Tag: Divock Origi

Gol Divock Origi Jadi Momen Terbaik Klopp di Liga Champions

Vivagoal Liga Champions – Divock Origi mencetak gol penentu kemenangan sekaligus kelolosan Liverpool di babak semifinal Liga Champions musim 2018/2019. Jurgen Klopp menilai hal itu adalah salah satu momen terbaik dalam kariernya.

Liverpool melakukan comeback dramatis saat menghadapi Barcelona di babak semifinal Liga Champions musim 2018/2019 kemarin. Kalah 0-3 di leg pertama, Liverpool secara luar biasa mampu membalikkan agregat jadi 4-3 di leg kedua.

Bermain di hadapan puluhan ribu suporternya, Si Merah berhasil menang 4-0 dan berhak atas satu tiket babak final untuk menantang Tottenham Hotspur. Adapun gol kemenangan Liverpool dibuat Divock Origi.

Origi menjadi pahlawan kelolosan The Reds setelah mencetak gol keempat tuan rumah. Golnya ini sendiri tercipta dari sepak pojok cepat Trent Alexander Arnold yang langsung disambar Origi. Golnya itu disebut Klopp menjadi momen terbaiknya selama bermain di kancah Liga Champions.

“Gol Divock Origi yang luar biasa. Pada saat Divock mencetak gol, saya langsung tahu malam itu kami akan menang. Itu adalah momen terbesar saya di Liga Champions dan saya suka itu.” ucap Jurgen Klopp seperti dilansir dari BT Sport.


Baca Juga:


“Itu permainan terbaik kami, saat melawan Tottenham di partai final kami tampil cukup buruk, permainan kami biasa saja meski akhirnya kami bisa meraih kemenangan.” terang Klopp.

Perlu diketahui, Liverpool sudah tersingkir sedari babak 16 besar Liga Champions musim ini. Menghadapi Atletico Madrid, The Reds takluk karena kalah agregat 4-2, setelah sebelumnya kalah 1-0 di leg pertama di Wanda Metropolitano dan saat menjamu skuat Diego Simeone di Anfield, Sadio Mane Cs takluk 3-2.

Kisah Dibalik Gol Fenomenal Origi Kala Tumbangkan Barcelona

Vivagoal Liga ChampionsLiverpool melakukan comeback dramatis saat menghadapi Barcelona di babak semifinal Liga Champions musim 2018/219 lalu. Kalah 0-3 di leg pertama, Liverpool secara luar biasa mampu membalikkan agregat jadi 4-3 di leg kedua.

Origi menjadi pahlawan kelolosan The Reds setelah mencetak gol keempat tuan rumah. Golnya tercipta dari sepak pojok cepat Trent Alexander Arnold yang langsung disambar Origi.

Pemain asal Belgia tersebut mengaku golnya itu lahir berkat insting tajamnya ketika melihat gestur Alexander Arnold sesaat sebelum mengambil tendangan penjuru. Ia langsung mengerti bahwa rekannya itu akan memberikan umpan kilat.

“Ketika saya mengembalikan bola ke anak gawang, saya melihat pemain lain mengambil waktu untuk mencari posisi, di saat itu saya sudah paham siapa yang akan mengambil tendangan sudut.


Baca Juga: 


“Saya lalu coba mengambil posisi di tiang terdekat, dan ketika saya melihat Trent, kami sempat melakukan kontak mata, dan secara naluriah saya sudah paham bahwa dia akan melakukan sesuatu.

“Jadi ketika dia mengirim bola, saya langsung bereaksi, dengan melihat lebih dulu posisi Pique dan Ter Stegen yang lebih condong berada di tengah dan otomatis sisi kiri terbuka. Jadi tembakan itu sebenarnya cukup sulit dilakukan, ” ungkap Origi seperti dilansir dari Daily Mail.

Keberuntungan Origi lantas berlanjut. Dia kembali menjadi pahlawan kemenangan Liverpool di partai final kontra Tottenham Hotspur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pemain Belgia Jadi Winger, Klopp Dikritik Habis

Vivagoal Liga Inggris – Fans Liverpool di laman Twitter mengrkritisi keras kebijakan Jurgen Klopp kala memainkan Divock Origi di pos winger kiri. Menurut mereka, pemain asal Belgia tampil buruk dalam laga kontra Chelsea, Rabu (4/3) dini harI WIB.

Dalam babak kelima Piala FA, Chelsea unggul dua gol tanpa balas melalui aksi Willian dan Ross Barkley. Bahkan the Reds tak bermain baik di lini depan karena hanya mengandalkan Sadio Mane yang ditemani Origi dan Minamino.

Baca Juga: Liverpool Tiga Kali Kalah dari Empat Laga, Ini Penyebabnya!

Dalam laga tersebut, Origi memang bermain buruk. Ia hanya mampu melepas satu shoot on target dan hanya melepaskan 12 umpan kunci. Pahitnya pahlawan Liverpool dalam laga kontra Barcelona musim lalu hanya mengumpulkan 31 sentuhan sepanjang laga. Performa buruknya tersebut membuat sang pemain harus ditarik keluar dan digantikan Roberto Firmino di menit ke-70.

Fans menilai sang pemain tak tampil buruk karena Klopp memang salah memasangnya sebagai seorang winger. Namun fakta berbicara lain. Menulik laman transfermarkt, sang pemain sudah tampil 19kali di pos winger dengan mencetak tiga gol serta tiga assist.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terungkap! Divock Origi Bikin Mental Barcelona Hancur Lebur

VivagoalLa Liga – Barcelona masih belum move on dari kekalahan mereka atas Liverpool di Liga Champions musim lalu. Pasalnya El Barca gagal meraih target double winner.

Entrenador Barcelona, Ernesto Valverde mengakui mentalitas pasukannya jatuh usai membuang keunggulan telak 3-0.  Sayang, keunggulan itu sirna begitu saja setelah Liverpool memberondong gawang Marc Andre Ter Stegen empat kali.

“Kami harus akui bahwa pukulan yang kami dapat dari Liverpool sungguh membuat mental kami anjlok menuju final Copa melawan Valencia. Seandainya kami menang, kami pasti bisa memenangi Copa,” ungkap Valverde seperti dilansir dari situs resmi Barcelona.

Liverpool akhirnya memastikan diri melaju ke partai final dengan agregat 4-3 usai Divock Origi mencetak gol keduanya di menit ke-79. Kejadian di Roma pun kembali terulang dan Blaugrana hanya bisa gigit jari. 

Saat itu, Barcelona yang sudah unggul 4-1 atas AS Roma di Camp Nou, harus tersingkir secara meyakitkan di babak perempatfinal karena kalah agresivitas gol tandang usai dikalahkan di Olimpico dengan skor 0-3.

Valverde tidak menyangkal bahwa hasil tersebut begitu sulit diterima. Pasalnya mental anak asuhnya sempat hancur. 

“Kami sebenarnya menjalani laju yang luar biasa di Liga Champions musim lalu. Di Anfield, kami memiliki banyak peluang, tapi mereka mencetak gol cepat dan secara psikologis kami mulai khawatir dengan apa yang terjadi di Roma bakal terulang lagi,” tutup Valverde.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Klopp Berikan Pujian Terhadap Origi Karena Hal Ini

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp memuji Divock Origi terkait kinerja yang “luar biasa” dalam kemenangan 5-2 Liverpool atas Everton di Merseyside pada hari Rabu dini hari tadi.

Origi membuat awal pertandingannya di Liga Premier pertamanya sejak bulan Oktober lalu. Pada laga itu, Origi diberi kesempatan oleh Klopp untuk bermain di Anfield.

Tak disangka, dia langsung mencetak gol perdana dalam kemenangan derby Merseyside. Berkat gol-gol dari Origi, Liverpool memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di dalam 32 pertandingan saat ini.

“Luar biasa. Sungguh permainan yang Origi mainkan. Bukan hanya gol tetapi gol luar biasa,” kata Klopp pada konferensi pers.

Baca Juga: Pirlo dan Capello Kompak Kritik Performa Origi di Final UCL

“Yang pertama adalah serangan hebat yang diterapkan. Berawal dari memenangkan bola, kemudian dimanfaatkan Adam [Lallana] lolos ke Sadio [Mane], Sadio melihat lari, melihat gerakannya dan mengoper bola itu tepat pada saat yang tepat, satu sentuhan. Itu merupakan satu gol yang bagus.

“Di Jerman ketika saya masih muda, satu hal penting dalam minggu saya adalah selalu membuat gol dalam seminggu dan terus membuat gol selama satu bulan.

“Origi telah bermain dengan kekuatan penuh yakni 100 persen dalam pertandingan tersebut. Saya melihat sentuhan pertama yang hebat dan kemudian menyelesaikannya seperti ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Tak Berani Datangkan Striker Karena Dua Pemain Ini

VivagoalLiga Inggris – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp tidak dapat menandatangani kontrak baru dengan striker yang akan didatangkannya. Pasalnya, Klopp telah berjanji kepada beberapa pemain lain.

Sesuai dengan pernyataan mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher bahwa fans Liverpool menyerukan untuk memperkuat lini depan pada bursa transfer musim panas 2019/20.

Telah diketahui, ada beberapa nama telah bermunculan di media-media Internasional seperti Nicolas Pepe, Ousmane Dembele, Timo Werner, dan mantan pemain andalan Liverpool yakni Philippe Coutinho. Mereka adalah target transfer Liverpool pada musim panas ini.

Baca Juga: Liverpool Pasif di Bursa Transfer, Klopp: Itu Bagus

Jamie Carragher meyakini bahwa keberadaan dua pemain Liverpool, Divock Origi dan Rhian Brewster membuat pelatih Liverpool ini memikirkan kembali untuk membawa striker baru pada bursa transfer musim panas ini.

“Mereka masih memiliki beberapa pemain muda seperti Rhian Brewster dan juga salah satu pemain terbaik di Eropa saat ini yakni Origi. Dia juga telah membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions 2019/20,” ungkapnya.

“Untuk memasukkan satu pemain lagi dan menghabiskan biaya sebesar 50 juta poundsterling atau 60 juta poundsterling itu mungkin sangat mustahil. Pasalnya, Origi baru saja menandatangani kontrak baru sehingga harus berjanji kepadanya untuk membuka peluang dan membuat cara untuk bermain di Liverpool,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pencetak Gol di Final Liga Champions Menjadi Incaran Real Betis

VivagoalLa Liga Meski berhasil menyumbangkan gol di Final Liga Champions, masa depan Divock Origi masih tanda tanya. Macetnya pembicaraan kontrak baru dari manajemen kepada sang pemain disebut menjadi penyebab buramnya masa depan Origi.

Real Betis coba menfaatkan keadaan dan memantau perkembangan terkini pemain Internasional Belgia. Tim asal Andalusia disebut membutuhkan juru gedor anyar untuk memperkuat tim musim depan. Nama Divock Origi pun menjadi prioritas Los Verdiblancos. Bahkan menurut laporan Football Espana, pelatih Betis, Rubi, secara personal memang menginginkan sosok Origi untuk memperkuat tim.

Sang pemain sejatinya ingin bertahan bersama juara Liga Champions 2018/19 ini andai ia mendapat garansi bermain regular lebih banyak. Namun Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp beberapa waktu lalu pun mengaku jika Origi akan tetap menjadi pemain pelapis di The Reds.

Situasi ini yang nampaknya coba dimanfaatkan oleh Betis. Namun ketertarikan mereka terganjal satu hal, gaji Origi, menurut Betis masih terlampau tinggi. Sekedar catatan, Origi disebut menerima gaji sebesar 2,4 Juta Euro (sekitar Rp38 Miliar) per musimnya. Negoisasi soal gaji nampaknya baru bisa dibicarakan andai Betis memang benar-benar tertarik mendatangkan pemain yang pernah merumput bersama Wolfsburg tersebut.

Baca Juga: Alisson Akan Terus Berkembang Bersama Liverpool

Saat ini, Origi masih memiliki kontrak hingga 2020 mendatang. Nilai pasar pemain yang juga pernah memperkuat Lille berada di angka 20 Juta Euro.  Jika negoisasi kontrak masih alot, bukan tak mungkin Liverpool berpikir untuk menawarkan penyerang jangkung ini ke tim lain.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pirlo dan Capello Kompak Kritik Performa Origi di Final UCL

Vivagoal Liga Champions – Dua legenda Italia, Andrea Pirlo dan Fabio Capello sepakat jika performa Divock Origi pada final Liga Champions begitu buruk. Andai tak mencetak gol, mungkin ia akan kembali ditarik keluar.

Liverpool sendiri berhasil meraih trofi Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di laga final, Minggu (2/6) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Liverpool masing-masing dicetak oleh Mohamed Salah dan Divock Origi.

[irp]

Nama terakhir menjadi sorotan banyak pihak setelah dinilai tampil impresif bagi Liverpool terutama dalam dua laga terakhir mereka di Liga Champions. Sebelum mencetak gol di final, Origi sebelumnya membuat brace kala menyingkirkan Barcelona di babak semifinal.

Catatan menarik lainnya adalah Origi berhasil mencetak 3 gol hanya dari 3 tembakan yang ia lepaskan.

Namun performa Origi di Wanda Metropolitano nyatanya tak membuat Pirlo terkesan. Ia menyebut jika Origi masuk ke lapangan menggantikan Firmino dengan kurang bersemangat. Legenda AC Milan tersebut mengatakan Origi mungkin akan kembali ditarik keluar andai ia tak mencetak gol di laga tersebut.

“Divock Origi bermain sangat buruk,” ketus Pirlo yang ditunjuk menjadi pandit laga final di stasiun televisi Sky Sport Italia, seperti dilansir dari Metro.

[irp]

“Ia masuk sebagai pengganti di laga sepenting ini dengan sikap seperti itu. Jika dia tidak mencetak gol, ia tentu pantas dikeluarkan,” ujar jawara Champions dua kali bersama Milan itu.

Pernyataan Pirlo tersebut juga dibenarkan oleh capello yang saat itu duduk di sebelahnya. “Saya setuju!,” tambah pria yang juga merupakan mantan pelatih AC Milan tersebut.

Terlepas dari kritik tersebut, Origi sendiri mengaku cukup puas dengan performanya dan juga tim. Ia menyebut ada gairah besar yang diperlihatkan di laga tersebut.

[irp]

“Saya pikir, yang pertama tentang tim. Saya senang bisa memainkan peran saya, tapi seluruh pemain berjuang sangat keras. Ini bicara tentang gairah. Anda bisa melihat fans, ini hari yang spesial buat Liverpool,” ucap Origi dikutip dari laman resmi klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Selalu Ada Saat Liverpool Butuh Keajaiban

Vivagoal Liga InggrisDivock Origi tak selalu mendapat kesempatan main di tim utama Liverpool musim ini. Tapi sekalinya diturunkan, Origi langsung selalu bisa membantu The Reds dimasa krusial.

Dibeli dari klub asal Ligue 1 Prancis dengan harga 10 juta poundsterling pada 2014 silam, Origi sadar dirinya takkan jadi pilihan utama di lini depan Liverpool. Tercatat, selama 5 musim berkostum The Reds, pemain 24 tahun itu baru bermain sebanyak 98 kali di semua kompetisi dengan torehan 28 gol dan 8 assist.

[irp]

Tapi, Origi tidak pernah mengeluh dan selalu ada ketika Liverpool membutuhkan dirinya. Hasilnya ia mencetak dua gol untuk membantu Liverpool lolos ke partai puncak dengan mengalahkan Barcelona 4-0 di leg kedua Liga Champions. Juga di laga final kontra Tottenham Hotspurs, Minggu dini hari kemarin, Origi menjadi penentu kemenangan.

“Saya selalu tenang seperti saat pertama datang, saya punya teman yang menyemangati saya, saya punya keluarga, agen yang berjuang untuk saya dan juga rekan-rekan setim. Saya banyak mendapat dukungan,” ujar Origi dikutip dari Fourfourtwo.

[irp]

Dimasukkan pada menit ke-58 untuk menggantikan Roberto Firmino, Origi membuat satu gol pada menit ke-88 sekaligus memastikan The Reds mengunci gelar juara Liga Champions keenamnya. Whoscored melansir Origi hanya menyentuh bola sebanyak 14 kali dengan akurasi umpan mencapai 50 persen dan satu tembakan berbuah gol.

“Pada akhirnya gol saya membantu tim memenangi pertandingan final, tapi kami memang datang ke Wanda Metropolitano dengan percaya diri,” tutup Origi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Origi Persembahkan Golnya Untuk Mo Salah

Vivagoal Liga Inggris – Divock Origi mengaku gol yang dicetaknya sangatlah berharga bagi tim. Selain itu ia secara personal mendedikasikan golnya tersebut bagi Mohamed Salah yang terkapar karena cedera.

Pada laga pekan 37 Premier League yang digelar di St James Park, Minggu (5/4) dini hari tadi tersebut, Mohamed Salah terpaksa harus segera dilarikan ke rumah sakit karena mengalami benturan di kepala hingga tak sadarkan diri. Situasi tersebut tentu sangat merugikan bagi Liverpool mengingat laga masih berjalan dengan skor 2-2.

Jurgen Klopp sendiri memutuskan untuk memasukkan Origi untuk menggantikan peran Mo Salah. Ia pun berhasil menjawab kepercayaan sang pelatih dengan membukukan gol kemenangan timnya pada menit 86 usai memanfaatkan umpan dari Xherdan Shaqiri.

[irp]

 

Origi sendiri mengaku bahagia karena mampu memberi yang terbaik pada laga krusial seperti ini.  “Hari ini adalah pertandingan yang sangat besar, dan kami sudah menyadari hal itu dari jauh-jauh hari,” buka Origi usai pertandingan kepada Sky Sports.

“Pertandingan seperti ini tidaklah mudah, namun pada akhirnya kami berhasil menunjukkan semangat juang dan kami berhasil mengamankan tiga poin.”

“Saya sendiri hanya melakukan apapun yang saya bisa bagi tim ini. Saya turut bahagia untuk tim ini, karena kami sudah bekerja sangat keras dan kami juga telah memasuki masa-masa krusial musim ini,” jelas pemain timnas Belgia tersebut.

Kendati demikian, Origi tak lantas tutup mata atas kesempatannya bermain karena cederanya Salah. Oleh karena itu ia mendedikasikan golnya kepada penyerang timnas Mesir tersebut.

[irp]

“Kami merasa kami harus mencetak gol itu untuk Mo [Salah], yang harus meninggalkan lapangan. Kami merasa harus berjuang untuk mendapatkan tiga poin.”

“Ada banyak emosi saat di atas lapangan namun kami harus bisa mengontrolnya. Musim ini merupakan musim yang sangat menarik dan juga spesial, dan kami mengakhiri musim ini ingin mengakhirinya dengan manis.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS