Tag: Berita Liga Italia

Diam-diam, Liverpool Sempat Coba Rekrut Bintang Italia Ini

Vivagoal – Serie A – Mantan bintang Udinese, Antonio Di Natale baru-baru ini bercerita bahwa dirinya bisa saja bergabung bersama raksasa Premier League Liverpool di masa lalu. Meski pada akhirnya hal itu tak pernah terlaksana.

Di Natale menuturkan The Reds sangat berambisi mendaratkan dirinya ke Anfield dengan harga berapapun saat Ia menjalani masa emas di Udinese. Selain Liverpool, Di Natale pun mengungkapkan klub lain yang pernah ditolaknya yakni Juventus.

Pemain yang akrab dengan panggilan Toto itu memang dikenal sebagai salah satu penyerang Italia yang kesuburannya konsisten. Selama karirnya, Ia sukses mengemas total 210 gol dari 445 pertandingan baik bersama Empoli maupun Udinese.

Tak mengherankan jika cukup banyak klub besar Eropa yang naksir pada ketajaman seorang Di Natale. Namun, menurutnya Udinese adalah tempat dimana dirinya selalu dibutuhkan sebagai pesepakbola, sehingga Ia menolak berbagai tawaran dari klub lain.


Baca Juga:


“Liverpool menginginkan saya dengan harga berapapun. Mereka bersiap melakukan apa saja untuk bisa merekrut saya. Tapi itu menjadi tidak masuk akal untuk saya pergi ke Inggris saat saya sendiri telah menolak Juve,”ujar Di Natale dilansir Goal.

“(Selain itu) Saya memutuskan untuk bertahan karena kebetulan baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi empat musim bersama Udinese kala itu.

Pria yang kini berusia 42 tahun itu memulai karir sepakbolanya bersama Empoli. Ia berhasil memainkan total 177 penampilan dengan sumbangan 55 gol, sebelum hengkang menuju Udinese di tahun 2004 lalu.

Sementara bersama Gli Azzurri, Di Natale berhasil memainkan 43 laga internasional dengan melesakan 11 gol. Di Natale menjalani debut bersama Timnas Italia melawan Turki pada tahun 2002 di usianya yang menginjak 24 tahun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demi Pemain Ini, Juventus Siap Tukar Beberapa Pemain Bintang Mereka

Vivagoal – Serie A – Gelandang Manchester United, Paul Pogba tampaknya masih menjadi buruan utama raksasa Serie A Juventus di bursa transfer mendatang. Kabarnya mereka siap untuk memasukan beberapa pemain demi melancarkan proses negosiasi.

Pogba memang cukup santer diberitakan bakal segera meninggalkan United pada musim panas nanti. Selain Juventus, raksasa La Liga, Real Madrid pun tak ketinggalan mengantri untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Prancis itu.

Dilansir media Italia, La Gazzeta Dello Sport, lubang yang ditinggalkan Pogba pada 2016 masih membekas sehingga Si Nyonya Tua berambisi memulangkannya ke Italia. Namun, menurut Direktur Sepakbola Juve, Fabio Paratici, Pogba memiliki sedikit masalah pada klub-klub yang mengincarnya.

“Pogba adalah pemain hebat, tapi dia akan kesulitan mencari tim yang bisa membayar gaji dirinya,”ujar Paratici dilansir One Football.


Baca Juga:


Pada laporan yang sama menyebut, Juve sepertinya menjadi salah satu tim yang cukup kesulitan untuk membayar gaji sebesar 14 juta euro atau sekitar 225 miliar rupiah per tahun milik Pogba.

Mereka kini memutar otak, diantaranya memasukan beberapa pemain untuk ditukar dengan Pogba demi mengurangi biaya transfer pada United. Gazzetta menyebut para pemain itu ialah Federico Bernadeschi, Adrien Rabiot, dan winger Brazil Douglas Costa.

Tak heran kenapa mereka ngotot untuk bisa memboyong kembali Pogba ke Turin. Karena Bianconerri memang tak pernah benar-benar bisa mendapatkan pengganti yang sepadan untuknya sejauh ini.

Pogba sendiri bermain bersama Juventus pada medio 2012 hingga 2016 lalu. Ia menjadi bagian dari kebangkitan Juventus dengan sukses memberikan delapan trofi, diantaranya adalah empat Scudetto Serie A serta masing-masing dua trofi Coppa Italia dan Supercoppa Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Segera Perpanjang Kontrak Bintangnya Hingga 2025

Vivagoal Serie A –Juventus dilaporkan tengah melakukan negosiasi untuk memperpanjang bintang mereka Paulo Dybala hingga lima tahun ke depan. Padahal di awal musim lalu, Dybala cukup santer bakal dilego Juventus mengingat penampilan kurang cemerlang di musim lalu.

Pemain asal Argentina itu menjadi salah satu properti panas yang diperebutkan tim besar seperti PSG, Manchester United, hingga Tottenham Hotspurs selama bursa musim panas. Namun Dybala mampu menyakinkan pihak klub untuk terus mempertahannya di musim 2019/20 ini.

Menurut laporan Tuttosport, kini Bianconeri justru sedang bekerja untuk mencapai kesepakatan kontrak jangka panjang dengan Dybala. Kabarnya, Juventus telah menyiapkan kontrak hingga tahun 2025, sementara Dybala meminta bayaran sebesar 10 juta euro atau sekitar 150 miliar tiap musim.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Masih dari laporan yang sama, pihak Juventus memiliki niat untuk terus mempertahankan La Joya di masa mendatang. Hal itu memang berbanding lurus dengan keinginan Dybala yang bisa bertahan lama di Kota Turin.

Pengumuman mengenai perpanjangan kontrak ini memang belum dipublikasikan secara resmi. Saat ini kedua pihak masih terus melakukan negosiasi demi mencapai kata sepakat.

Baca juga: Alasan Eriksen Berlabuh ke Inter, Demi Gelar Juara!

Dibawah komando pelatih baru Maurizio Sarri, Dybala musim ini memang tengah kembali ke performa terbaiknya bersama Juve. Pemain berusia 26 tahun itu, tak hanya produktif mencetak gol tapi bisa efektif dalam memberikan assist, yakni 11 gol serta 6 assist di semua ajang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Capello: Tanpa Ibra, Milan Bermain Lembek!

Vivagoal – Serie A – Mantan pelatih AC Milan Fabio Capello mengatakan bahwa AC Milan terlalu memperlihatkan ketergantungan mereka pada sosok Ibrahimovic. Menurutnya, Milan seperti kehilangan jati diri mereka saat Ibra absen dari lapangan.

Pada Giornata 22 lalu, Ibrahimovic harus absen saat Milan terpaksa bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona, Minggu (2/2). Pemain Swedia itu harus menepi line-up lantaran mengalami cedera betis.

Dalam laga tersebut Verona hanya bermain dengan 10 orang saja setelah Sofyan Amrabat terkena kartu merah. Namun, rossoneri gagal untuk memanfaatkan kesempatan untuk memenangkan laga.

Baca Juga: Susun Tim Terbaikmu dan Dapatkan Hadiahnya!

Capello yang pernah memenangkan Scudetto sebagai pemain dan pelatih bersama Milan itu, menilai memang saat ini hanya seorang Ibrahimovic saja yang sesuai dengan karakter Milan. Kehilangan Ibra memang kerugian besar bagi tim, mengingat di lima partai sebelumnya, Milan berhasil mendapatkan kemenangan.

“Dia (Ibrahimovic) merupakan pemain penting, menjadi pusat permainan tim. Saat ada dia, dua pemain bertahan akan fokus padanya,”ujar Capello dilansir One Football.

“Saya melihat Milan yang lembek lagi di San Siro. Saat Ibrahimovic ada disana, dia melakukan perbedaan.

Meski begitu, Capello menilai hasil minor yang dialami oleh Milan bukan sepenuhnya salah dari sang pelatih Stefano Pioli. Para pemain Milan saat ini memiliki andil atas hasil tersebut.

“Tapi itu bukan kesalahan dari (Stefano) Pioli. Para pemain bermain dengan ketakutan mereka yang artinya mereka tidak memiliki karakter kuat bermain untuk Milan,”ungkapnya.

Hingga pekan lalu, Milan harus rela masih terjerembab di posisi 8 dengan total 32 poin. Ibrahimovic sendiri kondisinya masih harus dipantau dan belum pasti diturunkan di laga berikutnya melawan Inter Milan Senin (10/2) dini hari mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tiba di Milan, Bintang Premier League Segera Berbaju Inter Milan?

Vivagoal – Serie A – Bintang Tottenham Hotspurs Christian Eriksen dilaporkan selangkah lagi akan berganti kostum Inter Milan di bursa musim dingin ini. Eriksen kabarnya kini telah sampai di Kota Milan untuk segera melakukan tes medis.

Pemain asal Denmark itu memang dalam beberapa waktu terakhir santer dikabarkan menuju pintu keluar The Lilywhites. Pihak Spurs sendiri memang akan lebih memilih menjual Eriksen Januari ini ketimbang harus kehilangannya secara gratis di musim panas mendatang.

Di musim panas lalu, Eriksen sempat dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa seperti Real Madrid, Manchester United, serta Inter Milan. Hal itu pun semakin menegaskan bahwa Ia tak akan memperpanjang kontraknya bersama Tottehnam di musim ini.

Baca Juga: Antonio Conte Minta Anak Asuhnya Tetap Membumi, Ada Apa?

Setelah cukup banyak spekulasi berkembang, tampaknya kepindahan Eriksen menuju kenyataan. Berdasarkan cuitan dari jurnalis transfer Fabrizio Romano, Eriksen telah tiba di Milan untuk selanjutnya melakukan tes medis bersama Nerrazurri.

Inter Milan dilaporkan membayar mahar sebesar 20 juta euro atau sekitar 301 miliar rupiah untuk tanda tangan Eriksen. Ia kabarnya akan diikat hingga Juni 2024 dengan mendapatkan gaji sekitar 380 ribu euro atau sekitar 5,7 miliar rupiah per pekan.

Artinya ini akan mengakhiri kebersamaan Eriksen dengan Tottenham yang telah terjalin selama 6,5 tahun sejak bergabung dari Ajax di tahun 2013. Bersama Spurs, Eriksen telah memainkan 305 laga dengan sumbangan total 69 gol serta 89 assists di semua ajang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Lukaku Ingin Serie A Meniru Eredivisie. Kenapa?

Vivagoal – Serie A – Beberapa kali mendapatkan perilaku rasis di Serie A musim ini, membuat penyerang Inter Milan Romelu Lukaku sangat vokal menyuarakan perlawannya. Lukaku berpendapat tidak hanya pihak berwajib, para pemain sendiri harus ikut terlibat seperti yang dilakukan para pemain di Eredivisie.

Sejumlah insiden rasisme oleh para tifosi Serie A merusak sepakbola Italia dalam beberapa musim terakhir. Selain Lukaku, beberapa pemain lain seperti Mario Balotelli, hingga Miralem Pjanic pernah menjadi sasaran aksi rasisme.

Berkali-kali Lukaku menyuarakan pendapatnya secara lantang mengenai isu rasisme ini. Ia berharap para pemain sepakbola harus menjadi aktor utama yang memimpin perang terhadap diskriminasi yang selama ini terjadi di lapangan.

“Bagi saya, Italia adalah tempat indah untuk tinggal,” ujar Lukaku dilansir Sky Sports.

“Italia memiliki potensi untuk menjadi liga terbaik, dimana memang seharusnya seperti itu. Tapi kita harus bekerja sama untuk membuat keluar oknum-oknum itu dari stadion.

Baca Juga: Kedatangan Eriksen ke Inter Bisa Gagal Karena Barcelona, Kok Bisa?

Sebelumnya di Eredivisie, pertandingan dihentikan selama satu menit di Bulan November lalu untuk memprotes aksi rasis yang menimpa pemain sayap Excelsior Ahmad Mendes saat melawan FC Den Bosch.

Hal itu pun memberikan ide baru untuk Lukaku khususnya untuk Serie A. Lukaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para pemain Eredivisie dan ingin Serie A bisa meniru apa yang dilakukan di Belanda.

“Saya pikir kita perlu melakukan hal serupa. Saya tidak berpikir kita harus menyerahkan semuanya pada Federasi,”tambahnya.

“Belanda melakukan pekerjaan hebat, mereka melakukan hal luar biasa dengan para pemain mereka. Terkadang di negara lain, sebagai pemain, harus menghadapi masalah itu dengan tangan kita sendiri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inter Milan Miliki Masalah di Lini Pertahanan

Vivagoal Serie A – Akhir-akhir ini, Inter Milan mulai tertatih-tatih untuk bertengger di puncak klasemen sementara Liga Serie A Italia. Alhasil, Juventus saat ini memimpin klasemen.

Inter Milan kemungkinan masih bisa mengejar ketertinggalannya dan menjadi kandidat juara dalam perburuan gelar Scudetto Italia pada musim ini. Awalnya, anak asuh Antonio Conte sempat memimpin klasemen sebelum disusul oleh Juventus.

Ada satu masalah besar yang harus segera diperbaiki Inter Milan jika tidak mau tertinggal jauh oleh Juventus. Masalah tersebut berada di lini pertahanan. Banyak pemain bertahan Inter Milan hilang konsentrasi saat pertandingan.

Baca Juga: 5 Fakta Selebrasi Kontroversial Pesepakbola Dunia

Sangat terlihat bahwa dua hasil.imbang yang diperoleh Inter Milan di Serie A Italian lantaran hilang konsentrasi di lini pertahanan. Ketika melawan Atalanta dan Lecce, gol yang mereka ciptakan pada menit-menit akhir. Padahal Inter Milan sempat unggul terlebih dahulu.

Masalah tersebut kerap berulang lantaran pada menit-menit akhir terutama pada menit 70 sampai 80-an, para pemain bertahan telah hilang fokusnya.

Contoh saja melawan Cagliari, meskipun menang Inter Milan harus kebobolan pada menit ke-70. Hal tersebut sangat jelas menggambarkan bahwa Inter Milan memiliki masalah di lini pertahanan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dybala Harap Bisa Selebrasi Bareng Bintang Setan Merah Lagi

Vivagoal – Serie A – Nasib Paul Pogba di Manchester United masih menjadi tanda tanya. Beberapa klub pun dilaporkan masih terus memantau Pogba, satu diantaranya adalah mantan tim Pogba, Juventus.

Juventus menjadi tempat dimana Pogba menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa saat ini. Tak anyal, mereka kini dikabarkan terus memantau Pogba yang tengah mengalami penurunan di Man United.

Kepulangan Pogba ke Juventus ini kembali dipanaskan oleh bintang mereka Paulo Dybala. Ia mengaku masih memiliki rasa penasaran untuk bisa bermain lebih lama dengan Pogba di Juventus.

Baca Juga: Sarri Sebut Ronaldo Bisa Pecahkan Banyak Masalah di Juventus

La Joya merasa, hubungan antara dirinya dengan Pogba sangat dekat meski tak bermain hanya satu musim saja. Hal itu terlihat dari cara selebrasi gol yang kerap keduanya lakukan bersama di Juventus.

“Saya dan Paul memiliki hubungan yang baik. Ketika dia bermain di Juventus, kami selalu memiliki cara untuk merayakan gol,”ujar Dybala dilansir Goal

“Kami mencetak banyak gol, jadi kami ingin selebrasi yang berbeda. Saya berharap suatu saat nanti bisa merayakan gol bersama kembali.

Keduanya memang hanya sempat bermain bersama selama satu tahun saja di Allianz Stadium tepatnya di musim 2015/16. Saat itu, Pogba dan Dybala total sukses menyumbangkan tiga trofi untuk Juventus yakni Serie A, Copa Italia, serta Supercoppa Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cetak Gol Fantastis, Ronaldo Harusnya Dapat Kartu Kuning, Ini Alasannya!

Vivagoal Serie A – Dengan nada bercanda presiden Sampdoria, Massimo Ferrero menyebut Cristiano Ronaldo harusnya mendapat kartu kuning akibat aksi lompatan ekstremnya, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB kemarin.

Juventus berhasil mencuri tiga poin dalam lawatannya ke markas Sampdoria. Sempat unggul lewat gol first-time Paulo Dybala, Sampdoria mampu menyamakan skor pada menit 35 lewat Gianluca Caprari. Baru Ronaldo menyumbang gol kemenangan di penghujung babak pertama.

Gol Ronaldo terbilang cukup fenomenal. Pasalnya pemain asal Portugal tersebut terlihat terbang guna menanduk bola umpan silang Alex Sandro. Dilansir dari Sky Sport Italia, CR7 sampai melompat hingga 2,56 meter.

Baca Juga: Icardi Takkan Pernah Terima Pinangan Juventus

Ferrero pun mengakui bahwa timnya kalah karena aksi luar biasa yang dilakukan Ronaldo. Saking takjubnya, Ferrero sampai menyebut CR7 harusnya dihukum gara-gara aksinya terlihat tidak masuk akal.

“Tim kami ada di sana [tampil bagus], kita melihat itu pada pertandingan kemarin melawan Juventus,” ujar Ferrero kepada Sky Sport Italia.

“Saya harus katakan bahwa Ronaldo seharusnya dikartu kuning usai lompatan itu. Sepertinya dia mau meluncur layaknya sebuah pesawat terbang! Cristiano memenangi laga ini, tapi anak-anak saya bertahan dengan baik,” tambahnya.

Kemenangan itu sendiri membuat Juventus berhak menempati puncak klasemen mengungguli Inter Milan yang berada di peringkat kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Boban: Ibra Pemain Unik, Tapi Bukan Juru Selamat Milan

0

Vivagoal – Serie A – Zvonimir Boban mengakui bahwa Zlatan Ibrahimovic memiliki bakat sepakbola yang unik. Tetapi Ia menilai saat ini perombakan yang terjadi di Milan tidak mengarah pada lini penyerangan mereka.

Dalam beberapa waktu terakhir, nama Ibrahimovic memang sedang hangat dikaitkan untuk bisa kembali ke Serie A. Pasca kontraknya di LA Galaxy tidak diperpanjang, Ia kabarnya memang sedang dalam pantauan beberapa tim Italia seperti AC Milan, Napoli, hingga Bologna.

Ibra sendiri pernah mencicipi berseragam merah hitam Kota Milan dan menjadi idola kala itu. Selama dua tahun di Milan, Ibra berhasil memberikan dua gelar, Serie A dan Supercoppa Italia.

Boban pun mengatakan, meski telah berusia 38 tahun, Ibrahimovic masih menunjukan ambisi besarnya dengan memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di LA Galaxy. Hal itu yang memang pantas untuk dipertimbangkan oleh Milan untuk memulangkan Ibra.

“Ibrahimovic unik. Dia bisa memberi dampak begitu banyak dalam jangka pendek. Meski tidak lagi berusia 28 tahun,” ujar Boban dilansir One Football.

Baca Juga: Tampil Tak Maksimal Bersama Milan, Bomber Polandia Buka Suara

Boban menambahkan, saat ini pihaknya masih melihat kemungkinan untuk memperkuat lini penyerangan mereka. Walaupun Ia tak menampik Ibra masih bisa memberikan dampak cukup besar pada tim.

“Kita lihat nanti apakah kami bisa melakukan transfer untuk seorang penyerang,”ungkapnya.

“Saat kami memulai negosiasi, mungkin posisi kami di klasemen sudah berubah.

Sebelumnya, Boban telah mengatakan terkait bursa transfer ini Ia tidak bisa memutuskan sepenuhnya sendiri. Ia harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan direktur sepakbola Milan, Paolo Maldini.

Hingga pekan ke 16 Serie A musim ini, Rossoneri untuk sementara harus puas berada di peringkat 10. Mereka tengah dalam form yang cukup positif karena belum mengalami kekalahan dari empat laga terakhir di Serie A.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS