Rahmad Darmawan Sesalkan Regulasi 11 Pemain Asing di BRI Super League 2025/26
Pelatih Liga Indonesia All Stars, Rahmad Darmawan.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Rahmad Darmawan Sesalkan Regulasi 11 Pemain Asing di BRI Super League 2025/26

Catrine Mega - Juli 14, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – I-League secara resmi mengeluarkan peraturan baru terkait kuota pemain asing di BRI Super League musim 2025/26. Kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia itu akan diperkuat oleh 11 pemain asing di setiap tim per musim depan.

Keputusan ini jelas menimbulkan banyak kritik dari para pecinta sepakbola Tanah Air, tak terkecuali pelatih kawakan Indonesia, Rahmad Darmawan. Mantan pelatih Barito Putera itu menyayangkan I-League dan PSSI yang menyetujui kebijakan tersebut tanpa mempertimbangkan protes dari masyarakat.

Rahmad Darmawan Sesalkan Regulasi 11 Pemain Asing di BRI Super League 2025/26
Skuad Liga Indonesia All Stars pada pagelaran Piala Presiden 2025.
Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

“Kalau dari saya pribadi, saya sebagai pelatih lokal, orang Indonesia, saya ingin harus mengatakan jujur dalam hati saya, memang masih menginginkan regulasi itu sama dengan tahun lalu, di mana 6+8. Itu sudah sangat ideal,” tutur RD pasca mendampingi Liga Indonesia All Stars di Piala Presiden 2025.

“Karena ada lima posisi yang dimaksimalkan pemain-pemain kita, bisa terus mengasah kemampuannya. Karena juga kita ada pertandingan-pertandingan yang mesti kita ikuti, seperti Asian Games, SEA Games, Piala AFF, di mana memang penting pemain untuk bisa mereka mendapatkan jam bermain di kompetisi itu sangat dibutuhkan.”


Baca juga:


Dengan munculnya kebijakan baru ini, maka akan semakin minim menit bermain serta posisi yang bisa diamankan pemain lokal di liga. Situasi ini jelas tak ideal di mata pelatih lokal yang ingin mengembangkan talenta yang dimiliki pemain Tanah Air.

Rahmad Darmawan Sesalkan Regulasi 11 Pemain Asing di BRI Super League 2025/26
Pelatih Liga Indonesia All Stars, Rahmad Darmawan.
Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

“Dan sekarang hanya dengan delapan pemain, tersisa hanya ada tiga berarti, dikurangi pemain U-23 yang harus kewajiban untuk bermain 1×45, berarti hanya ada dua kesempatan saja (untuk pemain lokal). Memang jujur, kita lihat di satu sisi butuh di sana,” ujar RD.

“Tapi sekali lagi dari hati kecil saya, saya memang lebih senang kalau 6+8. Tapi keputusan sudah dibuat, sekarang tinggal komparasi hasilnya seperti apa, harus kita taati dan ikuti, bagaimana apakah yang musim depan lebih ideal enam yang bermain, atau delapan yang bermain, melihat komparasi yang lalu dan sekarang,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com