Arsenal vs Chelsea: Misi Dua Tim London Naik ke Puncak Klasemen
Potret Chelsea saat melawan AC Milan dalam pramusim di SUGBK, Jakarta, Sabtu (8/8) malam WIB.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Racikan Alonso di Chelsea Belum Puaskan Legenda Klub

Rizal Saleh - September 23, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Liga Inggris Awal menjanjikan Chelsea bersama Xabi Alonso tidak berlanjut sesuai harapan. The Blues justru mengalami kemunduran setelah kalah 0-3 dari Brentford di Stamford Bridge, hasil yang memperpanjang puasa kemenangan mereka di Liga Inggris musim ini menjadi tiga pertandingan.

Kekalahan tersebut semakin menyoroti rapuhnya pertahanan Chelsea. Setelah lima pertandingan, mereka baru mengoleksi tujuh poin dan telah kebobolan 12 gol, jumlah terbanyak di Liga Primer pada fase awal musim tersebut. Chelsea kini berada di posisi ke-10 klasemen.

Kondisi itu mengundang kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk legenda klub John Terry. Mantan kapten Chelsea tersebut menilai catatan pertahanan tim sudah berada pada level yang tidak dapat diterima.

“Angka-angka ini benar-benar tidak dapat diterima bagi kami sebagai suporter maupun bagi saya sebagai legenda klub. Kami sedang melalui periode yang sangat sulit,” ujar Terry melalui kanal YouTube miliknya.

Chelsea (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra via sport.detik.com

Masalah Chelsea bukan hanya terlihat dari jumlah gol yang bersarang. The Blues kini telah gagal mencatatkan clean sheet dalam 22 pertandingan Liga Primer secara beruntun, rekor terpanjang mereka sejak 1965.

Rangkaian hasil tersebut juga membuat Chelsea menjalani salah satu start terburuk mereka pada abad ke-21. Dengan tujuh poin dari lima pertandingan, catatan mereka hanya lebih baik dibandingkan perolehan lima poin Chelsea pada awal musim di bawah Mauricio Pochettino.

Terry secara khusus menyoroti cara Chelsea bertahan dalam situasi bola mati dan penerapan sistem zonal marking. Menurutnya, penjagaan satu lawan satu lebih mampu memastikan setiap pemain bertanggung jawab langsung terhadap lawan yang harus dijaganya.

Arsenal Chelsea
(AFP/Adrian Dennis via liputan6.com)

“Saya orang yang masih berpikir dengan cara lama dan lebih menyukai penjagaan satu lawan satu. Sistem zonal bisa membuat pemain saling melepaskan tanggung jawab,” lanjut Terry.

“Dalam pertandingan melawan Brentford, mereka memanfaatkan ruang di tiang jauh dan setelah bola melewati lini pertahanan, tidak ada yang benar-benar tahu siapa yang seharusnya menjaga siapa. Setiap pemain harus bertanggung jawab,” lanjutnya.

Di sisi lain, persoalan Chelsea dinilai tidak hanya terletak pada situasi bola mati. Terry juga menyoroti lemahnya keseimbangan permainan The Blues secara keseluruhan, termasuk duel satu lawan satu, proses membangun serangan, hingga kemampuan mengendalikan tempo pertandingan.


Baca Juga:


“Jelas kami harus memperbaiki pertahanan. Kami tampil cukup baik ketika menyerang, tetapi keseimbangannya belum ada. Ini bukan hanya soal bola mati,” pungkas Terry.

“Melainkan juga duel satu lawan satu, membangun permainan, dan mengendalikan tempo pertandingan. Kami belum cukup solid untuk tampil kompetitif selama 90 menit. Namun, semuanya memang membutuhkan waktu.”

Di tengah kritik yang terus meningkat, manajemen Chelsea masih memberikan dukungan terhadap proyek yang dibangun Alonso. Jeda internasional diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi masalah pertahanan sekaligus mencari solusi dengan cepat.

elalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com