
Persita Vs Persita Diwarnai Kericuhan Suporter, STY Geram
Vivagoal – Liga Indonesia – Laga Persita Tangerang kontra Persija Jakarta sempat tertunda karena adanya kericuhan suporter. Insiden tersebut membuat Shin Tae-yong geram.
Dalam laga lanjutan BRI Super League 2026/27 yang berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10), Persita berhasil mengalahkan Persija dengan skor tipis 3-2. Kedua tim menyuguhkan tontonan yang menarik.
Duel kedua tim berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Persita sempat unggul lewat gol cepat Luquinhas meski berhasil dibalas oleh Fabio Calonego dan skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Babak kedua sempat tertunda sekitar 30 menit. Itu tak lepas dari adanya insiden kericuhan antarsuporter di tribun.
Baca Juga:
- Harapan dan Doa dari Persib untuk Kesembuhan Ezra Walian
- Persebaya Surabaya vs PSS Sleman: Misi Bajul Ijo Pertahankan Tren Positif
- Dibandingkan dengan Yamal, Neymar: Dia yang terbaik di dunia!
- Menit Tampil Berkurang, Gyokeres Minta Dijual Arsenal?
Setelah situasi kembali terkendali, pertandingan dapat dilanjutkan. Kedua tim kembali saling kejar-mengejar gol meski Persita akhirnya keluar sebagai pemenang.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, secara khusus menyoroti insiden kericuhan suporter tersebut. Ia merasa geram dan tak habis pikir.
“Kita semua (para suporter) adalah bagian dari bangsa dan rakyat yang sama. Saya sungguh tidak mengerti mengapa orang-orang datang menonton olahraga dan mendukung tim favorit mereka, tapi justru berakhir dengan perkelahian,” kata pria yang akrab disapa STY tersebut.
“Kita semua perlu menahan diri dalam situasi seperti itu. Hanya dengan begitu para pemain dapat menampilkan pertandingan yang bagus dan menciptakan suasana yang positif.”

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Kericuhan antarsuporter sejatinya sudah mewarnai liga Indonesia sejak lama. Hal itu juga yang melatarbelakangi munculnya aturan larangan suporter away.
Namun STY menilai kehadiran suporter kedua tim dalam sebuah pertandingan tetaplah penting. Situasi tersebut membuat suasana pertandingan menjadi lebih hidup.
‘Pertandingan di level profesional benar-benar membutuhkan penonton, baik itu pertandingan kandang maupun tandang. Saya sangat yakin kehadiran mereka sangat penting, tapi sorakan tidak boleh berlebihan,” tambahnya.
“Saya sangat berharap semua orang bisa menunjukkan sedikit lebih banyak pengendalian diri.”
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















