
Semen Padang Dibantai Bhayangkara, Andre Rosiade: Hakim Garis Rasis!
Vivagoal – Liga Indonesia – Penasehat Semen Padang yaitu Andre Rosiade mengkritik hakim garis yang bertugas ketika timnya melawan Bhayangkara FC, Selasa (24/2) malam WIB.
Semen Padang kembali gagal memetik poin penuh ketika bertandang ke markas Bhayangkara FC untuk pekan ke-23 BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, tim berjuluk Kabau Sirah kalah dengan skor 0-4.
Kekalahan ini semakin mempersulit kondisi Semen Padang yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Seperti yang diketahui, Semen Padang saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan hanya mengemas 16 poin dari 23 pertandingan.
Namun, bukan kekalahan yang membuat Andre Rosiade geram, melainkan sikap hakim garis. Menurutnya, hakim garis di laga tersebut melakukan tindakan rasis kepada pemainnya karena menyebutnya sebagai pemain tarkam (antarkampung) atau kampungan.
“Hakim garis yang memimpin Bhayangkara vs Semen Padang rasis. Yang bersangkutan menyebut pemain Semen Padang nomor 15 (Firman Juliansyah) sebagai pemain tarkam dan kampungan,” tulis Andre Rosiade dalam Instagram pribadinya.
Baca Juga:
- Piala AFF Futsal Wanita 2026: Indonesia Kalah Telak dari Thailand
- Kejar-kejaran Gol, Persija Curi Tiga Poin dari Kandang Malut United
- Dampingi John Herdman, Damian Van Rensburg Jadi Pelatih Kiper Timnas Indonesia?
- Jamu Persija, Malut United Tanpa Dua Bek Utama
Lebih lanjut, Andre Rosiade akan membawa hal ini ke ranah yang lebih tinggi. Ia dan timnya berniat melaporkan hakim garis secara resmi terkait tindakannya.
“Kalah atau menang itu biasa, tapi kelakuan hakim garis seperti ini luar biasa. Kami akan laporkan hakim garis ini secara resmi setelah pertandingan selesai,” tambahnya.

Andre Rosiade juga mengkritik sang pelatih yaitu Dejan Antonic. Politisi Partai Gerindra tersebut secara blak-blakan akan mengganti Dejan Antonic jika tidak bisa membawa Semen Padang menang di laga selanjutnya kontra PSIM Jogja.
“Kekalahan ini menyakitkan. Manajemen memulai langka-langkah untuk melakukan evaluasi agar tim ini selamat dari degradasi. Kalau tidak menang (lawan PSIM), berarti ganti pelatih,” ujar Andre.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















