
Soal Tuduhan Korupsi di Ligue 1, Presiden Marseille dihukum Berat
Vivagoal – Ligue 1 – Presiden Marseille, Pablo Longoria harus mendapatkan hukuman tak boleh mendampingi timnya dalam 15 laga ke depan pasca komentar kontroversial yang dikeluarkan ketika timnya keok dengan skor 3-0 atas AJ Auxerre pekan lalu.
Di laga tersebut, Longoria tak puas dengan kinerja wasit Jeremy Stinant yang memimpin laga. Ia merasa wasit banyak memberikan keputusan yang merugikan timnya mulai dari potensi penalty yang mungkin didapatkan Les Phoceens hingga kartu merah yang mengakibatkan Derek Cornellius harus keluar lapangan lebih cepat.

Pasca laga, Longoria merasa kompetisi Ligue 1 sarat akan praktek korupsi dan hal itu membuat Federasi Sepakbola Prancis, FFF mengutuk keras tindakanya. Bahkan, Asosiasi wasit siap mengadukan permasalahan ini ke ranah hukum meski setelahnya sosok asal Spanyol menyesal mengeluarkan kata tersebut.
Baca Juga:
- Susah Payah Kalahkan Ipswich, Amorim: Sesuai permintaan fans
- Stuttgart vs Bayern Munich: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Pelatih Empoli Terkejut Bisa Singkirkan Juventus di Coppa Italia
- Arteta Bela Punggawa Arsenal, Meski Gagal Kalahkan Nottingham
Kini, orang nomor satu Marseille itu harus membayar apa yang telah dilakukannya. Nantinya, Longoria akan dipanggil komisi disiplin LFP untuk menjelaskan maksud dari ungkapannya tersebut. Ia juga sudah dijatuhi larangan mendampingi tim dalam 15 laga tersisa yang artinya, dirinya tak bisa menonton dan mendampingi langsung Marseille hingga akhir musim.
Januari lalu, hukuman serupa juga pernah dijatuhkan pada beberapa sosok krusial dalam tubuh tim. Direktur Olahraga Marseille, Medhi Benatia lantaran protes kerasnya yang membuat ia dilarang mendampingi tim dalam 13 laga. Selain itu, Fabrizio Ravanelli yang bertindak sebagai penasehat klub juga dilarang hadir mendampingi tim asal Selatan dalam tiga laga.
Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com















