
Kekalahan Yang Paling Menyesakkan Buat Jose Mourinho
Vivagoal – Liga Inggris – Dinamo Zagreb baru saja memberikan Tottenham Hotspur kekalahan ke-12nya musim ini. Dan hasil itu boleh jadi yang paling mengecewakan buat Jose Mourinho. Kenapa?
Tottenham yang dalam misi menjaga asanya merebut gelar juara Liga Europa musim ini sedianya sudah tampil cukup baik di leg pertama dengan meraih kemenangan 2-0.
Namun melakoni leg kedua di markas Dinamo Zagreb pada babak 16 besar Liga Europa, Jumat (19/3/2021) dinihari WIB, bencana datang buat The Lilywhites. Gawang Spurs yang dikawal Hugo Lloris harus jebol tiga kali melalui aksi brilian Mislav Orsic.
Alhasil, kelolosan ke babak perempatfinal Liga Europa yang sudah di depan mata menghilang begitu saja. Spurs tersingkir karena kalah agregat 2-3.
Sudah jelas, kekalahan itu membuat sang manajer Jose Mourinho kecewa berat dan menganggap hasil itu sebagai yang terburuk dalam musim ini. Faktor sikap pun menjadi persoalan bagi Pasukan The Lilywhites yang mungkin sudah merasa menang ketika mengantongi keunggulan dua gol.
Baca Juga:
- Hugo Lloris: Kualitas Sepakbola Tottenham Belum Di Level Eropa
- Tottenham Ibarat Diajari Dinamo Dasar Bermain Sepakbola
- Mengenal Mislav Orsic Yang Menghancurkan Tottenham Hotspur
- Tottenham Oh Tottenham, Naas Betul Nasibmu!
Kondisi ini pun serta merta mengecilkan peluang mereka bisa menutup musim dengan raihan satu trofi. Pasalnya, di pentas Piala FA dan Piala Liga Inggris mereka sudah tersingkir, sementara di Liga Inggris, kans mereka untuk bisa juara bisa dibilang sudah tertutup.
Dengan 45 poin dan menyisakan 10 pekan lagi, Manchester United yang punya 57 poin dan Leicester City yang mengoleksi 56 poin bisa dibilang adalah dua tim tersisa yang bisa menyaingi Manchester City untuk merebut titel Premier League meski itu juga sangat kecil kemungkinannya.
“Demi rasa hormat yang saya punya untuk karier dan pekerjaan saya, setiap pertandingan itu penting. Untuk setiap penggemar Tottenham di rumah, setiap laganya penting,” ucap Mourinho seperti dikutip dari BBC.
“Sikap lainnya dibutuhkan. Yang saya rasakan itu lebih dari sekadar kesedihan. Saya baru saja meninggalkan ruang ganti Dinamo, setelah memuji anggota timnya dan saya menyesalkan bukan tim saya yang memenangi laga berdasarkan sikap dan kompromi.” kesalnya.
“Saya lebih dari sedih. Sepakbola bukan cuma soal pemain-pemain yang merasa punya kualitas lebih dari lainnya. Dasarnya sepakbola itu adalah sikap. Mereka mengalahkan kami dalam hal itu,” imbuh Mourinho. (FID)
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com














