Tag: Copa del Rey

Finalis Copa del Rey Menolak Bertanding Tanpa Penonton

VivagoalCopa del ReyFinalis Copa Del Rey musim ini,  Real Sociedad dan Athletic Bilbao sudah mengajukan permohonan khusus  kepada federasi sepakbola Spanyol (RFEF) menyoal status laga final. Kedua kubu sepakat meminta pertandingan digelar terbuka. 

“Presiden Real Sociedad dan Athletic Bilbao selaku finalis Copa Del Rey 2019/20 telah bertemu Presiden RFEF untuk meminta persetujuan agar final bisa dilangsungkan secara resmi, dihadiri penonton dan dimainkan di tanggal yang disepakati kedua belah pihak.

“Keinginan kedua tim selalu sama, yakni memainkan laga final bersama dengan suporter masing-masing. Itulah harapan kami, final bisa disaksikan para suporter di tribun,” isi pengumuman resmi kedua finalis di situs resminya masing-masing.

Menggelar laga dengan kehadiran penonton sebenarnya masih sangat beresiko dilakukan di Spanyol. Sebab, pemerintah setempat masih terus berusaha mengendalikan penyebaran virus Corona, meski Lockdown sudah dilonggarkan sejak 1 Mei lalu.


Baca Juga: 


Sebagai informasi, sepanjang sejarah digulirkannya Copa del Rey, memang baru pertama ini, partai final mempertemukan dua tim asal Basque. Antusiasme para pendukung kedua tim pun sangat tinggi untuk laga ini. 

Apalagi dengan mempertimbangkan juara Copa del Rey akan mewakili Spanyol di Liga Europa musim depan. Sejarah baru jelas akan tercipta di Copa del Rey kali ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lagi, Virus Corona Ganggu Sepak Bola Dunia!

Vivagoal – La Liga – Resmi, pertandingan partai final Copa del Rey antara Real Sociedad dan Athletic Bilbao ditunda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) karena khawatir dengan penyebaran wabah virus corona.

Semula, Final Copa del Rey yang mempertemukan Real Sociedad dan Athletic Bilbao di Estadio de La Cartuja, Sevilla yang dijadwalkan akan bertanding pada (18/4) ,tapi kini harus tertunda karena masih menunggu redanya virus corona.

Sebelum memutuskan hal ini presiden RFEF Luis Rubiales sudah bertemu dengan presiden dari dua klub tersebut, yaitu Jokin Aperribay (Real Sociedad) dan Aitor Elizegi (Athletic Bilbao). Mereka sepakat agar partai ini dapat ditunda hingga keadaan mulai membaik.

“Tentu keadaan ini memang sangat sulit bagi kita semua, namun kami bersepakat agar semua dapat menikmati partai ini dengan dukungan suporter dari kedua kubu,” papar Rubiales.

Baca Juga: Simeone Berikan Tanggapan Tentang Corona

Sementara itu Elizegi menyatakan bahwa manajemennya ingin suporter dalam keadaan sehat saat mendukung mereka, sedangkan Aperribay berharap para pendukungnya dapat menikmati final ini, sebab ini adalah kali pertama untuk Sociedad melaju ke partai final Copa del Rey.

Berdasarkan laman Forbes kemungkinan partai ini akan diselenggarakan pada akhir Mei nanti, mungkin dapat lebih cepat atau justru lambatnya diselenggarakan partai final ini tergantung dengan perkembangan virus corona itu sendiri.

Menurut WHO, sejauh ini wabah virus corona di Spanyol sudah tercatat 1639 kasus dengan angka kematian sebanyak 36 orang.

Pertandingan final Copa del Rey antara Real Sociedad dan Athletic Bilbao ini juga sangat ditunggu-tunggu oleh warga Spanyol, mengingat beberapa tahun belakangan final selalu didominasi oleh Barcelona dan Real Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Masyarakat Spanyol Sudah Bosan Dengan Dominasi Dua Klub Ini

Vivagoal La Liga – Bomber Athletic Bilbao, Aritz Aduriz mengungkapkan pendapatnya terkait tersingkirnya dua raksasa La Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid di ajang Copa del Rey. Menurutnya, itu sebuah pertanda positif karena masyarakat Spanyol sudah bosan dengan dominasi keduanya.

Sebagaimana yang sudah diketahui, Barcelona dan Real Madrid memang adalah penguasa dalam satu dekade terakhir untuk baik di ajang La Liga Spanyol maupun turnamen Copa del Rey.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Pada musim 2019/2020 ini situasinya juga masih sama, Madrid dan Barcelona kembali bersaing ketat di urutan pertama dan kedua klasemen Liga dengan hanya selisih tiga poin. Namun hal yang berbeda justru terjadi di ajang Copa del Rey.

Madrid disingkirkan Real Sociedad 3-4 di Santiago Bernabeu dan rival abadinya, Barcelona menyusul usai takluk 0-1 dari Athletic Bilbao. Ini jadi kali pertama dalam 65 tahun terakhir keduanya terdepak dalam waktu yang bersamaan.

Baca Juga: 5 Pemain yang Hengkang dan Kembali Lagi ke Klub Barcelona

Aritz Aduriz pun mengatakan bahwa publik spanyol mungkin sedikit terpuaskan dengan kandasnya Madrid dan Barcelona secara bersamaan karena selama ini mereka sudah begitu bosan dengan dominasi keduanya.

“Format baru Copa del Rey sama sekali tidak melemahkan, sebaliknya justru membuat kompetisi jadi lebih menarik. Masyarakat Spanyol sudah jenuh melihat Barca dan Madrid selalu bisa memenangkan segalanya.” ucap Aduritz seperti dilansir dari AS.

“Hal ini merupakan sinyal bagus karena kompetisi jadi lebih dinamis sama seperti di Inggris yang disana sangat beragam. Dan format seperti ini yang sebenarnya disukai orang-orang.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Obrolan Vigo: Utak-Atik Peluang Juara Copa del Rey 19/20

Vivagoal – La Liga  Gelaran Copa del Rey 2019/20 sudah memasuki fase semifinal. Spesialnya, di edisi kali ini, tak ada nama besar yang bercokol di jajaran empat besar. Mengapa demikian?

Selayaknya Cup Competition, rangkaian kejutan kerap hadir. Tak jarang laga David vs Goliath pun tersaji dan David yang bertengger sebagai pemenang. Piala FA dan Piala Liga Inggris kerap menghadrikan kejutan. Berbagai tim besar harus terkapar oleh tim yang di atas kertas memiliki kemampuan jauh di bawah mereka. Hal yang sama pun nampak terjadi di Piala Raja Spanyol.

Pada edisi teranyarnya, tak ada nama-nama besar yang mentas di ajang kelas dua ini macam Real & Atletico Madrid, Barcelona, Sevilla hingga Valencia. Seluruh tim tersebut secara mengejutkan harus tumbang atas lawan-lawan yang dianggap kurang sepada.

Selayaknya ajang kelas dua, seluruh tim yang tak memiliki kans untuk mentas di Eropa via klasemen Liga jelas mengincar gelar Cup Competition. Pasalnya, selain mampu menambah koleksi di kabinet trofi, mereka yang menjuarai Copa del Rey juga berkesempatan mentas di ajang Europa League dan mengikuiti format baru Piala Super Spanyol.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Rata-rata, tim yang berpartisipasi berada di papan tengah klasemen masing-masing liga. Bedasarkan data yang dinukil pada Senin (10/2), Real Sociedad berada di peringkat ke-6, Bilbao ada di posisi kesembilan dan Granada tepat berada satu titik di bawah Bilbao. Sementara Mirandes ada di peringkat kesepuluh Segunda Division.

Lantas, dengan peringat yang ada di Liga mereka masing-masing, bagaimana kans keempat tim tersebut mendulang gelar Copa del Rey 2019/20. Vivagoal coba mendedah kans seluruh tim untuk menjuarai ajang yang sudah dihelat sejak 1903 ini.

Messi Sudah Tua, Tak Lagi Menentukan

0

VivagoalLa Liga – Lionel Messi dibuat tak berkutik oleh para pemain Athletic Bilbao. Ia hanya melepas satu tembakan ke arah gawang sepanjang 90 menit laga berlangsung. Menurut mantan pemain Bilbao, Francesco Yates, Messi sudah tua dan tak menentukan lagi.

Barcelona kalah 0-1 saat bertandang ke San Mames, markas Bilbao pada babak perempatfinal Copa Del Rey, Jumat (6/2/2020) dinihari WIB. Gol kemenangan tuan rumah di laga tersebut dibuat oleh Inaki Williams.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Hasil ini membuat Barcelona tersingkir, sementara Bilbao sukses melaju ke semifinal.

Salah satu kunci kemenangan Bilbao mengatasi perlawanan Barcelona adalah karena keberhasilan mereka mematikan Messi. Di laga tersebut, La Pulga dibuat sulit berkembang karena selalu dikepung lebih dari satu pemain saat menguasai bola.

Dikutip dari SofaScore, Messi hanya mencatatkan dua tembakan ke arah gawang Bilbao. Messi bahkan tercatat 28 kali kehilangan bola. Adapun satu-satunya peluang bersih yang didapat Messi terjadi pada menit ke-88. Menerima umpan Antoine Griezmann, Messi yang punya ruang untuk melepaskan tembakan, namun upayanya masih bisa digagalkan Unai Simon.

Dimatikannya Messi sangat berpengaruh dalam alur serangan Barcelona. Skuad besutan Quique Setien hanya lima kali mencatatkan tembakan on target, padahal mereka tampil begitu dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen.

Baca juga: Fans Man City Gaungkan Tagar #WelcomeMessi Usai Barcelona Terdepak

Menurut Yates, hasil ini menunjukkan Barcelona sudah tidak bisa bergantung lagi pada Messi, sebab pemain asal Argentina tersebut sudah termakan usia dan tidak lagi menentukan.

“Messi sudah bermain selama bertahun-tahun di level yang sama. Saya pikir, dia masih di level tersebut. Tapi bedanya, dia sudah termakan usia dan tidak lagi menentukan seperti dulu.” ungkap Yates seperti dilansir dari Marca.

“Dia terus bekerja keras untuk menjadi lebih efektif, namun dia mulai melakukan banyak kesalahan.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Fans Man City Gaungkan Tagar #WelcomeMessi Usai Barcelona Terdepak

0

VivagoalLa Liga – Barcelona tersingkir dari ajang Copa Del Rey setelah ditaklukkan Athletic Bilbao di babak perempatfinal, Jumat (7/2/2020) dinihari WIB. Di saat para cules sebutan buat fans Barcelona bersedih, hal sebaliknya, fans Manchester City justru menyambut gembira hasil tersebut.

Sebagaimana yang diketahui, Messi sedang kencang dikaitkan dengan klub asal Inggris tersebut. Rumor itu muncul setelah dirinya terlibat perseteruan dengan direktur klub Barcelona, Eric Abidal.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Kendati sedang tidak dalam kondisi psikologis bagus, Messi tetap dimainkan kala Barcelona menghadapi Bilbao di San Mames. Sayangnya, pemain asal Argentina tersebut tidak mampu berbuat banyak, dan Barcelona pun tumbang dengan skor tipis 1-0.

Kekalahan yang menyesakkan ini malah disambut meriah oleh fans The Citizens. Di sosial media twitter, mereka menyambut Messi seolah-olah peraih enam trofi Ballon d’Or tersebut sudah pasti pindah ke klub idolanya.

“Selamat Datang Lionel Messi.” tulis salah satu fans City di sosial media Twitter lengkap dengan foto Messi yang sudah dirubah dengan mengenakan seragam The Citizens.hanya

Tak mau kalah, seorang fans City lantas coba menggaungkan tagar singkat #WelcomeMessi. Fans lainnya lantas menimpali, “Selamat datang di Manchester City, Lionel Messi,” sembari membubuhkan gif dimana Messi sedang melakukan selebrasi.

Publik Etihad Stadium memang sangat pede bahwa tujuan El Messiah berikutnya selepas dari Barcelona adalah Manchester City. Pasalnya, mereka mengklaim bahwa hanya klub milik Sheikh Mansour yang sanggup membayar gaji setinggi langit milik sang bintang.

Baca juga: Kalah dengan Skor Tipis, Madrid Tersingkir dari Ajang Copa Del Rey

Tidak hanya itu, Messi juga hubungan erat dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola dan dua petinggi The Citizens, Txiki Begiristain dan Ferran Soriano.

Alhasil, dengan semua fakta diatas, Messi diyakini bakal bergabung dengan juara Premier League musim lalu. Apalagi City bisa mendatang Messi dengan status free transfer karena dalam klausul kontraknya, ia bebas pergi pada musim panas mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pertama Dalam 65 Tahun, Madrid Dan Barca Bersamaan Tersingkir Di Copa Del Rey

0

VivagoalLa Liga – Semifinal Copa Del Rey musim 2019/2020 dipastikan tanpa dua tim langganan juara, Real Madrid dan Barcelona. Untuk kali pertama dalam 65 tahun, Madrid dan Barcelona tersingkir bersamaan di babak perempatfinal.

Madrid lebih dulu teremilinasi usai dipermalukan Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Jumat (7/2/2020) dinihari WIB. Bermain di kandang sendiri, skuad besutan Zinedine Zidane malah takluk dengan skor 3-4.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Kekalahan ini praktis memutus tren tidak terkalahkah Madrid yang sudah berlangsung selama 21 pertandingan. Sebelumnya, Sergio Ramos Cs kali terakhir merasakan kekalahan saat bertandang ke markas Real Mallorca. Bermain di Iberostar, Madrid dipaksa pulang dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-9 Liga Spanyol, Oktober 2019.

Hanya berselang beberapa jam, nasib yang sama didapat Barcelona. Bertandang ke San Mames, markas Athletic Bilbao, Blaugrana dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0.

Bagi Barcelona, hasil ini memutus tren positif mereka di ajang Copa Del Rey. Sejak musim 2010/2011, Barcelona tak pernah gagal mencapai babak semifinal. Hebatnya lagi, dalam periode tersebut, Lionel Messi dkk bisa lima kali keluar sebagai juara.

Tersingkirnya dua raksasa LaLiga Spanyol ini sekaligus menandai sebuah sejarah baru. Dikutip dari ESPNFC, tuk pertama kalinya dalam 65 tahun, Madrid dan Barca sama-sama tersingkir di ajang Copa Del Rey pada hari yang sama.

Baca juga: Barcelona Takluk, Bilbao Melaju Ke Semifinal Copa Del Rey

Sebelumnya, mereka sama-sama terdepak pada waktu yang bersamaan pada 29 Mei 1955. Saat itu Madrid kalah dari Sevilla, sementara Barcelona dihancurkan oleh lawan yang sama kali ini, yakni Athletic Bilbao.

Fakta lainnya lagi, sejak 10 tahun terakhir, ini menjadi semifinal Copa del Rey pertama tanpa kehadiran Madrid dan Barcelona. Jika diperbesar, maka semifinal Copa Del Rey musim ini menjadi pertama kalinya tanpa tiga klub top Spanyol, Atletico, Madrid dan Barcelona sejak terakhir kali terjadi pada musim 2002/2003.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Seperti Kutukan, Zidane Seakan-akan Tak Berjodoh dengan Piala Ini

Vivagoal La Liga – Zinedine Zidane belum juga bisa berjodoh dengan trofi Copa Del Rey sepanjang karier kepelatihannya di Real Madrid. Teranyar, pelatih asal Prancis itu kembali gagal usai skuat besutannya disingkirkan Real Sociedad di babak perempat final.

Zidane dipastikan gagal merengkuh trofi Copa del Rey pertamanya selama membesut Madrid. Bermain di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, Jumat (7/2/2020), Los Blancos secara mengejutkan takluk dengan skor ketat 3-4 atas Sociedad.

Kegagalan ini kian memperpanjang catatan buruk pelatih berkepala plontos itu di ajang satu ini. Zidane tak pernah sekalipun bisa mengangkat trofi Copa Del Rey baik semasa masih aktif bermain hingga saat ini bekerja sebagai pelatih.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Hal itu jelas seperti sebuah ironi, dimana Zidane dikenal sebagai sosok yang bergelimang gelar juara. Semasa menjadi pemain, Zidane yang bermain untuk Madrid dari periode 2001 hingga 2006 mampu menyumbangkan enam trofi buat Los Blancos.

Sementara saat berkarir sebagai pelatih, total ada 10 trofi juara yang ia hadirkan di lemari trofi El Real. Bahkan termasuk saat Zidane masih berstatus sebagai asisten Carlo Ancelotti, raihan terbaik eks pemain Juventus tersebut adalah hanya bisa membawa Madrid melaju ke babak perempatfinal.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kalah dengan Skor Tipis, Madrid Tersingkir dari Ajang Copa Del Rey

Vivagoal La Liga – Tren tidak terkalahkan Real Madrid yang sudah berlangsung sebanyak 21 pertandingan akhirnya putus. Parahnya lagi, hal itu sekaligus menandai tersingkirnya mereka di ajang Copa Del Rey. Ya, Los Blancos takluk 3-4 di kandang sendiri saat menghadapi Real Sociedad.

Berlaga di Santiago Bernabeu pada babak perempatfinal Copa del Rey, Jumat (7/2/2020) dinihari WIB, Madrid yang tampil menyerang sedari awal pertandingan dikejutkan oleh gol pemain yang mereka pinjamkan ke Sociedad, Martin Odegaard pada menit ke-22.

Berawal dari sepakan keras Alexander Isak dari luar kotak penalti, namun kiper El Real, Alphonse Areola masih mampu menepisnya. Namun, bola muntah tersebut langsung disambar Odegaard sekaligus merubah skor jadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Di paruh kedua pertandingan, Sociedad berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah Alexander Isak mencetak gol di menit ke-54. Berawal dari skema serangan balik cepat, umpan silang Ander Barrenetxea dari sisi kiri langsung disambut tendangan voli oleh Isak dan sukse menggetarkan jala gawang Madrid.

Hanya dua menit berselang, Isak kembali merobek gawang Los Blancos memanfaatkan bola liar. Di menit ke-59, Madrid bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 berkat gol Marcelo memanfaatkan umpan Brahim Diaz. Namun, Madrid harus kembali menerima kenyataannya dibobol tuk keempat kalinya setelah umpan tarik Isak bisa dikonversi menjadi gol oleh Mikel Merino.

Pada menit ke-82, kerjasama duo Brasil, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes sukses menghadirkan gol kedua Madrid dengan Rodrygo yang mencatatkan namanya di papan skor. Madrid yang belum menyerah kembali bisa menambah gol melalui Nacho Fernandez di masa injury time.

Namun sayang, hingga pertandingan berakhir, Madrid tak kunjung bisa menyamakan kedudukan. Skor 4-3 untuk Sociedad mengakhiri laga, sekaligus memastikan mereka melaju ke babak semifinal.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Prediksi Athletic Bilbao Vs Barcelona: Internal Barca Untungkan Bilbao

VivagoalLa LigaBarcelona akan bertandang ke markas Athletic Bilbao di babak perempat final Copa Del Rey, Jumat (7/2) dinihari WIB. Diatas kertas, Barcelona layak dijagokan menang, tapi kondisi internal yang memanas bisa menjadi celah buat Bilbao. 

Jelang laga ini, konsentrasi Barcelona terganggu dengan adanya perseteruan bintang utamanya Messi dengan Eric Abidal. Tak hanya itu, ruang ganti Blaugrana juga sedang memanas setelah ada isu dua pemain senior yang bertengkar di sesi latihan.

Baca Juga: Final Dini Copa del Rey

Blaugrana jelas tidak dalam kondisi  ideal untuk melakoni pertandingan di markas Bilbao. Terlebih, mereka punya kenangan pahit di San Mames, dimana mereka dipaksa menyerah 0-1 pada pertemuan pertama musim ini.

Akan tetapi, Bilbao tidak didukung statistik apik di kandang sendiri. Dalam tiga laga kandang terakhirnya di semua kompetisi, tak sekalipun mereka bisa meraih kemenangan, dengan rincian, dua imbang dan sekali kalah.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Sementara itu, Barcelona hanya sekali menderita kekalahan dari tujuh laga tandang terakhirnya di semua kompetisi. Hebatnya lagi, Messi dkk selalu bisa mencetak minimal dua gol dalam empat dari lima laga tandang terakhirnya di semua kompetisi.

Bilbao juga kemungkinan bakal sulit meraih kemenangan bila merujuk pada rekor di Copa del Rey musim ini. Di babak 16 besar lalu, Bilbao butuh adu penalti untuk menyingkirkan tim divisi dua, Tenerife. 

Fakta di atas cukup menjelaskan situasi kedua kubu di laga nanti. Meski Barcelona diyakini bisa menang mudah, tapi kondisi internal yang sedang terpecah jelas bisa dimanfaatkan Bilbao dengan bermain lebih solid dan kompak. 

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS