Home Tags AC Milan
SQUAD
Player Position Nationality Age
I. Strinić Defender Croatia 32
E. Torrasi Midfielder Italy 20
André Silva Attacker Portugal 25
M. Caldara Defender Italy 26
D. Laxalt Midfielder Uruguay 27
A. Begović Goalkeeper Bosnia and Herzegovina 33
M. Soncin Goalkeeper Italy 19
A. Donnarumma Goalkeeper Italy 30
G. Donnarumma Goalkeeper Italy 21
D. Calabria Defender Italy 24
A. Conti Defender Italy 26
A. Romagnoli Defender Italy 25
T. Hernández Defender France 23
M. Musacchio Defender Argentina 30
S. Kjær Defender Denmark 31
Léo Duarte Defender Brazil 24
R. Rodríguez Defender Switzerland 28
I. Bennacer Midfielder Algeria 23
G. Bonaventura Midfielder Italy 31
Samu Castillejo Midfielder Spain 25
H. Çalhanoğlu Midfielder Turkey 26
L. Biglia Midfielder Argentina 34
R. Krunić Midfielder Bosnia and Herzegovina 27
Lucas Paquetá Midfielder Brazil 23
M. Gabbia Midfielder Italy 21
F. Kessié Midfielder Côte d'Ivoire 24
A. Mionić Midfielder Croatia 19
A. Sala Midfielder Italy 19
M. Brescianini Midfielder Italy 20
A. Capone Midfielder Italy 18
Suso Attacker Spain 27
K. Piątek Attacker Poland 25
Rafael Leão Attacker Portugal 21
A. Rebić Attacker Croatia 27
Z. Ibrahimović Attacker Sweden 39
D. Maldini Attacker Italy 19
F. Borini Attacker Italy 29
Gabriele Capanni Midfielder Italy 20
F. Tsadjout Attacker Italy 21
Pepe Reina Goalkeeper Spain 38
STANDINGS
2019-20 Coppa Italia
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES
Torino
AC Milan
Tue, 28/01 07:45 WIB

Tag: AC Milan

Ada Kendala yang Buat Kepindahan Piatek Terhambat

0

Vivagoal Serie A – Ayah Krisztof Piatek menyebut jika putranya membuka kans untuk meninggalkan Milan di bursa transfer musim dingin ini. Namun kans putranya pergi dari Kota Mode terganjal kebijakan klub.

Sejauh ini, produktivitas Piatek memang tengah menurun. Dalam 18 laga, ia baru mengemas empat gol untuk Milan. Meski tak dalam permainan terbaiknya, beberapa tim elit masih menaruh minat kepada eks Geboa itu.

Sepasang tim Elit Premier League yakni Tottenham Hotspur dan Manchester United tertarik meminjam sang pemain. Pun demikian dengan Atletico Madrid yang mengusung misi serupa. Namun, Milan selaku tim pemilik meminta pembelian permanen dengan mahar 30-35 Juta Euro kepada siapapun yang berminat mendatangkan juru gedor asal Polandia.

Ayah sang pemain menilai anaknya butuh waktu bermain lebih guna membuktikan diri untuk memperlebar kans tampil di Euro 2020 bersama Polandia. Hal tesebut jelas tak ia dapatkan di Milan karena ia kerap duduk manis di bangku cadangan.

Baca Juga:  Magis Ibra Berhasil Buat Milan Bangkit

“Kris ingin tampil di Euro 2020 dengan performa terbaik. Oleh karena itu, dia tidak bisa hanya duduk di bangku cadangan. Dia ingin menjadi pemain starter,” kata sang ayah, Wladyslaw Piatek seperti dikutip Football Italia, dilansir Goal International.

“Jika dia tidak bisa mendapatkan hal itu di Milan, maka dia akan dengan senang hati pindah ke klub lain. Dia masuk dalam daftar jual di Januari ini seperti halnya Lucas Paqueta, Suso, dan Hakan Calhanoglu.”

“Banyak klub yang ingin meminjamnya, tapi Milan ingin menjualnya langsung untuk mengganti biaya pembeliannya dari Genoa tahun lalu, dan langsung berinvestasi lagi pada pemain baru. Kini, semuanya akan ditentukan di pekan terakhir bursa transfer ini,” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kalah Jauh dari AC Milan, Liverpool Dihimbau Tidak Jumawa

Vivagoal Liga Inggris – Kemenangan atas Wolves memperpanjang catatan tak terkalahkan Liverpool. Lantas, bagaimana catatan tersebut jika dibandingkan dengan tim-tim lain di lima liga top Eropa?

Liverpool berhasil mencuri kemenangan 1-2 dalam lawatannya ke Molineux Stadium, markas Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Premier League, Jum’at (24/1/2020) dini hari WIB. Tambahan tiga poin membuat mereka nyaman di puncak klasemen sementara dengan 67 poin, unggul 16 angka dari Manchester City di peringkat kedua.

Kemenangan atas Wolves juga membuat Liverpool saat ini tidak tersentuh kekalahan dalam 40 laga beruntun. Mereka menyamai rekor Chelsea yang juga pernah melewati 40 laga di Premier League tanpa tersentuh kekalahan pada musim 2004/2005.

Di musim ini, Liverpool hanya satu kali kehilangan poin saat ditahan imbang Manchester United. Dari 23 pertandingan yang sudah mereka mainkan di liga, Liverpool berhasil menang 22 kali.

Namun catatan tak terkalahkan Liverpool tersebut masih jauh dari rekor klub-klub Eropa. Rekor rentatan laga tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa sampai saat masih dipegang oleh AC Milan.

Tercatat Milan tidak terkalahkan dalam 58 pertandingan liga secara beruntun pada 1991-1993. Liverpool butuh 18 pertandingan lagi untuk bisa menyamai rekor tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Tragedi Hillsborough yang Menjadi Kenangan Pahit Liverpool

Berikut daftar lengkap rekor tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa:

1 AC Milan (1991-93) – 58 pertandingan
2 Bayern Munich (2012-14) – 53 pertandingan
3 Arsenal (2003-04) – 49 pertandingan
– Juventus (2011-12) – 49 pertandingan
4 Barcelona (2017-18) – 43 pertandingan
5 Nottingham Forest (1977-78) – 42 pertandingan
6 Chelsea (2004-05) – 40 pertandingan
– Fiorentina (1955-56) – 40 pertandingan
– Liverpool (2019-20) – 40 pertandingan
7 Real Sociedad (1979-80) – 38 pertandingan

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Magis Ibra Berhasil Buat Milan Bangkit

0

Vivagoal Serie A – Tak perlu banyak gol bagi Zlatan Ibrahimovic untuk merubah wajah dan mentalitas AC Milan. Keberadaannya di San Siro seakan karunia bagi I Rossoneri.

Ibra yang kini menginjak 38 tahun tentu tak mungkin lagi untuk selalu mencetak gol di setiap laga. Namun keberadaannya di lini serang Milan dan juga sesi latihan membawa dampak besar yang tak mungkin terbantahkan.

Baca juga: Piatek Kian Dekat dengan Manchester United

Sejak kedatangannya, Milan belum pernah kalah dengan satu kali imbang dan tiga kemenangan yang diraih secara beruntun. Satu gol berhasil ia cetak dengan perkembangan tim terasa begitu besar.

Sebut saja kehadiran Ibra memberi magis dengan membuat Piatek kembali tajam. Pemain asal Polandia itu kembali mencetak gol ketika melibas SPAL di Coppa Italia. Itu pun tercipta dari open play, bukan penalti lagi.

Salah seorang pakar sepak bola Italia, Michele Plastino, mengatakan kepada Radio Sportiva: “Suso dan [Ricardo] Rodriguez menurut saya akan segera meninggalkan klub. Ibra? Keberadaannya sangat terasa.”

“Saya rasa Piatek bisa mulai mencetak gol lagi jika bermain dengan Ibra…”

Pioli bahkan dengan bangga menyebut Ibra sebagai ‘manna dari surga’. Dia seperti karunia yang diberikan kepada Milan di saat mereka paling membutuhkannya.

Baca juga: Jadi Nomor Dua, Higuain Dispekulasikan dengan Raksasa Ligue 1

Kehadiran Ibrahimovic memberikan energi dan nyawa baru bagi Rossoneri.

“Ibrahimovic membuktikan bahwa dia bukan sekadar maskot atau nama. Dia adalah manna dari surga. Dia adalah seseorang yang bahkan tak mau kalah di sesi latihan rutin, apalagi di pertandingan,” kata Pioli, seperti dikutip Football Italia. 

“Ibra membawa determinasi dan kualitas yang hebat pada apa yang dia lakukan, dan itu menular ke rekan-rekannya. Ibra telah menaikkan level semua orang di skuad, karena dia marah jika melihat ada yang tak memberikan kemampuan terbaiknya.”

Kehadiran pemain berjuluk Ibracadabra tersebut tentu membuka harapan Milan untuk merangsek ke papan atas. Saat ini mereka masih tertahan di posisi delapan dengan jarak 10 poin dari empat besar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Piatek Kian Dekat dengan Manchester United

Vivagoal Liga Inggris – Manchester United terus bergerak mencari pengganti Marcus Rashford yang cedera. Bomber AC Milan, Krzysztof Piatek disebut jadi kandidat terkuat yang akan didatangkan di bursa musim dingin ini. 

Rashford sendiri terpaksa harus menepi karena mengalami cedera punggung saat bertemu dengan Wolverhampton dalam ajang FA Cup. Menurut perkiraan, dia  harus harus menepi selama tiga bulan.

Ole Gunnar Solskjaer bahkan mendesak manajemen untuk segera mendatangkan pemain baru pada Januari ini. Kebutuhan tim bahkan membuatnya menerima semua keputusan transfer baik itu permanen atau pinjaman.

Menurut The Athletic, MU menetapkan Piatek sebagai target utama. Mereka berniat membajaknya dari San Siro dengan status pinjaman dengan opsi kepemilikan pembelian permanen di akhir musim.

Baca Juga: Main Hingga Umur 38 Tahun, Perisic: Kenapa Tidak?

Secara nominal, MU sejatinya tidak akan kesulitan menebus banderol pemain berjuluk New Lewandowski tersebut. Pihak Milan dikabarkan memasang harga di angka 30 juta pounds untuk bomber asal Polandia satu ini.

Hanya saja MU sepertinya tidak ingin tergesa-gesa mengingat performa Piatek yang tengah mengalami penurunan. Sang bomber tercatat baru mengemas lima gol dari 19 penampilan musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Milan Bakal Lepas Paqueta Tak Kurang dari 35 Juta Euro

0

Vivagoal Serie A – Raksasa Serie A, AC Milan, dikabarkan siap melepas Lucas Paqueta. Mereka mematok harga 35 juta euro untuk pemain asal Brasil tersebut.

Paqueta sendiri didatangkan pada pertengahan musim 2018/19 silam. Gennaro Gattuso yang saat itu menjadi allenatore kerap menjadikan Paqueta sebagai starter. Menit bermain untuk sang pemain pun aman bagi eks pemain Flamengo tersebut.

Baca juga: Inter Resmi Tawar Gelandang Tottenham Hotspur

Namun situasi berubah saat Milan menunjuk Marco Giampaolo dan kemudian Stefano Pioli. Kedua peracik taktik tersebut seakan masih sulit mempercayakan starter kepada Paqueta.

Situasi semakin sulit setelah kedatangan Zlatan Ibrahimovic. Pioli terpaksa merubah formasi tim menjadi 4-4-2 yang membuat Paqueta kehilangan pos terbaiknya. 

Milan kemudian membuka kemungkinan untuk melepas Paqueta pada Januari ini. Menurut laporan terbaru dari Corriere dello Sport, Rossoneri kini telah mematok harga untuk Paqueta. Kabarnya, Milan siap melepasnya pada Januari 2020 ini dengan harga sekitar 35 juta euro, nominal yang sama saat mereka mendatangkannya dari Flamengo.

Eks kapten Timnas Brasil, Dunga, sendiri menyayangkan situasi sulit Paqueta di Milan. Menurutnya sang pemain sejatinya memiliki potensi besar dan butuh waktu untuk adaptasi. Sayang, ia berada di klub yang juga tengah memiliki banyak masalah.

“Ia dengan cepat menunjukkan kualitasnya di Brasil bersama Flamengo dan dibawa ke Italia. Semua orang mengharapkannya untuk menyelesaikan masalah besar di Milan,” ucap Dunga beberapa waktu lalu.

Baca juga: Inter Milan Tertarik Pinjam Eks Premier League

“Jika ia menemukan tim yang sudah siap, ia adalah pemain yang sama sekali berbeda. Ia masih perlu tumbuh dan mengerti bagaimana ia bisa mengekspresikan dirinya dengan cara terbaik,” terangnya. 

Milan sendiri tak perlu memutar otak untuk mencari peminat. Pasalnya Paqueta terbilang cukup banyak peminat salah satunya adalah raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Rekor Baru Ibrahimovic di Serie A, Apa Itu?

0

Vivagoal Serie A – Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic sukses mengemas 150 kemenangan di kancah Serie A pasca Milan mengalahkan Uninese dengan skor 3-2 di San Siro, Minggu (19/1) kamarin. Kemenangan tersebut membuat Milan tak terkalahkan dalam tiga aga terakhir.

Ibrahimovic, yang main sejak menit pertama dalam laga tersebut memang hanya membukukan satu kartu kuning. Tiga gol Rosonerri diborong oleh Ante Rebic (2) dan sisanya dibukukan Theo Hernandez. Kemeenangan tersebut membuat Ibra menjadi pemain tercepat yang membukukan 150 kemenangan.

Eks Barcelona hanya membutuhkan 222 laga untuk membukukan rekor tersebut. Ia unggul dalam jumlah laga dari Esteban Cambiasso yang menorehkan 230 laga untuk membungkus 150 kemenangan. Sementara  posisi ketiga dicatatkan Lorenzo Insigne dengan 232 laga untuk mendulang kemenangan yang sama.

Baca Juga:  Jadi Pahlawan Milan, Bintang Kroasia Sumringah

Di kancah Serie A, Ibra sukses mendulang berbagai gelar domestik baik bersama Juventus, Inter Milan maupun AC Milan. Setelahnya, ia berkelana ke PSG, Man United dan La Galaxy. Deretan gelar pun sukses ia raih kecuali bersama Galaxy.

Kini, ia kembali ke Milan dan berambisi membawa tim mentas di zona Eropa. Saat ini, Rossonerri hanya terpaut dua angka dari Cagliari yang  berada di zona Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jadi Pahlawan Milan, Bintang Kroasia Sumringah

0

Vivagoal Serie A – AC Milan sukses membukukan kemenangan kedua beruntun di Serie A. Teranyar, Milan sukses membungkam Udinese dengan skor 3-2 dan Ante Rebic menjadi inspirator kemenangan Setan Merah atas si Zebra.

Mantan pemain Fiorentina itu masuk di interval kedua. Bahkan tiga menit pasca menginjakan kaki di lapangan, ia sukses membukukan gol. Tak berhenti sampai di situ, di ujung laga, ia sukses mengunci kemenangan dengan skor 3-2 melalui sepasang golnya. Rebic pun cukup senang dengan apa yang diraihnya tersebut,

“Saya merasa sangat puas. Karena, saya akhirnya bisa membuktikan kualitas di AC Milan. Tapi, hal terpenting adalah kami berhasil meraih tiga poin. Sekarang, kami harus terus bekerja keras,” ungkap Ante Rebic kepada DAZN

Rebic juga memuji kehadiran tiga punggawa anyar Mian yakni Ibrahimovic, Begovic dan Kjaer. Menurutnya, ketiga nama tersebut menjadi alasan Milan untuk bangkit di tahun 2020 ini. Bahkan menurutnya, kehadiran ketiganya bisa menghadirkan suasana baru di ruang ganti.

Baca Juga: Perubahan Formasi Jadi Momen Kebangkitan Milan

“Sekarang, kami memiliki tiga pemain senior dalam sosok Ibrahimovic, Begovic, serta Kjaer. Kehadiran mereka sangat membantu kami. Karena, mereka terus memberikan saran-saran berharga. Hasilnya, bisa dilihat di atas lapangan,” tandas Rebic.

Catatan positif atas Udinese membuat Milan tak terkalahkan di tahun 2020. Rossoneri sukses mengemas tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir. Saat ini, Milan berada di peringkat 8 dengan raihan 28 poin dari 20 laga yang mereka mainkan di Serie A.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Raksasa Italia Mundur dari Perburuan Wonderkid Dinamo Zagreb

0

Vivagoal Serie AAc Milan disebut telah mundur dalam perburuan Wonderkid Dinamo Zagreb, Dani Olmo. Raksasa Kroasia dan Rossoneri tak menemukan kata sepakat perihal transfer sang pemain.

Sebelumnya, dirangkum dari berbagai media Eropa, Rossoneri siap membuka penawaran 20 Juta Euro terkait sang pemain. Namun, Dinamo bersikeras tak akan melepas anak emasnya di bawah angka 30 Juta Euro.

Bahkan guna merealisasikan transfer ke tim lain, pihak Dinamo tak memainkan sang pemain dalam laga uji coba agar eks La Masia ini tak mengalami cedera sebelum ditransfer ke tim lain.

Baca Juga: Reina Buka Suara Mengapa Dirinya Mendarat ke Milan

“Kami semua tahu bahwa ada diskusi transfer yang sedang berjalan. Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun atas nama klub,” kata pelatih Dinamo, Nenad Bjelica, dinukil dari Goal International, Jumat (17/1).

Macetnya negoisasi dengan Milan mau tak mau membuat nama Olmo untuk sementara tertahan di Kroasia. Ia masih memiliki kontrak hingga 18 bulan ke depan. Beberapa waktu lalu, Barcelona disebut tertarik mendatangkan jasa sang pemain ke Camp Nou.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Reina Buka Suara Mengapa Dirinya Mendarat ke Milan

0

Vivagoal Serie A – Pepe Reina mengatakan jika dirinya dulu bersedia berlabuh ke Milan karena mendengar kabar jika Gianluigi Donnarumma akan dijual.

Sebelum memutuskan melanjutkan karier ke Milan pada 2018 lalu, Reina merupakan kiper utama bagi Napoli. Di musim terakhirnya di Naples, Reina berhasil memperlihatkan performa gemilang dengan catatan 22 clean sheet dari total 47 penampilan di semua ajang.

Baca juga: Bos Inter dan Agen Eriksen Makan Malam Bersama Bahas Hal Apa?

Catatan tersebut tentu menjadi torehan yang mengagumkan mengingat usianya yang tak lagi muda. Beberapa klub top Eropa pun menyatakan ketertarikannya setelah kontraknya bersama Napoli berakhir. Namun Reina justru menjatuhkan pilihannya ke Milan. Salah satu pilihan yang bisa dikatakan kurang tepat.

Pasalnya di Milan Reina hanya menjadi pelapis Donnarumma. Ia juga mendapat menit bermain yang sangat minim di sana.

Reina sendiri menuturkan alasannya memilih Milan. Ia mengatakan jika saat itu ia tertarik berlabuh ke San Siro karena ada kabar jika manajemen klub akan melepas Donnarumma dan memberikan tempat utama kepadanya. Namun sayang hal tersebut tidak pernah terjadi sampai saat ini.

“Saya pindah ke Milan karena Gianluigi Donnarumma akan dijual, tapi pada akhirnya dia tetap bertahan di sana. Saya juga mencoba untuk membantu pertumbuhan Gigio,” ungkap Reina kepada Onda Cero dilansir dari Football Italia.

Berlabuh ke Milan juga menjadikan Reina sebagai saksi keterpurukan klub yang dulunya adalah raksasa di Italia dan Eropa tersebut. Meski demikian, kiper asal Spanyol itu optimis Milan akan segera bangkit.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Milan sedang mengalami sedikit kesulitan saat ini, namun mereka bakalan kembali pada level sebelumnya,” pungkas pria yang juga pernah membela Liverpool itu.

Reina sendiri kini bergabung ke Aston Villa. Ia akan berada di Premier League dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Perubahan Formasi Jadi Momen Kebangkitan Milan

0

Vivagoal Serie A – AC Milan mulai tampil nyaman dengan formasi 4-4-2 yang diterapkan oleh Stefano Pioli. I Rossoneri tercatat berhasil meraih dua kemenangan beruntun setelah menerapkan formasi tersebut.

Perubahan formasi menjadi 4-4-2 pertama dilakukan Pioli pada laga melawan Cagliari. Milan pun berhasil menang dengan skor 2-0 masing-masing melalui Zlatan Ibrahimovic dan Rafael Leao.

Baca juga: AS Roma dan Inter Terancam Gagal Barter Pilarnya

Formasi tersebut kemudian kembali diterapkan saat Milan menghadapi SPAL di San Siro dalam laga babak 16 besar Coppa Italia, Kamis (16/1/2020). Leao dan Ibrahimovic diparkir dan digantikan oleh Krzysztof Piatek dan Ante Rebic.

Hasilnya jauh lebih baik di mana Milan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0. Masing-masing gol dicetak oleh Piatek, Samu Castillejo dan Theo Hernandez.

Keputusan tersebut dinilai menjadi titik balik penampilan Milan. Sebelumnya saat menggunakan skema 4-3-3, Alessio Romagnoli dkk hanya tiga kali menang, empat kali imbang dan empat kali kalah dalam 11 laga.

“Posisi di atas lapangan tidak pernah statis, ini semua tentang ruang yang Anda miliki dan kami perlu menutup celah di seluruh lapangan di saat yang tepat. Kami banyak melakukannya hari ini dan menciptakan banyak peluang mencetak gol,” tutur Pioli dikutip dari Football Italia.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Selain sistem, suka atau tidak, yang paling penting adalah konsep permainan sepakbola. Kami membuat bek sayap menjadi lebih maju untuk menciptakan superioritas di sektor sayap.

“Sangat penting bahwa kami bermain dengan intensitas tinggi, baik saat menguasai bola maupun ketika berusaha merebutnya,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS