
Legenda Persib Dukung Bojan Hodak Latih Timnas Indonesia
Vivagoal – Liga Indonesia – Legenda Persib Bandung, Atep, mendukung jika Bojan Hodak menjadi sosok yang mengisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
PSSI memutuskan untuk menyudahi kerja sama mereka dengan Patrick Kluivert beserta jajarannya dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Keputusan ini diambil usai gagal membawa skuad Garuda ke putaran final Piala Dunia 2026.
Beberapa nama dirumorkan menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Kluivert seperti Shin Tae-yong, Bernardo Tavares, Jesus Casa, Timur Kapadze, hingga Bojan Hodak.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.
Tidak sedikit yang mendukung Bojan Hodak menggantikan Kluivert di kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Pengalamannya sebagai pelatih di Indonesia dan membawa Persib meraih dua gelar berturut-turut musim 2023/24 dan 2024/25 jadi bukti bahwa pelatih asal Kroasia tersebut adalah sosok yang tepat.
Legenda Persib, Atep, pun mendukung Bojan Hodak sebagai pelatih Timnas Indonesia selanjutnya. Menurutnya, Bojan Hodak memiliki gaya permainan yang cocok dengan karakter pemain-pemain Timnas saat ini.
Baca Juga:
- Eliano Reijnders Perekrutan Terbaik Persib
- Tanpa Luciano Guaycochea, Pelatih Persib Tetap Santai
- Federico Barba Kirim Pujian Atas Penampilan Teja Paku Alam
- Bojan Hodak Sindir Pendapat Sok Tahu Eks Penerjemah Timnas Indonesia Soal Eliano Reijnders
“Mungkin lebih ke pandangnya begini, secara prestasi Bojan Hodak dia memang bagus. Lalu secara karakter cara melatihnya mungkin juga cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional,” ucap Atep kepada para wartawan yang hadir, termasuk Vivagoal, di acara Media Cup 2025 pada Rabu (29/10) sore WIB, di CIBIS Park, Jakarta Selatan.
“Di mana Bojan Hodak menerapkan defense counter cara bermain bolanya. Dan, pemain-pemain kita saat ini rasanya cocok dengan gaya permainan seperti itu. Kalau menurut saya sah-sah saja selama itu bisa mengangkat tim,” tambahnya.
View this post on Instagram
Tapi, Atep lebih condong jika PSSI menunjuk pelatih yang telah teruji di Eropa. Banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia yang saat ini bermain di Eropa jadi alasannya.
“Tapi, kalau saya lebih condong ke pelatih Eropa mungkin. Masih tetap cocok untuk menangani tim.”
“Kita tahu mayoritas pemain ini banyak pemain keturunan dan mereka berdomisili di Belanda. Dan, banyak bermain di Eropa. Dan, pengenalan karakter menurut saya tidak terlalu cukup memakan waktu lama kalau pelatihnya dari Eropa,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















