
Sindir Arsenal, Hurzeler: Hanya Brighton yang Niat Main Bola
Vivagoal – Liga Inggris – Manajer Brighton, Fabian Hurzeler melancarkan kritikan pedas pada Arsenal dan Mikel Arteta, yang dirasa secara sengaja memanipulasi aturan dan menggunakan taktik mengulur waktu yang ekstrem saat kedua tim bertemu dini hari tadi WIB pada lanjutan pekan ke-29 Liga Inggris 2025/26.
Tensi panas mengiringi pertarungan antara Brighton melawan Arsenal dini hari tadi, yang turut melibatkan kedua manajer, Fabian Hurzeler dan Mikel Arteta. Hasilnya, Arsenal mampu mencuri kemenangan tipis 1-0 dari Brightin di American Express Stadium.
Tanpa kehadiran William Saliba yang alami cedera pergelangan kaki, Arsenal tetap bisa membangun tembok pertahanan kokok yang tak mampu ditembus Brighton. The Seagulls unggul dalam pengusaan bola 58 persen berbanding 42 persen milik Arsenal.

Pasca laga usai, manajer Brighton, Fabian Hurtzeler menyuarakan rasa kecewanya karena laga terlalu sering terhenti. Ia justru menuding bahwa Arsenal tiba di stadion tanpa adanya niatan untuk memberikan hiburan bagi para penonton.
Hurzeler merasa hanya anak asuhnya lah yang niat untuk bermain sepakbola pada laga ini. Sementara Arsenal, lebih memilih cara kurang sportif untuk mengganggu ritme pertandingan demi melindungi keunggulan tipis mereka.
“Hanya ada satu tim yang mencoba bermain sepak bola hari ini. Statistik tidak pernah berbohong. Kami hanya kebobolan satu tembakan ke gawang. Kami tidak terlalu efektif. Di area pertahanan lawan, kami seharusnya menciptakan lebih banyak peluang,” ujar Hurzeler dilansir Goal.
Baca Juga:
- Kalahkan Man United, Howe Puji Mentalitas Skuad Newcastle
- Jumpa Bayern, Akankah Kevin Diks Mencetak Gol Lagi?
- Legenda AC Milan Anggap Luka Modric Sudah Gila, Kok Bisa?
- Manila Digger Vs Dewa United: Main di Lapangan Sintetis Bikin Jan Olde Riekerink Khawatir
Sebelum laga Hurzeler sendiri memang sudah meminta otoritas Premier League lakukan perubahan demi menghindari tatik licik Arsenal. Dia secara khusus menyoroti frekuensi intervensi medis yang menurunkan jalannya pertandingan hingga sangat lambat pada tahap-tahap akhir.
“Jika mereka memenangkan Premier League, tidak ada yang akan bertanya bagaimana mereka memenangkannya. Pada akhirnya, ini tentang aturan. Jika wasit membiarkan segala hal, saat ini mereka membuat aturan mereka sendiri. Saya mengajukan satu pertanyaan. Apakah kalian melihat pertandingan Premier League di mana kiper terjatuh tiga kali?” tambah Hurzeler.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com













