
Kecewa Dengan Hasil Kontra Persib, Pelatih PSM Singgung Peran Balsa Sekulic
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih PSM, Darije Kalezic mengaku kecewa dengan hasil yang didapat timnya saat bertandang ke markas Persib dalam lanjutan pekan perdana BRI Super League 2026/27. Darije Kalezic menyebut ada banyak penyebab dari kekalahan ini, termasuk kehadiran Balsa Sekulic.
Dalam pandangannya, menghadapi tim dengan status juara bertahan di laga perdana merupakan sebuah keuntungan. Pasalnya, hal ini bisa menjadi indikator kesiapan tim PSM dalam mengarungi sengit persaingan kompetisi di musim ini.
Meski menguntungkan, laga perdana ini juga cukup berat karena PSM harus tampil di bawah tekanan hebat. Namun sayang, kerja keras anak asuhnya berakhir tragis dan kini, skuad Juku Eja langsung memfokuskan diri pada laga selanjutnya kontra Arema FC.
“Saya melihat babak pertama, kami mencetak gol yang hebat dari aksi yang sangat bagus dan menjaga gawang tetap aman. Bukannya Persib menciptakan banyak peluang di babak pertama, Hilmansyah hanya melakukan satu penyelamatan di babak pertama,” tutur Kalezic.
Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu menjelaskan, awal mula kekalahan timnya mulai terasa saat memasuki babak kedua. Kehadiran Balsa Sekulic di lini depan Persib mampu memberikan perubahan signifikan hingga para pemainnya kerepotan.
“Babak kedua Persib melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Balsa (Sekulic) di depan yang memberikan perbedaan kualitas pada Persib Bandung, dan kami tidak keluar dari ruang ganti dengan tajam seperti di babak pertama,”
Baca Juga:
- STY Sebut Persija Baru Tunjukkan Setengah Kekuatan saat Kalahkan Borneo
- Juventus vs AC Milan: Ujian Kematangan Taktis Dua Raksasa Serie A
- Reuni di Laga Perdana, Marc Klok Intip Kelemahan PSM
- Komentar Igor Tolic Soal Dominasi Legiun Balkan di Laga Persib vs PSM
“Kami dihukum, kami dihukum dalam lima menit dengan dua gol. Saya merasa menyesal gol pertama berasal dari tendangan sudut dan bukan dari skema permainan Persib Bandung, tapi gol tetaplah gol,” ujar pelatih berusia 56 tahun tersebut.
Saat kedudukan tertinggal, Kalezic melakukan inisiatif serangan dengan memasukan pemain dengan naluri menyerang tinggi. Ia menilai strategi itu sempat memberi harapan, namun sayangnya wasit tidak memberikan penalti saat meninjau VAR.
“Ada juga momen penaltibdengan VAR. Saya tidak melihat momen itu kembali tetapi banyak orang bilang itu penalti, namun tentu saja banyak orang juga bilang itu bukan penalti. Jadi kami menguasai permainan lagi pada periode itu, pertandingannya terbuka,” tambahnya.
“Setelah itu pertandingan selesai. Dan saya ingin mengucapkan selamat kepada rekan saya Igor atas tiga poin dan permainan yangbbagus serta mendoakan yang terbaik untuknya dan Persib di musim yang sangat sibuk di banyak kompetisi.” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















