
Permintaan Erick Thohir ke I League: Jangan Ada Agen Pemain Palsu Musim Depan!
Vivagoal – Liga Indonesia – Erick Thohir selaku Ketua Umum (Ketum) PSSI meminta I League musim depan tidak ada lagi agen pemain yang tidak berlisensi.
Hal tersebut ia ungkapkan saat konferensi pers perubahan jadwal Timnas Indonesia untuk ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (24/7) sore WIB, di Menara Bidakara, Jakarta.
Dalam konferensi pers tersebut, Erick Thohir meminta dua hal kepada I League selaku operator BRI Super League musim depan. Pertama, I League harus menyingkirkan agen pemain palsu di musim depan, dan kedua standarisasi pemain asing di Indonesia.
View this post on Instagram
“Dengan, satu, mensyaratkan semua agen ada agensi FIFA. Tidak lagi ada lisensi bodong-bodongan. Jangan sampai pasar sepakbola kita menjadi objek orang cari makan dengan kualitas yang jelek karena permainan agen-agen. Saya tidak anti-agen, tapi ini realitanya,” kata Erick Thohir kepada para wartawan.
Baca Juga:
- Rafael Struick dan Jens Raven Main di Indonesia, Erick Thohir: Kita Harus Bersyukur!
- PSSI Siap Bantu Suporter Indonesia Away ke Arab Saudi Dengan Mudah Untuk Ronde 4
- Soal Naturalisasi Mauro Zijlstra, Erick Thohir Ingin Menghadap Prabowo Langsung
- Tak Hanya Laga Persahabatan, Launching Tim Persija Turut Sajikan Deretan HIburan
“Kedua, saya juga sudah bicara dengan liga, di tahun 2027, kalau tidak salah, standar pemain asing di liga saya minta ada hitungannya. Kalau di Inggris ada, di Italia ada, di negara lain ada, kita harus ada hitungannya seperti apa.”
Selain itu, Erick Thohir juga memiliki empat penilaian kompetisi yang sehat yang diharapkan PSSI musim depan. Diharapkan penilaian ini bisa terwujudkan demi kemajuan sepakbola Indonesia.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
“Ada empat penilaiannya. Satu, juaranya bergantian tidak? Itu bagus supaya ada kompetisi yang tinggi di antara klub-klub. Yang kedua, jumlah suporternya meningkat atau tidak.”
“Ketiga, kesehatan klub. Itu club licensing atau apa, pemasukannya dari mana, jersey, sponsor, apa. Jangan sampai nanti hanya bayar pemain, tapi tidak bisa bayar gajinya. Baru keempat, perwakilan liga yang bermain di AFC atau AFF punya prestasi,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















