Home Tags Hoffenheim
SQUAD
Player Position Nationality Age
O. Baumann Goalkeeper Germany 30
J. Brenet Defender Netherlands 26
P. Kadeřábek Defender Czech Republic 28
E. Bičakčić Defender Bosnia and Herzegovina 30
K. Stafylidis Defender Greece 27
H. Nordtveit Defender Norway 30
K. Nuhu Defender Ghana 25
B. Hübner Defender Germany 31
K. Vogt Defender Germany 29
K. Akpoguma Defender Nigeria 25
S. Posch Defender Austria 23
D. Geiger Midfielder Germany 22
F. Grillitsch Midfielder Austria 25
C. Baumgartner Midfielder Austria 21
S. Rudy Midfielder Germany 30
R. Sessegnon Midfielder England 20
D. Samassekou Midfielder Mali 24
M. Gaćinović Midfielder Serbia 25
J. Bruun Larsen Attacker Denmark 22
I. Bebou Attacker Togo 26
M. Dabour Attacker Israel 28
I. Belfodil Attacker Algeria 28
A. Kramarić Attacker Croatia 29
R. Skov Attacker Denmark 24
J. Hoogma Defender Netherlands 22
I. Elmkies Midfielder Israel 20
P. Pentke Goalkeeper Germany 35
L. Philipp Goalkeeper Germany 20
M. Bogarde Defender Netherlands 18
João Klauss De Mello Attacker Brazil 23
S. Adamyan Attacker Armenia 27
M. Beier Attacker Germany 18
STANDINGS
2020-20 DFB Pokal
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Hoffenheim

Jadi yang Tertajam di Bundesliga Musim Ini, Begini Kata Andrej Kramaric

Vivagoal Bundesliga – Penyerang Hoffenheim, Andrej Kramaric, mencuri perhatian di awal Bundesliga 2020/21. Sang pemain sukses  jadi yang tertajam sekaligus mengantar Hoffenheim duduk di papan atas hingga pekan ketiga. 

Kramaric sendiri berperan besar dalam start mulus yang dilakukan Hoffenheim musim 2020/21 ini. Bagaimana tidak, sang pemain berkontribusi dalam enam dari delapan gol yang berhasil diciptakan Hoffenheim.

Alhasil, namanya sekarang mampu mengungguli pemain-pemain tenar dalam tangga pencetak gol terbanyak Bundesliga. Dimana pemain asal Kroasia itu mampu mencetak satu gol lebih banyak dibandingkan Robert Lewandowski, penyerang Bayern Munchen.

Dengan penampilannya yang cemerlang, Kramaric menolak cepat puas. Dia  menargetkan untuk bisa mencetak gol lebih banyak lagi musim ini.

“Saya senang karena gol-gol yang sudah berhasil diciptakan. Tapi sulit untuk mengatakan bahwa itu adalah yang terbaik dari Andrej Kamaric.

“Tentu saja saya akan senang jika terus seperti ini, ketika saya mencetak lebih banyak gol, ketika  saya bisa membantu lebih banyak, dan ketika Hoffenheim memenangkan lebih banyak pertandingan, dan mungkin di akhir musim kita bisa membicarakan hal ini,” kata Kramaric.

Finishing Jitu Kramaric

Tak bisa dipungkiri, Kramaric musim ini menunjukan kelasnya sebagai seorang penyerang. Enam gol dari tiga pertandingan membuktikan finishing touch sang pemain tak bisa dianggap sebelah mata.

 Dia mengaku kunci keberhasilannya tampil tajam tak lain karena kerja kerasnya. Dimana Kramaric selalu berusaha terus terus belajar dari penampilan di musim-musim sebelumnya.

“Saat ini, saya sedikit lebih berpengalaman, saya merasa lebih baik, saya lebih tenang, dan mungkin ada alasan mengapa saya memainkan sepakbola yang hebat sekarang. Juga tentu saja, dengan mencetak gol, Anda harus berlatih dalam latihan – ini bisa Anda praktikkan,” kata Kramaric dikutip siaran press Bundesliga.

Menembus Zona Eropa

Lebih lanjut, dia berharap, penampilannya bisa berperan penting untuk membantu Hoffenheim meraih target musim ini. Termasuk menembus zona Eropa di akhir musim nanti.

“Kami akan sangat senang dengan Liga Champions, tetapi ada banyak pertandingan tersisa, kami akan perlu lebih banyak berlatih untuk meningkatkan lebih banyak dan setidaknya mencoba bermain seperti pertandingan melawan Bayern.


Baca Juga:


“Artinya, ini akan menjadi pertandingan yang jauh lebih sulit. Kita harus merendah, dengan kaki dan pikiran, dan kemudian segalanya menjadi mungkin. Saya akan senang dengan Liga Champions, tetapi pada akhirnya saya pikir dengan pertandingan Eropa, semuanya akan baik-baik saja,” tutup Kramaric.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com                             

Agen Andrej Kramaric Bantah Sudah Negosiasi Dengan Bayern

Vivagoal Bundesliga – Agen Andrej Kramaric, Vincenzo Cavaliere menepis rumor yang mengatakan bahwa kliennya bakal segera hengkang ke Bayern Munchen jelang bursa ditutup 5 Oktober nanti. Menurut Cavaliere, sejauh ini dirinya belum mendapat kontak dari pihak Die Roten.

Pada akhir pekan kemarin usai Hoffenheim menghancurkan Bayern Munchen dengan skor 4-1 di lanjutan Bundesliga Jerman, legenda The Bavaria, Lothar Matthaus menulis di kolomnya di Sky Sports bahwa Andrej Kramaric adalah sosok penyerang ideal untuk membela Bayern di masa depan.

“Dalam pandangan saya, dia (Andrej Kramaric) adalah pemain yang punya potensi untuk membela Bayern. Setidaknya itulah yang saya lihat.” tulis Matthaus.

Rumor transfer ini kian diperkuat oleh pernyataan Hansi Flick selaku pelatih kepala Bayern yang menyiratkan dirinya bakal sangat senang jika sampai Andrej Kramaric bisa bergabung di Allianz Arena musim ini. Menurutnya, penyerang asal Kroasia itu salah satu yang terbaik di Liga Jerman saat ini.

“Saya tahu dia dengan baik. Menurut saya, dia itu salah satu striker terbaik di Liga saat ini. Tapi saya tidak tahu apa-apa soal rumor transfernya, kita tunggu saja apa yang akan terjadi hingga 5 Oktober. Semoga ada kejutan.” tegas Flick.


Baca Juga:



Pernyataan sepihak Bayern ini membuat agen dari si pemain, Vincenzo Cavaliere meradang. Ia menegaskan bahwa ia sendiri sampai saat ini belum sekalipun dikontak oleh pihak Bayern.

“Saya bisa pastikan bahwa Hasan Salihamidzic (direktur olahraga Bayern) belum mengontak saya. Pernyataan tersebut sungguh tidak profesional.” kecam Cavaliere dilansir dari Sport1.

‘Andrej memang sudah mengundang banyak minat klub top Eropa, tapi dia merasa masih sangat betah di Hoffenheim dan tak mau terburu-buru pindah. Namun jika ada tawaran yang datang dari klub besar, dan menarik buat Hoffenheim, tentu kami akan bersedia membicarakannya.” tegas Cavaliere.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Tinggal Klub Promosi Ini Yang Belum Terkalahkan di Bundesliga Jerman

Vivagoal Bundesliga – Bayern Munchen secara mengejutkan kalah dari Hoffenheim di di spieltag ke-2 Bundesliga Jerman musim 2020/2021. Kekalahan Die Roten tersebut menjadikan klub promosi Arminia Bielefeld sebagai satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan sepanjang tahun 2020 ini.

Rekor tak terkalahkan Bayern selama 32 laga beruntun akhirnya harus putus saat melawat ke Rhein-Neckar Arena, markas Hoffenheim pada pekan ke-2 Liga Jerman, Senin (28/9/2020) dinihari WIB. Tak main-main, Die Roten dipaksa menelan kekalahan telak 1-4 meski tampil begitu mendominasi sepanjang 90 menit laga berlangsung.

Kekalahan ini menjadi kali pertama dirasakan oleh Robert Lewandowski Cs sejak 7 Desember 2019 kemarin. Menurut catatan Opta, tim terakhir yang bisa menumbangkan Bayern sebelum Hoffenheim adalah Borussia Monchengladbach yang menang 2-1 di pekan ke-14 Liga Jerman musim 2019/2020.

Yang menarik, kekalahan tersebut sekaligus membuat catatan tak terkalahkan Bayern Munchen kini dilampaui oleh klub yang baru promosi ke Bundesliga 1, Arminia Bielefeld. Saat ini, skuad besutan Uwe Neuhaus menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang tahun 2020 dalam kancah sepakbola Jerman.


Baca Juga:


Seperti halnya Bayern, Arminia Bielefeld juga kali terakhir kalah pada Desember 2019 lalu. Kala itu mereka takluk 0-3 dari St Pauli. Namun setelahnya, klub yang bermarkas di Bielefelder Alm tersebut tak lagi tersentuh kekalahan jika dihitung sejak mereka berlaga di Bundesliga 2 musim lalu.

Dari dua laga awal yang sudah mereka lakoni di kancah Bundesliga 1, Arminia bisa meraup satu kemenangan, satu imbang dan menempatkan mereka di posisi keenam alias satu tingkat di atas Bayern yang duduk di peringkat ke-7.

Kendati demikian, Bayern sejatinya masih lebih perkasa dari Arminia, karena pasukan Hansi Flick menorehkan catatan tak terkalahkan sebanyak 32 laga beruntun sementara Arminia hanya membukukan 18 laga berturut-turut tanpa kekalahan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bantai Bayern 1-4, Hoffenheim Nodai Karier Kepelatihan Hansi Flick

0

Vivagoal Bundesliga – Bayern Munchen dibantai Hoffenheim dengan skor 1-4 sekaligus memutus tren tak terkalahkan mereka dalam 32 laga beruntun. Pelatih Die Roten, Hansi Flick pun memberi selamat atas performa gemilang Hoffenheim.

Bayern Munchen vs Hoffenheim berlangsung pada Minggu (27/9/2020) malam WIB di Rhein-Neckar Arena dalam lanjutan pekan kedua Bundesliga Jerman musim 2020/2021. Datang sebagai unggulan, Bayern ternyata dipaksa pulang dengan kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah.

Adapun gol-gol Hoffenheim dicetak oleh Ermin Bicakcic di menit ke-16, Moanes Dabour menit ke-24 dan sepasang gol Andrej Kramaric masing-masing di menit ke-77 dan 90. Sementara sebiji gol yang dibuat Bayern dicetak oleh Joshua Kimmich di menit ke-36.

Kekalahan telak ini menjadi catatan buruk tersendiri buat Bayern. Pasalnya, rekor tak terkalahkan di 32 laga beruntun sejak 7 Desember 2019 harus putus. Selain itu, sejak 2 November 2019, akhirnya mereka kebobolan sebanyak empat gol lebih di Bundesliga Jerman.

Bahkan bagi pelatih Hansi Flick, hasil ini turut menodai karier kepelatihannya karena setelah 53 pertandingan berkarier sebagai pelatih kepala, dia akhirnya melihat gawang tim asuhannya dibobol sebanyak empat kali. Menariknya, Hansi Flick mengalami hal tersebut dari mantan tim asuhannya sendiri, yakni Hoffenheim.


Baca Juga:



Hanoi Flick pun tak segan melempar pujian kepada para penggawa Hoffenheim. Ia mengakui kalau skuad Bayern memang tak sanggup meladeni permainan gemilang anak asuh Sebastian Hoeness.

“Saya ingin memberikan pujian tinggi kepada Hoffenheim dan Sebastian Hoenes. Saya tidak mau menjadikan kelelahan sebagai alasan kekalahan kami.” ucap Hansi Flick dilansir dari situs resmi Bayern.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Hoffenheim. Mereka berhasil menunjukkan penampilan luar biasa di pertandingan tadi. Memang ada beberapa alasan dibalik kekalahan kami dan membuat pertandingan berjalan dengan mudah untuk lawan.” tegasnya.

“Kami gagal menjadi tim yang dominan selama 90 menit. Kini kami harus bisa mengambil pelajaran berharga dari hasil ini dan langsung fokus menghadapi Piala Super Jerman tengah pekan ini.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Hoffenheim Berhasil Memutus 32 Laga Tak Terkalahkan Bayern Munchen

Vivagoal – Bundesliga – Catatan tak terkalahkan Bayern Munchen sejak Desember 2019 akhirnya harus terhenti di tangan klub papan tengah, Hoffenheim. The Bavarian tumbang di kandang Die Kraichgauer dengan skor telak 1-4.

Bayern yang melawat ke Rhein-Neckar Arena pada spieltag ke-2 Bundesliga Jerman 2020/21, Senin (28/9/2020) dinihari WIB secara mengejutkan kalah dengan skor mencolok 1-4. Padahal, pasukan Hansi Flick tampil begitu mendominasi atas tim tuan rumah.

Berdasarkan catatan Opta, Bayern bisa membukukan 71,5 persen penguasaan bola berbanding dengan Hoffenheim yang cuma bisa mencatatkan 28,5 persen. Namun skuad besutan Sebastian Hoeness bisa mampu tampil lebih efektif dengan membuat 17 tembakan dengan 8 shoot on target.

Adapun Munchen cuma bisa bikin empat tembakan tepat sasaran dari 16 percobaan yang mereka lakukan selama 90 menit laga berlangsung. Hasil ini jelas sangat mengejutkan mengingat Bayern begitu sulit ditaklukkan sejak ditangani pelatih Hansi Flick.

Bahkan mantan asisten pelatih Niko Kovac itu bisa mengantarkan Bayern merengkuh treble winners pada musim 2019/20 kemarin dengan tak tersentuh kekalahan dari 32 laga beruntun di semua kompetisi.


Baca Juga: 


Hebatnya lagi, dari jumlah laga sebanyak itu, Robert Lewandowski dan rekannya bisa melesakkan hingga 92 gol dengan 23 dari 32 laga dituntaskan dengan kemenangan beruntun.

Alhasil, kekalahan atas Hoffenheim ini tercatat sebagai kekalahan pertama Die Roten sejak 7 Desember 2019. Menurut data Opta, tim terakhir yang bisa menumbangkan Bayern sebelum Hoffenheim adalah Borussia Monchengladbach yang menang 2-1 di pekan ke-14 Liga Jerman musim 2019/20.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Cium Pipi Rekannya, Bek Hertha Berlin Tuai Kecaman

Vivagoal Bundesliga – Pemain Hertha Berlin, Dedryck Boyata mengabaikan aturan jaga jarak di laga Bundesliga. Bek berusia 29 tahun tersebut tertangkap kamera mencium pipi rekan setimnya, Marko Grujic.

Liga Jerman sudah resmi kembali bergulir pada Sabtu (16/5/2020) malam WIB setelah sempat terhenti selama dua bulan lamanya akibat wabah virus Corona. Meski demikian, pertandingan tetap dimainkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penyebaran penyakit asal Wuhan, China tersebut.

Salah satu yang dihimbau kepada para pemain adalah untuk selalu menjaga jarak ketika tidak bertarung memperebutkan bola dengan lawannya. Namun, peraturan tersebut ternyata tetap saja dilanggar beberapa pemain dalam pertandingan yang dimenangkan Hertha Berlin 3-0 atas Hoffenheim di PreZero Arena, Sabtu (16/5) malam WIB.

Adalah Dedryck Boyata salah satu pemain yang melakukan aksi nyeleneh dan dianggap melanggar aturan physical Distancing. Dilansir dari Mirror, Boyata kedapatan memegang kepala Marko Grujic saat tidak dalam situasi memperebutkan bola dengan lawan.

Selain memegang kepala, mantan pemain Manchester City tersebut juga mencium pipi pemain pinjaman dari Liverpool itu. Sontak para penggemar Hertha di sosial media banyak yang mengecam tindakannya karena telah melanggar aturan jaga jarak selama pertandingan.


Baca Juga:



Meski demikian, wasit tidak memberikan kartu atau peringatan kepada Boyata atas tindakan beresikonya tersebut. Bek asal Belgia itu tetap melanjutkan pertandingan dan sukses membawa timnya menang dengan skor mencolok 3-0.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Hoffenheim Kecam Bayern Karena Dekati Pemain Ini

Vivagoal Bundesliga – Manuver Bayern Munchen untuk mendatangkan wonderkid Hoffenheim, Armindo Sieb dikecam oleh Direktur Olahraga Hoffe, Alexander Rosen. Menurutnya, apa yang dilakukan Bayern merupakan hal yang kurang menyenangkan.

Diketahui, Sieb masih memiliki kontrak hingga akhir Juni mendatang. Pemuda 17 tahun memang menjadi andalan tim muda Hoffe. Pembicaraan terkait kontrak anyar sejatinya tengah digulirkan. Namun sang pemain disebut sudah didekati secara ilegal ole fc Hollywood tanpa melibatkan pihak klub yang secara sah masih memilikinya.

Rosen bahkan menyebut Bayern telah memanfaatkan pembatasan yang dilakukan pemerintah Jerman guna memudahkan langkah mereka merekrut Sieb. Sang pemain sebelumnya tak datang ke sesi latihan agar datang ke markas Bayern.

“Terasa menyebalkan ketika pemain itu (Sieb) dipanggil ke Munich untuk menjalani pemeriksaan medis, tanpa berkoordinasi apa pun dengan kami,” ketus Rosen kepada stasiun televisi Jerman, Sport1.


Baca Juga:


“Kami mengecam manner mereka (Bayern)! Sebagai sebuah klub raksasa di Eropa, ini sungguh tidak etis dan memalukan,” sambungnya.

Sejauh ini, Sieb memang tampil impresif untuk Hoffenheim U-17. Pemain yang biasa beroperasi sebagai second striker sudah mengemas 15 laga dan mencetak 10 gol serta 5 assist di kancah U-17 Bundesliga Südwest untuk tim milik Dimitar Hopp ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Tanpa Lewandowski, Bayern Munchen Pesta Gol di Kandang Hoffenheim

Vivagoal Liga InggrisBayern Munchen masih kukuh bertengger di puncak klasemen sementara Liga Jerman. Berduel dengan Hoffenheim  di PreZero Arena, Sabtu (29/2) dalam  spieltag ke-24, FC Hollywood menang telak 6-0.

 Bermain tanpa bomber andalan, Robert Lewandowski yang cedera, ketajaman lini depan Die Roten tetap terjaga. Serge Gnabry menjadi pembuka pesta gol The Bavarians pada menit ke-2. Menerima umpan Thomas Muller, Gnabry menyelesaikannya dengan tendangan tanpa bisa diantisipasi sempurna. 

Lima menit kemudian, Joshua Kimmich menggandakan keunggulan Bayern setelah menyambar bola liar di depan kotak penalti Hoffenheim. Memasuki menit ke-15, Bayern berhasil memperbesar keunggulan jadi 3-0 lewat pemain berusia 18 tahun, Joshua Zirkzee.

Babak pertama ditutup dengan skor 4-0 setelah tendangan Philippe Coutinho yang membentur Lucas Libeiro tetap membuat bola yang melaju kencang masuk ke gawang.

Baca Juga: Alasan Laga Leg Kedua RB Salzburg vs Eintracht Frankfurt Ditunda

Memasuki babak kedua, Bayern kembali menambah pundi-pundi golnya. Menit ke-47, skor berubah jadi 5-0 setelah Muller yang mencuri bola dari Benjamin Hubner lalu mengirimkannya kepada Coutinho. Pemain pinjaman asal Brasil tersebut dengan tenang mengirim bola masuk ke gawang.

Menit ke-62, jarak keunggulan Bayern semakin jauh setelah kerjasama antara Coutinho dan Corentin Tolisso dituntaskan oleh Leon Goretzka. Menit ke-77, wasit menghentikan laga setelah tribun yang diisi suporter Bayern membentangkan tulisan yang bermaksud menghina investor utama Hoffenheim, Dietmar Hopp.

Laga baru dilanjutkan 20 menit kemudian, namun di sisa waktu yang ada tak ada lagi gol yang tercipta. Dengan hasil ini, Bayern tetap di posisi teratas klasemen Liga Jerman dengan koleksi 52 poin. Sementara Hoffenheim, mereka masih tertahan di peringkat ke-8 dengan 34 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gelandang Muda Hoffenheim Masuk Dalam Bidikan Tiga Klub Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Gelandang muda berbakat Hoffenheim, Florian Grillitsch dikabarkan masuk dalam buruan raksasa Premier League, Arsenal pada bursa transfer musim panas mendatang.

Seperti dilansir dari Sport Bild, Florian Grillitsch kabarnya akan segera dipinang oleh The Gunners dengan mahar sebesar 20 juta euro karena performanya sebagai gelandang pengatur ritme permainan di Hoffenheim menarik perhatian pelatih Mikel Arteta.

Ya, musim ini Florian Grillitsch memang menjelma menjadi salah satu gelandang yang paling menyita perhatian pecinta sepakbola di Bundesliga Jerman. Dengan tinggi badan nyaris 190 sentimeter, pemain yang baru berusia 24 tahun ini mampu tampil konsisten di lini tengah Hoffenheim.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain yang Mampu Bersinar Usai Hengkang dari Liverpool

Penampilan ciamik yang konsisten ditunjukkannya selama dua musim memperkuat Hoffenheim, membuat Florian jadi langganan dipanggil masuk timnas Austria besutan pelatih Franco Foda sejak 2017 silam. Total Florian sudah mengoleksi 16 caps bersama Austria dengan torehan satu gol.

Namun sepertinya Arsenal tidak bakal mudah mendapatkan tanda tangan Florian Grillitsch. Pasalnya, pelatih Hoffenheim, Alfred Schreuder keberatan melepas gelandang andalannya itu setelah mereka melepas Kerem Demirbay ke Bayern Leverkusen musim panas kemarin.

Selain itu, menurut Sport Bild, Florian yang kontraknya baru akan habis di Hoffenheim pada 2022 mendatang juga masuk dalam radar klub Inggris lainnya seperti Newcastle United dan Southampton.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mantan Bos Hoffenheim Cerita Buruknya Firmino Saat Kali Pertama Main Di Eropa

Vivagoal Bundesliga – Mantan direktur olahraga Hoffenheim, Ernst Tanner mengaku tidak menyangka dengan perubahan Roberto Firmino saat ini. Menurut Tanner, pemain asal Brasil tersebut punya statistik yang sangat buruk ketika pertama kali datang ke Eropa.

“Anda mungkin tidak percaya dengan apa yang saya katakan. Tapi anda harus melihat data Firmino ketika ia pertama kali datang ke Hoffenheim.” kata Tanner seperti dilansir dari Soccerway.

Baca juga: Muller dan Bayern Bersiap Bicarakan Hal Besar di Musim Panas Mendatang

“Di Jerman, kami biasanya melakukan tes ketahanan, tes darah yang cukup akurat, dan khusus tuk Firmino, dia punya angka terburuk yang pernah saya lihat di sepakbola profesional. Saya bahkan katakan dia jauh lebih buruk dari nenek saya.” Tanner menambahkan.

Kendati banyak pihak yang mempertanyakan alasannya tetap memboyong Firmino dari klub Brasil, Figueirense pada 2011 silam, Tanner cuek saja. Ia bersikukuh bahwa tes medis Firmino memang kurang bagus, tapi ia yakin Firmino yang kala itu masih berusia 20 tahun punya kemampuan spesial di lapangan.

“Tapi saya memilih mempertahankannya, karena saya cukup yakin dia akan jadi pemain top di Bundesliga. Kami melakukan evaluasi mendalam di laporan kami, dan saya pikir dari nilai 1-10, saya memberinya nilai depan atau sembilan.”

“Semua orang di Hoffenheim kemudian mempertanyakan sikap saya, tapi saya punya alasan kuat memberinya nilai tinggi karena kemampuannya dan sikapnya. Ketika pelatih mengkritiknya, dia seperti anak sekolah yang berdiri dan mendengarkan gurunya, saya masih ingat momen itu.” Tanner menjelaskan.

Baca juga: Jelang Lawan Chelsea, Thomas Muller Terlibat Psywar

“Saya melihat Firmino berbeda dengan kebanyakan pemain di Jerman. Jika satu jam setelah pelatih melakukan itu, dia tidak akan tinggal berdiri tapi langsung menuju ruang ganti dengan amarah besar, tapi Firmino menerima kritik dengan baik, dan sekarang dia berkembang, sangat mengesankan.” tutup Tanner.

Sebagai informasi, Roberto Firmino membela Hoffenheim selama lima musim sebelum direkrut Liverpool. Total ia membukukan 153 penampilan dengan torehan 49 gol untuk Hoffenheim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS