
Rahmad Darmawan Sesalkan Regulasi 11 Pemain Asing di BRI Super League 2025/26
Vivagoal – Liga Indonesia – I-League secara resmi mengeluarkan peraturan baru terkait kuota pemain asing di BRI Super League musim 2025/26. Kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia itu akan diperkuat oleh 11 pemain asing di setiap tim per musim depan.
Keputusan ini jelas menimbulkan banyak kritik dari para pecinta sepakbola Tanah Air, tak terkecuali pelatih kawakan Indonesia, Rahmad Darmawan. Mantan pelatih Barito Putera itu menyayangkan I-League dan PSSI yang menyetujui kebijakan tersebut tanpa mempertimbangkan protes dari masyarakat.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
“Kalau dari saya pribadi, saya sebagai pelatih lokal, orang Indonesia, saya ingin harus mengatakan jujur dalam hati saya, memang masih menginginkan regulasi itu sama dengan tahun lalu, di mana 6+8. Itu sudah sangat ideal,” tutur RD pasca mendampingi Liga Indonesia All Stars di Piala Presiden 2025.
“Karena ada lima posisi yang dimaksimalkan pemain-pemain kita, bisa terus mengasah kemampuannya. Karena juga kita ada pertandingan-pertandingan yang mesti kita ikuti, seperti Asian Games, SEA Games, Piala AFF, di mana memang penting pemain untuk bisa mereka mendapatkan jam bermain di kompetisi itu sangat dibutuhkan.”
Baca juga:
- Gary Rowett Beberkan Kondisi Terbaru Ole Romeny dan Marselino Ferdinan
- Oxford United Dapat Pengalaman Berharga dari Piala Presiden
- Indonesia U-23 vs Brunei U-23: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Gary Rowett Kritik Tempo Permainan Piala Presiden yang Membahayakan Pemainnya
Dengan munculnya kebijakan baru ini, maka akan semakin minim menit bermain serta posisi yang bisa diamankan pemain lokal di liga. Situasi ini jelas tak ideal di mata pelatih lokal yang ingin mengembangkan talenta yang dimiliki pemain Tanah Air.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
“Dan sekarang hanya dengan delapan pemain, tersisa hanya ada tiga berarti, dikurangi pemain U-23 yang harus kewajiban untuk bermain 1×45, berarti hanya ada dua kesempatan saja (untuk pemain lokal). Memang jujur, kita lihat di satu sisi butuh di sana,” ujar RD.
“Tapi sekali lagi dari hati kecil saya, saya memang lebih senang kalau 6+8. Tapi keputusan sudah dibuat, sekarang tinggal komparasi hasilnya seperti apa, harus kita taati dan ikuti, bagaimana apakah yang musim depan lebih ideal enam yang bermain, atau delapan yang bermain, melihat komparasi yang lalu dan sekarang,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















