Daniel Farke Mau 'Rakus' bersama Monchengladbach di DFB-Pokal
Sumber: Twitter @borussia_en

Lawan Arsenal di Emirates, Leeds United Tolak Parkir Bus!

Rizal Saleh - Agustus 22, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris – Manajer Leeds United, Daniel Farke, menegaskan bahwa timnya tidak akan “menjual DNA” permainan mereka ketika bertandang ke Stadion Emirates untuk menghadapi Arsenal, Sabtu (23/8) malam WIB di Emirates Stadium.

Laga melawan Arsenal, menjadi tantangan berat bagi Leeds yang baru saja kembali ke Premier League. Kubu tuan rumah dalam kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan di pekan perdana melawan Manchester United, yang merupakan rival Arsenal maupun Leeds.

Leeds sendiri juga membuka musim dengan hasil positif setelah menumbangkan Everton. Keberhasilan tersebut seolah menjadi bukti bahwa identitas permainan menyerang tetap terbawa ke kasta tertinggi. Gaya bermain menyerang di bawah Farke telah ditunjukkan oleh pasukan The White di Championship musim lalu.

Leeds Everton
(Foto: Danny Lawson/PA Images via Getty Images via sport.detik.com)

Leeds sebelumnya tampil sangat dominan dengan torehan gol yang melimpah, penguasaan bola tinggi, serta agresivitas dalam menekan lawan. Filosofi permainan itu kini coba dipertahankan meski harus berhadapan dengan lawan lebih kuat.

Farke menegaskan takkan mengubah pendekatan permainan Leeds, dengan resiko apapun di Premier League.  Ia menolak anggapan bahwa timnya akan bermain defensif murni atau sekadar parkir bus ketika menghadapi tim besar. Menurutnya, bertahan penuh sepanjang laga tak membuat tim bisa bertahan hidup di Premier League. 


Baca Juga:


Namun, Farke juga realistis bahwa pertandingan melawan Arsenal, terlebih laga berlangsung di Emirates Stadium. Tapi satu yang pasti, Farke ingin anak asuhnya itu tetap menunjukan tekad besar agar mereka bisa bermain positif.

“Kami tidak akan menjual DNA kami di Premier League musim ini dengan hanya bertahan total atau parkir bus,” ujar Farke dilansir DAZN.

“Jika hanya mencoba bertahan selama 96 menit, peluang untuk bertahan di liga ini hampir tidak ada. Kami harus memastikan memiliki momen-momen di mana bisa mengontrol bola, memulihkan energi dengan penguasaan, dan memaksa lawan mengeluarkan tenaga untuk mengejar,” tambahnya.

“Penting untuk menciptakan peluang, membuat lawan khawatir, dan berusaha bermain sepak bola yang menyerang. Namun tentu saja akan ada periode di mana kami menderita. Di saat seperti itu, kami harus tetap terstruktur dan kompak.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com