
Sindir Ronaldo dan Pogba, Bonucci Langsung Tenggak Coca Cola dan Bir
Vivagoal – Euro 2020 – Permasalahan soal botol minuman di konferensi pers Piala Eropa 2020 kembali menjadi trending baru-baru ini. Adalah pemain terbaik di final, Leonardo Bonucci yang kembali meramaikannya.
Pada sesi konferensi pers di laga pembuka grup F Euro 2020 antara Portugal vs Hungaria, Cristiano Ronaldo sempat membuat heboh dan bisa jadi bikin kesal Coca Cola karena gesture tubuhnya.
Pada saat itu, pemilik lima Ballon d’Or itu lantas memberi pesan jangan minum soda. Padahal, Coca-Cola merupakan salah satu sponsor dalam gelaran Euro 2020 kali ini.
Baca Juga:
- Mantap! Jorginho Juara Eropa di Level Klub Dan Timnas Secara Beruntun
- Bonucci Puas Bisa Bungkam 65 Ribu Publik Wembley
- Ini Rahasia Comeback Epik Italia Atas Inggris di Final Euro 2020
- Unik! Italia Juara Euro Prosesnya Sama Seperti Saat Juara Piala Dunia 2006
Tak berlangsung lama, dalam sebuah video pendek berdurasi 8 detik, Paul Pogba yang juga menghadiri sesi konferensi pers usai laga Prancis vs Jerman secara spontan memindahkan sebuah botol bir bermerek Heineken yang berada tepat di depannya kemudian menaruhnya di bawah meja.
Menurut laporan La Octava Sports, hal itu dilakukan Pogba karena statusnya yang beragama Islam dan minuman bir sangat dilarang dalam agama yang dipercayainya. Pogba memang dikenal sebagai seorang Muslim yang taat.
Tapi setelah fenomena soal botol minuman ini tidak dibahas lagi, Leonardo Bonucci malah coba bikin panggungnya sendiri usai dinobatkan sebagai pemain terbaik di final Euro 2020 saat Italia mengalahkan Inggris 2-3 di babak adu penalti.
Melakukan sesi konferensi pers seusai laga, bek 34 tahun itu dengan sengaja tidak menyingkirkan botol-botol coca cola dan Heineken yang ada di depannya, namun langsung menenggaknya.
Perilaku Bonucci itu sendiri dianggap sebagai sebuah sindiran terhadap Ronaldo dan Paul Pogba yang notabene adalah rekan dan mantan kompatriotnya di Juventus namun kesemuanya gagal di Euro 2020 bersama timnasnya masing-masing.
Ronaldo dengan Portugal sudah harus terdepak sedari babak 16 besar karena disingkirkan Belgia. Sementara Prancis yang merupakan favorit juara malah didepak oleh tim kuda hitam Swiss melalui adu penalti di babak perempatfinal. (DES)
Selalu update berita bola terbaru seputar Euro 2020 hanya di Vivagoal.com















