
Legenda Klub Belum Yakin, Yildiz Pantas Pakai No.10 di Juventus
Vivagoal – Serie A – Legenda Juventus, Michel Platini sedikit meragukan tentang kepantasan seorang Kenan Yildiz mengenakan nomor keramat No.10 dalam skuad Si Nyonya Tua sekarang, karena belum menunjukan performa terbaiknya.
Kenan Yildiz saat ini dianggap merupakan salah satu bakat yang paling cemerlang di Eropa. Yildiz terus tumbuh menjadi sosok pemain hebat sejak kali pertama tiba di Juventus pada musim panas 2022 lalu dari Bayern Munich.
Yildiz tak langsung bergabung dengan skuad utama, melainkan menimba ilmu terlebih dulu di tim junior. Membela Juventus U-19 dan Next Gen selama setahun, Yildiz kemudian bisa promosi ke tim utama di tahun 2023.

Kehilangan sejumlah bintang, seperti Paulo Dybala, Federico Chiesa, hingga Paul Pogba membuat Yildiz mampu tampil mencuri perhatian. Ia pun kini diproyeksikan menjadi pusat dari proyek masa depan Juventus.
Demi memenuhi ambisi tersebut, Juventus bahkan rela memberikan nomor punggung 10 pada Yildiz. Tak sedikit yang kemudian merasa Yildiz mengingatkan tifosi Juventus pada seorang Alessandro Del Piero.
Meskipun sangat kreatif, posisinya di bawah pelatih, Igor Tudor telah menimbulkan beberapa pertanyaan sejauh ini musim ini. Salah satu yang menyoroti hal tersebut adalah legenda Si Nyonya Tua, Michel Platini.
Baca juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Sikap Persib Atas Sanksi Yang Dijatuhkan AFC
- Barcelona Dikaitkan Dengan Striker Haus Gol Milik Porto
- Sukses dengan McTominay dan Hojlund, Napoli Bidik Pemain Buangan Man United Lainnya
Platini, yang juga merupakan pengguna No.10 Juventus, merasa tidak yakin apakah Yildiz, karena Ia lebih banyak bermain di area sayap. Ia turut membandingkan para pemilik No.10 lain, seperti Del Piero sampai Paul Pogba.
“Alessandro Del Piero, dia adalah pemain hebat dan salah satu ikon dari Juventus. (Paul Pogba) punya teknik bagus, tapi dia seorang gelandang, bukan pemain No.10. Tidak ada yang menempatkan pemain No.10 di tengah sekarang, melainkan di posisi sayap. Kamu harus menanyakan pada para pelaih kenapa mereka melakukan hal tersebut,” ujar Platini dilansir Football Italia.















