Tag: Mauricio Pochettino

Pochettino Sesumbar Bawa Perubahan Permainan Sepakbola di Inggris dan Spanyol

Vivagoal Liga Inggris – Mauricio Pochettino mengatakan perubahan dalam sepakbola Inggris mulai terjadi kala ia melatih Southampton. Sebelumnya ia juga pernah berhasil merubah Espanyol di La Liga.

Tak bisa dipungkiri jika Spurs bertransformasi menjadi seperti sekarang karena kerja keras Pochettino. Spurs yang sebelumnya hanya menjadi ‘pelengkap’ berhasil menjadi penantang gelar juara bahkan untuk ajang sekelas Liga Champions.

Pochettino sendiri mengatakan jika dirinya sudah membawa perubahan tidak hanya di Spurs namun kepada sepakbola Inggris menyeluruh. Ia sesumbar kini banyak klub yang meniru langkahnya yakni mengorbitkan pemain seperti saat ia masih melatih Southampton.

“Sepakbola di Inggris berubah dengan adanya tim Southampton 2013/14, tidak ada tim lain yang memiliki pengaruh besar dalam mengubah pola pikir [sepakbola Inggris],” kata Pochettino dalam acara Talking Football yang dipandu Guillem Balague di La Liga TV dilansir dari Goal.

“Kami [Pochettino dan stafnya] tiba di sebuah klub dengan presiden seperti Nicola Cortese yang memberi apa yang kami butuhkan untuk menciptakan sesuatu yang unik di sepakbola Inggris. Kemampuan kami untuk beradaptasi dengan lingkungan yang benar-benar berbeda sungguh luar biasa.”

“Kami menemukan sekelompok pemain yang ingin belajar dari pengalaman yang kami bawa dari sepakbola Spanyol, dan dengan kualitas permainan dan gaya sepakbola yang berbeda dengan yang ada di Inggris. Pada pemain muda mulai bermunculan, dan orang-orang mulai percaya pada pemain muda, juga di tim nasional Inggris.”

Lebih lanjut Pochettino mengatakan jika perubahan tak hanya ia lakukan di Inggris namun juga Spanyol. Ia membuat terobosan dengan taktik permainan dari belakang setelah sebelumnya klub-klub di sana lebih sering bermain bola panjang.

“Di Espanyol, kami adalah staf pelatih pertama yang mulai mengajarkan latihan untuk memainkan bola dari belakang,” katanya. “Faktanya ada di sana. Tonton saja pertandingan manapun dari sekitar 2010 dan 2011, bola dimainkan dari gawang. Saat sebelumnya selalu memainkan bola-bola panjang.”

“Kami memulai dengan cara itu, dan banyak orang sedikit terkejut. Semuanya membicarakan Barcelona, [Real] Madrid, [AC] Milan.”

“Tidak, tidak, itu Espanyol, dengan Ernesto Galan, Jordi Amat, Raul Rodriguez, David Lopez, Didac Vila, Victor Ruiz, Raul Baena, Juan Forlin, Javi Marquez. Banyak dari pemain tersebut tumbuh dengan gaya permainan dan filosofi berbeda dari sepakbola modern yang dimainkan hari ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Didepak di Tottenham dan Digantikan Mourinho, Pochettino Malah Senang, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Inggris – Mauricio Pochettino merasa sangat senang saat dirinya diusir dari Tottenham hotspurs oleh Jose Mourinho. Namun, ada beberapa kabar yang mengungkapkan bahwa pelatih asal Argentina tersebut akan menyingkirkan Zidane dari Real Madrid.

Performa Pochettino saat berada di Tottenham Hotspur terbilang tidak cukup buruk. Ia bisa mengantarkan klub berjuluk The Lilywhites menjadi runner-up Liga Champions beberapa musim lalu.

Namun setelah musim berikutnya, Pochettino tampil inkonsisten dari segi kualitas saat melakukan strategi kepada para pemain Tottenham Hotspur. Tidak pandang bulu, pihak manajemen langsung memecat Pochettino dari klub.

Saat itu, Mourinho langsung ditunjuk menjadi pelatih baru dan diharapkan bisa menyelamatkan posisi Tottenham Hotspur di empat besar untuk mengamankan tiket Liga Champions. Merasa digantikan oleh Mourinho, Pochettino malah tampak senang.


Baca Juga:


“Sejujurnya, Saya sangat senang bisa meninggalkan klub dengan cara seperti ini. Saya juga sangat senang saat ini klub sudah ditangani oleh salah satu pelatih terbaik dunia (Jose Mourinho),” kata Pochettino dikutip dari NDTV.

“Saya sudah mengetahui kualitas Jose Mourinho saat melatih di Real Madrid dan saya menjadi pelatih di Espanyol,” lanjutnya.

“Saya sangat mengetahui bahwa Jose Mourinho merupakan pelatih terbaik di dunia dan saya memikirkan suatu saat nanti saya bisa berada di Real Madrid. Nanti lihat saja, bagaimana kehidupan berjalan dan suatu saat nanti saya yakin bisa bergabung dengan Real Madrid,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terikat Secara Emosional dengan Spurs, Pochettino Harap Kembali

Vivagoal Liga InggrisMauricio Pochettino berharap suatu saat nanti bisa kembali ke Tottenham Hotspur dan menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas.

Spurs bertransformasi menjadi salah satu penantang empat besar Premier League sedikitnya dalam lima tahun terakhir bersama Pochettino. Tim asal London itu juga mampu bersaing dengan Arsenal yang selama ini selalu berada di atas mereka.

Tidak hanya menghuni empat besar, Spurs bahkan beberapa kali menantang gelar juara. Mereka bahkan hampir saja meraih gelar Liga Champions musim lalu andai tak dikalahkan Liverpool di final.

Namun kebersamaan mereka harus berakhir setelah Spurs mengawali musim ini dengan buruk. Pochettino kemudian dilengserkan dan digantikan Jose Mourinho.


Baca Juga: 


“Akan tetapi, kami menghentikannya. Tentu saya tak sabar untuk bergerak lagi dan saya sangat termotivasi untuk proyek berikutnya,” kata Pochettino. 

Pochettino lantas  menuturkan harapannya untuk bisa kembali ke Spurs suatu saat nanti. Menurutnya ada sebuah pekerjaan yang belum ia selesaikan di sana.

“Sungguh perjalanan yang hebat dan mengakhiri dengan cara seperti ini tentu bukanlah keinginan siapapun. Tapi dari lubuk hati saya, saya yakin kami akan berjalan [bersama] kembali.

“Sejak saya meninggalkan klub ini, mimpi saya adalah kembali dan berusaha untuk menuntaskan pekerjaan yang belum kami tuntaskan.  Saya ingin kembali suatu hari nanti karena klub ini begitu spesial. Fansnya pun sangat spesial,” pungkas Pochettino.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pochettino Masuk Radar Newcastle United

Vivagoal Liga Inggris – Newcastle United sesaat lagi bakal jadi tim dengan keuangan tak terbatas di Liga Inggris setelah dibeli Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Nama Mauricio Pochettino lantas muncul sebagai kandidat utama pelatih Newcastle. 

Dikutip dari Express, pangeran Mohammed bin Salman disebut tak puas dengan Steve Bruce. Dia bahkan meminta untuk segera melakukan pergantian demi meningkatkan permainan Newcastle.

Alhasil, eks pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jadi kandidat terkuat. Pasalnya juru taktik asal Argentina itu masih menetap di Inggris setelah dipecat.

Alasan lain, Pochettino dianggap sudah hapal betul dengan atmosfer Liga Inggris. Karenanya dia dianggap cocok untuk membawa Newcastle berprestasi.


Baca Juga: 


Selain Pochettino, ada juga nama Massimilano Allegri, eks pelatih Juventus. Sepak terjangnya bersama Si Nyonya Tua membuat Newcastle berharap pada tangan dinginnya.

Namun demikian, nampaknya agak sulit untuk mendatangkan Allegri ke Inggris. Selain faktor bahasa, Allegri belum tertarik untuk menukangi klub asal Britania Raya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Andai Tak Main di Asian Games, Son Heung-Min Pasti Keluar Dari Spurs

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pelatih Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan dirinya memang menyuruh Son Heung-Min untuk pergi membela Korea Selatan, khususnya di Asian Games 2018. Meski saat itu klubnya Spurs menginginkan Ia untuk tinggal.

Pochettino mengklaim bahwa Son tak akan lagi bisa berada di Spurs andai tak membela dan menyelesaikan tugas yang Ia emban bersama timnas. Beberapa sebelum dipanggil oleh Timnas Korea Selatan, Sonny baru saja menandatangi kontrak baru bersama The Lilywhites kala itu.

Bahkan dalam sebuah laporan, Son sampai mengancam akan hengkang dari Spurs andai dirinya tak diberikan izin untuk terbang menuju Indonesia bersama para kompatriotnya di Negeri Ginseng. Salah satu pertimbangan mengapa Spurs enggan melepas Son adalah karena kapten mereka Harry Kane mengalami cedera.

Sadar pentingnya Asian Games bagi Son, Pochettino pun membuat keputusan penting dengan membiarkannya pergi untuk kembali. Kala itu memang mau tak mau Spurs harus rela kehilangan Son, karena jika tidak Ia akan mendapat wajib militer dan bakal absen hingga dua tahun lamanya.


Baca Juga:


“Hari ini, Sonny berada di Tottenham karena kami mengizinkannya pergi dan bermain di dua kompetisi yang tidak wajib. Tidak saling egois untuk mengatakan, ‘Tidak, Sonny kamu harus tinggal disini’,”ujar Pochettino dilansir Goal.

“Jika tidak, dua tahun (absen) dan kami harus memutus kontrak Son. Tak ada satupun yang mengatakan hal ini. Itu merupakan keputusan kamu untuk memberinya izin pergi.

Keputusan yang dibuat Tottenham pada akhirnya berdampak baik bagi kedua belah pihak. Son bersama Timnas Korea Selatan berhasil mendapatkan emas Asian Games 2018 dengan mengalahkan Jepang 2-1 di babak Final.

Sejak saat itu, Son menjadi salah satu sosok kunci khususnya di lini serang Tottenham. Musim lalu, Ia berhasil membawa timnya hingga partai final Liga Champions sebelum dikalahkan oleh Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pochettino: Lautaro Martinez Salah Satu Penyerang Terbaik!

Vivagoal Serie A –  Lautaro Martinez berhasil mencuri perhatian setelah mendapat tempat dari Antonio Conte musim ini. Menggantikan Mauro Icardi, Lautaro berhasil menggaransi lini serang Inter Milan tetap tajam.

Betapa tidak, Lautaro yang musim ini sudah membukukan 31 penampilan di semua ajang telah mengoleksi 16 gol dan membuat empat assist. Ia juga sudah menjadi pemain reguler untuk timnas Argentina dan menyumbang sembilan gol dari 17 penampilan.

Penampilan Lautaro membuat Mauricio Pochettino kagum. Menurutnya, Martinez adalah salah satu striker terbaik di dunia saat ini dan pantas menjadi incaran klub-klub top dunia.

“Lautaro adalah salah satu striker terbaik yang ada di dunia saat ini. Ini bukan hanya karena apa yang telah dia tunjukkan, tetapi potensinya yang hebat di masa depan.


Baca Juga: 


“Jika Anda sedang mencari striker tajam untuk klub-klub besar, jelas namanya ada di sana,” kata Pochettino kepada stasiun radio Argentina, Radio La Plata.

Lautaro sendiri saat ini tengah menjadi incaran utama Barcelona. Bahkan raksasa La Liga itu disebut akan melancarkan aksinya pada musim panas mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pochettino Ingin Latih Messi Namun Tidak di Barcelona, Kenapa?

Vivagoal La Liga – Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengaku sangat ingin melatih Lionel Messi. Namun, ia menolak jika peraih enam Ballon d’Or tersebut masih bermain untuk Barcelona.

Pochettino sejauh ini masih berstatus menganggur pasca dirinya dipecat Tottenham sebagai juru taktik tim pada medio Desember 2019 kemarin. Pelatih asal Argentina itu sendiri sempat kencang disebut-sebut sebagai salah satu favorit untuk menggantikan Ernesto Valverde yang dipecat Barcelona awal Januari 2020 lalu.

Dengan pengalaman Pochettino tinggal kurang lebih 11 tahun di kota Barcelona baik sebagai pemain dan manajer tim rival sekota, Espanyol membuatnya jadi calon yang diunggulkan bisa membesut Lionel Messi Cs. Pasalnya, dewan direksi Blaugrana kabarnya menginginkan pelatih yang punya kedekatan dengan kota mereka.

Pochettino sendiri tidak menampik spekulasi terkait kans melatih Barcelona. Baginya itu sebuah hal yang wajar jika namanya kerap dikaitkan dengan klub-klub top Eropa seiring keberhasilannya mengorbitkan banyak pemain muda di Spurs sekaligus menjadikan tim asal London itu sebagai salah satu kekuatan baru di Liga Inggris dalam tiga musim terakhir.


Baca Juga: 


LioAlasan Pochettino Tak Mau Latih Messi di Barcelona

Tapi, Pochettino menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah mau melatih Barcelona karena faktor Espanyol kendati dirinya sangat ingin merasakan bisa melatih Messi.

“Saya ingin melatih Messi. Tapi hal itu baru bisa terjadi jika dia kembali ke Newell’s Old Boys karena saya juga tumbuh besar di klub tersebut. Saya masih bisa menunggu kesempatan yang mungkin datang dalam 10 tahun kedepan jika Messi sudah ingin memutuskan pensiun.” ucap Pochettino seperti dilansir dari Marca.

Sebagai informasi, sebelum pensiun, Messi pernah beberapa kali mengungkapkan harapannya bisa memperkuat klub masa kecilnya di Rosario, Argentina, Newell’s Old Boys. Tapi dalam beberapa kesempatan, Messi juga menyebut bahwa hal itu sulit terwujud karena keluarganya sudah terlanjur nyaman di Spanyol dan hampir tak mungkin membawa mereka kembali ke Argentina.

“Saya bermimpi bisa bermain untuk Newell’s di Liga Argentina, tapi saya tidak tahu apakah secara realistis itu bisa terjadi. Saya punya keluarga yang keinginannya harus didahulukan.” ungkap Messi beberapa waktu lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Selain Pochettino, Madrid Juga Bidik Bintang Spurs

Vivagoal La Liga Real Madrid dikabarkan membidik Mauricio Pochettino sebagai pelatih anyar mereka musim depan. Selain itu, Los Blancos juga mengincar eks anak didik Pochettino, Harry Kane.

Seperti dilansir dari Mirror, media-media di Spanyol memberitakan bahwa Madrid sudah bertemu dan menggelar pembicaraan dengan pihak Pochettino. Pelatih asal Argentina tersebut sejauh ini memang masih berstatus menganggur pasca dipecat Tottenham Hotspur akhir tahun lalu.

Negosiasi kabarnya dilakukan Madrid usai bertanding melawan Manchester City di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, 27 Februari 2020 lalu.

Baca Juga: Jose Mourinho Akui Tottenham Kalah Kelas Dari RB Leipzig

“Setelah kekalahan yang menyedihkan melawan Manchester City, utusan Real Madrid bertemu dan berbicara dengan Pochettino dan dia mengatakan kepada kubu Madrid, ‘saya akan menunggu Real Madrid selama itu diperlukan.” kata pundit asal Spanyol, Inda seperti dilansir dari Mirror.

Laju Madrid sendiri bersama Zidane musim ini memang masih naik turun. Setelah kalah dari City, Madrid sempat bisa mengalahkan Barcelona dengan skor 2-0 di El Clasico jilid II awal Maret lalu. Namun, Karim Benzema dan kolega langsung kalah dari Real Betis akhir pekan kemarin dan membuat posisi mereka di puncak klasemen kembali dikudeta Barcelona.

Namun selain Pochettino, penyerang The Lilywhites, Harry Kane juga masuk dalam daftar belanja Madrid. Saat ini, Kane sedang dalam proses pemulihan cedera, namun jika merujuk pada performa Karim Benzema, Luka Jovic dan den Hazard, Madrid memang diharapkan bisa tetap mendatangkan penyerang baru di bursa musim panas nanti.

Hazard dan Jovic sejatinya adalah mesin gol di klubnya masing-masing, tapi keduanya gagal mengisi lubang yang ditinggalkan Ronaldo. Selama 8 bulan berkostum El Real, baik Hazard maupun Jovic sama-sama baru dua kali menyumbangkan gol.

Kondisi ini lantas membuat Madrid diminta untuk segera mendatangkan Harry Kane, karena penyerang internasional Inggris itu dinilai sebagai jaminan mutu di lini depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Madrid Siap Tunjuk Pelatih Baru Andai Zidane Gagal Raih Trofi, Siapa?

VivagoalLa Liga – Kinerja Zinedine Zidane bersama Real Madrid musim ini memang cukup baik, walau sudah tersingkir dari ajang Copa Del Rey, namun Sergio Ramos dkk masih berada di posisi teratas klasemen LaLiga Spanyol dan masih berpartisipasi di Liga Champions.

Walau demikian, masa depan juru taktik yang sudah menyumbangkan tiga trophy Liga Champions untuk Madrid tersebut tak lantas aman dari ancaman pemecatan di akhir musim.

Baca juga: Pelatih Belgia: Saya Akan Buat Hazard Bermain Lebih Baik

Hal itu bisa terjadi jika sampai Los Blancos gagal meraih satupun trofi mayor di akhir musim. Terlebih jika melihat selisih poin dengan rival abadinya, Barcelona di papan klasemen saat ini, sebagian besar orang masih belum yakin Madrid bisa memenangkan gelar La Liga.

Ditambah lagi dengan kekalahan 1-2 yang mereka dapat di leg pertama 16 besar Liga Champions kontra Manchester City membuat isu mengenai ketidakpastian masa depan pelatih asal Prancis itu mulai merebak kencang.

Media asal Inggris, Daily Mail memberitakan bahwa Presiden El Real, Florentino Perez sangat jarang mentolerir sebuah kegagalan. Perez tidak pernah ragu memecat Zidane sebagai pelatih jika tidak mampu memberikan trofi kepada Madrid.

Baca juga: Minim Kontribusi, Koeman Bela De Jong

Adapun eks pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino disebut-sebut sedang dipertimbangkan Madrid andai nantinya mereka benar-benar memutuskan mengakhiri kerjasama dengan Zidane.

Namun, nama Pochettino bukanlah satu-satunya pelatih yang diincar manajemen Los Blancos. Kabarnya, Perez juga tertarik menggunakan jasa Joachim Loew yang sudah berencana meninggalkan timnas Jerman usai pagelaran Piala Eropa 2020 tahun ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Pelatih Top Berstatus Pengangguran

Vivagoal Berita Bola – Dalam dunia sepak bola, tersemat berbagai pelatih top yang secara reputasi terbilang mentereng karena mampu mengangkat performa tim lebih dari sebelumnya. Ada pula mereka yang sukses mengantarkan berbagai gelar juara bagi timnya sehingga citra sebagai pelatih top tak bisa ditepikan begitu saja. Meski demikian, di hari ini ada beberapa nama beken yang bestatus tanpa klub.

Mereka yang bertugas sebagai pelatih, baik pelatih biasa maupun top bisasanya memang menjadi orang pertama yang bakal dimintai pertanggungjawaban terkait sukses atau tidaknya sebuah klub sepakbola yang tengah dilatihnya. Beberapa contoh pernah mengalami nasib yang berbeda dan lumayan menyedihkan karena tak bisa mengangkat prestasi tim.

Roberto Di Matteo misalnya. Caretacker Italia menggantikan peran dari Andre Villas-Boas sebagai pelatih Chelsea karena juru taktik asal Portugal itu dianggap gagal. Dalam waktu tak kurang dari 11 minggu, ia sukses mempersembahkan sepasang gelar yakni Piala FA dan Liga Champions. Gelar yang disebut terakhir merupakan yang pertama untuk the Blues. Performa impresif pelatih kelahiran Swiss tersebut pun diganjar dengan kontrak sebagai manajer permanen.

Baca Juga: 5 Fakta Mencengangkan Tentang Adriano Ribeiro

Namun sayang, performa impresif Di Matteo tak berjalan di musim berikutnya. Ia menuai rentetan hasil buruk untuk Frank Lampard dan kolega. Sebagai akhir, DI Matteo pun dibebastugaskan dari jabatannya sebagai manajer the Blues.

Selain Di Matteo, hingga Maret 2020, ada pula lima pelatih Top Eropa yang berstatus sebagai pengangguran karena satu dan lain hal. Kebanyakan dari mereka sukses memberikan gelar juara untuk timnya masing-masing. Siapa saj? Vivagoal telah merangkumnya untuk anda. Selamat membaca.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS