
PSSI dan FFF Bangun Fondasi Sepakbola Putri Indonesia
Vivagoal – Berita Bola – Berangkat dari semangat Olimpiade Paris 2024 dan menyambut euforia Piala Dunia 2026, Indonesia dan Prancis baru saja meresmikan kerja sama melalui ‘FFF x PSSI: Empowering the Next Generation of Women’s Football’ (Next Goal).
Program yang digagas Kedutaan Besar Prancis, Fédération Française de Football (FFF), dan PSSI ini bukan sekadar kolaborasi biasa, melainkan sebuah misi besar untuk membawa sepakbola putri Indonesia untuk terbang lebih tinggi, tepatnya di level dunia.
Dalam acara yang digelar di Stadion Sidolig pada 11-12 April 2026 itu menghadirkan pemain Timnas Indonesia seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, hingga sosok yang sangat ditunggu-tunggu bintang Persib Bandung, Layvin Kurzawa
Selain itu, acara yang melibatkan 400 pesepakbola cilik (7-12 tahun) dan puluhan pelatih perempuan itu akan dibina oleh instruktur top dari Akademi Prancis, Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru. Acara ini juga dihadiri Walikota Bandung, M. Farhan serta beberapa pejabat daerah lainnya.

Foto: VIVAGOAL/Raffy Faraz
Program bilateral baru ini bertujuan mengatasi kesenjangan tersebut dengan memperkuat keterampilan teknis, kapasitas kepemimpinan, dan struktur tata kelola, memastikan pertumbuhan berkelanjutan bagi sepak bola wanita di seluruh negeri.
Program ini juga dibangun atas keberhasilan implementasi proyek Bola d’Or Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2024 oleh Kedutaan Besar Prancis Institut français d’Indonésie FFF – French Football Academy, dan French School Jakarta.
Vivin Cahyani selaku Komite Eksekutif PSSI mengaku bangga karena event ini bisa diterima baik oleh banyak pihak. Vivin Cahyani menyebut, kerja sama ini sangatlah penting karena bisa menjadi tonggak masa depan sepakbola putri Indonesia.
“Jadi ini adalah event kolaborasi antara PSSI, Federasi Sepak Bola Prancis, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. Kami bersyukur dan bangga karena kami menjadi inisiasi program dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Prancis dalam hal ini melalui sepak bola,” ujar Vivin.
Baca Juga:
- Saswco Mojang Tampil Perkasa Gilas Putri Sukabumi
- Teja Paku Alam Masih Lebih Baik dari Mike Hauptmeijer
- Como 1907 vs Inter Milan: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- Atletico Madrid Mulai Lirik Wonderkid Barcelona
Di sisi pengembangan, terdapat 400 pemain putri usia 7-12 tahun dalam Grassroots Festival di Indonesia. Lalu 19 pemain Timnas U-17 Putri akan mengikuti training camp yang dilatih langsung oleh pelatih tim Prancis.
Adapula 60 pelatih yang dilatih di Indonesia, nantinya akan dipilih 5 pelatih untuk mengikuti sesi lebih detail di Prancis. Ini menjadi salah satu perencanaan pengembangan jangka panjang dan evaluasi praktis yang dilakukan kedua pihak.
Ditambah ada Manajemen Olahraga dan Hukum Olahraga Program. Ini diikuti oleh 25 peserta perempuan di Jakarta. Fokusnya pada pengembangan kepemimpinan, manajemen, administrasi, dan tata kelola olahraga, khususnya sepak bola putri.
Indonesia dan Prancis ingin membangun fondasi yang kokoh agar pesepak bola putri tak hanya jago di dalam negeri, tapi juga disegani di panggung internasional. Dengan rencana penandatanganan MoU antara FFF dan Garuda Academy, masa depan sepak bola wanita Indonesia kini terlihat lebih cerah.
“Dan saya berharap seluruh pemain putri dan seluruh pelatih putri sekarang punya harapan yang besar. Kalian terus semangat dan berlatih karena kesempatan itu selalu ada untuk kalian berkembang bersama PSSI. Garuda Pertiwi mendunia. Terima kasih.” imbuh Vivin.
Wakil Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabrice Filliez, menilai program ini sebagai bagian dari diplomasi olahraga yang berdampak jangka panjang. Ia yakin bahwa ini adalah cara yang baik untuk mempromosikan olahraga dan mewujudkan mimpi para perempuan muda dalam sepakbola.
“Saya sangat senang berada di Bandung bersama PSSI hari ini. Saya sangat senang berada di sini dari Kedutaan Besar Prancis bersama PSSI, juga untuk membantu mempromosikan olahraga perempuan, sepak bola perempuan, dan sepak bola perempuan usia muda di Indonesia.” terang Fabrice.
Layvin Kurzawa yang hadir di acara ini sangat senang melihat besarnya antusiasme pesepakbola putri. Ia pun siap berkontribusi terhadap perkembangan sepakbola putri, mengingat potensinya sangatlah besar untuk terbang lebih tinggi.
“Saya sangat senang melihat para pemain perempuan muda bermain sepak bola dan menikmati permainan. Saya sudah berbicara dengan Duta Besar Prancis dan jika saya bisa membantu, saya siap membantu. Jadi terima kasih atas sambutannya, dan mari bermain.” tutup Kurzawa.
Selalu update berita terbaru seputar Berita Bola hanya di Vivagoal.com















