Tag: Arsene Wenger

Siapa Pelatih Terbaik di Mata Van Persie? Van Gaal, Fergie Atau Wenger?

Vivagoal Liga Inggris – Robin Van Persie mengatakan masing-masing pelatih memiliki kekuatan masing-masing. Namun menurutnya hanya Sir Alex Ferguson yang merupakan pelatih super.

Selama berkarier, Van Persie telah merasakan berbagai arahan dari para pelatih top. Arsene Wenger memolesnya di Arsenal sebelum akhirnya berlabuh di Manchester United bersama Fergie. Van Persie juga merasakan tangan dingin seorang Louis van Gaal di Old Trafford serta saat berada di timnas Belanda.

Ketiganya disebut Van Persie memberi kesan tersendiri. Menurutnya Wenger merupakan sosok yang memiliki perpaduan antara Fergie dan Van Gaal. Namun hanya satu nama yang menurutnya memiliki kualitas menjadi pelatih super.

“Ferguson adalah sosok manajer super,” tutur van Persie dalam buku ‘LVG – sang Manajer & Orang Yang Total’.

“Sungguh brilian bagaimana cara dia membuat seluruh pemain di skuad selalu bahagia dan berkonsentrasi,” urai mantan kapten Arsenal tersebut.

“Wenger adalah kombinasi Ferguson dan van Gaal. Arsene selalu menanamkan hal-hal positif dan dia menatap untuk aspek-aspek masa depan,” jelas van Persie.


Baca Juga:



“Secara taktik, dia [van Gaal] adalah sosok yang jenius. Anda tidak akan bisa membantah akan hal tersebut,” sambung van Persie.

“Saya punya sejumlah manajer yang memiliki kekuatannya sendiri. Akan tetapi, Ferguson adalah manajer yang benar-benar super,” pungkas sang bomber.

Fergie jelas memberi kesan tersendiri bagi Van Persie. Kendati hanya dilatih selama satu musim, namun Fergie mampu membuatnya menjadi mesin gol mematikan di Premier League berikut gelar juara yang akhirnya berhasil ia raih di sana.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wenger Mengaku Puas Saat Liverpool Gagal Torehkan Rekor ‘Invincible’ Arsenal

Vivagoal Liga Inggris – Arsene Wenger mengatakan jika dirinya begitu puas saat Liverpool terpeleset dalam mengejar rekor invincible miliknya bersama Arsenal.

Sebuah sejarah berhasil dicatatkan oleh Wenger saat masih melatih Arsenal. Pria asal Prancis tersebut berhasil membawa The Gunners meraih gelar juara Premier League musim 2003/04 tanpa sekalipun mengalami kekalahan dalam satu musim.

Rekor itu kemudian beberapa kali coba kembali dilakukan oleh klub-klub Premier League. Musim ini, Liverpool memiliki kans terbuka untuk melakukannya mengingat laju kencang yang mereka lakukan.

Namun harapan Liverpool tersebut sirna setelah kalah 3-0 dari Watford pada Februari lalu. Sebuah kekalahan yang kemudian membuat Wenger begitu puas.

“Ya, itu adalah sebuah hal yang sangat memuaskan [untuk melihat Liverpool kalah],” kata juru taktik asal Prancis itu kepada beIN SPORTS.


Baca Juga:


“Kami selalu ingin menjadi satu-satunya yang mencapai prestasi tertentu. Mereka [Liverpool] benar-benar bisa terus melaju seperti kami. Tapi [kekalahan lawan Watford] menjadi bukti bahwa sulit untuk mengulangi prestasi itu. Dan pada hari itu, saya mendapat banyak ucapan dari suporter Arsenal.”

Wenger kemudian meninggalkan Arsenal setelah menjadi pelatih. Belakangan pria asal Prancis itu juga menegaskan keengganannya untuk kembali ke Emirates Stadium dalam kapasitas apa pun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Arsene Wenger Tak Sudi Kembali ke Arsenal Lagi, Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris – Arsene Wenger, eks pelatih Arsenal sudah tidak mau berurusan lagi dengan mantan klubnya tersebut. Bahkan, ia juga tidak mau menonton langsung pertandingan Arsenal di Emirates Stadium.

Sosok Arsene Wenger sangat dikenal oleh seluruh penggemar sepak bola di dunia. Ia telah menjadi manajer klub Arsenal selama 22 tahun yang akhirnya juga ingkang serta pensiun sebagai pelatih pada musim panas 2018 silam.

Arsene Wenger telah berhasil mempersembahkan 3 gelar juara salah satunya gelar tanpa mengalami satu kekalahan dalam sepanjang musim yakni pada musim 2003-2004.

Lantaran catatan tersebut banyak fans Arsenal yang mengharapkan arsen Wenger untuk bisa kembali ke klub baik sebagai manajer maupun posisi di manajemen. Akan tetapi, Arsene Wenger sudah menutup sepenuhnya terkait ketertarikan dengan Arsenal.


Baca Juga:


“Buat apa saya kembali ke Emirates Stadium? Saya selalu mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya telah meninggalkan Arsenal dan tidak akan kembali lagi. Itu hasil keputusan bulat dari saya,” jelas kepada BBC Sport.

“Saya telah memimpin klub Arsenal selama kurang lebih 22 tahun dan saya memiliki momen yang buruk dan baik di sana. Namun, saya selalu berusaha untuk mempertahankan nilai-nilai klub Arsenal. Saya merasa berhasil melakukan hal tersebut,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Kawakan Ini Desak Reformasi Financial Fair Play

Vivagoal Serie AEks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang kini menjabat sebagai kepala pengembangan sepakbola global FIFA menyebut aturan  Financial Fair Play (FFP) perlu dibenahi guna memudahkan investor untuk berinvestasi.

FFP sendiri pertama kali digunakan pada musim 2011/12. Skema klub tidak mengeluarkan uang lebih dari yang mereka dapatkan diharapkan melindungi keberlangsungan klub-klub.

Wenger lantas menyambut positif keberlangsungan FFP saat ini. Namun ia melihat hal tersebut juga menjadi penghambat bagi klub-klub kecil yang tengah naik daun untuk berkembang secara finansial dari investor besar.

“Saya lebih suka otoritas melakukan pengecekan lebih ketat terhadap manajemen klub daripada menerapkan sejumlah larangan dan pembatasan. Kita harus lebih menghargai manajemen yang berkualitas dan mendukung mereka untuk berkembang.

“Saya juga lebih suka membuka hal-hal baru untuk investasi yang sekarang dilarang oleh FFP. Klub-klub yang mendominasi Eropa saat ini melambung karena investasi yang telah dilakukan sebelum FFP. FFP telah mencegah klub yang sedang naik daun untuk melakukan investasi yang lebih besar,” ujar Wenger pada L’Equipe. 

Dinasti FFP

Lebih lanjut Wenger mengatakan  klub-klub besar Eropa memanfaatkan regulasi FFP untuk keuntungan mereka sendiri. Dimana dinasti bisa saja terbentuk tanpa adanya rivalitas.

“Aturan-aturan yang ada membentuk sebuah hirarki. Klub-klub besar akan semakin dominan dan mereka semua berjuang agar regulasi FFP diterapkan semaksimal mungkin sehingga kompetisi yang ketat tidak akan tercipta.


Baca Juga:


“Memantau manajemen klub secara ketat, ya, memverifikasi dari mana datangnya uang, ya, tetapi kita juga harus mendorong orang-orang untuk berinvestasi di sepakbola. FFP harus lebih fleksibel dan mendukung jalannya investasi.

“Kita harus mengontrol cara kerja klub, bukan mengatur bagaimana mereka bekerja. Jika sebuah klub dengan kemampuan finansialnya meyakini tidak mengambil risiko apapun ketika membeli pemain seharga €150 juta, maka di mana masalahnya?,” tutup Wenger

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sepakbola Tanpa Penonton, Wenger: Semoga Hanya Sampai Akhir Musim Ini

Vivagoal Berita Bola – Arsene Wenger tak sepakat jika sepakbola ke depannya akan digelar tanpa penonton. Langkah tersebut seharusnya hanya berlaku di sisa musim ini.

Dunia sepakbola kembali diramaikan seiring bergulirnya kembali liga mayor pertama di Eropa. Adalah Bundesliga yang kembali melanjutkan kompetisi musim ini setelah sempat terhenti karena pandemi corona.

Akan tetapi harus ada adaptasi guna menjaga keselamatan semua pihak terutama pemain. Semua laga musim ini harus digelar secara tertutup alias tanpa penonton.

Langkah tersebut dirasa cukup berat bagi Wenger. Ia berharap peraturan laga tanpa penonton hanya akan berlangsung untuk sisa musim ini dan tidak berlanjut untuk musim-musim berikutnya.

“Apakah itu [stadion tertutup] akan dipertahankan untuk jangka panjang? Apakah akan merusak pertandingan dalam jangka panjang dengan tanpa suporter? Saya yakin demikian,” ujar eks pelatih Arsenal itu kepada beIN Sport.

“Itu seharusnya jadi solusi jangka pendek. Bukan solusi jangka panjang. Bisa Anda bayangkan, memainkan sepakbola dengan tanpa suporter di pinggir lapangan,” tegas Wenger.

Meski demikian Wenger menyadari jika hal tersebut menjadi solusi terbaik untuk saat ini ketimbang keputusan lain.


Baca Juga:



“Akan tetapi, ini adalah cara yang paling memungkinkan demi mengakhiri musim ini. Lebih baik dibandingkan dengan berbagai keputusan lainnya,” pungkas Wenger.

Beberapa liga di Eropa tak berani mengambil resiko dengan menyudahi kompetisi seperti Ligue 1 Prancis dan Eredivisie Belanda.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Ini Pembelian Tengah Musim Terbaik Versi Arsene Wenger

Vivagoal Liga Inggris – Eks manajer Arsenal, Arsene Wenger memiliki pilihan sendiri terkait pemain terbaik yang ia datangkan di tengah musim. Nama yang muncul cukup mengejutkan yakni Nwankwo Kanu.

Wenger yang melatih Arsenal pada periode 1996–2018 telah melakukan begitu banyak transfer pemain termasuk di tengah musim. Pada bulan Januari, Wenger tercatat pernah mendatangkan nama-nama sekelas Theo Walcott, Emmanuel Adebayor, Jose Antonio Reyes, Andrey Arshavin, serta Pierre-Emerick Aubameyang.

Di atas kertas, kita kebanyakan akan menunjuk Aubameyang sebagai rekrutan terbaik di tengah musim. Pasalnya pemain yang didatangkan pada Januari 2018 tersebut terus menjadi mesin gol bagi tim.

Namun Wenger memiliki pandangan yang jauh berbeda dari banyak orang. Ia lebih menunjuk Nwankwo Kanu sebagai pembelian terbaiknya di tengah musim. Wenger menjelaskan jika Kanu memberi pengaruh besar dalam tim saat ia datang.

“Mungkin [Nwankwo] Kanu. Dia memberikan pengaruh besar. Dia luar biasa,” ucap Wenger kepada beIN Sports.


Baca Juga:


Kanu sendiri merapat ke Arsenal setelah dibebaskan dari Inter Milan pada tengah musim 1998/1999. Pemain asal Nigeria tersebut bertahan di Arsenal hingga akhir musim 2003/04.

Di Arsenal, Kany berhasil mencetak 43 gol untuk Arsenal, termasuk hat-trick fantastis ke gawang Chelsea pada musim penuh perdananya. Ia sekaligus menjadi bagian dari skuad era “Invincibles”.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Siapa Penerus Dominasi Messi-Ronaldo Menurut Arsene Wenger?

VivagoalLa Liga – Era Lionel Messi-Cristiano Ronaldo disebut masih akan berlangsung beberapa tahun lagi. Setelah itu, Neymar dan Kylian Mbappe dinilai akan menjadi penerusnya.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bisa dibilang dua ikon sepakbola masa kini. Keduanya diketahui punya kemampuan diatas rata-rata pemain kebanyakan, bahkan capaian Messi dan Ronaldo diyakini sangat sulit disamai pemain manapun.

Sejak tahun 2009, Ronaldo dan Messi mendominasi penghargaan Ballon d’Or. Messi punya enam sementara Ronaldo dengan lima gelar bola emas. Untuk trofi Liga Champions, Messi punya empat, dan Ronaldo punya lebih banyak dengan lima gelar juara.

Keduanya pun sukses menciptakan standar gol yang sangat tinggi dan sulit dicapai pemain manapun hingga saat ini. Semasa Ronaldo membela Madrid dari 2009 hingga 2018, dan Messi sejak diberi nomor punggung 10 di Barcelona tahun 2008, keduanya tak pernah kurang mencetak 40-45 gol di tiap musimnya.

Kini, usia Ronaldo dan Messi sudah memasuki kepala tiga. Ronaldo 35 tahun dan Lionel Messi 32 tahun. Meski begitu, era keduanya diyakini masih akan berlanjut hingga 3 sampai empat tahun kedepan. Yang menjadi pertanyaan kemudian, siapakah penerus mereka nanti?

Menurut eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, dengan potensi yang dimiliki, Neymar dan Mbappe, keduanya berada di posisi terdepan untuk menjadi pemain terbaik di dunia. Selain itu, Wenger juga menaruh perhatian pada pemain-pemain muda Inggris yang bertalenta semacam, Jadon Sancho, Mason Mount dan Marcus Rashford di Manchester United.


Baca Juga:



“Era Ronaldo dan Messi tak lama lagi akan berakhir. Setelah itu waktunya Kylian Mbappe dan Neymar.” ucap Wenger seperti dilansir dari
Talk Sport

“Selain keduanya, akan selalu ada pemain-pemain muda yang hebat dari Inggris. Disana ada banyak pemain muda yang berpotensi dan bisa jadi bintang di masa depan.” terang Wenger.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Wacana Patung Arsene Wenger di Emirates Dapat Dukungan dari Legenda

Vivagoal Liga InggrisMantan bintang Arsenal, Ray Parlour dan Martin Keown  mendukung pembangunan patung Arsene Wenger di sekitaran Emirates Stadium. Hal ini guna mengenang jasanya selama membesut Arsenal. 

Menukangi The Gunners selama 22 tahun, Wenger memegang rekor sebagai pelatih terlama Arsenal. Dimana tidak  satupun pelatih sebelum dirinya mampu bertahan selama itu bersama klub London tersebut. 

Arsene Wenger, Arsenal, Liga Inggris, Berita Bola Terkini

 

Selama masa baktinya, Wenger berhasil menghadirkan sederet trofi bergengsi. Tercatat juru taktik tersebut meraih tiga gelar juara Liga Primer Inggris dan tujuh trofi Piala FA selama menangani klub antara 1996 dan 2018.

Tak sampai disitu, dia  juga menjadi dalang berdirinya Emirates Stadium. Dengan kemampuan mengelola finansial Arsenal bisa boyongan dari Highbury pada 2006.


Baca Juga: 


Atas jasa besarnya tersebut, hal yang lumrah jika Arsenal membuat sebuah penghormatan. Pembangunan patung Arsene Wenger dinilai Keown dan Parlour cukup pantas dilakukan oleh manajemen The Gunners.

“Sebelum bersamanya, kami mengakhiri musim di peringkat sepuluh, empat, 12, lima di Liga Primer. Lalu kami memenangkan tiga gelar juara bersamanya,” ujar Keown kepada Daily Mail.

“Itulah mengapa ia layak mendapat patung. Ia merupakan orang yang membangun Emirates, jika Anda setuju. Ia merupakan orang yang mengatakan Highbury, yang kita semua cintai, tidak cukup besar [bagi Arsenal],” imbuh Parlour.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tak Datangkan Sosok Ini Jadi Penyesalan Terbesar Wenger

Vivagoal Liga Inggris – Mantan Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengungkapkan penyesalan terbesarnya kala melatih Gunners yakni gagal memboyong Gareth Bale dalam tim. Mengapa?

Menukil laporan Squawka, Arsene Wenger memang dikenal sebagai manajer Arsenal tersukses dengan raihan berbagai gelar domestik. Di samping itu, ia juga sukses mengorbitkan berbagai pemain muda berkualitas dalam timnya. Ia pun mengungkapkan tak merekrut bale merupakan kesalahannya yang lumayan fatal kala pemain Wales masih berseragam Southampton.

“Kesalahan terbesar saya adalah tidak membeli Gareth Bale,” kata Wenger. “Tetapi, saat itu saya sudah memiliki Ashley Cole dan Gael Clichy. Sehingga saya tidak membutuhkan bek kiri lagi,” terangnya.

Bale yang saat itu moncer bersama Soton memutuskan hengkang ke Tottenham di musim 2007/08. Hingga 2014, ia sukses tampil impresif bersama Lilywhites dengan mengemas catatan pribadi macam pemain terbaik Inggris.


Baca Juga:


Setelahnya, Bale hengkang ke Madrid dan menjadi rekrutan termahal Los Blancos. Sampai hari ini, ia memiliki kontribusi besar dengan mengemas berbagai gelar termasuk hattrick  Liga Champions dalam tiga musim beruntun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Sepakbola Belarusia Punya Kenangan Manis Bersama Wenger, Apa itu?

Vivagoal Liga Inggris – Legenda hidup sepakbola Belarusia, Alexandr Hleb mengaku memiliki hubungan manis dengan mantan Manajer Arsenal, Arsene Wenger. Menurutnya, advice dari Wenger membuatnya percaya diri.

Menurut mantan pemain Stutgaart, Wenger merupakan sosok yang cukup berjasa dalam perkembangan karirnya. Bahkan ia menilai ada yang kurang dalam diri Arsenal ketika Pria asal Prancis tak lagi menjabat sebagai amanjer tim.

“Berat bagi saya membayangkan Arsenal tanpa Wenger karena bagi saya Wenger adalah Arsenal dan Arsenal adalah Wenger,” ucap Hleb dalam dokumenter kariernya, dinukil Goal International.

“Ketika Wenger merekrut saya, ia hanya ingin saya beradaptasi secepat mungkin dan bersenang-senang dengan pertandingan, melakukan apa pun yang diperlukan untuk tim, untuk hasil. Saya merasakan dukungannya.Saat saya cedera, menghabiskan dua bulan di luar lapangan, dan itu sulit untuk mendapatkan kembali ritme permainan, saya mulai memiliki keraguan soal kemungkinan kembali ke Jerman,”


Baca Juga:


Wenger memang sosok yang sangat spesial bagi Hleb di Arsenal. Keduanya sempat bahu membahu membawa Gunners melanggeng ke fase Final Liga Champions 2006 sebelum akhirnya ditekuk Blaugrana di final. Hleb pun memutuskan membela Barcelona pasca Arsenal. Setelahnya karir sang pemain menurun drastic. Ia memutuskan pensiun di tahun 2019 lalu sebagai seorang pesepakbola.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS