Tag: Lionel Messi

Muak dengan Internal Barca, Tiga Klub Ini Berpeluang Dapatkan Lionel Messi

VivagoalLa Liga – Masa depan Lionel Messi tengah jadi pembicaraan hangat belakangan ini. Akan habis kontrak pada 2021, kapten Barcelona itu dikabarkan menolak tawaran perpanjangan yang disodorkan manajemen.

Menurut AS, Messi muak dengan situasi internal Blaugrana saat ini. Mulai dari atmosfer ruang ganti yang membuatnya tidak nyaman, hingga performa Los Cules yang belum juga memuaskan setelah penunjukan Quique Setien sebagai pelatih.

Sejumlah klub pun mulai dikaitkan dengan Messi seumpamanya peraih 6 Ballon d’Or tersebut benar-benar angkat kaki dari Camp Nou.

Manchester City jadi kandidat terkuat. Faktor Pep Guardiola yang pernah mengasuh Messi semasa melatih Barca periode 2008-2012 menjadi alasan utamanya. Bersama Pep Guardiola, Messi sukses merengkuh Ballon d’Or empat kali beruntun.

Kemudian ada Inter Milan yang sempat dirumorkan ingin mendatangkan Messi pada bursa musim panas mendatang.

Massimo Moratti, eks presiden Nerazzurri menyebut kepindahan Messi ke Inter bukan hal yang mustahil. Selain bakal bertemu rival abadinya Cristiano Ronaldo, keinginan Barca tuk merekrut Lautaro Martinez bisa jadi opsi untuk melakukan tukar guling dengan Messi.


Baca Juga:


Terakhir, Newell’s Old Boys, klub masa kecil Messi di kampung halamannya, Rosario, Argentina.

Meski terbilang kemungkinannya kecil karena Messi masih ingin terus bermain di level kompetisi tertinggi, namun Messi yang saat ini berusia 33 tahun pernah mengungkapkan keinginannya bisa bermain untuk Newell Old Boys sebelum dirinya pensiun.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dear Messi, Jangan Sampai Pergi Tinggalkan Barcelona

Vivagoal La Liga – Zinedine Zidane meminta kepada Lionel Messi jangan sampai pernah punya pikiran meninggalkan Barcelona. Sebab, ketiadaan La Pulga akan berdampak buruk untuk kelangsungan hidup LaLiga.

Masa depan Messi kembali ramai diperbincangkan menyusul rumor ketidakharmonisan dirinya dengan pelatih Quique Setien. Messi menilai, Setien bertanggung jawab penuh atas performa buruk yang dipertontonkan Barca selepas LaLiga restart.

Dari enam laga terakhir, Barcelona hanya bisa mengoleksi 12 poin dari kemungkinan 18 poin yang bisa mereka kumpulkan. Alhasil, jarak dengan Real Madrid di puncak klasemen kian melebar jadi empat poin, setelah Madrid kembali meraih kemenangan keenamnya secara beruntun saat menjamu Getafe, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB.

Dengan musim masih menyisakan lima pertandingan lagi, Barcelona dalam posisi terjepit untuk bisa mengamankan gelar juara. Messi pun terlihat mulai ogah-ogahan belakangan ini yang dibuktikan hanya membuat dua gol dalam empat laga terakhir Barca.


Baca Juga:


Messi pun disebut mulai tidak betah berseragam Barcelona, apalagi jika kondisi seperti ini terus, Blaugrana berpotensi nirgelar di akhir musim setelah sudah kandas di Copa del Rey dan di Liga Champions mereka belum meyakinkan.

Situasi ini ternyata cukup menarik perhatian Zidane. Meski berada di kubu lawan, namun pelatih asal Prancis tersebut terang-terangan meminta Messi untuk bertahan demi kebaikan LaLiga.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di Barcelona, tapi saya berharap tidak bakal kejadian Messi pergi. Sebab dia ada di liga ini, dan kita ingin para pemain terbaik ada di Laliga.” tegas Zidane seperti dilansir dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Enggan Teken Kontrak Baru, Messi Berstatus Free Transfer Musim Depan?

Vivagoal La Liga – Barcelona kian memanas. Sang mega bintang, Lionel Messi dikabarkan sudah enggan meneken perpanjangan kontrak yang disodorkan manajemen klub, yang itu artinya La Pulga akan berstatus free transfer musim panas tahun depan.

