investasi private equity di sepakbola. Ia konsisten memuji aturan 50+1 di Jerman, sebuah aturan yang memastikan kepemilikan mayoritas klub tetap berada di tangan anggota asosiasi lokal, bukan investor asing.

Para pendukung Lyon paham betul dampak buruk komersialisasi swasta. Selama tiga musim terakhir, klub mereka goyah akibat penyimpangan keuangan di bawah Eagle Football Holdings, grup kepemilikan multi-klub milik John Textor.


Baca Juga:


 

Di bawah kepemilikan Textor, Lyon beberapa kali terancam sanksi degradasi akibat pelanggaran finansial. Lyon juga hampir kehilangan tempat di Liga Europa, mereka akhirnya selamat, tetapi Crystal Palace, klub lain tempat Textor memegang saham minoritas, yang harus dikorbankan.

Terakhir kali penggemar sepak bola bersatu memprotes keserakahan pemilik swasta adalah saat wacana Liga Super Eropa (ESL) bergulir. Protes masif di luar stadion saat itu memaksa klub-klub pendiri mengundurkan diri secara tergesa-gesa.

Tekanan terhadap Infantino kian memuncak. Para pemimpin UEFA, AFC, dan Concacaf merilis pernyataan yang mendesak pengunduran dirinya. Mereka menuduh Infantino menipu asosiasi dan konfederasi anggota terkait pembentukan FIFA Football Enterprise, serta menuntut pertanggungjawaban penuh.

Erick Thohir Langsung Targetkan Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2025
Erick Thohir, Dito Ariotedjo (Menpora), dan Gianni Infantino dalam final Piala Dunia U-17 2023.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Hingga kini, Infantino belum memberikan respons resmi atas tuntutan konfederasi tersebut. Ia justru memilih singgah ke wilayah-wilayah yang mendukungnya, seperti menghadiri ulang tahun Raja Maroko, sebelum melanjutkan ke Kolombia untuk pelantikan Presiden Abelardo de la Espriella.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com