Liverpool
(Photo: Bleacher Report)

Legenda Kesal Lihat Kebijakan Transfer Liverpool

Dimas Sembada - Oktober 10, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Liverpool resmi melepas pemain mudanya, Rhian Brewster ke Sheffield United pada bursa transfer musim panas kemarin. Keputusan tersebut memancing kritik legenda The Reds, Phil Thompson.

Akademi sepakbola milik Liverpool memang tidak setenar La Masia milik Barcelona. Namun akademi sepakbola Liverpool tetap mampu menelurkan banyak bakat-bakat muda yang diakui di Eropa maupun dunia.

Steven Gerrard, Michael Owen, Robbie Fowler, Jamie Carragher hingga Trent-Alexander Arnold adalah deretan jebolan akademi Liverpool yang sudah memberi pengaruh besar dalam kesuksesan Liverpool setidaknya dalam dua dekade terakhir.

Namun sayangnya, pasca ditinggal para pemain andalannya tersebut, minus Trent Alexander Arnold, Liverpool mulai rajin belanja besar tuk mendatangkan pemain-pemain yang sudah jadi, seperti Sadio Mane, Mohamed Salah, Alisson Becker, Virgil Van Dijk dan teranyar Thiago Alcantara.

Situasi ini tak jarang membuat pemain binaan mereka di akademi dicomot klub lain seperti Harry Wilson, Ben Woodburn, João Carlos Teixeira dan yang terbaru ada Rhian Brewster.

Khusus untuk Rhian Brewster, penyerang berusia 20 tahun itu memutuskan pergi ke Sheffield United karena tak kunjung diberi kesempatan bermain oleh manajer Jurgen Klopp meski sudah sudah ditawarkan kontrak baru. 


Baca Juga: 


Rhian Brewster memilih mengadu nasib ke Sheffield United ketimbang dikontrak Liverpool selama lima tahun hanya untuk jadi penghangat bangku cadangan.

Lepasnya Rhian Brewster ini dinilai oleh Phil Thompson sebagai bukti bahwa Liverpool memang sudah melupakan bakat-bakat dari akademinya sendiri. Menurutnya, Rhian Brewster lebih layak dipertahankan ketimbang Divock Origi dan Xherdan Shaqiri.

“Mengenai pemain yang pergi, saya kecewa karena mereka memutuskan untuk melepas Rhian Brewster. Saya ingin dia tetap tinggal. Saya bisa melihat beberapa alasan tetapi, jika anda tanya mana yang sebaiknya harus pergi, saya pilih Divock Origi daripada Brewster.

 “Tidak terlalu banyak penyerang yang punya agresi seperti yang dipunya Brewster. Sebenarnya selain Origi, ada lagi yang lain misalnya Xherdan Shaqiri. Mungkin penjualannya cuma menghasilkan beberapa paun, tapi setidaknya ia lebih layak tuk dilepas,” tegasnya seperti dilansir dari Daily Mail.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com