
Promosi ke Liga 1, Adhyaksa Jadikan Stadion Kie Raha Sebagai Markas Mereka, Bagaimana Nasib Malut?
Vivagoal – Liga Indonesia – Klub yang baru promosi ke Super League, Adhyaksa FC, berniat menjadikan markas Malut United, Stadion Gelora Kie Raha sebagai markas mereka untuk musim depan.
Adhyaksa FC berhasil promosi ke Super League musim 2026/27 lewat jalur play-off. Mereka mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-0 di laga play-off, menjadikan mereka tim ketiga yang promosi setelah PSS Sleman dan Garudayaksa.
Namun, tiket promosi tidak cukup bagi Adhyaksa. Untuk bisa mengarungi Super League musim depan, Adhyaksa perlu memiliki kandang yang bisa menampung 10 ribu suporter, dan itu peraturan dari I League.
Untuk itu, Adhyaksa berniat pindah kandang, salah satunya ke Maluku Utara. CEO Adhyaksa, Eko Setyawan, mengatakan jika itu adalah salah satu opsi bagi Adhyaksa musim depan.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham
“Kemungkinan kita lagi jalin komunikasi dengan Ternate. Iya, di Ternate, dengan Malut, bukan Malut United, tapi Maluku Utara. Kemungkinan juga bisa terjadi di situ juga nantinya,” kata Eko Setyawan kepada para wartawan, termasuk Vivagoal, saat menghadiri partai final Championship antara PSS Sleman dengan Garudayaksa pada Sabtu (9/5) malam WIB, di Stadion Maguwaharjo, Sleman.
Eko menambahkan jika pemilihan Ternate sebagai markas mereka bukan sekadar keinginan Pemerintah Daerah (Pemda), melainkan basis suporternya.
Sebelum ada Malut United, Ternate punya klub yaitu Persiter Ternate, yang memilik basis suporter yang besar. Namun, ketika Persiter menghilang dan digantikan Malut United, suporter mereka juga ikut pindah.
Baca Juga:
- Pemain Buangan AC Milan Jadi Target Bayern Munich Jika Gagal Dapatkan Gordon
- Sudah Nganggur 5 Tahun, Apakah Joachim Low Pensiun Jadi Pelatih?
- Cara Fabio Calonego Respons Kekalahan dari Persib
- I League Bersyukur Championship 2025/26 Sukses Digelar Dengan VAR
Tetapi, beberapa laga terakhir, suporter yang melihat Malut United semakin sedikit. Situasi itu ingin dimanfaatkan Adhyaksa untuk bisa bermain di Stadion Gelora Kie Raha.
“Alasannya di sana itu dahulu ada namanya Persiter Ternate. Mereka punya massa yang cukup besar, yang di mana kita lihat sekarang di Malut United itu kebanyakan suporternya adalah yang berasal dari suporternya Persiter Ternate.”
“Tapi, kita lihat beberapa pertandingan mulai sepi. Kenapa? Kita coba cari permasalahannya seperti apa. Kita sudah berbicara dengan orangnya bu Gubernur.”
“Akhirnya sudah 20 persen kita bicara. Mudah-mudahan sebelum kick-off nanti kita sudah putuskan nanti di mana,” tambah Eko.
Lebih lanjut, Eko Setyawan sendiri tidak ambil pusing dengan kondisi Malut United jika Adhyaksa berkandang di Stadion Gelora Kie Raha musim depan.
“(Bareng sama Malut?) Iya saya tidak tahu. Yang pasti kita diminta oleh Pemerintah Daerah (Pemda) sana untuk di sana.”
“Nanti saya tidak tahu apakah Malut tetap di situ atau gimana, saya belum tahu. Itu internal dari Malut United.”
“Tapi, yang pasti komunikasi kita jajak 20 persen sudah masuk ke sana. Tingga nanti seperti apa kelanjutannya,” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













