
Lakukan Pelanggaran Berat, Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena
Vivagoal – Liga Indonesia – Malut United secara mengejutkan memecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena. Keduanya disebut melakukan pelanggaran keras.
Imran dan Yeyen sejatinya merupakan sosok kunci di balik kesuksesan Malut United finis di peringkat ketiga Liga 1 musim lalu. Padahal Laskar Kie Raha berstatus tim promosi.
Lihat postingan ini di Instagram
Kesuksesan itu menjadi bukti tangan dingin Imran sebagai pelatih. Sementara direktur teknik yang diemban Yeyen juga tak kalah penting karena turut menyusun materi pemain pada awal musim.
Imran dan Yeyen juga sudah bahu-membahu mengangkat Malut United sejak dari Liga 2. Namun jasa mereka seolah hilang tak berbekas karena melakukan pelanggaran berat.
Baca Juga:
- Tim Prancis Ini Ketiban Rezeki Nomplok Dari Transfer Mathys Tel ke Tottenham
- Chelsea Siap Buka Komunikasi untuk Amankan Pilar Potensial Lyon
- Tolak Gaji Besar dari Arab Saudi, Sarri: Sepakbola bukan Soal Uang!
- Legenda Man United Puji Loyalitas Fernandes, Usai Tolak Al-Hilal
“Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima. Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub,” kata Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit.
Dirk Soplanit tidak menjelaskan secara detail pelanggaran berat yang dilakukan Imran dan Yeyen. Namun langkah pemecatan terhadap keduanya diambil untuk menyelamatkan klub dari keterpurukan.

Dirk Soplanit tak peduli meski kontribusi Imran dan Yeyen selama dua tahun terakhir sangat besar. Keputusan ini tentu juga mengganggu persiapan Malut United menyambut musim baru.
“Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















