Home Tags Juventus
SQUAD
Player Position Nationality Age
Pablo Moreno Attacker Spain 17
P. Gozzi Defender Italy 18
M. Perin Goalkeeper Italy 27
C. Pinsoglio Goalkeeper Italy 29
G. Buffon Goalkeeper Italy 41
M. De Sciglio Defender Italy 27
G. Chiellini Defender Italy 35
Danilo Defender Brazil 28
S. Khedira Midfielder Germany 32
Douglas Costa Midfielder Brazil 29
M. Mandžukić Attacker Croatia 33
G. Higuaín Attacker Argentina 32
L. Pellegrini Defender Italy 20
J. Cuadrado Midfielder Colombia 31
P. Dybala Attacker Argentina 26
Alex Sandro Defender Brazil 28
R. Bentancur Midfielder Uruguay 22
Cristiano Ronaldo Attacker Portugal 34
M. de Ligt Defender Netherlands 20
A. Ramsey Midfielder Wales 29
W. Szczęsny Goalkeeper Poland 29
M. Demiral Defender Turkey 21
L. Bonucci Defender Italy 32
M. Pjanić Midfielder Bosnia and Herzegovina 29
B. Matuidi Midfielder France 32
D. Rugani Defender Italy 25
F. Bernardeschi Attacker Italy 25
A. Rabiot Midfielder France 24
M. Pjaca Attacker Croatia 24
E. Can Midfielder Germany 25
P. Beruatto Defender Italy 21
M. Olivieri Attacker Italy 20
Han Kwang-Song Attacker Korea DPR 21
STANDINGS
2019-20 Serie A
Club GP W D L GD Pts
Juventus 12 10 2 0 11 32
Inter 12 10 1 1 14 31
Lazio 12 7 3 2 15 24
Cagliari 12 7 3 2 11 24
Atalanta 12 6 4 2 12 22
See Complete Standings
FIXTURES
Atalanta
Juventus
Sat, 23/11 02:00 WIB
Juventus
Sassuolo
Sun, 1/12 11:30 WIB
Lazio
Juventus
Sat, 7/12 07:45 WIB
Juventus
Udinese
Sun, 15/12 02:00 WIB

Tag: Juventus

Juventus dan MU Bersaing Ketat Untuk Gelandang Brecia

0

Vivagoal Serie AMisi Manchester United untuk mendapatkan Sandro Tonali menemui jalan terjal. Juventus kabarnya  tengah melakukan operasi senyap untuk merekrut gelandang Brescia tersebut.

Nama Tonali mencuri perhatian banyak klub top Eropa setelah berhasil membawa Brescia kembali ke Serie A. Performa Tonali kemudian membuat Manchester United begitu ngotot untuk mendatangkannya ke Old Trafford. Pemain berjuluk ‘the next Pirlo’ itu dinilai layak mengisi lini tengah tim yang dirasa minim kreativitas.

Namun Calciomercato menyebut harapan MU untukdatangkan  Tonali bisa pupus. Pasalnya ada minat yang sama dari sang juara Serie A, Juventus terhadap sang pemain.

Juventus disebut  ingin melakukan pergerakan lebih cepat dari Setan Merah Klub asal Turin itu disebut akan berusaha mendatangkan Tonali pada Januari mendatang.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Langkah tersebut dilakukan mengingat pihak Juventus sadar jika Tonali akan menjadi aset besar pada musim panas nanti. Januari dinilai akan menjadi saat yang tepat untuk merekrut sang pemain sebelum banyaknya pesaing yang datang.

Diam-diam perwakilan Si Nyonya Tua sudah memulai pembicaraan dengan pihak Brescia untuk bisa mendapatkan Tonali. Hanya saja Juventus harus bersiap kehilangan uang dengan jumlah banyak. Pasalnya pihak Brescia sudah menetapkan banderol mencapai 300 juta euro untuk sang pemain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tepis Rumor Miring, Ronaldo Mengaku Siap Dimainkan Kapan Saja

0

Vivagoal Serie ACristiano Ronaldo menepis kabar jika dirinya tengah mengalami cedera. Ia menyebut jika kondisi fisiknya sangat fit untuk setiap laga. Ronaldo sempat menjado bahan pembicaraan pasca disebut tak cukup fit untuk Juventus.

Dalam dua laga terakhir si Nyonya Tua, Ronaldo tak tampil penuh. Kabar lain berhembus jika Ronaldo tengah mengalami cedera sehingga ia tak tampil maksimal. Terbaru, kala digantikan di laga konra Milan, CR7 terlihat amat kesal dan tak bersalaman dengan Sarri.

Sarri kemudian mengatakan jika keputusannya menarik keluar Ronaldo adalah karena sang pemain mengalami masalah pada lututnya. Hanya saja Ronaldo dengan tegas membantah kabar tersebut. Jelang laga melawan Lithuania pada kualifikasi Piala Eropa, Jumat dini hari tadi, Ronaldo mengatakan tidak ada masalah dengan lututnya. Ia bahkan mengaku sangat fit untuk laga tersebut.

Baca Juga: Data dan Angka Dibalik Hattrick Ronaldo ke Gawang Lithuania

“Kepada media nasional: kapten kalian baik-baik saja, sangat baik,” ujar Ronaldo.

“Saya tidak hanya baik-baik saja, tapi saya bisa katakan bahwa saya juga sangat fit. Situasi jelas positif. Sekarang Anda bisa menanyakan yang lainnya!” lanjut Ronaldo.

Tidak hanya melalui omongannya, Ronaldo juga membuktikan diri dengan golnya di atas lapangan. Tak tanggung-tanggung, pemain berusia 34 tahun itu berhasil mencetak tiga gol dalam kemenangan enam gol tanpa balas bagi negaranya tersebut.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sarri-Guardiola Disebut Miliki Banyak Kemiripan, Benarkah?

0

Vivagoal Serie ABek Juventus yang pernah memperkuat Manchester City, Danilo menyebut ada banyak kesamaan antara Maurizio Sarri dan Pep Guardiola. Hal tersebut pada akhirnya membuatnya lebih cepat beradaptasi di tim asal Kota Turin itu.

Kedua nama pelatih tersebut sudah sejak lama disebut memiliki kemiripan dalam hal taktik. Guardiola terlebih dulu terkenal dengan tiki-taka, sedang Sarri mulai mencuri perhatian dengan Sarri-ball kala memebesut Napoli dan Chelsea.

Kedua taktik yang ada di atas menekankan pemain untuk mendominasi penguasaan bola namun tak berlama-lama membawa bola. Tetapi, perbedaannya menurut beberapa orang, bola dalam skema ‘Sarriball’ bergerak secara horizontal, sementara ‘Tiki-taka’ bergerak vertikal. Keduanya juga dikenal sebagai pelatih yang sangat fokus pada detail. Hal tersebut terasa tak mengherankan karena keduanya pernah berguru pada orang yang sama yakni Arigio Sachi.

Penjelasan singkat tersebut juga menjadi alasan Danilo lebih mudah untuk beradaptasi di Juventus. Seperti yang diketahui, Danilo merupakan rekrutan dari Manchester City pada musim panas kemarin.

Baca Juga:  Tak Ada Sanksi, Juventus Hanya Tuntut Ronaldo Minta Maaf

“Sarri memiliki gagasan yang modern, dia senang mempertahankan garis pertahanan yang tinggi dan menginginkan kami menguasai bola,” tutur Danilo kepada Globo Esporte.

“Dalam kasus ini, tidak banyak perubahan untuk saya dan saya merasa sangat termudahkan. Sarri dan Guardiola sangat mirip dari berbagai sisi, terutama soal ketelitian dalam pendekatan taktik dan pergerakan masing-masing pemain,” lanjutnya.

Meski demikian Danilo tak menampik ada sedikit perbedaan diantara keduanya. Namun perbedaan tersebut masih terbilang wajar selama membuat tim berkembang lebih baik.

“Semuanya terasa begitu mekanis di City, bekerja pada setiap langkah dan setiap inci. Di sisi lain, Sarri lebih elastis, ia memberikan kebebasan kepada inisiatif dari setiap individu,” tambahnya.

“Bagaimanapun juga, model permainan keduanya tetap sama dan membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan itu. Butuh waktu dua tahun [untuk terbiasa] dengan Guardola. Saya pikir Juventus ini, terlepas belum lama bersama mereka, sedang berada di jalur yang tepat,” tutupnya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Data dan Angka Dibalik Hattrick Ronaldo ke Gawang Lithuania

0

Vivagoal Berita BolaCristiano Ronaldo tampil apik dengan mencipta hattrick saat Tim Nasional Portugal membungkam Timnas Lithuania. Dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2020, Jumat (15/11/2019) dini hari itu, Portugal berpesta enam gol. 

Ronaldo berhasil membukukan tiga gol masing-masing pada menit ke-7, 22, dan 65. Sedangkan, tiga gol Portugal lain dicetak Pizzi, Goncalo Pacienca, dan Bernardo Silva.

Catatan tiga gol tersebut membuat Ronaldo kini sudah mencetak 98 gol dari 163 pertandingan. Ia kurang 12 gol lagi untuk bisa mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak bagi timnas. 

Sejauh ini dirinya hanya kalah dari Ali Daei. Pemain asal Iran itu sudah membukukan 109 gol dari 149 pertandingan bersama Timnas Iran.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Pembuktian diri juga terlihat dari total hattrick yang dia ciptakan. Total pemain berusia 34 tahun itu sudah mencetak 55 hattrick bersama klub dan timnas.

Real Madrid menjadi tempat favorit Ronaldo mencetak trigol. Bersama Raksasa La Liga itu, dia berhasil  melesakkan total 33 hattrick.

Namun sayang, meski bermain tanpa cela bersama timnas, penampilannya bersama Juventus belakangan menuai sorotan. Rumor menyebut Maurizio Sarri.  tak puas dengan penampilannya hingga dua kali harus ditarik keluar.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Tak Ada Sanksi, Juventus Hanya Tuntut Ronaldo Minta Maaf

0

Vivagoal Serie A – Manajemen Juventus tidak akan memberikan sanksi apapun atas sikap Cristiano Ronaldo. Mereka hanya akan melakukan pertemuan dan berharap sang pemain meminta maaf.

Insiden tersebut terjadi setelah Ronaldo ditarik keluar pada laga melawan AC Milan. Ronaldo yang ditarik keluar dan digantikan Paulo Dybala tak menyalami pemain maupun pelatih di bench. Bahkan superstar asal Portugal itu meninggalkan stadion sebelum laga berakhir.

Baca juga: Eks Juventus Sebut Masa Ronaldo Sudah Habis, Kenapa?

Sikap yang dilakukan Ronaldo itu membuat pihak Juventus harus bergegas menyelesaikan masalah yang ada. Oleh karena itu Juventus yang bakal menyelidiki kasus Ronaldo pada dua laga tersebut. Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved dan Direktur Olahraga, Fabio Paratici, bakal segera mengadakan pertemuan dengan Ronaldo untuk membahas kasus yang terjadi.

Usai laga, pihak Juve tak memiliki kesempatan untuk bertemu Ronaldo. Pasalnya sang pemain esoknya sudah langsung terbang ke Portugal untuk mengikuti pemusatan bersama timnas.

Dilansir dari Gazzetta dello Sport, Ronaldo tak akan mendapat sanksi apapun atas sikapnya itu. Nantinya, dalam pertemuan dengan Pavel Nedved dan Fabio Paratici, pihak klub akan meminta penjelasan dari Ronaldo. Mereka juga akan menuntut Ronaldo meminta maaf kepada para pemain dan anggota tim Juventus lain.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Selain itu, manajemen Juventus dikabarkan akan menemui Jorge Mendes selaku agen Ronaldo. Mereka menilai jika Mendes adalah sosok yang tepat yang bisa mengatur perilaku Ronaldo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eks Juventus Sebut Masa Ronaldo Sudah Habis, Kenapa?

0

Vivagoal Serie A – Kritik pedas dilayangkan oleh mantan pemain Juventus, Jose Altafini, kepada Cristiano Ronaldo. Dia menyebut sang pemain sudah tak mampu lagi melewati pemain lawan.

Penampilan Ronaldo belakangan ini tengah menjadi sorotan. Bahkan banyak yang menyebut jika ditarik keluarnya sang pemain di dua laga terakhir Juventus karena Ronaldo tak lagi memberi kontribusi maksimal bagi timnya.

Baca juga: Vieira: Ronaldo Sedang dalam Masa Sulit

Spekulasi tersebut cukup beralasan. Pasalnya dari 12 laga Serie A, Ronaldo hanya mampu mencetak lima gol atau tertinggal sembilan gol dari pemuncak top skorer sementara Ciro Immobile. Bukan hanya di Serie A, jumlah gol Ronaldo di Liga Champions juga menurun. Ronaldo baru mencetak satu gol dari empat kali berlaga.

Capello pun melihat jika Maurizio Sarri memiliki alasan kuat menarik Ronaldo. Pemain asal Portugal itu tak lagi mampu melewati lawan.

“Faktanya, Cristiano Ronaldo belum pernah menggiring bola melewati lawan selama tiga tahun terakhir. Dulu saya pernah menjadi komentator La Liga, melihat Ronaldo membawa bola dan melewati lawan dengan mudah,” kata Capello.

Jose Altafini juga sepakat dengan penuturan Capello. Menururnya Ronaldo kini hanya menjadi pemain yang berbahaya di kotak penalti.

“Memang benar bahwa Cristiano masih menciptakan banyak peluang yang bisa menjadi gol,” buka Jose Altafini dikutip dari Marca.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Ronaldo menikmati permainan ketika bola diarahkan kepadanya di dalam kotak penalti. Tetapi kenyataan lain adalah bahwa dia sudah tidak mampu melewati pemain lawan lagi. Capello benar,” kata Jose Altafini.

Altafini kemudian membandingkan performa Ronaldo dengan Messi. Keduanya sudah berusia lebih dari 30 tahun, namun Messi jauh lebih berkontribusi ketimbang Ronaldo.

“Lionel Messi telah menggiring bola melewati siapapun selama bertahun-tahun.”

“Ronaldo tidak seperti Messi, yang pada usia 32, masih terus menggiring bola melewati tiga atau empat pemain dan berakhir dengan gol. Cristiano lebih menonjol karena kekuatannya di dalam kotak penalti,” terang Jose Altafini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Lagi di Inggris, Direktur Juve Urus Kepulangan Pogba?

Vivagoal Liga Inggris – Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, dikabarkan tengah berada di Inggris. Disebutkan jika dirinya tengah menyelesaikan beberapa urusan bisnis dengan Manchester United.

Jelang jendela transfer musim dingin Januari mendatang, Juventus sudah mulai mengambil ancang-ancang. Proses pembicaraan sudah mulai mereka lakukan untuk bisa menjual atau mendatangkan pemain pada pergantian tahun mendatang.

Baca juga: Lyon Ogah Jual Bintangnya ke United, Kenapa?

Dikutip dari Tutto Mercato, salah satu destinasi Fabio Paratici saat ini adalah Inggris. Bukan untuk berlibur tentunya, Paratici dikabarkan akan segera berjumpa dengan para petinggi Setan Merah. Paling tidak, ada dua misi yang dibawa Fabio Paratici.

Misi pertama adalah melakukan pembicaraan terkait transfer Mario Mandzukic ke Manchester United. Pemain asal Kroasia tersebut dikabarkan akan menjadi pemain MU setelah adanya kesepakatan transfer sebesar 5 juta euro. Sang pemain juga sudah mencapai kesepakatan secara verbal.

Mandzukic tentu bukan misi utama Juventus dalam pertemuan tersebut. Paratici dikabarkan turut membahas rencana klub untuk bisa membawa pulang Paul Pogba nantinya.

Pogba sendiri sudah mengatakan keinginannya untuk pindah dari MU sejak musim panas kemarin. Real Madrid dan Juventus tertarik membeli Paul Pogba. Namun, United tidak melepas pemain berusia 26 tahun pada bursa transfer lalu.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Juventus melihat jika kembalinya Pogba sangat dibutuhkan tim. Kehadiran Pogba bisa membuat mimpi meraih gelar Liga Champions jauh terbuka meski saat ini mereka sudah memiliki Cristiano Ronaldo.

Hanya saja Juventus dipastikan harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang sangat besar untuk bisa membawa Pogba kembali ke Turin. Pasalnya MU disebut tidak akan melepasnya di bawah 150 juta pounds.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Vieira: Ronaldo Sedang dalam Masa Sulit

0

Vivagoal Serie A – Legenda Prancis, Patrick Vieira buka suara soal situasi Cristiano Ronaldo bersama Juventus di Serie A Italia. Pasalnya, superstar asal Portugal itu disebut merenggang hubungannya dengan tim kepelatihan Si Nyonya Tua. 

Perpecahan tersebut dipicu oleh ditraiknya Cristiano Ronaldo saat Juventus menjamu AC Milan. Kala itu, CR7 terlihat kesal kala harus digantikan oleh Paulo Dybala.

Vieira yang kini menjadi pelatih Nice menyebut, permasalahan Ronaldo tersebut harus segera diselesaikan oleh tim pelatih. Dia menilai sang pemain kini tengah frustasi lantaran berada dalam masa sulit.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Penting untuk memahami mengapa ia tidak bahagia di Juventus. Dari luar, sepertinya ia sedang melalui masa yang sulit. Ketika seorang pemain seperti dirinya berhenti mencetak gol, akan ada rasa frustrasi,” kata Vieira kepada Sky Sport Italia.

Namun demikian, eks pemain Juventus tersebut menilai perpecahan antara Ronaldo dan khususnya dengan Maurizio Sarri tak akan berdampak pada performa Bianconerri.  Menurutnya, lambang di dada akan selalu lebih besar ketimbang nama di punggung.

“Saya tidak terkejut melihat Juventus yang selalu berada di tempat pertama, karena di sini pemainnya melayani klub.  pemain dapat memberikan yang terbaik di lapangan. Di Juventus, klub adalah bintang yang sebenarnya,” kata Vieira. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Setelah Chelsea, Juventus Bisa Jadi Tujuan Terbaik Bagi Willian

0

Vivagoal Serie A – Kendati masih menjadi pemain penting bagi Chelsea, namun Willian disebut akan segera angkat kaki seiring kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2020.

Sampai saat ini belum ada tanda-tanda pihak Chelsea akan segera melayangkan kontrak baru kepada Willian. Keputusan yang sejatinya cukup mengejutkan mengingat bisa dikatakan jika Willian menjadi pemain paling penting Chelsea setelah Eden Hazard. Tentu saat pemain asal Belgia itu masih di sana.

Baca juga: Arsenal Sedang Incar Mantan Pelatih Barcelona

Willian sendiri tampil cukup menjanjikan di mana ia sudah mencatatkan 209 penampilan di ajang Premier League serta telah mencetak 30 gol. Lima gelar sudah ia berikan sejak didatangkan pada 2013 lalu. Pemain asal Brasil itu juga terbilang loyal dengan menolak tawaran bergabung dari Barcelona sejak 2018 silam.

Mantan pelatihnya di Shakhtar Donetsk dulu, Mircea Lucescu, kemudian memberikan saran kepada Willian jika memang Chelsea sudah tak lagi menginginkannya. Menurutnya pindah ke Juventus adalah pilihan yang bisa ia pertimbangkan nantinya.

“Kontrak Willian di Chelsea akan segera berakhir sebentar lagi, akan bagus baginya untuk melakukan pergantian setelah bertahun-tahun ini di London. Bianconeri akan menjadi tim yang ideal untuknya,” tutur Lucescu kepada Tuttosport.

Lebih lanjut Lucescu tak khawatir dengan kedalaman skuad Juventus yang begitu merata akan membuat Willian tersingkir dan bahkan ngambek seperti Cristiano Ronaldo. Ia menyebut jika Maurizio Sarri bisa mengatasi ruang ganti Juventus dengan cukup baik.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Saya harus mengatakan bahwa Sarri mengatasinya [masalah dengan Ronaldo] dengan sangat baik,” lanjutnya. “Itu mengingatkan saya pada episode serupa yang terjadi pada masa saya masih di Inter, dengan Ronaldo lainnya. Il Fenomeno,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Szczesny Bantah Juventus Dominan Hanya Karena Pemain Top

Vivagoal Serie AKiper Juventus, Wojciech Szczesny, mengatakan jika kesuksesan yang didapat timnya selama ini tidak hanya karena kedalaman skuad namun juga karena pengorbanan yang sangat besar.

Dominasi Juventus di Serie A tentu tidak lagi dipertanyakan. Selain koleksi Scudetto terbanyak, mereka sudah merajai kompetisi domestik satu ini selama delapan musim terakhir secara beruntun.

Musim ini, Si Nyonya Tua kemungkinan masih akan menjadi raja Italia. Sempat tertinggal dari Inter Milan, Bianconeri lantas bangkit dan memimpin klasemen sementara. Hingga pekan 12 ini, Juventus sudah mengemas 32 poin lebih baik satu poin dari Inter di bawah mereka.

Baca Juga: Ronaldo Coba Redam Kabar Miring di Juventus

Banyak yang menilai jika dominasi Juventus tidak lepas dari kucuran dana melimpah guna membentuk tim dengan pemain-pemain terbaik di dalamnya. Namun Szczesny butuh hal lain untuk menyempurnakan keberadaan para pemain tersebut.

“Terkadang Anda begitu menderita dan terkadang Anda lebih sedikit menderita. Tapi Juventus praktis selalu menjadi pemenang dan kami berhasil menemukan keajaiban bahkan ketika kami berjuang dengan situasi yang lebih sulit, seperti saat melawan Milan,” jelas Szczesny pada Tuttosport.

“Kami tentu saja tidak kekurangan kualitas dalam tim. Jika Anda memiliki pemain seperti yang kami miliki di bangku cadangan, itu berarti Anda dapat membalikkan permainan pada saat tertentu,” serunya.

“Tapi, di balik semua itu, ada banyak kerja keras yang kami lakukan. Kami banyak berkorban selama sesi latihan dan memungkinkan Anda memiliki lebih banyak energi di menit akhir pertandingan; untuk menemukan fokus yang tepat. Jadi, pemain berkualitas, tentu saja, tapi juga pengorbanan yang berbuah pada saat yang tepat,” ucapnya.

Kedalaman skuad Juventus tentu tak perlu diragukan lagi. Mudahnya, para pemain pelapis mereka sudah sangat bagus untuk menjadi sebuah tim baru.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS