Samir Nasri Ungkap Pengalaman Dilatih Guardiola: Arogan, Tapi Dia Pelatih Terbaik
Samir Nasri, Pep Guardiola, FOto: dok sport detik

Nasri Ungkap Pengalaman Dilatih Guardiola: Arogan, Tapi Pelatih Terbaik

Raffy Faraz - April 27, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Samir Nasri baru-baru ini mengungkapkan pengalamannya semasa dilatih Pep Guardiola di Manchester City. Menurutnya, Guardiola sosok yang arogan tapi sekaligus pelatih terbaik.

Samir Nasri didatangkan Manchester City pada musim panas 2011 silam saat Roberto Mancini masih sebagai manajer tim. Di era kepelatihan pria asal Italia tersebut, Nasri sempat menjadi salah satu pemain yang paling bersinar dalam skuad The Citizens dengan torehan 11 gol dan 18 assist.

Dalam rentang dua musim bekerjasama dengan Mancini, Nasri juga sukses mempersembahkan titel juara Premier League 2011/2012. Sementara pada era kepelatihan Manuel Pellegrini 2013-2016, Nasri tetap jadi andalan dengan sumbangsih 16 gol dan 22 assist. Ditambah, satu trofi Community Shield dan Piala Liga.

Samir Nasri Ungkap Pengalaman Dilatih Guardiola: Arogan, Tapi Dia Pelatih Terbaik
Nasri, Guardiola, FOto: dok Twitter @treize013

Namun perlahan, periode indah tersebut mulai suram saat Pep Guardiola mengambil alih Man City pada musim 2016/2017. Nasri tak diberi jaminan menit bermain hingga membuatnya dipinjamkan ke Sevilla di musim perdana Guardiola melatih.

Pada prosesnya, Nasri benar-benar memutuskan angkat kaki dari Etihad dengan pindah permanen ke Sevilla pada musim panas 2017 silam. Ia lalu melanjutkan kariernya di Antalyaspor dan West Ham United hingga akhirnya memutuskan pensiun di klub Belgia, Anderlecht pada 2020.


Baca Juga:


Samir Nasri sendiri mengaku meski sempat berkonflik dengan Guardiola, namun ia masih mengingat pengalaman bersama manajer asal Spanyol itu. Nasri yang kini berusia 35 tahun menyebut Guardiola merupakan sosok yang arogan tapi hebat.

“Guardiola itu arogan, tapi dalam arti yang baik. Guardiola tahu dirinya pelatih terbaik dan dia menjelaskannya kepada Anda. Pep tahu apa yang dia bawa ke klub dan dia tahu ketika dia tiba di City, dia memiliki kekuasaan penuh. Baginya cukup mudah untuk memaksakan hukumnya.” ucap Nasri dilansir dari L’Equipe.

Beda Arsene Wenger dan Mikel Arteta di Arsenal Menurut Pep Guardiola
Arsene Wenger, Guardiola, Foto: dok Goal

“Setelah itu dia menjadi orang yang terus terang dan jujur. Dia marah kepada saya berkali-kali. Dia bilang kalau saya pemain yang sia-sia, bahwa saya seharusnya tidak bermain di sana tetapi di Barcelona. Ia ingin saya tinggal dan bermain di sana.

“Namun, saya mengatakan dia tidak dapat menjamin saya sebagai starter dan saya harus bermain. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia pikir saya salah, tetapi bagaimanapun juga saya masih punya dua tahun tersisa di kontrak saya.” (IRM)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com