Rumor ini pertama kali dihembuskan oleh Cadena SER, Jumat (3/7/2020) waktu setempat. Kontrak Messi sedianya akan habis pada 2021 mendatang dan pembicaraan untuk memperpanjang masa kerja pemain asal Argentina tersebut sudah dimulai.

Tapi Messi diklaim tiba-tiba berubah pikiran dan memutuskan untuk tidak membuka ruang negosiasi lagi dengan manajemen untuk pembaharuan kontraknya. Masih dari sumber yang sama, Messi dikabarkan marah karena dirinya dianggap bertanggung jawab atas beberapa kerusuhan yang terjadi dalam internal Barcelona.

AS lalu memaparkan lebih detail tentang rasa frustasi seorang Messi. Pesepakbola berusia 33 tahun itu disebut muak dengan semua masalah di internal klubnya yang kerap menjadikan dirinya sebagai kambing hitam.

Messi merasa disalahkan dengan performa buruk Barcelona belakangan ini karena beberapa waktu terakhir kerap mempertontonkan kemarahannya di publik. Masih segar dalam ingatan ketika Messi secara terbuka mengkritik direktur olahraga Barcelona, Eric Abidal di akun instastory-nya.

Messi juga tidak menunjukkan rasa respek kepada asisten pelatih Eder Sarabia saat Barcelona ditahan imbang 2-2 kontra Celta Vigo. Messi disebut biang buruknya penampilan Griezmann di Barcelona karena tak pernah memberi umpan kepada mantan penyerang Atletico Madrid tersebut.


Baca Juga:


Alhasil, Barcelona kini terancam gagal mempertahankan gelar La Liga Spanyol setelah tertinggal empat angka dari Real Madrid di papan klasemen. Peluang Barca untuk nirgelar musim ini juga terbuka lebar setelah kandas di Copa Del Rey dan performa mereka kurang meyakinkan di Liga Champions.

Akumulasi dari semua persoalan ini membuat Messi lelah. Sang superstar dilaporkan sudah mulai mengeluh kepada lingkaran terdekatnya termasuk mengungkapkan rencana-rencananya kepada pemain-pemain senior di Blaugrana seperti Gerard Pique dan Luis Suarez, salah satunya adalah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya lagi di tim Catalan.

Messi sendiri telah memperkuat Barcelona sejak musim 2004/2005. Sedari periode tersebut, Messi merupakan pilar utama Barca dengan membukukan 724 penampilan dengan torehan 630 gol dan membantu timnya meraih 34 trofi.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Jarang Diberi Umpan, Griezmann Diminta Tinju Muka Messi

VivagoalLa Liga – Barcelona miliki trio MSG (Messi-Suarez-Griezmann) di lini depan dan itu cukup mematikan. Tapi sejauh ini Griezmann hanya dianggap orang ketiga di lini serang tim Catalan tersebut.

Ungkapan ini disampaikan langsung oleh senior Griezmann di timnas Prancis, Christophe Dugarry. Hal itu merujuk pada situasi kurang kondusif yang tengah dialami oleh juniornya tersebut. Griezmann sempat diberitakan terlibat cekcok dengan Lionel Messi di sesi latihan tim.

Awal mula hubungan kurang harmonis Messi dan Griezmann ini terjadi setelah laga Barcelona melawan Leganes pada 17 Juni kemarin. Griezmann disebut sangat kesal dengan Messi karena jarang memberi umpan kepadanya. Di laga itu sendiri, selama 90 menit bermain, Griezmann tercatat hanya 22 kali melakukan sentuhan pada bola, sangat sedikit jika dibandingkan dengan Messi yang mencapai 117 kali.

Pertengkaran keduanya pun terjadi dalam skala yang cukup besar dan sampai mengundang perhatian rekan-rekan setim dan pelatih mereka. Sejumlah orang lantas dikabarkan mesti turun tangan menengahi keributan ini.

Dugarry sendiri menilai Griezmann sebenarnya memiliki potensi untuk sukses besar di Barcelona. Hanya saja, Messi tak pernah memberi ruang untuk penyerang 28 tahun itu karena punya hubungan yang kurang harmonis.

“Apa yang Griezmann takuti? Bocah yang tingginya 1,5 meter dan setengah autis? Messi harusnya banyak memberikan bola kepada Griezmann. Saya sudah mengatakan selama satu tahu bahwa dia memang punya masalah dengan Messi. Griezmann harusnya memukul wajahnya.” sembur Dugarry seperti dilansir dari Mirror.

“Andai Messi mau, dia pasti bisa memberi Griezmann lebih banyak umpan, tetapi saya tidak terkejut, Griezmann tidak pernah bisa tampil bagus, dia kurang percaya karena persoalan itu. Griezmann harus pergi dan berbicara dengan Messi untuk menuntaskan masalah ini.” tegasnya.

Komentar Dugarry ini sendiri pada akhirnya menuai banyak kritikan dan kecaman. Pasalnya ia dituduh melakukan tindakan diskriminasi terhadap orang-orang penyandang disabilitas.

“Saya dengan tulus meminta maaf yang sedalam-dalamnya karena komentar saya tentang Messi. Saya tidak bermaksud menstigmatisasi orang-orang dengan gangguan autisme. Itu bukan niat saya, saya minta maaf kepada semua orang.” Dugarry menuturkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tiga Gol Terbaik dari 700 yang Sudah Disarangkan Lionel Messi

VivagoalLa Liga – Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di buku rekor sepakbola dunia dengan mencetak gol ke-700 di level klub maupun timnas. Torehan ke-700 diciptakan saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid di pekan ke-33 La Liga lalu. 

Dilansir dari Sportskeeda,dari 700 gol tersebut, ada tiga gol yang disebut sebagai yang terbaik. Pertama adalah saat Messi membuat gol di laga Barcelona kontra Getafe pada semifinal Copa del Rey 18 April 2007 silam.

Saat itu Messi baru berusia 19 tahun dan berhasil melewati empat pemain yang membuat orang-orang teringat akan sosok legenda Argentina, Diego Maradona.

Dari garis tengah lapangan, Messi yang mendapat bola lalu berlari menuju kotak penalti lawan. Ia sukses melewati dua pemain sebelum meningkatkan kecepatan lalu mengalahkan dua pemain lagi. Messi lalu mengecoh kiper sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang dengan kaki kanannya.

Kedua gol terbaik dari Messi adalah saat La Pulga menghadapi Athletic Bilbao di final Copa Del Rey musim 2014/15. Hampir mirip dengan golnya ke gawang Getafe, Messi juga mencatatkan gol ini melalui sebuah aksi solo run yang menakjubkan. 

Dengan kecepatannya, Messi berhasil melewati satu orang pemain Bilbao dan lolos dari kurungan dua pemain lainnya. Begitu sampai di kotak penalti, ia lalu mengecoh satu pemain lagi sebelum mengirim bola masuk ke gawang.


Baca Juga:


Terakhir adalah gol Messi pada musim 2018/19 saat Barcelona menghancurkan Real Betis 4-1 di Estadio Benito Villamarin. Usai menerima operan Ivan Rakitic, Messi yang berdiri di tepi luar kotak penalti sebelah kanan Betis melakukan tembakan flying drive shoot mirip tendangan Tsubasa Ozora.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Messi vs Ronaldo: Siapa Yang Akan Pensiun Dengan Jumlah Gol Terbanyak?

Vivagoal Liga ChampionsLionel Messi sudah mencetak 700 gol dan Cristiano Ronaldo dengan 728 gol sepanjang karier sepakbola keduanya. Pertanyaannya kemudian, siapa yang akan pensiun dengan jumlah gol terbanyak?

Kualitas Ronaldo dan Messi memang tidak perlu diperdebatkan lagi. La Pulga baru saja menyusul Ronaldo yang sudah terlebih dahulu masuk geng eksklusif pesepakbola dengan torehan minimal 700 gol di level klub maupun timnas. Sekarang, hanya mereka dua pesepakbola aktif yang bisa mencapai gol sebanyak itu, fantastis!

Dalam 16 tahun terakhir, dunia sepakbola Eropa memang lebih banyak didominasi oleh gol-gol Messi dan Ronaldo. Perbandingan kedua pemain ini seakan tidak ada habisnya. Ada yang bilang Messi lebih baik, sementara fans sebelah bilang Ronaldo diatas Messi.

Terlepas dari perbandingan yang tak pernah ada ujung pangkalnya itu, satu yang pasti bahwa Messi dilahirkan dengan bakat sepakbola murni, dan Ronaldo bisa mencapai level tertinggi karena dedikasi dan kerja keras. Ronaldo memulai kariernya di level senior pada tahun 2002 silam bersama Sporting, sedangkan Messi baru muncul dua tahun setelahnya di Barcelona.

Setelah belasan tahun, Ronaldo menambah pundi-pundi golnya hingga mencapai 728 gol saat membantu Juventus meraih kemenangan 3-1 atas Genoa tengah pekan kemarin. Di saat yang sama, Messi juga mencetak gol ke-700 nya saat Barcelona ditahan imbang 2-2 oleh Atletico Madrid.

Mungkin ada yang mengatakan bahwa Ronaldo lebih baik dari Messi karena unggul 28 gol, tapi Ronaldo memulai karir profesionalnya dua tahun lebih awal dari Messi. Ronaldo juga butuh 974 pertandingan untuk mencapai gol ke-700. Sementara Messi hanya butuh 862 pertandingan. Singkatnya, Ronaldo punya banyak waktu lebih banyak dari Messi.

Baca Juga:

 

Walau begitu, tak berarti pula Messi lebih baik dari Ronaldo. Pasalnya, ia memulai karir sepakbola ketika Barcelona sedang diperkuat dua gelandang terbaik dunia dalam diri Andres Iniesta dan Xavi Hernandez, termasuk Ronaldinho. Artinya, Messi memulai di lingkungan yang jauh lebih kondusif ketimbang Ronaldo di Sporting.

Bagaimanapun, koleksi gol Messi dan Ronaldo sudah mencapai 1478 gol dan bakal masuk buku sejarah sebagai bagian dari 7 pemain yang pernah mencetak 700 gol. Sekarang, dengan usia Ronaldo yang telah menginjak 35 tahun dan Messi 33 tahun, pertanyaannya, siapa yang bakal menutup karier dengan jumlah gol terbanyak?

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Punya 700 Gol, Begini Fakta Kaki Kiri Messi Yang Maha Dahsyat

Vivagoal La LigaLionel Messi sudah mencetak 700 gol dalam kariernya di dunia sepakbola. Dari jumlah sebanyak itu, kaki kiri Messi-lah yang paling sering menciptakan prahara buat semua lawan-lawan Barcelona.

Messi mencetak gol ke-700 nya dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, Rabu (1/7/2020) dinihari WIB. Ia menciptakannya saat mengeksekusi penalti buat Blaugrana dengan gaya panenka.

Secara terperinci, satu gol itu sudah membuat Messi kini mengoleksi 630 gol dalam balutan seragam Barcelona. Sementara 70 gol lainnya ia cetak ketika membela timnas Argentina.

Merujuk pada data Sky Sports, dari jumlah 700 gol tersebut, kaki kiri Messi menjadi bagian yang paling mematikan dalam setiap aksi La Pulga di lapangan hijau. Total ada 582 gol yang mampu dicetaknya dengan menggunakan kaki kiri.

Jumlah gol kaki kiri Messi sangat timpang jika dibandingkan dengan torehan golnya menggunakan kaki kanan. Hanya ada 92 gol yang Messi buat dengan sepakan kaki kanan, selebihnya, Messi juga mencetak 24 gol dengan kepala dan dua gol dengan bagian tubuh lainnya.

Masih berdasarkan catatan Sky Sports, dari 700 gol Messi tersebut, 90 diantaranya ia ciptakan dari titik putih penalti. Ada 52 gol yang ia lesakkan melalui skema tendangan bebas langsung. Selain itu, 580 gol dicetak Messi lewat aksi di dalam kotak penalti, dan 120 gol sisanya Messi cetak dari sebuah tendangan di luar kotak penalti.


Baca Juga:


Terkait gol di level klub, Messi kini tinggal memburu rekor Pele. Legenda Brasil itu punya catatan 643 gol untuk satu klub, yakni Santos semasa dirinya bermain. Messi hanya butuh 13 gol lagi untuk menyamainya sebagai pemain dengan rekor gol terbanyak dalam satu klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

8 Pemain dengan Kontrak Terlama di Sepakbola

VivagoalLa Liga – Klub sepakbola biasanya memberikan kontrak dengan durasi dua hingga lima tahun. Namun tahukah Anda, beberapa klub berani memberi kontrak dengan durasi lebih lama.

Bagi sebagian klub, memberi kontrak dengan durasi lama tidak merugikan mereka, terlebih kebijakan tersebut juga tidak menyalahi aturan.

Pemain-pemain yang diberi kontrak dengan durasi lama tentu sudah dipilah oleh manajemen klub, dimana mereka sudah memantau perkembangan pemain atau setidaknya mereka optimis sang pemain akan menjadi bintang di kemudian hari.

Berikut sederet pemain yang pernah mendapat kontrak dengan durasi tak wajar dilansir dari ESPN;

  1. Lionel Messi

Pada September 2005, Messi sepakat meneken kontrak dengan durasi sembilan tahun dengan barcelona. Hanya butuh beberapa bulan baginya untuk langsung menembus skuad utama El Barca.

Langkah tersebut jelas tidak pernah disesali Barcelona meski dalam prosesnya ada kabar tak sedap terkait masa depan Messi. Pemain asal Argentina itu pun berhasil membantu Barca menyabet berbagai gelar bergengsi sekaligus membuatnya sebagai pemain bintang saat ini.

  1. Saul Niguez

Tampil gemilang sebagai tulang punggung permainan di Atletico Madrid, Saul kemudian diganjar kontrak sembilan tahun pada 2017 silam. Secara peraturan ia akan bertahan di Atletico hingga 2026.

Beberapa peminat termasuk Manchester City jelas tak bisa berkutik dengan kontrak panjang yang ada tersebut.

  1. Inaki Williams

Inaki Williams mencapai kesepakatan kontrak selama sembilan tahun dengan Athletic Bilbao pada musim panas 2019. Dengan usianya yang kini menginjak 26 tahun, kemungkinan besar ia akan menghabiskan kariernya di San Mames.

Williams memang banyak menarik minat klub-klub Eropa. Namun mereka harus menyiapkan dana senilai 135 juta euro untuk menebus klausul pelepasannya.

  1. Denilson

Transfer Denilson dari Sao Paulo ke Real Betis sebesar 21,5 juta pounds membuatnya sebagai pemain termahal di dunia pada 1998. Kala itu, Denilson yang baru berumur 20 tahun setuju meneken kontrak berdurasi 10 tahun. 

Namun Denilson gagal menjaga konsistensi penampilannya dan meninggalkan Real Betis setelah enam tahun untuk pindah ke Bordeaux. Selama di Real Betis, ia hanya menyumbangkan tujuh gol.


Baca Juga:


 

  1. Andres Iniesta

Atas dedikasinya kepada Barcelona, raksasa La Liga itu kemudian memberi hadiah “kontrak seumur hidup” kepada Iniesta pada Oktober 2017. Kesepakatan unik tersebut didesain untuk mempertahankan Iniesta, yang saat itu berusia 33 tahun, tetap di Barcelona sampai pensiun.

Namun enam bulan berselang, Iniesta justru pergi dan pindah ke klub Jepang, Vissel Kobe.

  1. Cesc Fabregas

Saat berusia 19 tahun, Arsenal memberikan kontrak dengan durasi delapan tahun kepada Fabregas tepatnya tahun 2006. Ia tampil gemilang dan mencatatkan diri sebagai kapten termuda Arsenal sebelum akhirnya memilih kembali ke Barcelona pada 2011.

  1. Iker Casillas dan Raul Gonzales

Real Madrid kala itu ingin menjadikan Casillas dan Raul sebagai maskot tim. Alhasil, keduanya diberikan “kontrak hingga akhir karier mereka di sepak bola” pada 2008.

Casillas kemudian sepakat meneken kontrak berdurasi sembilan tahun hingga 2017, sementara Raul hanya memperpanjang setahun dari kontrak sebelumnya yakni hingga 2011.

Namun sayang keduanya mengakhiri karier bukan dengan seragam Real. Casillas pindah ke FC Porto dan Raul ke Schalke. Perlakuan Real Madrid menjadi sorotan karena dianggap kurang menghargai dua legendanya tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Sinar Messi Meredup Sejak Ditangani Setien

VivagoalLa Liga – Barcelona kembali menuai banyak sorotan setelah kisruh internalnya terkait perseteruan pelatih Quique Setien dan para pemain merebak. Situasi makin rumit sebab performa Lionel Messi begitu menurun selama dibesut Setien.

Barcelona gagal merebut puncak klasemen LaLiga Spanyol yang sedang dikuasai Real Madrid. Hasil imbang 2-2 melawan Atletico Madrid di Camp Nou, Rabu (1/7/2020) dinihari WIB jadi penyebabnya.

Hasil ini kian menegaskan betapa buruknya Barcelona pasca kompetisi kembali restart pada pertengahan Juni kemarin. Tercatat, Blaugrana hanya bisa mengoleksi 12 poin dari 6 laga terakhir. Rinciannya, tiga menang dan tiga kali imbang.

Saat ini, Barcelona mengoleksi 70 poin hasil dari 33 pertandingan yang sudah dilakoni, tertinggal satu angka dari Real Madrid yang baru memainkan 32 laga. Kans Luis Suarez Cs tuk keluar sebagai juara di akhir musim kian mengecil andai Los Blancos bisa menang atas Getafe, Jumat (3/7/2020).

Kondisi ini makin diperparah dengan performa Messi yang jeblok banget. Memang Messi masih mampu mencetak tiga gol dan mengkreasikan 5 assist dalam enam laga terakhir pasca restart. Namun, catatan La Pulga seret gol di bawah asuhan Setien begitu terpampang jelas.

Setien yang menggantikan Ernesto Valverde pada Januari 2020 tercatat sudah memimpin Barcelona dalam 18 pertandingan. Dari total laga itu, Messi sudah melewatkan 11 laga tanpa mencetak gol. Meski Messi bisa menjebol gawang lawan sebanyak 10 kali dari 6 laga lainnya, namun menurut Marca, persentase itu jadi catatan paling buruk Messi sejak kemunculannya pada 2004 silam.


Baca Juga:



Berdasarkan catatan
Marca, sepanjang kariernya Messi paling lama tidak mencetak gol hanya dalam empat pertandingan liga. Hal itu terjadi pada rentang waktu Maret hingga April 2011.

Adapun Messi yang selalu bisa membuat 40 gol sejak musim 2008/2009, musim ini baru bisa mengoleksi 27 gol di seluruh ajang. Artinya, penyerang 33 tahun itu memang sedang menurun performanya selama Setien datang.

Jebloknya performa Messi ini berpotensi besar membuat pelatih berusia 61 tahun tersebut terdepak dari jabatannya sebagai juru taktik tim. Terlebih, sudah ada rumor bahwa Messi Cs sudah tidak percaya dengan mantan pelatih Real Betis itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Diimbangi Atletico 2-2 Di Camp Nou, Barcelona Gagal Salip Madrid

VivagoalLa Liga – Barcelona harus puas bermain imbang 2-2 saat menjamu Atletico Madrid. Hasil ini membuat El Barca gagal menyalip Real Madrid di puncak klasemen sementara LaLiga Spanyol.

Pekan ke-33 LaLiga menyajikan big match antara Barcelona melawan tim peringkat ketiga, Atletico Madrid di Camp Nou, Rabu (1/7/2020) dinihari WIB. Barcelona sempat unggul lebih dulu pada menit ke-12 melalui gol bunuh diri Diego Costa. Berawal dari bola tendangan bebas Messi dari sisi kanan, bola lalu membentur kaki Costa sebelum masuk ke gawang.

Atletico mendapat kesempatan emas menyamakan kedudukan di menit ke-14 melalui eksekusi tendangan penalti setelah Yannick Carrasco dilanggar Arturo Vidal. Costa yang maju sebagai eksekutor, gagal menuntaskannya dengan baik setelah bola tendangannya masih bisa di blok Marc-Andre Ter Stegen.

Namun tendangan penalti harus diulang karena Ter Stegen dianggap keluar dari garis sebelum Costa menendang bola. Kesempatan penalti kedua pun tak disia-siakan oleh Saul Niguez dan merubah kedudukan kembali sama kuat, 1-1.

Sepanjang babak pertama, Barcelona sebenarnya lebih unggul secara statistik ketimbang Atletico. Blaugrana membukukan 73 persen penguasaan bola dengan melepaskan tujuh percobaan. Sementara Atletico hanya bisa membuat empat shots. Namun, hingga jeda turun minum skor 1-1 belum juga berubah.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Barcelona kembali unggul 2-1 atas tamunya setelah Lionel Messi mencetak gol melalui titik putih. Berawal dari pelanggaran yang dibuat Felipe kepada Nelson Semedo, Messi yang maju sebagai eksekutor sukses memperdayai Jan Oblak dengan tendangan panenka.


Baca Juga:



Akan tetapi, Atletico lagi-lagi bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2 setelah kembali mendapatkan tendangan 12 pas pada menit ke-61. Saul Niguez yang maju sebagai eksekutor kembali bisa menaklukkan Marc-Andre Ter Stegen.

Barcelona yang terus mencoba mencari kemenangan di sisa waktu yang ada tak kunjung bisa mencetak gol. Hingga laga usai, skor tak berubah dan membuat Barcelona harus tertahan di peringkat kedua klasemen dengan raihan 70 poin, tertinggal satu angka dari Madrid yang berada di puncak klasemen dan baru akan bermain melawan Getafe pada Jumat (3/7/2020).

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS