
Setelah Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ingin Bangkitkan Ulsan HD
Vivagoal – Liga Indonesia – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi berkarir kembali di Korea Selatan dengan menerima pinangan Ulsan HD. Sang pelatih pun langsung pasang target tinggi untuk mengembalikan dominasi Ulsan di K-League.
Setelah tujuh bulan menganggur usai dipecat Timnas Indonesia, STY memulai kembali karir kepelatihannya di negara kelahirannya. Ini sekaligus menandakan kali pertama STY kembali ke Korea Selatan setelah 13 tahun.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Tugas STY dipastikan tak mudah karena ia mengambil alih tugas dari tangan Kim Pan-gon dalam kondisi Ulsan yang sedang terpuruk. Juara bertahan K-League itu sedang kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya dan duduk di peringkat tujuh klasemen sementara.
Dengan selisih 23 angka dari Jeonbuk FC di puncak klasemen, STY dipastikan akan kesulitan untuk mengejar ketertinggalan timnya dan mempertahankan status sebagai juara bertahan. Meski demikian, pelatih berusia 54 tahun itu optimis bisa mengembalikan kejayaan Ulsan.
Baca juga:
- PSG Siap Lepas Goncalo Ramos Untuk Liverpool Yang Kesulitan Datangkan Alexander Isak
- Eks Liverpool: Harga 3 triliun rupiah itu buat Mbappe, bukan Isak!
- Indonesia vs Vietnam: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Jadwal Lengkap Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Hadapi Tajikistan, Mali, dan Uzbekistan
“Ulsan HD sudah jadi tim besar di K-League untuk waktu yang lama. Saya akan berusaha membangun kembali dinasti di sini dengan segala kemampuan saya,” janji STY, dilansir dari Reuters.
The Tigers sudah tiga tahun terakhir menjuarai kompetisi tertinggi di Korea Selatan, tepatnya sejak kehadiran pelatih Hong Myung-bo. Keberhasilannya bersama Ulsan kemudian dilirik Timnas Korsel dan per Juli tahun lalu ia memutuskan untuk menukangi Taeguk Warriors.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Kim Pan-gon yang ditunjuk menggantikan pelatih Hong bisa mempertahankan status Ulsan sebagai juara K-League 2024, namun setelah itu rentetan hasil buruk ditelan The Tigers, mulai dari tersingkir sejak fase awal Liga Champions Elite Asia, disusul performa negatif di liga sejak awal musim kompetisi.
Manajemen Ulsan akhirnya memecat Kim dan menunjuk STY sebagai suksesor. Mengingat prestasi STY yang sukses melambungkan nama Timnas Indonesia di mata dunia, serta pengalamannya bersama Timnas Korea Selatan, diharapkan STY juga mampu membangkitkan Macan yang sedang terluka.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













