
Mo Salah akan Menyesal Jika Pergi dari Liverpool di Musim Dingin
Vivagoal – Liga Inggris – Jamie Carragher tampak masih belum untuk terlibat dalam situasi panas antara Mohamed Salah dengan Liverpool, dan menyatakan bahwa bintang asal Mesir itu akan menyesal andai memutuskan pergi di bursa musim dingin 2026.
Drama Liverpool dan Mohamed Salah mulai sedikit mereda seiring kembalinya Ia masuk dalam skuad menghadapi Brighton lalu. Walau kembali jadi pengganti, tapi Salah ikut memberikan assist pada laga yang dimenangkan Liverpool 2-0 itu.
Tapi spekulasi tentang peluang Salah meninggalkan Liverpool dalam waktu dekat masih mengudara untuk sekarang. Meski sejatinya Salah masih memiliki sisa kontrak bersama Liverpool sampai akhir Juni 2027 mendatang.

Sebelumnya memang sempat tersiar kabar bahwa laga melawan Brighton bakal jadi partai terakhir Salah di Liverpool. Ia disebut takkan pulang ke Inggris setelah membela Timnas Mesir di Piala Afrika, yang akan dimulai pada 21 Desember 2025 mendatang.
Terlepas dari bertahan atau tidaknya di musim depan, Jamie Carragher merasa Salah pantas mendapatkan perpisahan yang layak dari Liverpool. Hal tersebut menurut Carragher bakal lebih diterima ketika musim 2025/26 selesai.
Baca Juga:
- Bellingham Diusir Wasit, Kiper Dortmund Ikhlas Disalahkan
- Cari Bek Baru, Man City Serius Salip Pemain Incaran Liverpool
- Negosiasi dengan Milan Memanas, Chelsea Kembali Dekati Mike Maignan
- Dortmund Patut Khawatir Soal Masa Depan Nico Schlotterbeck
Ia menyarankan Salah, setidaknya bertahan selama beberapa bulan di sisa musim ini, dan melupakan berbagai konfliknya di Liverpool. Andai memaksa pergi di Bulan Januari, Carragher menilai Salah justru bakal mengalami perasaan menyesal.
“Apa yang kita lihat di sana. Itu lebih baik daripada yang kita lihat di Elland Road. Tapi apakah Mo Salah pantas mendapatkan lebih dari itu? Dia pantas mendapatkan penghormatan khusus. Dia pantas mendapatkan mosaik di Kop,” ujar Carragher dilansir Goal.
“Dia pantas bisa membawa keluarganya, istrinya, dan anak-anaknya ke lapangan, di pertandingan terakhirnya. Benar-benar merayakan apa yang telah Ia lakukan sebagai pemain Liverpool. Jadi, tinggalkan perbedaan kalian dengan manajer dan pikirkan saja, tiga atau empat bulan di Liverpool,” tambahnya.
“Hal terburuk yang akan terjadi adalah saya mendapatkan perpisahan besar. Hal terbaik yang bisa terjadi adalah aku berjalan keluar bersama rekan-rekan tim saya di Budapest untuk final Liga Champions. Jika dia duduk di Arab Saudi menonton Liverpool melakukan itu. Saya pikir dia akan benar-benar menyesalinya.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















