
Soal Dua Pemain Madrid yang Terkena Rasisme, Ancelotti Punya Sepasang Pandangan
Vivagoal – La Liga – Real Madrid menang dengan skor 1-0 atas Real Sociedad di ajang semifinal Copa del Rey, Kamis (27/2) dini hari WIB. Namun Carlo Ancelotti menyesalkan pelecehan rasisme kepada dua pemainnya, Vinicius Jr dan Raul Asencio.
Kemengan di Reale Arena membuat langkah Madrid ke babak final lumayan terbuka. Hal itu menjadi tambahan bagus mengingat tim tak diperkuat beberapa sosok krusial macam Thibaut Courtois, Federico Valverde dan Kylian Mbappe. Laga melawan La Real juga menjadi ajang untuk mengetes kedalaman skuat Madrid di musim ini. Soal rotasi tersebut, ia pun buka suara.

“Kami melakukan rotasi dan kami tetap solid. Kami bermain kompak dan para pemain bertahan dengan baik meski ada rotasi. Endrick sangat berkontribusi. Arda bekerja dengan baik di posisinya dan ia membantu ketika tim bertahan. Kami mendapatkan hasil yang bagus untuk menyongsong leg kedua,” urainya seperti diwartakan Diario AS.
Baca Juga:
- Susah Payah Kalahkan Ipswich, Amorim: Sesuai permintaan fans
- Stuttgart vs Bayern Munich: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Pelatih Empoli Terkejut Bisa Singkirkan Juventus di Coppa Italia
- Arteta Bela Punggawa Arsenal, Meski Gagal Kalahkan Nottingham
Ancelotti juga buka suara terkait insiden yang libatkan Vinicius dan Asencio. Nama pertama menjadi korban pelecehan rasial dari fans tim tuan rumah sementara Asencio mendapatkan ancaman melalui chant “Asencio matilah.” Di babak pertama, Ancelotti pun mengganti bek muda itu dengan Lucas Vazquez. Ia memiliki sepasang pandangan terkait pemainnya.
“Saya rasa wasit sudah melakukan hal yang tepat sesuai dengan protocol pertandingan yakni menghentikan laga. Itulah yang harus dilakukan. Untuk Asencio, saya menggantinya karena dua hal, ia akan terdampak pada chant dan ia juga terkena kartu kuning. Tak seorangpun senang disuruh mati dan ia akan berdampak,” urainya.
Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com















