Tag: Arsene Wenger

Berpisah Dengan Arsenal, Mkhitaryan Ucapkan Terima Kasih Kepada Arsene Wenger

Vivagoal Liga Inggris – Henrikh Mkhitaryan akhirnya resmi berpisah dengan Arsenal. Pemain Armenia itu sekarang resmi menjadi bagian dari skuad AS Roma musim depan.

Mkhitaryan sendiri sudah menghabiskan satu musim bermain untuk Roma. Namun perjalanan musim 2019/20 ia lalui sebagai pemain pinjaman di klub ibu kota Italia tersebut.

Mkhitaryan tampil cukup apik selama menjalani masa peminjamannya. Sempat dihantam cedera, Mkhitaryan kemudian bangkit dan mencatatkan sembilan gol dan enam assist dari 30 penampilannya di semua kompetisi bersama Roma.

Roma pun kepincut mempermanenkan jasanya. Pihak Arsenal selaku pemilik asli kemudian memutuskan untuk memutus kontrak Mkhitaryan yang dirasa tak dibutuhkan dalam skuad Mikel Arteta.

“Semua yang berada di Arsenal berterimakasih kepada Micki atas kontribusinya terhadap klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya bersama AS Roma,” demikian bunyi pernyataan Arsenal di situs resminya.

Tak lama setelah pemutusan kontrak, Mkhitaryan membuat pengumuman bahwa dirinya telah bergabung dengan AS Roma secara permanen.


Baca Juga:



“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa saya telah bergabung secara permanen dengan #Giallorossi. Saya ingin berterima kasih kepada Arsenal, personil dan jutaan #gunners yang mendukung saya selama 1,5 tahun,” tulis Mkhitaryan

“Ucapan terima kasih yang spesial untuk A. Wenger karena membawa saya ke klub dan juga atas kepercayaannya terhadap saya,” lanjutnya.

Belum diketahui secara pasti berapa lama kontrak yang diterima Mkhitaryan di Roma. Pihak Roma sendiri sampai sekarang belum memberikan pernyataan apapun mengenai itu lewat situs resminya sampai berita ini dirilis.

Mkhitaryan menjadi rekrutan kelima Roma pada musim panas ini. Sebelumnya mereka sudah mendatangkan Jordan Veretout, Gianluca Mancini dan Pedro serta mempermanenkan status Carles Perez.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wenger Kecewa Berat Lihat Mantan Anak Asuhnya Bersinar

Vivagoal Bundesliga – Nama Serge Gnabry menjadi buah bibir pasca aksi heroiknya kala Bayern menyudahi mimpi indah Lyon di ajang Liga Champions, Kamis (20/8) dini hari WIB.  Dalam laga tersebut, eks WBA mencetak sepasang gol.

Catatan impresif tersebut membuat Arsene Wenger kecewa berat karena gagal memaksimalkan potensi sang pemain. Sebelumnya, Gnabry merupakan bagian dari ti muda Arsenal yang mampu menembus ke tim utama pada 2011 silam. Namun ia termasuk pemain yang gagal berkembang dan kerap menjalani serangkaian peminjaman ke tim Inggris lain.

Bahkan di musim 2016 lalu, pemain asal Jerman harus angkat kaki dari London Utara karena hanya mengepak 18 laga bersaa Gunners. Empat tahun berselang, Wenger merasa kecewa lantaran tak bisa menahan Gnabry lebih lama lagi di Emirates Stadium.

“Jangan lupakan Gnabry, saya membelinya pada usia 15 dari Stuttgart dan dia banyak cedera. ia kreatif, dia bisa mencetak gol, kaki kanan, kaki kiri, kekuatan yang bagus, penetrasi yang baik, sangat, sangat pintar,” kata Wenger kepada beIN SPORTS.


Baca Juga:


‘Saat itu, ia tidak ingin memperpanjang kontraknya di Arsenal. Jujur, saya sangat sedih kala itu. Kami tidak bisa melupakannya karena ia memiliki perjalanan karier yang hebat. Dia bisa menjadi (pemain) nomor 9… atau nomor 10. Dia adalah pemain hebat,” sambungnya.

Sejauh ini, Gnabry sukses mencetak banyak gol untuk Die Roten. Total, ia mampu mengepak 23 gol dan kini, ia berhasrat membawa Bayern mengunci treble winners dengan mengalahkan PSG di partai pamungkas Liga Champions yang bakal dihelat pada Senin (24/8) dini hari WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Andai Koeman Latih Barcelona, Wenger Siap Tangani Timnas Belanda

Vivagoal La Liga – Dalam dua hari terakhir, kabar-kabar mengejutkan terus bermunculan. Terbaru, mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger disebut sudah menawarkan diri menukangi timnas Belanda menggantikan Ronald Koeman yang disebut akan membesut Barcelona.

Kabar tentang ketertarikan mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger menangani timnas Belanda diungkapkan kali pertama oleh presenter Fox Sports, Jan Joost van Gangele.

“Sepertinya, Arsene Wenger telah menawarkan diri pada KNVB (Federasi Sepakbola Belanda.” tulis Jan Joost seperti dilansir dari Football Oranje.

Andai pernyataan Jan Joost Van Gangelen ini benar, berarti Wenger bakal meninggalkan pekerjaannya di FIFA. Sebagaimana yang diketahui, sejak November 2019, Pria berjuluk The Professor didapuk sebagai Kepala Pengembangan Sepakbola Global oleh FIFA.

Wenger sendiri telah mengkonfirmasi bahwa dirinya masih ingin kembali ke lapangan hijau sebagai pelatih. Ia menyebut bahwa dirinya belum merasa tua meski usianya telah mencapai 70 tahun.

“Setiap hari, saya ingin terus berlatih. Saya telah melakukan itu sepanjang hidup saya. Saya berumur 70 tahun dan telah memberi begitu banyak untuk sepakbola. Saya tak mau melakukan sesuatu setengah-setengah. Jadi, saya bertanya soal ini pada diri sendiri,” urai Wenger dilansir dari The Sun.

Andai kepindahan Wenger terwujud, maka Wenger akan jadi pelatih pertama berkewarganegaraan asing yang membesut timnas Belanda dalam 40 tahun terakhir. Pasalnya, sejak pelatih asing terakhir yang menukangi Der Oranje yakni Ernst Happel periode 1977 hingga 78, federasi sepakbola Belanda KNVB sendiri memang lebih mempercayakan timnas Belanda pada pelatih lokal.

Meskipun demikian, Wenger sepertinya harus sedikit bersabar. Sebab, KNVB belum mengumumkan secara resmi kekosongan pos pelatih Der Oranje, dan saat ini, Ronald Koeman masih tercatat sebagai Frenkie De Jong dan koleganya.

Sementara itu, Koeman dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Barcelona untuk menjadi suksesor Quique Setien. Tapi Barcelona diberitakan belum membayar kompensasi kepada timnas KNVB yang menurut El Mundo Deportivo diperkirakan mencapai 1 juta euro.


Baca Juga:


KNVB pun tidak bisa menahan kepergian Koeman ke Barcelona. Sebab, dalam kontraknya, ada klausul khusus yang menyatakan bahwa mantan manajer Everton itu bisa kapan saja meninggalkan posnya sebagai pelatih timnas Belanda jika Barcelona datang memberinya tawaran pekerjaan melatih.

Selalu update berita terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Banyak Kejutan di UCL, Ini Prediksi Juara Versi Wenger!

Vivagoal Liga Champions – Liga Champions musim ini menghadirkan beberapa kejutan. Namun Arsene Wenger melihat ada dua tim yang layak menjadi kandidat juara.

Liga Champions 2019/20 berjalan dengan beberapa kejutan. Sebut saja sang juara bertahan Liverpool sudah tersingkir di babak 16 besar usai kalah bersaing dengan Atletico Madrid.

Selain itu, ada kejutan lain yang diberikan oleh RB Leipzig. Tim non unggulan tersebut berhasil melaju ke babak perempatfinal usai sebelumnya mengalahkan Tottenham Hotspur yang lolos ke final musim lalu. Ditambah lagi dengan Atalanta yang menjanjikan lolos ke babak delapan besar.

Kejutan yang terjadi membuktikan semua kemungkinan bisa hadir di Liga Champions. Namun demikian Arsene Wenger melihat ada dua tim yang memiliki modal kuat untuk juara musim ini.

“Ketika Anda bermain melawan Atalanta atau Atletico Madrid, apapun bisa terjadi,” buka Arsene Wenger kepada Europe 1 dikutip dari Goal International.

“Bagi saya, Manchester City dan PSG adalah dua favorit dalam hal potensi mereka juara.”


Baca Juga:


Wenger sendiri menilai PSG tak sekuat tiga atau empat tahun lalu. Namun demikian wakil Prancis tersebut masih memiliki kans besar untuk juara seperti Real Madrid.

“Saya lihat mereka tidak sekuat tiga atau empat tahun lalu. Dalam hal pengaturan holistik, mereka mungkin sedikit lebih lengkap tiga hingga empat tahun lalu, di semua posisi.”

““Kami tidak seharusnya mencari apa yang salah dari PSG karena belum juara Liga Champions. Bahkan Real Madrid terkadang tidak juara selama 10 hingga 15 tahun, lalu mereka menjadi juara tiga musim beruntun,” ucap Arsene Wenger.

PSG sendiri sudah memastikan diri lolos ke perempatfinal dan ditunggu oleh Atalanta. Sedangkan Manchester City masih harus menjalani leg kedua menghadapi Real Madrid di babak 16 besar.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Henry Gambarkan Hubungannya dengan Wenger Seperti Anak dan Ayah

Vivagoal Liga Inggris – Thierry Henry menyebut ada dua pelatih yang membantunya berkembang secara maksimal. Salah satu nama tersebut adalah Arsene Wenger.

Henry mengalami masa keemasannya setelah gabung ke Arsenal. Wenger yang merubah posisinya dari winger menjadi striker membuatnya menemukan bentuk permainan terbaiknya.

Henry pun menyebut jika Wenger sebagai sosok ayah baginya. Namun tidak hanya dalam urusan membangun karier, hubungan keduanya benar-benar seperti ayah dan anak yang kerap berdebat.

“Dia seperti sosok ayah bagi saya. Jadi, seperti yang dapat Anda bayangkan, ketika bersama ayah Anda, Anda akan sering berdebat, Anda bisa berteriak, dan dia akan menghukum Anda,” terang Henry pada bagian dari A Fresh Perspective with Thierry Henry dan kampanye Heineken.

“Lalu, saya ingin menunjukkan kepadanya soal hubungan yang Anda miliki dengan ayah: terkadang itu memang rumit, terkadang itu yang terbaik, terkadang kami adalah teman terbaik, terkadang kami adalah musuh terburuk dan kami selalu berdebat.”

“Tapi itulah yang terjadi ketika Anda mencintai seseorang. Karena Anda peduli, itu sebabnya Anda berdebat”

Fernandes di sebelahnya, yang juga seorang pemimpin, pemain kreatif lain.”


Baca Juga:


Henry sendiri tak hanya menjadikan Wenger sebagai pelatih terbaik dalam kariernya. Ada nama Josep Guardiola yang juga membuatnya harus terus berpikir untuk lebih baik.

“Tapi saya akan memberitahu Anda, ada dua orang [yang berpengaruh terhadap karir saya], karena kita sudah menyebut Arsene,” lanjut Henry.

“Arsene memicu otak saya, dan itu terjadi setiap hari, itu adalah sesuatu yang memaksa otak saya terus bekerja, tentang bertanya pada diri sendiri soal pertanyaan yang tepat. Dan kemudian Anda memiliki Pep [Guardiola], yang secara taktis juga memicu otak saya.

“Jadi kedua orang itu memiliki dampak besar pada karir saya, tetapi saya tidak bisa, tentunya, berbicara tentang karir saya tanpa Arsene, karena saya pikir salah satu hal terpenting di dunia, tidak hanya dalam olahraga, adalah untuk memicu otak seseorang, untuk merangsang otak seseorang setiap hari.”

“Jika tidak, Anda sekarat, atau otak Anda tidak berfungsi dengan baik,” tuntas pria yang kini melatih MLS Montreal Impact tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Siapa Pelatih Terbaik di Mata Van Persie? Van Gaal, Fergie Atau Wenger?

Vivagoal Liga Inggris – Robin Van Persie mengatakan masing-masing pelatih memiliki kekuatan masing-masing. Namun menurutnya hanya Sir Alex Ferguson yang merupakan pelatih super.

Selama berkarier, Van Persie telah merasakan berbagai arahan dari para pelatih top. Arsene Wenger memolesnya di Arsenal sebelum akhirnya berlabuh di Manchester United bersama Fergie. Van Persie juga merasakan tangan dingin seorang Louis van Gaal di Old Trafford serta saat berada di timnas Belanda.

Ketiganya disebut Van Persie memberi kesan tersendiri. Menurutnya Wenger merupakan sosok yang memiliki perpaduan antara Fergie dan Van Gaal. Namun hanya satu nama yang menurutnya memiliki kualitas menjadi pelatih super.

“Ferguson adalah sosok manajer super,” tutur van Persie dalam buku ‘LVG – sang Manajer & Orang Yang Total’.

“Sungguh brilian bagaimana cara dia membuat seluruh pemain di skuad selalu bahagia dan berkonsentrasi,” urai mantan kapten Arsenal tersebut.

“Wenger adalah kombinasi Ferguson dan van Gaal. Arsene selalu menanamkan hal-hal positif dan dia menatap untuk aspek-aspek masa depan,” jelas van Persie.


Baca Juga:



“Secara taktik, dia [van Gaal] adalah sosok yang jenius. Anda tidak akan bisa membantah akan hal tersebut,” sambung van Persie.

“Saya punya sejumlah manajer yang memiliki kekuatannya sendiri. Akan tetapi, Ferguson adalah manajer yang benar-benar super,” pungkas sang bomber.

Fergie jelas memberi kesan tersendiri bagi Van Persie. Kendati hanya dilatih selama satu musim, namun Fergie mampu membuatnya menjadi mesin gol mematikan di Premier League berikut gelar juara yang akhirnya berhasil ia raih di sana.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wenger Mengaku Puas Saat Liverpool Gagal Torehkan Rekor ‘Invincible’ Arsenal

Vivagoal Liga Inggris – Arsene Wenger mengatakan jika dirinya begitu puas saat Liverpool terpeleset dalam mengejar rekor invincible miliknya bersama Arsenal.

Sebuah sejarah berhasil dicatatkan oleh Wenger saat masih melatih Arsenal. Pria asal Prancis tersebut berhasil membawa The Gunners meraih gelar juara Premier League musim 2003/04 tanpa sekalipun mengalami kekalahan dalam satu musim.

Rekor itu kemudian beberapa kali coba kembali dilakukan oleh klub-klub Premier League. Musim ini, Liverpool memiliki kans terbuka untuk melakukannya mengingat laju kencang yang mereka lakukan.

Namun harapan Liverpool tersebut sirna setelah kalah 3-0 dari Watford pada Februari lalu. Sebuah kekalahan yang kemudian membuat Wenger begitu puas.

“Ya, itu adalah sebuah hal yang sangat memuaskan [untuk melihat Liverpool kalah],” kata juru taktik asal Prancis itu kepada beIN SPORTS.


Baca Juga:


“Kami selalu ingin menjadi satu-satunya yang mencapai prestasi tertentu. Mereka [Liverpool] benar-benar bisa terus melaju seperti kami. Tapi [kekalahan lawan Watford] menjadi bukti bahwa sulit untuk mengulangi prestasi itu. Dan pada hari itu, saya mendapat banyak ucapan dari suporter Arsenal.”

Wenger kemudian meninggalkan Arsenal setelah menjadi pelatih. Belakangan pria asal Prancis itu juga menegaskan keengganannya untuk kembali ke Emirates Stadium dalam kapasitas apa pun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Arsene Wenger Tak Sudi Kembali ke Arsenal Lagi, Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris – Arsene Wenger, eks pelatih Arsenal sudah tidak mau berurusan lagi dengan mantan klubnya tersebut. Bahkan, ia juga tidak mau menonton langsung pertandingan Arsenal di Emirates Stadium.

Sosok Arsene Wenger sangat dikenal oleh seluruh penggemar sepak bola di dunia. Ia telah menjadi manajer klub Arsenal selama 22 tahun yang akhirnya juga ingkang serta pensiun sebagai pelatih pada musim panas 2018 silam.

Arsene Wenger telah berhasil mempersembahkan 3 gelar juara salah satunya gelar tanpa mengalami satu kekalahan dalam sepanjang musim yakni pada musim 2003-2004.

Lantaran catatan tersebut banyak fans Arsenal yang mengharapkan arsen Wenger untuk bisa kembali ke klub baik sebagai manajer maupun posisi di manajemen. Akan tetapi, Arsene Wenger sudah menutup sepenuhnya terkait ketertarikan dengan Arsenal.


Baca Juga:


“Buat apa saya kembali ke Emirates Stadium? Saya selalu mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya telah meninggalkan Arsenal dan tidak akan kembali lagi. Itu hasil keputusan bulat dari saya,” jelas kepada BBC Sport.

“Saya telah memimpin klub Arsenal selama kurang lebih 22 tahun dan saya memiliki momen yang buruk dan baik di sana. Namun, saya selalu berusaha untuk mempertahankan nilai-nilai klub Arsenal. Saya merasa berhasil melakukan hal tersebut,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Kawakan Ini Desak Reformasi Financial Fair Play

Vivagoal Serie AEks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang kini menjabat sebagai kepala pengembangan sepakbola global FIFA menyebut aturan  Financial Fair Play (FFP) perlu dibenahi guna memudahkan investor untuk berinvestasi.

FFP sendiri pertama kali digunakan pada musim 2011/12. Skema klub tidak mengeluarkan uang lebih dari yang mereka dapatkan diharapkan melindungi keberlangsungan klub-klub.

Wenger lantas menyambut positif keberlangsungan FFP saat ini. Namun ia melihat hal tersebut juga menjadi penghambat bagi klub-klub kecil yang tengah naik daun untuk berkembang secara finansial dari investor besar.

“Saya lebih suka otoritas melakukan pengecekan lebih ketat terhadap manajemen klub daripada menerapkan sejumlah larangan dan pembatasan. Kita harus lebih menghargai manajemen yang berkualitas dan mendukung mereka untuk berkembang.

“Saya juga lebih suka membuka hal-hal baru untuk investasi yang sekarang dilarang oleh FFP. Klub-klub yang mendominasi Eropa saat ini melambung karena investasi yang telah dilakukan sebelum FFP. FFP telah mencegah klub yang sedang naik daun untuk melakukan investasi yang lebih besar,” ujar Wenger pada L’Equipe. 

Dinasti FFP

Lebih lanjut Wenger mengatakan  klub-klub besar Eropa memanfaatkan regulasi FFP untuk keuntungan mereka sendiri. Dimana dinasti bisa saja terbentuk tanpa adanya rivalitas.

“Aturan-aturan yang ada membentuk sebuah hirarki. Klub-klub besar akan semakin dominan dan mereka semua berjuang agar regulasi FFP diterapkan semaksimal mungkin sehingga kompetisi yang ketat tidak akan tercipta.


Baca Juga:


“Memantau manajemen klub secara ketat, ya, memverifikasi dari mana datangnya uang, ya, tetapi kita juga harus mendorong orang-orang untuk berinvestasi di sepakbola. FFP harus lebih fleksibel dan mendukung jalannya investasi.

“Kita harus mengontrol cara kerja klub, bukan mengatur bagaimana mereka bekerja. Jika sebuah klub dengan kemampuan finansialnya meyakini tidak mengambil risiko apapun ketika membeli pemain seharga €150 juta, maka di mana masalahnya?,” tutup Wenger

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sepakbola Tanpa Penonton, Wenger: Semoga Hanya Sampai Akhir Musim Ini

Vivagoal Berita Bola – Arsene Wenger tak sepakat jika sepakbola ke depannya akan digelar tanpa penonton. Langkah tersebut seharusnya hanya berlaku di sisa musim ini.

Dunia sepakbola kembali diramaikan seiring bergulirnya kembali liga mayor pertama di Eropa. Adalah Bundesliga yang kembali melanjutkan kompetisi musim ini setelah sempat terhenti karena pandemi corona.

Akan tetapi harus ada adaptasi guna menjaga keselamatan semua pihak terutama pemain. Semua laga musim ini harus digelar secara tertutup alias tanpa penonton.

Langkah tersebut dirasa cukup berat bagi Wenger. Ia berharap peraturan laga tanpa penonton hanya akan berlangsung untuk sisa musim ini dan tidak berlanjut untuk musim-musim berikutnya.

“Apakah itu [stadion tertutup] akan dipertahankan untuk jangka panjang? Apakah akan merusak pertandingan dalam jangka panjang dengan tanpa suporter? Saya yakin demikian,” ujar eks pelatih Arsenal itu kepada beIN Sport.

“Itu seharusnya jadi solusi jangka pendek. Bukan solusi jangka panjang. Bisa Anda bayangkan, memainkan sepakbola dengan tanpa suporter di pinggir lapangan,” tegas Wenger.

Meski demikian Wenger menyadari jika hal tersebut menjadi solusi terbaik untuk saat ini ketimbang keputusan lain.


Baca Juga:



“Akan tetapi, ini adalah cara yang paling memungkinkan demi mengakhiri musim ini. Lebih baik dibandingkan dengan berbagai keputusan lainnya,” pungkas Wenger.

Beberapa liga di Eropa tak berani mengambil resiko dengan menyudahi kompetisi seperti Ligue 1 Prancis dan Eredivisie Belanda.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS