Tag: Cristiano Ronaldo

Madrid Butuh Sosok Ini Tuk Comeback Atas Man City

VivagoalLa Liga – Mantan bomber Arsenal, Emmanuel Adebayor menyebut Real Madrid bisa membalikkan keadaan saat bersua Manchester City akhir pekan ini. Namun hal itu bisa terjadi andai Cristiano Ronaldo masih berseragam Los Blancos.

Madrid menghadapi situasi lebih sulit usai ditumbangkan Manchester City 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, medio Februari lalu. Karena itu artinya, Madrid wajib menang dengan keunggulan paling tidak dua gol saat bertandang ke Etihad Stadium, akhir pekan ini dalam lanjutan leg kedua.

Situasi makin rumit bagi pasukan Zinedine Zidane karena mereka akan tampil tanpa diperkuat oleh sang kapten Sergio Ramos. Sebagaimana yang diketahui, Ramos kerap menjadi sosok penyelamat bagi Los Blancos, terbukti dengan adanya 13 gol yang ia buat sepanjang musim ini.

Dalam pandangan Adebayor, sebenarnya, tanpa Ramos pun Madrid tetap bisa melakukan comeback atas Manchester City. Namun, itu jika mereka masih memiliki Cristiano Ronaldo dalam skuad.

Adebayor sendiri punya alasan berbicara demikian, karena di beberapa momen penyerang asal Portugal itu selalu bisa jadi penyelamat Madrid. Seperti saat menghadapi Wolfsburg di perempatfinal Liga Champions musim 2015/2016, Madrid yang sudah tertinggal 0-2 di leg pertama bisa bangkit dan menang 3-0 di Bernabeu dengan Ronaldo memborong semua gol.

“Jika anda bertanya kepada saya beberapa tahun lalu, apakah Madrid bisa membalikkan keadaan atas Man City, saya bisa katakan ya. Madrid selalu favorit karena mereka punya Cristiano.” kata Adebayor dilansir dari AS.


Baca Juga:



“Cristiano adalah mesin gol, dan ia bisa membuat perbedaan kapan saja. Koleksi golnya minimal 50 di setiap musimnya, itu sudah cukup membuktikan bagaimana kehebatannya.” Adebayor menjelaskan.

“Namun, Madrid masih punya banyak pemain berpengalaman seperti Marcelo, Karim Benzema dan Courtois. Mereka sudah terbiasa bermain di laga-laga besar, dan saya harap mereka bisa membantu Madrid kali ini.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dua Alasan Mulia Ronaldo Tak Ikut Laga Lawan AS Roma

Vivagoal Serie A – Cristiano Ronaldo memiliki alasan tersendiri untuk tidak bermain saat penutupan pertandingan Serie A Italia. Takluk melawan AS Roma dengan skor 1-3, juga membuat mantan pemain Real Madrid ini harus kehilangan trofi sepatu emas.

Tak terlihat di lapangan, ini membuktikan bahwa Cristiano Ronaldo secara tidak langsung menyerahkan sepatu emas kepada pemain Lazio Ciro Immobile.

Dilansir dari Give Me Sport bahwa Cristiano Ronaldo tidak bermain saat melawan AS Roma karena memiliki alasan tersendiri meskipun harus menghilangkan dua momen emasnya.

Ada dua alasan khusus Ronaldo tak memiliki keinginan untuk bermain saat melawan AS Roma. Yang pertama, Ronaldo ingin tetap prima dan bugar saat menjalani Liga champion pada Sabtu (8/8) mendatang melawan Lyon.


Baca Juga:


Alasan yang kedua, Cristiano Ronaldo sudah sangat sulit untuk mengejar ciro immobile karena terpaut koleksi gol yang cukup jauh yaitu 4 gol. Meski demikian, Ronaldo lebih bahagia karena bisa mengangkat trophy Serie A Italia bersama koleganya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

5 Borok Dibalik Gelar Juventus Musim Ini

Vivagoal Berita BolaJuventus kembali memastikan scudetto musim 2019/20 alias yang kesembilan kali secara beruntun. Sejak musim 2011/12, Si Nyonya Tua tak sekalipun memberikan tahta tertinggi sepak bola Italia pada klub lain.

Kemenangan 2-0 Juve kontra Sampdoria pada giornata ke-36  jadi penanda skuad besutan Maurizio Sarri itu akan kembali angkat piala akhir musim nanti. Dimana kesuksesan ini tak lepas dari moncernya Cristiano Ronaldo yang membubuhkan 10 gol setelah restart  Serie A Italia.

Sayang, keberhasilan mereka musim ini tak sepenuhnya dianggap sebagai kesuksesan. Beberapa bahkan berharap mereka gagal meraih gelar karena tak puas dengan pola yang ditunjukan Maurizio Sarri sebagai pelatih kepala.

Kali ini, Vivagoal bakal mengulas 5 kebobrokan dibalik gelar juara Juventus musim 2019/20. Ada fakta yang tak terduga terjadi pada Si Nyonya Tua di musim yang sempat terganggu pandemi corona ini.

1.Kebobolan Paling Banyak

Buffon Punya Kans Jadi Pelatih Juventus Setelah Gantung Sepatu
Sumber: The Sun

Jika klub juara identik dengan minimnya jumlah kebobolan, tapi tidak dengan Juventus musim ini. Tercatat 40 gol bersarang di gawang The Old Lady setidaknya hingga pekan ke-37.

Jumlah kebobolan mereka musim ini nyatanya menjadi catatan terburuk mereka selama enam musim terakhir. Mengingat di kompetisi-kompetisi sebelumnya sangat jarang lebih dari 30 gol bersarang di gawang Juve.

Berikut jumlah ctatan kebobolan Juve enam musim terakhir:

  • 2014/15: 24 Gol
  • 2015/16: 20 Gol
  • 2016/17: 27 Gol
  • 2017/18: 24 Gol
  • 2018/19: 30 Gol
  • 2019/20: 40 Gol

2.Poin Paling Sedikit

Dybala Juventus
Sumber: Twitter Juventus

Bukan cuma jadi tim yang sering kebobolan oleh para lawannya, musim ini meski masih mempertahankan gelar, capaian poin mereka jadi yang terendah selama delapan musim mereka merajai Serie A Italia.

Catatan 83 poin hingga pekan ke-37 merupakan poin terendah mereka. Pasalnya andai berhasil mencuri kemenangandi partai pamungkas, poin maksimal skuad besutan Maurizio Sarri hanya akan mencapai 86 poin.

Artinya poin tersebut jadi poin terendah setelah mereka juara pada musim 2011/12. Mengingat pada musim tersebut, Si Nyonya Tua juara dengan 84 poin poin. Sedangkan musim-musim setelahnya, catatan terendah mereka saat menjadi kampiun ialah 87 poin pada musim 2012/13 dan 2014/15.

3. Lini Serang Tumpul

Ronaldo
Sumber: Media Juventus

Meski ada sosok Cristiano Ronaldo di lini depan Juventus, nyatanya hal itu bukan garansi dari kritik terhadap performa mereka. Lini serang jadi salah satu yang paling di sorot dari penampilan Juve musim ini.

Mengusung formasi basic 4-3-3 ala Sarri diterpakan sedikit berbeda di Turin. Dimana dia lebih sering memasang base line 4-3-1-2 untuk memberikan ruang pada tiga penyerang utama; Ronaldo, Dybala dan Higuain.


Baca Juga: 


Dikutip dari Total Football Analysis kehadiran tiga pemain kelas dunia di lini depan justru jadi petaka. Pasalnya 40 gol yang diciptakan mereka berasal dari kemampuan individu, bukan kerjasama tim taktis yang direncanakan dengan baik.

Ronaldo Terus Bermain, Sarri: Dia Sendiri yang Minta

Vivagoal Serie A – Cristiano Ronaldo tetap menjadi starter kendati Juventus telah mengunci gelar juara. Namun demikian Maurizio Sarri menegaskan jika itu adalah keinginan bersama.

Sarri memilih melakukan rotasi besar-besaran kala Juventus bertemu Cagliari dini hari tadi. Beberapa nama top dicadangkan untuk memberi waktu rotasi dan menit bermain kepada para pemain yang memang jarang bermain musim ini.

Namun Sarri tetap memasang Ronaldo sebagai starter di laga tersebut. Sarri sendiri mengatakan jika Ronaldo sendiri yang menginginkan dirinya untuk tetap bermain kendati sudah juara.

“Saya berbicara dengannya kemarin, dia sangat termotivasi, ingin bermain, sangat antusias dan merasa baik-baik saja. Kami membuat keputusan bersama, dia tahu tubuhnya lebih baik dari orang lain,” ujarnya kepada DAZN.

Ronaldo kemudian gagal membawa Juventus menang di laga tersebut. Mereka bahkan kalah dua gol tanpa balas di laga tersebut.


Baca Juga:


Kendati demikian, Sarri tetap puas dengan performa Ronaldo. Menurutnya rotasi yang dilakukan tak cukup mampu mendukung gaya permainan sang bintang.

“Ronaldo mengandalkan insting dan tidak begitu cocok dengan peran taktik tertentu, yang di mana itu juga menjadi kekuatannya,” tambahnya.

“Itu artinya striker lain harus beradaptasi dengan pergerakan Cristiano. Kami juga melakukannya dengan baik pada malam ini, namun tidak mampu mengakhiri pergerakan itu,” tutup Sarri.

Namun bisa jadi Ronaldo berambisi terus bermain demi bisa mencetak gol. Hal ini mengingat ia mengemas 31 gol dan tertinggal 4 gol dari Ciro Immobile sebagai pencetak gol terbanyak di Serie A dan liga-liga Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ada Kesalahan Dalam Rekor Ronaldo yang Dirilis FIFA

Vivagoal Serie AJuventus berhasil mengunci gelar juara Serie A 2019/20 setelah mengalahkan Sampdoria 2-0 di pekan ke-36 lalu. Raihan poin mereka dipastikan tak mungkin lagi terkejar oleh para pesaingnya. 

Cristiano Ronaldo jadi yang paling menarik perhatian. Selain karena sumbangsihnya lewat 31 gol, Ronaldo tercatat sudah berhasil memenangkan tiga gelar di tiga liga berbeda yakni di Italia, Spanyol (Real Madrid) dan Premier League (Manchester United).

FIFA bahkan mengklaim  pemain 35 tahun tersebut merupakan satu-satunya pemain yang berhasil meraih gelar di tiga liga top Eropa. 

“10 gol dalam 10 pertandingan sejak kembali bergulirnya Serie A membatu Cristiano [Ronaldo] menjadi juara liga di Inggris, Spanyol dan Italia. Tak pernah ada pemain lain yang memenangi tiga liga seperti itu. Apa pun negaranya tak masalah ketika Anda berasal dari planet lain,” tilis FIFA dalam twitter resmi mereka.

Namun cuitan tersebut tak lama kemudian dihapus. FIFA nampak membuat kesalahan dengan menyimpulkan pencapaian Ronaldo tersebut. 

Salah satu protes datang dari Danilo yang tak lain rekan Ronaldo di Juventus saat ini. Ia juga menjadi rekan Ronaldo saat masih bermain untuk Real Madrid. Danilo membalas cuitan FIFA dengan emote berpikir memperlihatkan jika ada kesalahan dalam klaim tersebut.


Baca Juga: 


Bukan tanpa alasan, Danilo  berhasil mencatatkan hal yang sama dengan Ronaldo. Pemain asal Brasil tersebut pernah meraih gelar juara La Liga di Madrid, dua kali juara di Manchester City dan musim ini masuk dalam skuad Juventus sebagai pemenang Serie A.

 Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Keberadaan Ronaldo Menguntungkan Juventus Selama Di Liga Champions, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Champions – Mulai babak perempatfinal Liga Champions nantinya akan digelar di Portugal. Dan jika Juventus mampu lolos, maka mereka akan merasa tampil di kandang sendiri karena keberadaan Cristiano Ronaldo.

Juventus sendiri masih harus menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Sebelumnya mereka kalah 1-0 dalam lawatannya ke markas Lyon.

Leg kedua sendiri akan digelar di Allianz Stadium pada 8 Agustus mendatang. Setelahnya, babak perempatfinal akan serentak digelar di Portugal.

Jika tim-tim lain akan merasa asing karena bermain di luar kandang, mungkin hal berbeda akan dirasakan Juventus andai lolos. Hal ini karena keberadaan Ronaldo yang akan menarik perhatian banyak orang untuk mendukung Juventus nantinya.

“Ronaldo adalah pemain yang sangat-sangat besar di Portugal dan saat ini beberapa orang Portugal adalah pendukung Juventus,” ujar direktur eksekutif Portuguese Institute of Administration and Marketing (IPAM), Daniel Sa dikutip dari Goal International.

Daniel Sa juga menyebut dengan digelarnya Liga Champions di Portugal, itu akan membantu ekonomi masyarakat di sana. Hal itu akan ditambah dengan kehadiran pemain 35 tahun tersebut.


Baca Juga:



“Saya pikir ini bisa meningkatkan perhatian di Portugal dan meningkatkan dampak ekonomi. Semua orang sangat senang bisa melihat pemain terbaik dunia selama 12 hari di negara ini,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Daniel Sa melihat UEFA mempercayakan penuh gelaran akbar itu di Portugal karena mereka yakin pihaknya bisa menjamin semua hal terutama dalam hal jaminan kesehatan.

“Mungkin UEFA punya keyakinan terhadap pihak berwenang Portugal bahwa kami mampu menyediakan standar dan level keamanan yang tepat, terutama soal keamanan kesehatan, dan ada rasa percaya dengan cara Portugal dalam menghadapi pandemi,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Guardiola; Barca Ditinggal Messi Tak Sama Seperti Madrid Kehilangan Ronaldo

Vivagoal Liga Inggris – Kebersamaan Lionel Messi dan Barcelona diprediksi akan segera berakhir. Kepergian bintangnya itu dinilai akan berbeda dengan situasi saat Real Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo.

Josep Guardiola yang kini menukangi Manchester City tentu paham betul dengan peran sentral Messi di Barcelona. Berbeda dengan Ronaldo yang sama-sama menjadi bintang di Madrid, Messi menurutnya memiliki peran yang berbeda di Camp Nou.

Guardiola menyebut jika Messi tak hanya sekedar mesin gol bagi timnya. Ia memiliki peran vital dalam membuka ruang dan memberi jalan mudah kepada rekan timnya untuk membantu meraih kemenangan.

“Lionel Messi lebih dari sekadar pemain hebat. Dia adalah nyawanya Barcelona,” tegas Guardiola seperti dilansir The Guardian.

“Lionel Messi adalah pembeda. Dia tak melulu mencetak gol, tapi assist-nya dan pergerakannya sangat memudahkan tim. Tanyakan saja pada pemain-pemain yang pernah bermain dengannya,” terang Guardiola.

“Real Madrid memang sempat goyah kala ditinggalkan Cristiano Ronaldo, tapi mereka cepat menyesuaikan diri. Kalau Messi meninggalkan Barcelona, akan lain cerita,” ungkap Guardiola.

Guardiola menambahkan jika memang Messi nantinya benar-benar pergi, maka Barcelona harus berjuang keras untuk mencari penggantinya. Itu tak akan mudah karena Messi adalah pemain terbaik yang pernah bermain untuk Barcelona.


Baca Juga:



“Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Akan sulit mencari penggantinya, serta mungkin butuh waktu yang cukup lama,” tambahnya.

“Barcelona harus sabar mencari pengganti Messi,” tutup Guardiola.

Masa depan Messi menjadi pertanyaan setelah hubungannya dengan manajemen klub memanas. Pemain asal Argentina itu juga disebut tak tertarik menambah masa baktinya yang akan berakhir pada Juni 2021 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

CR7 Persembahkan Trofi Serie A Tuk Fans Setia Juventus

Vivagoal Serie A – Sebuah pesan mengharukan diunggah oleh Cristiano Ronaldo untuk para fans setelah Juventus berhasil meraih Scudetto musim ini.

Juventus berhasil mengunci gelar juara Serie A pada giornata 36 ini. Keberhasilan mereka mengalahkan Sampdoria 2-0 membuat raihan poin 83 yang mereka kumpulkan tak mungkin lagi terkejar oleh para rival mereka di dua laga tersisa.

Sama seperti pemain lainnya, Ronaldo mengaku begitu bahagia atas gelar juara Serie A dua musim beruntunnya tersebut. Dalam sebuah unggahan foto di Instagramnya, Ronaldo menulis pesan mengharukan atas keberhasilan timnya tersebut.

“Senang dengan dua gelar juara berturut-turut dan membangun sejarah klub yang hebat ini,” tulis Cristiano Ronaldo dalam caption-nya.

“Gelar ini didedikasikan untuk semua penggemar Juventus, khususnya bagi mereka yang telah menderita karena pandemi ini.”


Baca Juga:



“Itu tidak mudah. Keberanianmu, sikapmu, dan tekadmu adalah kekuatan yang kami butuhkan untuk menghadapi kompetisi yang ketat ini dan berjuang hingga akhir untuk gelar ini yang menjadi milik seluruh Italia. Pelukan untuk kalian semua,” pungkasnya.

Gelar juara ini menjadi yang ke-36 bagi Juventus. Total trofi tersebut dua kali dari yang didapat oleh AC Milan dan Inter Milan yakni 18 trofi. Juventus juga menjadi jawara Serie A untuk sembilan musim secara beruntun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kondisi Barcelona Lebih Buruk Jika Ditinggal Messi Ketimbang Madrid Tanpa Ronaldo

Vivagoal La Liga – Mantan pemain dan pelatih Barcelona, Josep ‘Pep’ Guardiola menganggap kesulitan yang sempat dialami Real Madrid sepeninggal Cristiano Ronaldo bisa saja dialami Barcelona bahkan lebih parah jika sampai mereka kehilangan Lionel Messi.

Menurut Pep Guardiola, berbeda dengan Ronaldo di Real Madrid, Lionel Messi di Barcelona lebih dari sekadar mesin gol utama klub. Maka dari itu, bakal jadi cerita yang berbeda seperti Los Blancos tanpa Ronaldo jika Barcelona sampai ditinggal La Pulga.

“Lionel Messi lebih dari sekadar pemain hebat dan andalan mencetak gol. Dia adalah nyawa permainan Barcelona.” tegas Pep dilansir dari The Guardian.

View this post on Instagram

🎯 PICHICHI 🐐 @leomessi

A post shared by FC Barcelona (@fcbarcelona) on

“Lionel Messi adalah pembeda. Dia tak melulu mencetak gol, tapi assist-nya dan pergerakannya sangat memudahkan tim. Tanyakan saja ke semua pemain-pemain yang pernah bermain dengannya. Dia adalah roh Barcelona.” Pep menambahkan.

Lebih lanjut, Guardiola mengatakan bahwa jika sampai suatu saat Messi benar-benar pergi dari Camp Nou, maka itu bakal jadi bencana besar untuk Blaugrana. Kondisinya akan sangat berbeda ketika Madrid ditinggal pergi Cristiano Ronaldo.


Baca Juga:


“Real Madrid memang sempat goyah kala ditinggal Ronaldo, tapi mereka bisa dengan cepat menyesuaikan diri. Kalau Messi meninggalkan Barcelona, akan lain cerita.” jelas Guardiola.

“Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Dan akan sangat sulit mencari penggantinya, dan itu sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. Barcelona jelas harus sabar mencari penggantinya.” tegasnya.

Sebagai informasi, Messi adalah top skor sepanjang masa Barcelona dengan torehan 633 gol. Ia juga pemilik assist terbanyak di klub dengan 285 assist. Total sudah lebih dari 30 trofi juara yang dipersembahkan oleh pemain asal Argentina itu selama 16 tahun berseragam Barcelona.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Zidane Tak Perlu Ronaldo Tuk Bawa Madrid Raih Trofi

VivagoalLa Liga – Zinedine Zidane sukses menambah koleksi trofi Real Madrid usai merebut gelar juara LaLiga Spanyol musim 2019/2020. Mantan CEO El Real, Jorge Valdano pun melontarkan puji-puji untuk pelatih asal Prancis itu.

Zidane benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai pelatih top dunia. Kini, dia sudah sukses mempersembahkan dua trofi LaLiga  sebagai pelatih Madrid yang dalam satu dekade terakhir begitu dikuasai oleh musuh bebuyutan mereka, Barcelona.

Jika dijabarkan lebih rinci, Zidane memang sosok yang spesial. Selama menjabat sebagai entrenador Los Blancos, Zidane tercatat sudah meraih 11 trofi. Sejak dipercaya menukangi Sergio Ramos cs pada 2016 silam, Zidane tercatat hanya satu musim gagal mempersembahkan trofi juara.

Namun hal itu dimaklumi karena ia sempat mundur sebelum kembali dipanggil menangani tim pada Maret 2019 untuk menggantikan Santiago Solari saat LaLiga sudah tinggal menyisakan 12 laga.

Kendati begitu, Zidane bisa menyumbangkan 11 trofi sebagai pelatih Madrid hanya dalam 209 pertandingan di seluruh ajang. Artinya, jika dirata-ratakan, Zidane bisa meraih satu trofi di dalam setiap 19 laga.

Keberhasilan Zidane ini lantas menuai banyak pujian dari Jorge Valdano yang pernah menjabat sebagai CEO di Madrid periode 2009-2011. Pasalnya, keberhasilan Zidane memimpin Madrid selama ini membuktikan kalau mereka adalah kesatuan tim, meski sempat goyah pasca ditinggal Cristiano Ronaldo.


Baca Juga:



Walaupun tidak ada mesin gol sehebat CR7 hingga saat ini, namun dibawah komando Zidane, Madrid tetap bisa melaju kencang dan akhirnya keluar sebagai juara.

“Zidane sudah membuktikan bahwa dia berhasil mengalahkan Lionel Messi. Dia sukses melakukannya dengan segala efisiensi yang ada di skuad Madrid. Dia bekerja dengan sangat efisien dengan banyak rencana.” puji Valdano dilansir dari Sport-English.

“Apa yang dilakukannya jauh lebih sulit dari yang dipikirkan dan dilakukan banyak orang. Semua berkat kebijaksanaan yang dimilikinya. Saya pribadi kerap terkejut dibuat Zidane dengan semua evolusi yang dia ciptakan.” tegasnya.

“Dia menggunakan pengalamannya untuk berkembang. Dia menang karena dia bisa dan mampu beradaptasi dengan situasi yang baru.” tutup Valdano.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS