Tag: Berita Liga Italia

Sami Khedira Tolak Kontraknya di Putus Juventus

0

Vivagoal – Serie A – Gelandang Juventus, Sami Khedira dilaporkan menolak untuk memutuskan kontraknya bersama Juventus, kecuali Ia mendapatkan gaji sisanya secara penuh. Selain Higuain, Khedira memang jadi pemain yang ingin di lepas Juventus di musim panas ini.

Menurut laporan Sky Sport Italia, pemain berusia 33 tahun itu tak memiliki keinginan untuk pergi dari Juventus, sebelum kontraknya habis di Bulan Juni 2021 mendatang. Ia sebenarnya memiliki opsi perpanjangan dari Juventus, setelah mendapatkan kontrak baru pada Bulan September 2018 lalu.

Sebelumnya Juventus telah memutuskan kontrak pemain lain seperti Gonzalo Higuain dan Blaise Matuidi. Keduanya kini telah bergabung bersama klub milik David Beckham di MLS, yakni Inter Miami.

Proses negosiasi ini melibatkan saudara sekaligus agennya, Denny Khedira. Tetapi Juve sepertinya belum bisa meyakinkan Khedira untuk mau memutus kontraknya yang memiliki nilai sebesar 6 juta euro atau sekitar 104 miliar per tahun.


Baca Juga:


Khedira sendiri tiba di Juventus dari Real Madrid secara gratis pada tahun 2015 lalu. Selama bertahun-tahun Ia menjadi andalan di lini tengah Juventus khususnya saat masih dilatih oleh Massimiliano Allegri.

Total Khedira telah bermain di 145 pertandingan, dengan catatan 21 gol serta 13 assists di semua ajang bersama Juventus. Ia turut menyumbangkan sembilan gelar, diantaranya lima scudetto Serie A dan tiga Coppa Italia.

Ia sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke PSG untuk bekerja dibawah komando Thomas Tuchel. Selain PSG beberapa tim, seperti Manchester United dan Wolverhamton sempat menunjukan ketertarikan mereka untuk memboyong Khedira dari Juventus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pelatih Timnas Italia Anggap Juventus Belum Pasti Scudetto Musim Ini

0

Vivagoal – Serie A – Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini yakin bahwa Juventus belum pasti meraih scudetto dan akan hadapi persaingan terbuka dengan tim-tim besar Italia lain sepanjang musim ini.

Hal tersebut Ia ungkapkan dalam sebuah ajang penghargaan, terkait dengan persaingan di Serie A musim 2020/21. Mancini memang tak memungkiri jika Juventus tetap memiliki skuat yang paling komplit ketimbang para rivalnya.

Namun, menurutnya tim lain seperti Inter, Napoli, AC Milan, AS Roma, hingga Atalanta tak mau begitu saja rela membiarkan Juventus meraih scudetto ke 10 secara beruntun.

“Juventus tetap merupakan tim paling komplit, tapi saya yakin itu akan jadi persaingan yang tak pasti dan terbuka untuk bisa meraih scudetto,”ujar Mancini dilansir Football Italia.

“Saya pikir Inter, Napoli, AC Milan, AS Roma, dan tentu Atalanta, yang bisa menegaskan status mereka berada diantara tim papan atas.


Baca Juga:


Juventus musim ini baru saja mendapatkan sosok pelatih baru yakni Andrea Pirlo. Mancini menilai Pirlo sangat paham mengenai berbagai siklus yang terjadi di dunia sepakbola.

“Pirlo dipuji setelah laga pertama lalu dapat kritik setelah imbang melawan Roma, tapi saya ragu itu akan membuatnya takut. Dia memiliki cukup pengalaman untuk tahu jika kondisi di sepakbola bisa berubah dalam tiga hari, khususnya di Italia,”ungkapnya.

Lalu, Mancini memberikan pandangannya terkait dengan para penonton yang mulai kembali boleh hadir secara langsung di stadion. Saat ini maksimal 1.000 fans diperbolehkan hadir untuk sementara dan akan meningkat 25 persen bulan depan.

“Sepakbola miliki semua orang. Pemain mungkin terbiasa melakukannya tanpa dukungan penonton, tapi itu tidak sama dengan berada di arena kosong tanpa ada orang yang menghibur,”pungkasnya.

“Klub juga menderita secara finansial, jadi saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk membuka kembali stadion.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cetak Dua Gol, Ronaldo Kembali Catatkan Rekor Baru di Eropa

0

Vivagoal – Serie A – Mega Bintang, Cristiano Ronaldo kembali mencatatkan rekor baru di sepakbola Eropa berkat dua gol yang Ia cetak ke gawang AS Roma dini hari tadi. Namun Ronaldo gagal membawa kemenangan karena hanya bermain imbang.

Tertinggal dua kali oleh AS Roma, Ronaldo sukses muncul sebagai pahlawan Juventus lewat raihan dua golnya. Dua gol tersebut cukup untuk menjadikannya sebagai pemain pertama di Eropa yang bisa mencetak total 450 di Liga Top Eropa.

Gol pertama, Ia cetak melalui tendangan penalti setelah pemain Roma dianggap melakukan handball pada menit 44. Sementara gol kedua tercipta pada menit 69 setelah Ia menerima umpan manis dari Danilo.

Melansir data dari transfermarkt, La Liga menjadi tempat paling favorit bagi Ronaldo karena bisa mencetak total 311 gol bersama Real Madrid. Sementara di Premier League Ronaldo mencetak 84 gol selama enam musim di Manchester United.

Sedangkan di Serie A, sejauh ini Ronaldo total berhasil menceploskan bola sebanyak 55 gol dari 66 pertandingan sejak berseragam Si Nyonya Tua di tahun 2018 lalu.

Pasca pertandingan, Ronaldo tetap optimis Juventus memiliki masa depan cerah untuk hadapi musim ini. Hasil imbang melawan Roma itu menurutnya bukan hal buruk karena saat ini mereka masih berada di awal musim.

“Saya pikir ini adalah poin yang kami dapat. Situasi menjadi rumit, tapi kami tetap bisa bangkit kembali, meski mendapatkan kartu merah. Jadi ini adalah poin yang cukup penting,”ujar Ronaldo dilansir Sky Sport Italia.


Baca Juga:


“Kami baru memulai musim ini. Pelatih baru, ide baru, tapi saya melihat tim bekerja dengan baik, bersemangat dan saya melihat masa depan cerah untuk kami.

“Apa yang kami lihat adalah tim bahagia yang bekerja dengan senyuman.

Pujian pun diberikan oleh Pelatih Juventus, Andrea Pirlo pasca pertandingan. Ia menlia Ronaldo tetap memiliki etos kerja hebat demi membantu Juventus meraih hasil yang maksimal.

“Kami bangga memiliki Ronaldo. Karena dia tak hanya cetak gol, tapi berlari banyak ketika kami bermain dengan 10 pemain dan itu sangat membantu rekan-rekannya,”ungkap Pirlo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Imbang Lawan 10 Pemain Juve, Pelatih AS Roma Kesal

0

Vivagoal – Serie A – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca mengakui tidak senang karena raih hasil imbang melawan Juventus yang hanya bermain dengan 10 pemain dini hari tadi. Padahal menurutnya Roma bisa bermain dengan baik dalam laga tersebut.

Il Lupi sebenarnya dua kali berhasil unggul atas Juventus lewat gol yang dicetak Jordan Veretout pada menit 31 serta gol tambahan menjelang akhir babak pertama. Setelah itu, mereka justru lebih banyak menyianyiakan peluang, diantaranya sepakan Edin Dzeko yang mengenai mistar gawang.

Dua kali keunggulan Roma itu berhasil disamakan oleh Juventus lewat bintangnya Cristiano Ronaldo. Roma patut menyesali hasil ini karena bermain sebagai tuan rumah, ditambah Juve yang tampil hanya 10 pemain pasca Adrien Rabiot terkena kartu merah.

“Saya pikir kami bermain bagi, tapi saya tidak senang dengan hasilnya. (Padahal) Roma menciptakan banyak peluang dan bermain untuk menang,”ujar Fonseca pada Sky Sport Italia.

“Saya lihat Dzeko fokus, termotivasi, dan dia bekerja keras untuk tim. Ada beberapa kesalahan di depan gawang, seperti yang pemain lain lakukan, tapi dia bermain baik malam ini.

Dalam pertandingan ini, Fonseca hanya melakukan dua dari maksimal lima pergantiam pemain yang diizinkan. Intensitas permainan mereka justru semakin menurun menjelang akhir pertandingan.

“Saya rasa tim bermain nyaman, kami tak memberikan Juventus kesempatan yang berarti dan lini bertahan tampil solid. Saya lihat Lorenzo Pellegrini lelah, jadi Ia digantikan,”ungkapnya.

“Kami bisa melakukan lima pergantian pemain, tapi saya merasa tim bermain baik, jadi itu tidak perlu. Saya tanya Mkhitaryan, Pedro dan Dzeko, apakah mau diganti, tapi mereka bilang tidak.


Baca Juga:


Beberapa pemain sukses memainkan laga debut mereka berseragam AS Roma di musim ini diantaranya, Marash Kambulla, Roger Ibanez, dan Gianluca Mancini. Fonseca memuji ketiganya karena bisa tampil cukup baik sebagai trio lini bertahan Il Giallorossi.

“Itu benar kami memiliki tiga bek muda, tapi mereka bertalenta dan membuktikan hari ini Roma memiliki lini bertahan yang kuat. Antonio Mirante hanya melakukan satu penyelamatan dan para pemain bertahan sangat fokus,”pungkasnya.

“Saya tak senang dengan hasilnya, tapi senang dengan penampilan, sikap dan keberanian semua anggota tim.

Saat ini Roma untuk sementara harus puas terbenam di peringkat 13 dengan hanya meraih satu poin saja. Sebenarnya di pekan lalu, mereka bermain imbang 0-0 melawan Verona, tetapi karena kesalahan pendaftaran pemain mereka, Amadou Diawara, Roma diputuskan kalah dengan skor 0-3.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Hanya Imbang, Pirlo: Ini Merupakan Kemunduran Tuk Juventus

0

Vivagoal – Serie A – Andrea Pirlo mengakui hasil imbang yang diterima Juventus saat melawan AS Roma merupakan kemunduran untuk sisi performa tim secara keseluruhan. Tetapi Ia menyebut kini Juve memang tengah dalam fase berkembang dan jelaskan apa yang tak berjalan dengan baik.

Juventus harus puas hanya berbagi satu angka dengan tuan rumah AS Roma karena bermain imbang 2-2, Senin (28/9) dini hari. Cristiano Ronaldo menjadi bintang penyelemat lewat dua golnya pada menit 44 dan 69, sementara AS Roma dua kali unggul lewat Jordan Veretout di menit 31 dan 45.

Beberapa perubahan dilakukan oleh Pirlo dalam laga melawan Roma ini. Alvaro Morata langsung diturunkan oleh Pirlo untuk menemani Ronaldo di lini depan Juve, dengan menggunakan formasi dasar 4-4-2.

Tetapi rupanya transformasi Juve ini tak berjalan maksimal. Mereka bahkan harus bermain dengan 10 pemain usai Adrien Rabiot menerima kartu merah pada menit 62.

“Kami menghadapi dua tim yang benar-benar berbeda musim ini. Jadi saya tahu pendekatan kami akan sangat berbeda dari pertandingan melawan Sampdoria lalu,”ujar Pirlo dilansir Sky Sport Italia.

“Itu adalah kemunduran dalam aspek performa. Tapi ini adalah bagian dari proses dan kami tidak memiliki kesempatan untuk lakukan banyak percobaan di laga pramusim.

“Pada akhirnya satu poin kami peroleh, karena tertinggal dua kali lalu bermain dengan 10 pemain. Selain itu kami memiliki beberapa pemain seperti Arthur yang tidak benar-benar main selama enam bulan.

Terkait dengan perubahan formasi yang yang Ia lakukan, Pirlo menyebut hal itu sebenarnya ingin digunakannya sebagai antisipasi dari permainan Roma. Tetapi percobaan yang Juve lakukan justru tidak berjalan maksimal.


Baca Juga:


“Kami ingin memanfaatkan situasi satu lawan satu sebaik mungkin, karena tahu Roma akan menyerang dalam jumlah banyak. Tapi itu tidak berjalan seperti yang diharapkan. Selalu sulit melawan tim yang terorganisir,”ungkapnya.

“Kami berusaha menjaga ketat lini tengah agar tidak memberikan ruang bagi trequartista Roma. Kadang bisa berhasil atau tidak, tapi kam harus mencoba situasi ini selama pertandingan. Karena Juve tak memiliki laga ujicoba.

Dengan hasil imbang ini, Juventus sementara masih berada di peringkat ke empat dalam tabel klasemen Serie A. Berikutnya, Bianconeri akan kembali melawan lawan kuat yakni Napoli, pada Hari Senin (5/10) di Allianz Stadium.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ramsey Sebut Juventus Musim Ini Lebih Menyenangkan

0

Vivagoal – Serie A – Aaron Ramsey mengakui jika Juventus terlihat lebih menyenangkan saat latihan dibawah komado baru Andrea Pirlo musim ini. Ia pun menyebut menikmati bisa bermain bersama para pemain bintang di Juventus.

Akhir pekan lalu, Juventus sukses membuka Serie A musim ini dengan kemenangan 3-0 atas Sampdoria. Ramsey yang bermain penuh selama 90 menit, mampu berkontribusi positif lewat raihan satu assistnya pada Cristiano Ronaldo.

Ramsey lalu mengungkapkan jika para pemain Juventus kini tengah berbahagia dibawah arahan para tim pelatih baru. Tetapi Ia juga mengatakan jika Si Nyonya Tua masih harus meningkatkan permainan mereka agar bisa meraih hasil maksimal di musim ini.

“Kami memiliki pelatih baru, tim staf baru, ide-ide segar dan para pemain sangat terlibat disini. Saya pikir kami lebih bersenang-senang dibanding tahun lalu,”ujar Ramsey dilansir Sky Sport Italia.

“Proses latihan memang berat tapi ada sedikit kebagahiaan disana. Kami memulai dengan baik namun tetap harus meningkatkan permainan.

Menurut Ramsey Bianconeri saat ini telah diisi oleh para pemain hebat. Tetapi mereka akan saling membantu dan menyingkirkan ego masing-masing, demi meraih tujuan utama secara tim.

“Dalam tim ini ada banyak pemain hebat, kami memanggil semua pemain dan membantu tim mencapai tujuan mereka. Saya sangat senang bermain bersama para penyerang berkualitas disini,”ungkapnya.


Baca Juga:


Musim ini Juventus berpotensi besar bisa meraih scudetto Serie A mereka yang ke 10 secara beruntun. Namun menurut Ramsey hal itu tidak akan mudah karena akan ada banyak lawan berat yang harus dihadapi mereka sepanjang musim.

“Inter adalah tim hebat, mereka membeli banyak pemain dan Nerazurri adalah satu satu kandidat kuat peraih Serie A,”pungkasnya.

“Napoli pun tim yang sangat kuat. Sementara Milan mengakhiri musim lalu dengan baik dan memulainya seperti itu juga. Serie A adalah liga yang berat.

Di pekan kedua Serie A ini, Juventus akan bertandang melawan lawan kuat AS Roma, Hari Senin (28/9) dini hari di Stadion Olimpico. Kemenangan tentu akan sangat penting bagi Juve, karena di pekan berikutnya mereka kembali harus meladeni rival lain yakni Napoli di Allianz Arena.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ternyata Pemain Ini Jadi Panutan Top Skor Eropa Musim Lalu

0

Vivagoal – Serie A – Bintang Lazio, Ciro Immobile rupanya menyimpan rasa kekaguman pada sosok striker milik Bayern Munich Robert Lewandowski. Musim lalu Immobile dan Lewandowski saling bertarung untuk menjadi pemain yang paling tajam di Eropa.

Immobile mengatakan kebahagiaan yang Ia rasakan sangat luar biasa karena bisa mencetak gol lebih banyak dari panutannya sendiri, Robert Lewandowski. Ia bahkan tak ragu untuk memberikan suaranya pada Lewandowski andai ajang Ballon d’Or tetap berlangsung tahun ini.

Di musim lalu, Immobile sukses mencetak total 36 gol di Serie A sekaligus mengalahkan pemain lain seperti Lewandowski hingga Cristiano Ronaldo dalam perebutan Sepatu Emas Eropa 2019/20. Sementara Lewandowski terpaut dua gol dari Immobile dengan 34 gol di Bundesliga musim lalu.

“Memenangkan Sepatu Emas ini membuat saya sanga bangga. Lewandowski selalu menjadi pantutan untuk saya. Jika bisa memberikan suara untuk Ballon d’OR, Saya akan memberikan suara saya untuknya,”ujar Immobile dilansir Bild.

“Ketika berbicara soal No.9 terbaik di dunia, nama seperti Lewandowski, Luis Suarez atau Karim Benzema selalu disebutkan.

“Bisa bersanding dengan mereka dan mencetak gol lebih banyak dari para penyerang ini rasanya luar biasa.


Baca Juga:


Trofi Sepatu Emas Eropa ini menjadi yang pertama bagi pemain Italia sejak terakhir kali diraih oleh Francesco Totti pada tahun 2007 lalu. Sebelum Totti, penyerang Italia lain, Luca Toni sukses meraih Sepatu Emas dengan 31 gol saat bermain untuk Fiorentina di tahun 2006.

Setelah itu, trofi Sepatu Emas Eropa ini hanya didominasi oleh dua nama yakni, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Tercatat hanya ada dua lain yang sempat mendobrak dominasi keduanya ketika Diego Forlan meraihnya di tahun 2009 serta Luis Suarez tahun 2014 dan 2016.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Laga AS Roma vs Juventus Berpotensi Dihadiri 20.000 Penonton

0

Vivagoal – Serie A –  Wakil Menteri Kesehatan Italia, Pierpaolo Sileri yakin jika Serie A saat ini memungkinkan untuk kembali dihadiri penonton secara langsung hingga sepertiga dari total kapasitas yang dimiliki stadion.

Saat ini klub-klub Serie A telah mendapatkan izin untuk bisa dihadiri secara langsung oleh penonton dengan jumlah maksimal 1.000 orang. Menteri Olahraga Italia, Vicenzo Spadafora mengungkap jika stadion sepakbola akan kembali dibuka pada tanggal 8 Oktober mendatang.

Tetapi Pierpaolo Sileri yakin, jika sepertiga dari kapasitas stadion bisa diisi oleh para tifosi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Ketika menjaga jarak aman dua meter, dengan aturan tepat seperti dilarang berpelukan, menggunakan masker serta sanitiser. Saya pikir kami dapat mengizinkan hinga sepertiga stadion untuk diisi,”ujar Sileri pada Rai Uno dilansir Football Italia.

“Contohnya Olimpico, yang dapat menampung hingga 80.000 orang. Saya rasa kami bisa mengizinkan sekitar 20.000 hingga 25.000 penonton untuk masuk.


Baca Juga:


Jika benar, laga AS Roma melawan Juventus, Senin nanti akan jadi yang perdana untuk kembali dihadiri oleh cukup banyak penonton. Namun jumlah 20.000 ini bukan jumlah pasti karena kapasitas tiap stadion di Italia berbeda-beda.

Situasi penyebaran virus corona yang menurun seperti di daerah Emilia-Romagna, Veneto, dan Lombardy, menjadi salah satu pertimbangan kenapa Serie A bisa kembali dihadiri penonton secara langsung.

Menurut Sky Sport, keputusan tersebut diberlakukan mulai 19 September 2020 hingga Bulan Oktober, sambil mengamati serta menganalisa data dari penyebaran virus corona di Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jelang Lawan AS Roma, Juventus Kembali Kedatangan Amunisi Pentingnya

0

Vivagoal – Serie A – Bintang Juventus, Paulo Dybala telah kembali bisa mengikuti latihan penuh bersama para pemain Juventus lain. Dybala sempat absen karena mengalami cedera ketika melawan Sampdoria di akhir Serie A musim lalu.

Juventus mendapatkan tambahan amunisi berharga setelah Dybala kembali pulih jelang melawan tim kuat AS Roma di Serie A akhir pekan ini. Tuttosport menyebut La Joya kini telah bisa mengikuti berbagai program latihan yang dijalankan oleh para tim pelatih Juve.

Dybala sendiri harus absen lebih dari sebulan karena mengalami cedera paha ketika menyegel scudetto musim lalu. Laga melawan Roma itu bisa menjadi penanda debut Dybala untuk Juventus di musim ini.

Pulihnya Dybala tentu akan semakin membuat Andrea Pirlo percaya diri bisa memaksimalkan permainan yang Ia inginkan bersama Juventus. Ia berpotensi menjadi pemain lain yang menjadi kejutan Pirlo karena memiliki peran baru di Juventus.

Di musim lalu, Dybala merupakan pemain penting yang berjasa membawa Juventus meraih scudetto yang ke 36. Ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A musim lalu dengan sumbangan 11 gol serta 11 assists dari total 33 pertandingan.


Baca Juga:


Namun sejauh ini, belum ada tanda-tanda kabar terbaru terkait kontrak baru dari Dybala bersama Juventus. Padahal Dybala sendiri beberapa kali menegaskan keinginannya bertahan di Juventus dalam waktu yang lama.

Selain Dybala, pemain baru Juventus, Alvaro Morata pun telah terlihat ikut dalam latihan tim. Ia harus terlebih dulu berlatih secara terpisah terkait dengan protokol kesehatan di Italia saat ini.

Dilansir Football Italia, dalam latihan tersebut difokuskan pada sisi taktik untuk para penyerang dan pemain bertahan. Selanjutnya para pemain Juventus akan kembali berlatih di Pusat Pelatihan Juventus hari ini waktu setempat, untuk latihan sesi ketiga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Resmi. Juventus Dapatkan Pengganti Gonzalo Higuain

0

Vivagoal – Serie A – Juventus secara resmi kembali memboyong Alvaro Morata dengan status pemain pinjaman dari Atletico Madrid selama satu musim, dengan opsi perpanjangan masa pinjaman atau pembelian secara permanen di tiap akhir musim.

Morata kini telah melakukan tes medis di Continassa setelah tiba dari Madrid kemarin malam. Ia pun terlihat telah melakukan tanda tangan kontrak bersama petinggi Juventus, Pavel Nedved.

Pemain asal Spanyol itu resmi dipinjam oleh Juventus dari Atletico Madrid dengan nilai sebesar 10 juta euro atau sekitar 173 miliar rupiah, dengan opsi pembelian penuh 45 juta euro (Rp. 780 miliar) yang bisa dibayar dalam tiga tahap.

Juve memiliki kesempatan untuk memperpanjang masa pinjamannya musim depan dengan kembali membayar Atletico Madrid sebesar 10 juta euro lagi. Jika mengaktifkan klausul ini, opsi pembelian penuh Morata turun menjadi 35 juta euro (Rp. 607 miliar), dalam tiga tahap pada tahun 2022 mendatang.

Resminya Morata ini dikonfirmasi langsung melalui situs resmi mereka. Juventus sangat menyambut baik kepulangan Morata kembali ke Turin setelah ditarik lagi oleh Real Madrid pada musim 2016/17 lalu.

“Tak ada yang lebih menarik daripada kepulangan dan kembalinya Alvaro Morata ke Kota Turin. Ini adalah hal yang indah!,”tulis Juventus dalam situs resmi klub.

“Alvaro Morata hanya membela Juventus selama dua tahun, sebelum Madrid memanggilnya lagi ke Spanyol. Tetapi banyak hal yang terjadi selama dua tahun itu, dan Alvaro tentu meninggalkan banyak kenangnan manis, seperti momen spektakuler: gol, selebrasi, kemenangan, dan trofi!


Baca Juga:


Nantinya Morata akan mengenakan nomor punggung 9 yang musim lalu kosong. Sebelumnya ketika membela Bianconeri pada musim 2014/15 dan 2015/16 lalu Morata pun mendapatkan nomor punggun 9.

Pemain terakhir yang mengenakan nomor punggung 9 di Juventus adalah Gonzalo Higuain pada musim 2016/17 sampai 2017/18. Namun musim lalu Higuain memutuskan untuk mengganti nomor punggungnya menjadi 21.

Selama dua musim membela Juventus lalu, Morata bermain dalam 93 pertandingan dan menyumbangkan 27 gol serta 18 assists di semua ajang, sebelum diboyong kembali oleh Madrid.

Bersama Juve, Morata meraih lima trofi, diantaranya dua scudetto Serie A, dua Coppa Italia, dan satu Piala Super Italia. Morata sempat mengantarkan Juve ke Final Liga Champions dan mencetak gol walaupun harus menyerah dari Barcelona di musim 2014/15.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS