Tag: Gerard Pique

Tim Promosi Inggris Tertarik Datangkan Wakil Kapten Barcelona!

Vivagoal Liga Inggris – Tim promosi Premier League, Fulham dirumorkan tengah mengincar wakil kapten Barcelona, Gerard Pique guna memperkuat komposisi tim di musim depan. Benarkah demikian?

Nama Pique disebut masuk ke dalam restorasi Barcelona pasca melempemnya prestasi klub musim ini. Di kancah domestik, Barca harus tersalip dari Real Madrid. Sementara di ajang Liga Champions, mereka harus dipukul 2-8 oleh Bayern Munchen. Kekalahan tersebut juga menjadi akhir karir bagi Quique Setien sebagai juru taktik Blaugrana.

Bahkan secara gambling, Pique mengaku siap hengkang andai Barcelona melakukan restorasi kepada skuat musim depan guna membuat tim lebih berprestasi dibandingkan dengan musim lalu. Selain Pique, beberapa nama macam Sergio Busquets, Luis Suarez dan Jordi Alba disebut bakal didepak di bursa musim panas ini.

“Kalau saya harus pergi demi mengubah segala sesuatunya, saya akan jadi orang pertama yang menerima. Ini laga yang sangat buruk, rasanya mengerikan. Ini memalukan. Kami butuh perubahan di semua level secara struktural,” ucap Pique usai laga melawan Bayern pekan lalu.


Baca Juga:


Kabar ini coba direspon Fulham. Menukil laman Dialy Mail, tim asal London Barat siap membuka penawaran kepada Pique guna berlaga di Premier League musim depan. Suami Shakira itu memang memiliki pengalaman di Inggris karena sempat membela Man United selama empat tahun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

8 Gol Bayern vs 7 Shots Barcelona, Ini Kritikan dari Pemain Veteran Barcelona!

Vivagoal Liga Champions – Kekalahan memalukan dari Bayern Munchen jadi tamparan yang sangat menyakitkan bagi Barcelona. Gerard Pique pun berharap klubnya sadar harus melakukan perubahan menyeluruh.

Barcelona dihajar Bayern Munchen 8-2 dalam laga perempatfinal Liga Champions di Estadio da Luz, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB. Thomas Mueller dan Philippe Coutinho masing-masing bikin dua gol, sisanya dibagi rata ke Ivan Perisic, Serge Gnabry, Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski.

Sementara dua gol dari Blaugrana salah satunya datang dari gol bunuh diri David Alaba dan satu lainnya merupakan hasil penyelesaian akhir Luis Suarez.

Dengan delapan gol ini, Bayern mencatatkan diri sebagai tim pertama dalam sejarah yang bisa bikin 8 gol dalam satu pertandingan fase gugur Liga Champions. Kemenangan yang harus diakui bahwa Bayern memang tampil lebih dominan dan efektif.

Tengok saja catatan statistiknya, total Bayern mampu melepaskan 26 tembakan sepanjang pertandingan dengan 14 diantaranya on target. Sementara Barcelona hanya mampu bikin tujuh percobaan dengan lima yang mengarah ke gawang. Artinya, jumlah gol Bayern saja masih lebih baik dari total tembakan yang dibukukan Barcelona.

Itu belum mempertimbangkan fakta bahwa Bayern mencetak 9 gol di laga ini, karena satu gol Barcelona merupakan sumbangan dari pemainnya, David Alaba. Pique pun merasa kekalahan ini merupakan tanda nyata bahwa Barcelona sedang berada dalam titik terendah.


Baca Juga:


Pique sangat percaya bahwa Barca butuh perubahan, bukan sekadar di level pemain. Pique bahkan siap pergi jika harus jadi korban perubahan tersebut.

“Sakit rasanya. Kami semua merasakannya. Kami tak bisa bertarung seperti itu. Ini sangat-sangat sulit diterima. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Klub ini butuh perubahan. Bukan cuma pemain, tapi saya tidak mau menunjuk seseorang.” ungkap Pique dilansir dari Movistar.

“Sepakbola memang adalah olahraga perubahan, dan dibutuhkan secara konstan. Kami harus merubah dinamika karena saya yakin kami baru saja mencapai titik terendah. Kami harus lihat sekitar, harus percaya bahwa orang-orang akan melakukan hal besar untuk klub.” jelasnya.

“Apakah ini sebuah akhir dari era? Saya tidak tahu. Tapi saya tahu kami harus menerima bahwa kami sudah terdampar di titik terendah. Bukan cuma pemain, tapi sebagai klub, kami tidak sedang dalam jalur yang tepat. Kami sudah pernah alami periode sukses, tapi kami belum memenangi liga dan kompetisi Eropa,” tegas Pique.

“Kalau saya harus pergi demi merubah segala sesuatunya, saya akan jadi orang pertama yang melakukannya. Ini laga sangat buruk, rasanya mengerikan, memalukan. Kami butuh perubahan di semua level secara struktural.” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Ruggeri: Pique Bek Kelas Dua. Jika Main di Luar Barca, Tak akan Terkenal!

Vivagoal – La Liga – Sukses meraih gelar bersama Barcelona dan Timnas Spanyol, rupanya tak membuat Gerard Pique diakui sebagai pemain bertahan kelas satu di Dunia. Satu diantaranya adalah mantan Pemain Real Madrid, Oscar Ruggeri.

Menurut Ruggeri, selama ini Gerard Pique hanyalah pemain bertahan yang biasa saja. Padahal selama bertahun-tahun Pique selalu mengisi lini belakang utama di El Barca.

Ruggeri yang merupakan mantan pemain Madrid lalu memandingkannya dengan Sergio Ramos. Walaupun sama-sama menjadi andalan di Timnas Spanyol, Ruggeri tetap menilai Ramos lah yang merupakan bek terbaik di dunia saat ini.

Ia justru menyamakan level permainan dari Pique dengan dirinya yang saat aktif bermain bukan menjadi pemain utama. Andai tidak bermain di Barcelona Ruggeri merasa Pique tak akan banyak dikenal publik sepakbola.


Baca Juga:


“Dia rupawan dan bersama seorang penyanyi (Shakira), jika dia bermain untuk Valencia, pasti tidak akan ada yang tahu siapa itu Pique,”ujar Ruggeri dilansir Marca.

“Dia seperti saya, pemain biasa saja. Bek terbaik? tidak sampai level itu. Pique tak terlalu mendapat tekanan saat bermain. Bagi saya, Sergio Ramos adalah yang terbaik di dunia2.

Sepanjang karirnya di Barcelona Pique total telah bermain di 541 laga dengan sumbangan 46 gol serta 13 assists di semua ajang. Ia berhasil menyumbangkan 29 trofi untuk Blaugrana, termasuk diantaranya delapan trofi La Liga dan tiga trofi Liga Champions.

Bersama Ramos, Pique berhasil membuat La Furia Roja mendominasi sepakbola Eropa maupun dunia, dengan meraih Piala Dunia 2010 dan Piala Dunia 2012.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Balas Ejekan Gerard Pique, Sergio Ramos: Dasar Tukang Nyinyir

VivagoalLa Liga – Kapten sekaligus bek Real Madrid, Sergio Ramos merasa geram dengan berbagai tudingan yang dilontarkan Barcelona terkait Madrid anak emas wasit. Menurutnya Barcelona mulai banyak bicara karena mereka sukses menguasai puncak klasemen.

Madrid kembali bisa mengambil alih posisi pertama klasemen dari Barcelona usai meraih kemenangan 2-0 atas Real Mallorca di Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (25/6/2020) dinihari WIB. Dua gol kemenangan Los Blancos diperoleh berkat aksi Vinicius Junior dan tendangan bebas Sergio Ramos.

Hasil ini membuat Madrid mengumpulkan 68 poin, sama dengan Barcelona yang berada di peringkat kedua. Tapi skuad besutan Zinedine Zidane punya keunggulan dari head to head.

Seusai laga, Ramos lantas memberikan serangan balasan kepada kubu Blaugrana terkait tuduhan kerap diuntungkan wasit. Menurutnya, Barca mulai melancarkan perang urat syaraf merujuk pada keberhasilan Madrid mengambil alih posisi puncak klasemen. Padahal sebelumnya, Barca adalah anak yang baik.

“Wajar jika mereka (Barcelona) mulai banyak bicara. Mereka mulai banyak bersuara karena kini posisi puncak klasemen menjadi milik kami. Sebelumnya, mereka tak banyak bicara.” ucap Ramos seperti dilansir dari Marca.


Baca Juga:



“Saya pribadi tak merasa wasit sudah memberi kami keuntungan. Tapi jika itu kasusnya, maka kami harus berterima kasih kepada wasit karena sudah membuat Madrid menguasai puncak klasemen.” tegasnya.

Sebagai informasi, bek Barcelona Gerard Pique sempat mengisyaratkan tudingan Real Madrid jadi anak emas wasit dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol musim ini. Sindiran Pique ini dipicu dua kemenangan kontroversial Madrid, yakni saat menang 3-0 atas Valencia dan 2-1 kontra Real Sociedad.

Real Madrid dianggap mendapatkan banyak keuntungan dari keputusan wasit, salah satunya adalah dua kali menganulir gol tim lawan, termasuk mensahkan gol Karim Benzema yang sebelumnya melakukan handball.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pique Sindir Real Madrid Saat Menang Lawan Real Sociedad

Vivagoal La Liga – Real Madrid sangat diuntungkan saat laga melawan Real Sociedad dengan meraih kemenangan sehingga berada di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol.

Hal itu membuat bek veteran Barcelona, Gerard Pique buka suara. Ia mengatakan tawakal yang yang dibuat oleh Real Madrid di titik putih membuat Barcelona sangat terkejut karena harus rela disingkirkan di puncak klasemen.

“Saat ini, sangat sulit untuk memenangkan pertandingan di La Liga. Namun, kami akan sekuat tenaga untuk melakukan segalanya demi meraih kemenangan. Dalam beberapa pekan ke depan akan sangat mengejutkan berita Real Madrid kehilangan angka,” jelas Pique dilansir dari Goal International.

Ungkapan tersebut langsung dilontarkan oleh asal Spanyol itu saat Barcelona bermain imbang melawan Sevilla. Namun, saat ini Barcelona harus rela untuk turun di posisi kedua klasemen sementara usai Real Madrid memenangkan pertandingan melawan Real Sociedad.

Banyak publik sepakbola yang menilai bahwa pernyataan dari deret berikut merupakan langkah untuk mengalahkan Barcelona pada pertandingan berikutnya. Namun, ada sebagian yang berpikir bahwa pek andalan Barcelona tersebut tidak terima atas kemenangan Real Madrid yang diuntungkan oleh keputusan wasit dengan VAR.


Baca Juga:


Sebagai informasi, Real Madrid memenangkan pertandingan melawan Real Sociedad dengan skor tipis 1-2. Gol tersebut dicetak oleh Sergio Ramos dan Karim Benzema sehingga membuat Real Madrid berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan 65 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Istri Gerard Pique Terkejut Lagu yang Dinyanyikan Tembus 2,5 Miliar Viewer

Vivagoal La Liga – Shakira, istri Gerard Pique bersyukur dan takjub karena lagu yang dibawakan dengan judul Waka-Waka telah mencatatkan rekor yang cukup mengejutkan. Lagunya pun sangat vital saat menjadi soundtrack Piala Dunia 2010.

Perlu diketahui bahwa lagu Waka-Waka yang dibawakan oleh Shakira telah menembus 2,5 miliar viewers di platform YouTube. Hal tersebut membuat Shakira ikut angkat bicara terkait hal tersebut dan mencurahkan perasaannya melalui Instagram pribadinya.


Baca Juga:


“Saya baru mendengar bahwa video yang saya nyanyikan dengan judul Waka-Waka sudah tembus kurang lebih 2,5 miliar viewers. Hal ini sangat luar biasa dan saya mengucapkan terima kasih,” tulis Shakira.

Perlu diketahui, lagu Waka-Waka merupakan salah satu lagu yang paling populer saat Piala Dunia dilangsungkan di Afrika Selatan pada tahun 2010 silam.

Suara merdu dari Shakira membuat lagu dengan musik khas Afrika seolah-olah bisa menyihir miliaran orang di seluruh dunia. Irama yang energik dapat membangkitkan kemeriahan olahraga paling dinanti selama empat tahun sekali tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Satu Laga Ini Jadi Penanda Karier Pique Habis di Manchester United

Vivagoal Liga Inggris – Semasa muda, Gerard Pique pernah gagal mendapat tempat di Manchester United. Kariernya dianggap habis di Old Trafford karena ulah Bolton Wanderes.

Pada usia 18 tahun, Pique yang menimba ilmu di akademi La Masia Barcelona memutuskan memulai karir profesional pertamanya dengan bermain bersama Manchester United. Ia datang ke raksasa Premier League itu pada musim 2004 dan bertahan selama empat musim.

Namun, kesempatan bermainnya saat itu masih sangat sedikit karena ia datang disaat duet Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic masih begitu kokoh di jantung pertahanan The Red Devils.

Di musim terakhirnya bersama ‘Setan Merah’, Sir Alex Ferguson, pelatih MU kala itu coba memberinya kesempatan bermain di laga tandang MU melawan Bolton Wanderers, 24 November 2007. Pada prosesnya, Pique hanya dimainkan selama 59 menit sebelum digantikan oleh Anderson Oliveira, namun MU tetap kalah 0-1 hingga peluit panjang dibunyikan.


Baca Juga:


Laga itu sendiri menjadi sinyal penting berakhirnya masa Pique di Old Trafford. Ia pun dilepas ke Barcelona pada akhir musim karena dianggap tidak cocok bermain di Liga Inggris.

“Laga tandang melawan Bolton kala itu kurang lebih menjadi sinyal berakhirnya karir Pique di MU. Dia masih muda saat itu dan dibully oleh pemain Bolton, dan saya pikir di momen itulah Fergie merasa secara fisik Pique tidak cocok bermain di Liga Inggris.” ungkap Wayne Rooney seperti dilansir dari Sunday Times.

“Bertandang ke Bolton memang selalu menyulitkan, mereka mengandalkan fisik dan kami tahu harus berjuang keras untuk menang disana. Bolton juga punya kualitas, mereka adalah tipikal tim yang bisa mengalahkan lawan dari cara mereka bertarung dan bekerja sebagai satu kesatuan di lapangan.” tegasnya.

Pique sendiri pulang ke Spanyol malah meningkat pesat. Bersama Barcelona, ia sudah memenangi 8 gelar La Liga Spanyol dengan 3 trofi Juara Liga Champions. Khusus untuk dua gelar Liga Champions yang dikoleksinya, semua Pique dapat dengan mengalahkan MU di partai final, yakni 2009 dan 2011.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pique: Juara Ditengah Corona Tidak Seru

Vivagoal – La Liga – Palang pintu Barcelona, Gerard Piqué merasa berada di rumah lebih baik daripada berada di tempat pelatihan karena situasi pandemi  virus corona.

Gerard Pique menjadi salah satu pemain yang dites virus corona untuk memastikan La Liga aman untuk kembali digelar. Tapi ternyata pemilik nomor punggung tiga ini berharap agar tetap berada di rumah karena situasi yang mencekam ini.

Dilansir Marca, walau ingin tetap berada di rumah namun Pique mengungkapkan bahwa manajemen La Liga sudah merencanakan semua dengan sangat matang dan siap untuk mempertanggung jawabkan semua yang akan terjadi, dan itu harus diapresiasi.

“Jika dapat menghindari kamp pelatihan karena kembali bergulirnya pertandingan, maka saya akan memilih rumah sebagai tempat teraman untuk saya. Tapi kami tidak bisa menghindarinya, kami menghargai ini semua.

“Javier Tebas telah memberi kami informasi yang sangat baik tentang kompetisi ini, ia sangat banyak mendedikasikan waktunya untuk ini semua, dan itu luar biasa. Bagi mereka yang takut sebaiknya mengikuti protokol yang telah tersedia hingga kondisi kembali normal,” ucap Pique.


Baca Juga:


Disamping itu Pique mengungkapkan bahwa saat La Liga kembali digelar akan ada banyak yang dipertaruhkan hingga semua laga dapat terselesaikan. Ia juga menjelaskan bahwa walau menjuarai La Liga musim ini rasanya tidak akan semenarik kondisi normal.

“Saya mengerti manajemen sangat ingin La Liga dapat diselesaikan, tapi kita harus ingat banyak sekali yang harus dipertaruhkan. Kami telah menghabiskan banyak waktu untuk tidak beraksi di lapangan, potensi kami untuk cedera sangat besar.

“Itu hal yang buruk untuk pemain sepakbola tentunya. Selain itu meski kami menempati puncak klasemen rasanya suasana saat kami memenangkan trofi musim ini dan merayakannya sangat tidak menyenangkan,” tutup Pique.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Disebut Sebagai Pembelian Terbaik Barcelona Di Era Guardiola

VivagoalLa Liga – Josep Guardiola dan Barcelona adalah sebuah kombinasi yang pernah mengguncangkan dunia sepakbola dengan gaya bermain indah dan sukses menghadirkan banyak trofi.

Barcelona-nya Guardiola memang layak disebut sebagai tim terbaik yang hanya bakal ada sekali seumur hidup. Dari jumlah trofi yang dimenangi, Barcelona di bawah arahan Guardiola adalah juaranya.

Total ada 14 trofi yang Barcelona bisa kumpulkan selama empat tahun Guardiola jadi pelatih di Camp Nou. Dibandingkan dengan pencapaian legenda terbesar Barca, yakni Johan Cruyff yang hanya bisa mengoleksi 11 trofi dalam waktu delapan tahun, jelas Guardiola masih jauh lebih baik.

Dengan mengusung skema tiki taka yakni aliran umpan dalam pola segitiga yang terus bergerak, Guardiola terbilang beruntung punya pemain-pemain yang luar biasa dalam menjalankan skema andalannya itu. Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets dan tentu saja Lionel Messi adalah aktor utama kesuksesan Tiki Taka menguasai dunia saat itu.

Namun guna menyempurnakan skuat besutannya, Guardiola juga banyak mendatangkan pemain-pemain berlabel bintang. Berdasarkan catatan planetfootball, total ada 17 pemain yang Guardiola datangkan terhitung dari periode 2008 hingga 2012.

Akan tetapi, dari jumlah sebanyak itu, ada beberapa yang sukses, sebagian lainnya lagi bisa dibilang gagal. Gerard Pique termasuk salah satu pembelian tersukses Guardiola saat itu menurut planetfootball.


Baca Juga:



Bagaimana tidak, Pique yang tak banyak mendapat kesempatan tampil bersama Manchester United lantas diminta pulang ke Barca pada musim perdana Pep melatih. Tak sedikit yang menilai pesepakbola setinggi 192 cm itu akan bernasib sama dengan menjadi pemain pelapis saja.

Tapi Pique berhasil menepis opini miring itu. Dibawah arahan Guardiola, Pique memantapkan diri menjadi bek tengah tangguh dan tidak tergantikan di lini pertahanan Los Azulgrana hingga saat ini.

Total Pique sudah membukukan 531 penampilan di skuat utama Barcelona dengan torehan 46 gol dan 13 assist di semua kompetisi. Ia pun disebut sebagai pembelian terbaik Guardiola di Barcelona mengalahkan nama-nama tenar lainnya seperti Zlatan Ibrahimovic, Cesc Fabregas, Daniel Alves hingga David Villa.

“Gerard sungguh fenomenal. Dari duduk di bangku cadangan United, dia bisa memenangi Liga Champions, LaLiga dan Piala Dunia. Jika anda memberi tahu dia itu yang akan terjadi, dia pun tak akan percaya,” ucap Rio Ferdinand kala itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Barcelona Kalah, Pique Malah Ejek dan Puji Real Madrid

Vivagoal La Liga – Pemain belakang Barcelona, Gerard Pique mengungkapkan bahwa timnya tak layak untuk menelan kekalahan dalam laga El Clasico melawan Real Madrid dengan skor 2-0 pada Senin (02/03). 

Pada laga tersebut, Real Madrid dan Barcelona telah berjuang sekuat tenaga. Alhasil apada pertandingan babak pertama skor pun imbang 0-0. Terlihat Barcelona tampil lebih baik pada babak pertama namun Real Madrid berhasil bangkit pada pertandingan babak kedua dan mencetak dua gol yang menentukan kemenangan.

Pada kesempatan itu, Gerard Pique merasa Real Madrid benar-benar buruk pada pertandingan babak pertama. Bahkan, pemain asal Spanyol itu meyakini bahwa Real Madrid menunjukkan permainan terburuk saat bermain di Santiago Bernabeu.

Baca Juga: 5 Pemain Terbaik Argentina yang Pernah Bermain di La Liga

“Kami telah berhasil mengontrol pada laga di babak pertama. Itu merupakan salah satu performa terburuk Real Madrid di Santiago Bernabeu. Saya saksikan hal itu pada pertandingan tadi,” jelas Pique dilansir dari Marca.

“Namun, saya terkejut pada pertandingan babak kedua, mereka merubah strategi dan menekan kami. Mereka bahkan bisa mencetak gol pada momen yang menurut kami sangat mengecewakan,” pungkasnya.

Puji Real Madrid

Pique mengatakan hal tersebut bukan untuk mengkritik performa Real Madrid. Namun, dia sadar bahwa tim Barcelona masih memiliki masalah terutama pada babak pertama dengan membuang peluang yang sudah mereka ciptakan.

“Di sini, kami tak bermaksud untuk mengkritik permainan Real Madrid. Saya merasa setiap tim memiliki masalahnya masing-masing. Jika, tim kami bisa memaksimalkan pertandingan pada babak pertama, kami pun akan bisa menang,” jelasnya

“Namun, disini saya memuji permainan Real Madrid yang segera bangkit pada pertandingan babak kedua. Alhasil, mereka bisa memanfaatkan peluang dan mencetak gol,” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS