Home Tags Benfica
SQUAD
Player Position Nationality Age
G. Conti Defender Argentina 26
T. Ebuehi Defender Nigeria 25
Morato Defender Brazil 19
E. Pereyra Defender Argentina 21
João Ferreira Defender Portugal 19
Pedro Álvaro Defender Portugal 20
Tiago Dantas Midfielder Portugal 20
Samuel Pedro Attacker Portugal 19
Gonçalo Ramos Attacker Portugal 19
Diogo Almeida Attacker Portugal 20
Gedson Fernandes Midfielder Portugal 21
Caio Lucas Fernandes Attacker Brazil 26
L. Fejsa Midfielder Serbia 32
Raúl de Tomás Attacker Spain 26
M. Svilar Goalkeeper Belgium 21
I. Zlobin Goalkeeper Russia 23
Álex Grimaldo Defender Spain 25
Jardel Defender Brazil 34
André Almeida Defender Portugal 30
Nuno Tavares Defender Portugal 20
Tomas Tavares Defender Portugal 19
Francisco Ferreira Defender Portugal 23
Gabriel Midfielder Brazil 27
F. Cervi Midfielder Argentina 26
A. Živković Midfielder Serbia 24
Chiquinho Midfielder Portugal 25
A. Samaris Midfielder Greece 31
Rafa Silva Midfielder Portugal 27
J. Weigl Midfielder Germany 25
A. Taarabt Midfielder Morocco 31
Florentino Luís Midfielder Portugal 21
David Tavares Midfielder Portugal 21
Dyego Sousa Attacker Portugal 31
João Filipe Attacker Portugal 21
Carlos Vinícius Attacker Brazil 25
Nuno Santos Midfielder Portugal 21
H. Seferović Attacker Switzerland 28
O. Vlachodimos Goalkeeper Greece 26
Rúben Dias Defender Portugal 23
Pizzi Midfielder Portugal 31
STANDINGS
2019-20 Primeira Liga
Club GP W D L GD Pts
FC Porto 24 19 3 2 34 60
Benfica 24 19 2 3 38 59
SC Braga 24 14 4 6 15 46
Sporting CP 24 13 3 8 11 42
Rio Ave 24 10 8 6 9 38
See Complete Standings
FIXTURES
Benfica
Tondela
Thu, 4/06 06:15 WIB
Portimonense
Benfica
Wed, 10/06 06:15 WIB
Rio Ave
Benfica
Wed, 17/06 08:15 WIB
Benfica
Santa Clara
Tue, 23/06 06:15 WIB

Tag: Benfica

Giovanni Trapattoni: Satu dari Lima Pelatih Super di Dunia Sepakbola!

Vivagoal Berita Bola – Jika menyebut sosok pelatih hebat, maka nama-nama macam Pep Guardiola, Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, hingga Jurgen Klopp bakal menyeruak ke permukaan. Namun, jika membicarakan pelatih dengan kategori super, nama yang tersemat di atas tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Giovanni Trapattoni.

Il Trap, begitu ia biasa disapa sukses mendulang kejayaan bersama beberapa klub yang ditanganinya sebagai pelatih. Berbagai raihan gelar domestik maupun internasional bersama beberapa klub di negara yang berbeda. Di kancah Italia, nama Trap tak perlu diragukan lagi. Ia sukses bersama Juventus dan Inter. Selain itu, ia juga mampu mendulang hal yang sama bersama beberapa klub yang diasuhnya di berbagai negara. Hal tersebut merupakan sesuatu yang bisa diraih oleh pelatih manapun di seluruh dunia.

Sebelum memulai karir sebagai pelatih, Trap lebih dulu menjejal karir bersama AC Milan. Boleh dibilang, bersama tim asal Kota Mode, sederet prestasi sukses diraihnya, termasuk gelar Liga Champions dan berbagai gelar berskala lokal.


Baca Juga: 


Sebagai pemain, Trap biasa beroperasi di pos tengah. Hal itulah yang secara tak langsung membuatnya sukses sebagai pelatih karena paham cara membangun transisi tim dari bertahan hingga menyerang. Biasanya, pelatih yang baik memang hadir dari pemain yang berposisi sebagai pemain tengah. Tak percaya? Lihat saja sederet prestasi yang ditorehkan Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, hingga yang termahsyur, Zinedine Zidane.

Pasca gantung sepatu sebagai pemain, Trap langsung menjejal karir sebagai pelatih. AC Milan menjadi destinasi utamanya sebagai juru taktik. Namun kesuksesan sebagai pemain tak bisa diulanginya kala berkiprah sebagai pelatih. Meski dibilang gagal, Juventus nyatanya tertarik untuk membawa Trap ke kota Turin guna melatih si Nyonya Tua.

Raksasa Portugal Siap Tampung Mariano Diaz

VivagoalLa Liga – Mariano Diaz sudah tak betah merumput bersama Real Madrid. Minimnya menit bermain bersama skuat besutan Zinedine Zidane jadi alasan dia untuk hengkang. 

Kondisinya diyakini tak akan jadi lebih baik lantaran sang pemain tak masuk dalam skema Zidane di musim ini. Untuk itu, demi menyelamatkan kariernya, eks Lyon tersebut memilih untuk meninggalkan Madrid.

Klub asal Portugal, Benfica berminat menampung Diaz sebelum bursa transfer ditutup akhir Januari nanti. Pasalnya Benfica saat ini tengah krisis pemain di lini depan setelah melepas Raul Jiminez. 

Baca Juga: Hasil Undian Babak 32 Besar Copa Del Rey

Hal itu membuat Benfica praktis hanya bisa mengandalkan dua pemain saja, yakni Haris Sferovic dan Carlos Vinicius. Namun keduanya sejauh ini dirasa gagal memenuhi ekspektasi publik karena tak kunjung tajam.

Situasi ini membuat pelatih Bruno Lage yakin Mariano Diaz bisa menutupi kekurangan lini depan timnya mengingat dia sudah punya pengalaman bermain di klub sebesar Madrid.

Untuk memuluskan kedatangan Diaz, klub asal Lisboa itu bahkan sanggup memberi garansi soal menit bermain yang tak didaptkan Diaz di Madrid. 

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Termasuk Inter, Delapan Tim Ini Turun Kasta ke Liga Europa

Vivagoal Liga Champions – Liga Champions baru saja menuntaskan fase grup mereka pada pekan ini. Sebanyak 16 tim berhasil melaju ke babak selanjutnya sedang delapan tim di posisi tiga masing-masing grup harus turun level ke Liga Europa.

Beberapa klub harus bersaing hingga pekan terakhir untuk menentukan nasib mereka. Namun sebagian sudah harus terlempar lebih awal seperti yang dialami oleh Club Brugge yang finis ketiga di Grup A dengan tiga poin. Tim asal Belgia itu kalah bersaing dengan Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Baca juga: Kokohnya Pertahanan PSG dan Catatan Clean Sheet Keylor Navas

Berikutnya Olympiakos yang menempati peringkat tiga Grup B. Wakil Yunani itu terlihat kesulitan bersaing dengan Bayern Munchen dan Tottenham Hotspur dengan hanya mampu mengoleksi empat poin dari enam laga.

Dari Grup C, Shakhtar Donetsk gagal ke babak 16 besar Liga Champions secara dramatis. Mereka harus turun kasta ke Liga Europa setelah dikalahkan Atalanta 0-3 di matchday terakhir.

Bayer Leverkusen juga memiliki kans untuk lolos hingga pertandingan terakhir. Sayang mereka hanya finis di peringkat tiga Grup D setelah kalah dari Juventus dan disaat bersamaan Atletico Madrid menang atas Lokomotiv Moscow. 

Dari Grup E, Red Bull Salzburg harus mengubur mimpi untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah dikalahkan Liverpool. Erling Haaland dkk finis ketiga dengan tujuh poin di bawah Napoli di peringkat dua.

Grup F yang disebut sebagai grup neraka menjadikan Inter Milan sebagai korban. Nerazzurri turun kasta ke Liga Europa setelah dikalahkan Barcelona di laga terakhir dan finis ketiga dengan tujuh poin di bawah Borussia Dortmund.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Di Grup G, Benfica kalah bersaing dengan RB Leipzig dan Lyon. Klub asal Portugal itu finis ketiga dengan raihan tujuh poin, hanya kalah satu angka dari Lyon yang jadi runner-up. 

Nasib tragis dialami Ajax di Grup H. Semifinalis Liga Champions musim lalu tersebut harus terlempar ke Liga Europa karena hanya finis ketiga dengan 10 poin usai kalah dari Valencia di laga terakhir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Comeback Dua Gol, RB Leipzig Lolos ke Babak 16 Besar

Vivagoal Liga Champions – Wakil Bundesliga, RB Leipzig berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah melakoni laga dramatis kontra Benfica. Skuad besutan Julian Nagelsmann sempat tertinggal dua gol sebelumnya akhirnya bisa membalas dan menutup laga dengan skor akhir 2-2.

Menjamu Benfica di Red Bull Arena, Kamis (28/11/2019) dinihari WIB, Leipzig yang butuh poin untuk mengunci kelolosan menjadi sedikit rumit ketika Benfica mampu mencetak dua gol lebih dulu.

Baca juga: Imbang 2-2, Valencia Dan Chelsea Belum Pasti Lolos 16 Besar

Luis Miguel Alfonso Fernandez alias Pizzi membawa tim tamu memimpin di menit ke-20 yang kemudian digandakan oleh Carlos Vinicius di menit ke-59. Saat laga terlihat akan berakhir dengan kemenangan untuk Benfica, Leipzig lalu mendapatkan penalti di menit ke-89.

Emil Forsberg yang maju sebagai eksekutor mampu menuntaskan tugasnya dengan baik dan merubah skor jadi 1-2 masih untuk keunggulan Benfica. Publik Red Bull Arena akhirnya bersorak ketika Forsberg kembali menggetarkan gawang tim asal Portugal itu di menit keenam masa injury time.

Dengan tambahan satu poin, sudah cukup buat Leipzig tuk memimpin grup G dengan raihan 10 poin dari lima laga. Mereka unggul tiga angka dari Zenit St Petersburg dan Lyon yang menempati posisi dua dan tiga.

Kendati selisih itu masih bisa dikejar Zenit dan Lyon di laga pamungkas, namun tiket Leipzig sudah terjamin karena mereka punya keunggulan head to head atas Zenit.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Artinya, satu slot yang tersisa tinggal diperebutkan oleh Lyon dan Zenit. Zenit sendiri sebelumnya juga bisa menjaga kans tuk lolos setelah berhasil menang 2-0 atas Lyon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Resmi, Wonderkid Atletico Madrid Rengkuh Golden Boy Award 2019

0

VivagoalLa Liga – Wonderkid Atletico Madrid, Joao Felix resmi didaulat sebagai Golden Boy 2019 pada Rabu (27/11) waktu setempat. Felix sukses menyingkirkan beberapa nama beken macam Jadon Sancho (Dortmund) Kai Havertz (Leverkusen) hingga Erling Braut Haaland (RB Salzburg).

Performa Felix memang lumayan impresif kala membela Benfica musim lalu. Ia sukses mencatatkan 20 penampilan dan mencetak 15 gol. Hal itu yang pada akhirnya membawanya ke Spanyol guna memecahkan rekor transfer klub. Selain itu di ajang timnas, Ia sukses mempersembahkan UEFA Nations League.

Felix pun mengaku senang dengan penghargaan tersebut. “Terima kasih Tuttosport atas Penghargaan Golden Boy 2019, saya sangat bangga,” ungkapnya seperti dinukil Goal International. “Ini merupakan yang kedua kalinya bahwa seorang pemain Atletico Madrid meraih penghargaan ini dan saya bahagia.

“Terima kasih juga kepada Benfica, terutama pelatih Bruno Lage atas semua yang telah ia lakukan untuk saya dan juga keluarga saya yang selalu dekat. Salam hangat.”

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lyon Kembali Garang di Tangan Rudi Garcia

Vivagoal Liga Champions – Sejak ditangani Rudi Garcia, Lyon terus catatkan hasil positif. Selain itu, kans Les Gones melaju ke babak 16 besar Liga Champions kian terbuka pasca mengalahka Benfica dalam lanjutan matchday keempat UCL, Rabu (6/11) dini hari WIB.

lyon berhasil menang dengan skor 3-1 berkat gol yang dicetak Joachim Andersen pada menit keempat memanfaatkan umpan silang Leo Dubois. Memphis Depay menggandakan keunggulan Lyon melalui tembakan jarak dekat pada menit ke-33. Bertrand Traore menutup pesta kemenangan Lyon dengan tendangan plessingnya satu menit jelang laga usai. Benfica sendiri hanya bisa membalas sebiji gol melalui Haris Seferovic pada menit ke-76.

Dengan koleksi tujuh poin dari empat laga, Lyon membuka kans untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan dua laga sisa. Hal itu bisa terjadi setelah di laga lainnya, RB Leipzig mengalahkan Zenit St Petersburg 2-0.

Situasi ini lantas membuat Leipzig kokoh di puncak klasemen dengan poin 9 sementara Zenit di urutan tiga dengan empat poin sementara Benfica di urutan terbawah dengan torehan tiga poin.

Kemenangan Lyon di Liga Champions juga terasa sangat manis karena mereka berhasil melanjutkan periode tak terkalahkan dalam tiga pertandingan beruntun sejak ditangani Rudi Garcia. Total sejak dibesut pelatih asal Italia itu, Lyon sudah melalui lima pertandingan di seluruh kompetisi dengan rincian 3 kemenangan, 1 imbang dan 1 lainnya kalah.

Dari total lima laga itu, Lyon membukukan 9 gol dengan mencetak dua clean sheet. Di akhir pekan nanti, Lyon akan menghadapi Marseille yang juga sedang dalam tren positif setelah mengalahkan Lille 2-1 dan sukses menembus empat besar Liga Prancis dengan torehan 19 poin. Akankah catatan positif skuat besutan Rudi Garcia ini bakal berlanjut? Kita tunggu saja.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Gol Tunggal Adel Taarabt Menangkan Benfica Atas AC Milan

0

Vivagoal Berita Bola – Raksasa Portugal, Benfica berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi AC Milan di turnamen International Champions Cup 2019. Gol semata wayang Adel Taarabt menjadi penentu kemenangan buat Benfica.

Bermain di Gillette Stadium, Massachusetts, Senin (28/7) dini hari, Benfica yang terus digempur oleh AC Milan, sudah nyaris kebobolan pada menit ke-18 setelah Samu Castillejo yang lolos dari pengawalan melepaskan sepakan kaki kiri terarah. Beruntung, bola masih bisa di amankan kiper Benfica, Odisseas Vlachodimos.

Baca juga: Tim Inggris Tertarik Rekrut Pembelian Gagal Inter Milan

Kesigapan Vlachodimos dalam mengawal mistar gawang Si Elang kembali membuat upaya Milan mencetak gol di menit ke-22 kembali gagal. Kiper asal Yunani itu berhasil meredam sundulan Fabio Borini.

Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum setelah kedua kubu tak kunjung bisa memanfaatkan peluang yang ada menjadi gol. Selepas jeda, Benfica coba mengambil inisiatif serangan.

Berawal dari skema sepak pojok, Gabriel yang mengirim umpan silang berhasil disundul Haris Seferovic. Sayang, sundulannya masih mengarah tepat di pelukan Pepe Reina.

Memasuki menit ke-70, kebuntuan di laga ini akhirnya terpecah. Adalah Adel Taarabt yang berhasil membobol gawang mantan klubnya tersebut.

Berawal dari sepak pojok yang dihalau tidak sempurna oleh bek Milan, Taarabt yang berdiri di depan kotak pinalti langsung melepaskan tendangan keras yang membentur pemain belakang Rossoneri, dan mengecoh Pepe Reina. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan Benfica.

Baca juga: Giampaolo Janjikan Milan Bermain Agresif dan Menghibur

Di sisa waktu 20 menit, tim besutan Marco Giampaolo berusaha mencari gol penyama kedudukan, namun semua upaya mereka gagal membuahkan hasil. Hingga laga usai, skor 1-0 pun terus bertahan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Sempat Dilirik, AC Milan Mundur Dari Perburuan Gedson Fernandes

Vivagoal Berita Bola – Raksasa Serie A Italia, AC Milan kabarnya berminat dengan Gedson Fernandes. Benfica sebagai pemilik sah gelandang 20 tahun tersebut menegaskan tidak berniat menjual Gedson musim panas ini kecuali klausul rilisnya ditebus.

Baca juga: Tiga Target Utama Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas, Siapa Saja?

Masa depan Gedson Fernandes di Benfica saat ini terus jadi spekulasi di bursa transfer musim panas ini. Milan disebut-sebut tertarik dengan Gedson Fernandes untuk mendukung skema 4-3-1-2 yang bakal diterapkan pelatih anyar mereka, Marco Giampaolo musim depan.

Menurut media-media asal Italia, kubu Rossoneri siap menyodorkan dana sebesar 22 juta euro untuk memboyong Gedson ke San Siro.

Sayang, jalan tuk mendapatkan Gedson tidak akan mudah tuk Milan. Pasalnya, Benfica menegaskan tak berniat menjual si pemain, terlebih dengan kontraknya yang masih akan berjalan sampai 2023 mendatang.

Walau demikian, Benfica mau saja melepas gelandang serang berbakatnya itu asal Milan mau menebus klausul rilisnya yang mencapai 30 juta euro atau sekitar Rp 474,4 miliar.

“Satu-satunya kesempatan Gedson hengkang adalah seseorang mau membayar kami sesuai dengan klausul pelepasannya 30 juta euro.” tegas presiden Benfica, Luis Filipe Vieira dilansir dari Football-Italia.

Kabarnya, nominal tersebut dianggap terlalu mahal oleh sejumlah petinggi AC Milan. Dan karena alasan financial, Milan pun mundur.

Gedson Fernandes sendiri adalah produk asli akademi Benfica. Ia baru dipromosikan ke skuat utama pada musim panas tahun lalu. Dalam kurun waktu tersebut, si pemain mampu tampil sebanyak 46 penampilan di semua kompetisi bersama Benfica dengan torehan 3 gol dan 6 assist.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Kronologi Atletico Bajak Joao Felix Dari Madrid, Juve dan City

VivagoalLa Liga – Perburuan Joao Felix pada musim panas ini sudah berakhir dengan Atletico Madrid keluar sebagai pemenangnya. Hal yang menarik kemudian, bagaimana klub seperti Atletico bisa menang atas klub raksasa seperti Real Madrid, Juventus dan Manchester City.

Atletico sudah resmi mendapatkan tanda tangan Joao Felix pada Kamis (4/7/2019). Penyerang 19 tahun tersebut didatangkan dengan banderol sebesar 126 juta euro atau setara Rp 2,01 triliun.

Baca juga: Joao Felix Jadi Pemain ke-4 Sepanjang Masa Sepak Bola!

Sebelumnya, Joao Felix banyak diincar banyak raksasa Eropa pada bursa transfer musim panas ini. Bagaimana tidak, di usianya yang masih sangat muda, Joao Felix mampu membukukan 20 gol dari 40 penampilan bersama Benfica dan membantu timnas Portugal menjuarai UEFA Nations League.

Real Madrid, Juventus dan Manchester City adalah deretan klub elit eropa yang diklaim punya kekayaan jauh diatas Atletico Madrid. Meski begitu, Los Colchoneros yang justru berhasil mendapatkannya.

Dilansir dari Marca, perjuangan CEO Atletico, Miguel Angel Gil Marin salah satunya yang berhasil melelehkan hati pemain yang disebut-sebut salah satu bakat terbesar sepakbola Portugal pasca Cristiano Ronaldo.

Selama proses negosiasi, Miguel sampai harus bolak-balik Spanyol-Portugal sebanyak empat kali tuk merayu Joao Felix. Di semua kesempatan itu, Gii Marin mampu meyakinkan Felix agar mau berkostum Atletico musim dengan jaminan bermain reguler.

Baca juga: Atletico Madrid Resmi Dapatkan Joao Felix

Jaminan itu langsung dibuktikan sang CEO dengan memberi Felix kostum bernomor punggung 7, yang mana nomor itu selalu dikenakan oleh penyerang-penyerang top Atletico seperti Diego Forlan dan Antoine Griezmann.

Dari semuanya itu, hal yang paling mendasar tentunya adalah keberanian Atletico mengucurkan dana besar tuk Joao Felix demi menyaingi kekuatan finansial tidak terbatas Real Madrid, Juventus dan Man City.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Benfica, Klub Dengan Segudang Pemain Berbakat

Vivagoal Berita Bola – Benfica berhasil menjual Joao Felix dengan harga mahal ke Atletico Madrid. Klub Portugal itu layaknya seperti sebuah etalase belanja yang selalu mampu mencetak pemain bintang yang produknya banyak diminati klub-klub top Eropa.

Benfica dan Atletico mencapai kata sepakat di angka 126 juta euro atau sekitar Rp 2,01 triliun tuk tranfer Joao Felix. Pemain asal Portugal itu pun diklaim sudah berada di Spanyol untuk menyelesaikan detail kepindahannya dan akan diikat kontrak hingga 2026 mendatang.

Baca juga: Setelah Joao Felix, Atletico Resmi Tuntaskan Transfer Felipe dan Hector Herrera

Dengan tuntasnya transfer Joao Felix ini, kas Benfica dipastikan langsung gemuk musim panas ini. Pasalnya, dengan banderol sebesar 126 juta euro, Benfica bisa dibilang untung besar, sebab Joao Felix adalah produk akademi mereka yang baru melakukan debutnya di tim senior pada agustus 2018 kemarin.

Benfica pun menjaga tradisi mereka sebagai klub pemilik salah satu akademi sepakbola terbaik di Eropa dan sekaligus penemu bakat muda terbaik dari penjuru dunia. Sebelum Joao Felix, ada Ederson Moraes yang dilepas ke Manchester City pada 2017 dengan banderol 40 juta euro.

Kemudian, Axel Witsel yang dijual Benfica ke Zenit St Petersburg pada 2017 juga di angka 40 juta euro, penyerang asal Meksiko, Raul Jimenez yang dilego ke Wolverhampton Januari 2019 di harga 38 juta euro. Bek kanan Nelson Semedo yang dijual ke Barcelona dengan harga 35 juta euro pada 2017, menyusul Victor Lindelof yang dilepas ke Manchester United pada 2017 dengan banderol 35 juta euro.

Masih belum berhenti disitu, Benfica juga menjual Renato Sanches ke raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen di harga 35 juta euro pada tahun 2016 silam. Total dari semua hasil penjualan pemain topnya itu, Benfica mampu meraup untung hingga Rp 5 trilun.

Baca juga: Real Madrid Bernafsu Datangkan Palang Pintu Benfica

Untuk klub seperti Benfica, sukses yang mereka raih memang selalu berujung pada perginya para pemain top. Dan itu sudah seperti jadi tradisi, kalau mau dikatakan begitu, yang bakal terus berlanjut dalam beberapa musim kedepan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS