
LALIGA Youth Tournament 2025 Rampung, Jadi Inspirasi Pemain Muda Indonesia
Vivagoal – La Liga – LALIGA Youth Tournament Indonesia edisi kedua resmi rampung pada Sabtu (13/9), bertepatan dengan grand final yang digelar di Lapangan Kera Sakti. Mengusung format yang berbeda dari edisi sebelumnya, turnamen kali ini digelar di berbagai wilayah Indonesia.
Kompetisi usia dini ini sudah digelar selama tiga bulan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sebanyak 14 tim pemenang dari masing-masing regional, yang terdiri dari dua kategori: U-14 dan U-16, kembali bertemu di babak grand final untuk memenangkan trofi.

Adapun CS Private School berhasil keluar sebagai juara di kategori U-14, sementara Akademi Persib Bandung memenangkan gelar di kategori U-16. Sedangkan pemain terbaik jatuh kepada Mohammad Setyo Kusumo dari Bintang Putra Sidoarjo.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Zainudin Amali selaku Wakil Ketua Umum PSSI. Beliau datang untuk menyerahkan piala secara langsung kepada para pemenang dan tentunya menyambut positif ajang kompetisi usia muda yang diinisiasi oleh LALIGA ini.
Baca juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Bali United Pakai Taktik Guling-guling, Pelatih Persija Kritik Kinerja Wasit
- Kapan Pemain Termahal Liga Inggris Tampil? Ini Jawaban Arne Slot
- Charles Vanhoutte Untungkan OGC Nice Lewat Proses Adaptasi Cepat
“Kehadiran LALIGA tentunya kita sambut positif. Kedepannya diharapkan semakin berkembang dan membuka lebih banyak peluang untuk pemain muda di level akar rumput, yang tentu akan disambut baik di Indonesia,” tutur Zainudin Amali dalam rilis resmi yang dikeluarkan LALIGA.
Sejalan dengan keinginan PSSI tersebut, Almudena Gomez selaku delegasi LALIGA Indonesia turut merasakan antusiasme dari pagelaran kompetisi usia dini yang mereka gelar.

“Kami benar-benar terinspirasi oleh semangat dan tekad yang ditunjukkan oleh semua pemain muda yang berpartisipasi dalam LALIGA Youth Tournament Indonesia 2025. Energi mereka di lapangan merupakan cerminan jelas dari potensi besar sepak bola Indonesia.
“Turnamen ini bukan hanya tentang kompetisi tetapi juga tentang menciptakan peluang, membina mimpi, dan memperkuat jembatan antara sepak bola akar rumput Indonesia dan sepak bola global.
“Kami bangga melihat bagaimana proyek ini terus berkembang dan menegaskan kembali komitmen jangka panjang LALIGA dalam mendukung pengembangan pemuda di kawasan ini.”















