Tag: Mauricio Pochettino

Eks Juru Latih Tottenham Diproyeksikan Gantikan Josep Guardiola

Vivagoal Liga InggrisKekalahan dari Lyon membuat Manchester City harus tersingkir dari babak semifinal Liga Champions musim ini. Kegagalan tersebut terasa sangat menyakitkan bagi mereka khususnya Pep Guardiola karena tak sekalipun meraih sukses di UCL setelah meninggalkan Barcelona.

Terlepas dari situasi tersebut, pihak City sendiri masih percaya penuh pada Guardiola. Namun pelatih asal Spanyol tersebut masih belum juga membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru sedang masa baktinya akan berakhir dalam 10 bulan ke depan.

Andai musim depan berjalan dan Guardiola masih belum juga mau memperpanjang kontrak, City tentu akan dihadapkan pada situasi yang sulit. Karena itu, mereka harus memikirkan solusinya mulai saat ini.

Dilansir dari The Sun, manajemen City akan mengambil opsi menunjuk Pochettino jika Guardiola benar-benar tidak ingin bertahan di Etihad. Petinggi klub menilai Pochettino punya portofolio apik selama berkarier di Inggris. 


Baca Juga: 


Pochettino memang nihil trofi juara di Inggris. Namun pelatih asal Argentina itu mampu dengan baik merubah wajah Spurs dan bahkan membawa mereka lolos ke final Liga Champions musim lalu dengan menyingkirkan lawan-lawanya termasuk City.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Thierry Henry Masuk Dalam Bursa Pelatih Anyar Barcelona

VivagoalLa Liga – Masa depan Quique Setien bersama Barcelona kian tak menentu setelah diinjak-injak Bayern Munchen  di Estadio Da Luz, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dinihari WIB. Posisinya lantas terancam di depak dari Blaugrana. 

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu memang belum memastikan terkait masa depan Setien sebagai pelatih. Namun, Bartomeu mengindikasikan akan ada perubahan menyeluruh dalam tubuh skuad dan keputusan soal itu akan diumumkan pekan depan.

Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino disebut-sebut bakal masuk sebagai kandidat pelatih anyar tim Catalan. Rumor beredar Bartomeu telah makan malam bersama pelatih asal Argentina tersebut akhir pekan ini.

Namun sebagai langkah antisipasi jika kedua belah pihak gagal mencapai kata sepakat, Barcelona disebut telah mempersiapkan Thierry Henry sebagai opsi berikutnya.

Pria asal Prancis itu diketahui merupakan mantan pemain Barcelona dan karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih di timnas Belgia, kemudian beralih menjadi pelatih kepala di AS Monaco dan kini di klub asal Amerika Serikat, Montreal Impact.


Baca Juga:


Sebagai pelatih kepala, Henry sudah memimpin 26 pertandingan di semua klub dengan torehan 5 kemenangan, 8 imbang dan 13 kali kalah. Lantas, apakah layak Henry membesut Barcelona?

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Gagal (Lagi) di Liga Champions, Juve Dekati Pelatih Incaran Barca?

Vivagoal – Serie A –  Baru saja tersingkir dari Liga Champions musim ini, Juventus kabarnya langsung menyoroti posisi Maurizio Sarri. Mereka dilaporkan telah menghubungi Mauricio Pochettino untuk menggantikan Sarri.

Dilansir Football Italia, seorang pakar transfer Alfredo Pedulla mengklaim Juve saat ini sedang mencari sosok baru yang bakal menjadi nahkoda mulai musim depan. Hal itu tentu berdasarkan hasil minor saat kalah agregat dari Lyon di 16 Besar Liga Champions.

Selain Pochettino, beberapa nama pelatih lain masuk dalam bursa pelatih baru Si Nyonya Tua. Namun, kontak awal yang telah dilakukan untuk melihat apakah dia siap menerima tantangan untuk berada di kursi panas Juventus.

Sepanjang musim ini, performa Juventus sangat mendapat sorotan, utamanya pada Sarri sebagai pelatih kepala. Meski pada akhirnya Ia berhasil membawa scudetto ke-36, namun mereka hanya unggul satu poin saja di tabel klasemen.

Kelahan dari Lyon menjadi ‘dosa’ ketiga Sarri bersama Juve di musim ini. Bianconeri harus menyerah dari Lazio di Supercoppa dan Napoli di Final Coppa Italia musim ini.


Baca Juga:


Meski sepertinya Presiden Ageneli tetap memprioritaskan nama Zinedine Zidane, tetapi hal itu sedikit sulit karena Ia baru kembali ke Madrid dan tak tampak tanda akan keluar lagi.

Sementara Sky Sport dan La Gazzetta dello Sport, menyebut nama Simone Inzaghi sebagai kandidat pelatih baru Juventus. Tapi karena Lazio berhasil lolos ke Liga Champions musim depan, tentu Inzaghi sedikit berat meninggalkan Biancocelesti.

Satu-satunya nama yang tersedia tinggalah Pochettino saat ini. Pasca dipecat oleh Spurs, Pochettino belum lagi kembali melatih tim manapun.

Poche sendiri pernah mengatakan bahwa merupakan sebuah impian untuk bisa melatih klub sebesar Juventus, ditambah keluarganya di Argentina memiliki sedikit historis di Kota Turin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pernah Bilang Tak Mau ke Camp Nou, Pochettino Malah Jadi Kandidat Latih Barcelona

Vivagoal La Liga – Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino dulu pernah bilang pantang baginya melatih Barcelona. Namun baru-baru ini, pelatih asal Argentina tersebut kini membuka kans untuk melatih Lionel Messi Cs.

Mauricio Pochettino sejatinya sudah masuk dalam kandidat pelatih Barcelona sejak awal musim 2017/2018. Saat itu, pelatih berusia 48 tahun itu sukses mengangkat pamor Tottenham Hotspur menjadi tim yang cukup disegani di Liga Inggris dan kompetisi Eropa.

Namun, Pochettino langsung menutup kans untuk melatih Blaugrana. Pasalnya, ia mengaku punya hubungan yang kuat dengan rival sekota Barca, yakni Espanyol, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain dan pelatih. Alhasil, Barcelona pun menjatuhkan pilihannya kepada Ernesto Valverde yang kala itu membesut Athletic Bilbao.

“Saya adalah suporter Espanyol. Saya pikir saya tidak perlu berbicara banyak. Karena kalau suatu hari bos Tottenham Daniel Levy memecat saya, maka mustahil bagi saya untuk melatih Barcelona.” tegas Pochettino pada 2017 silam.

Kini, setelah 10 bulan lamanya menganggur pasca dipecat sebagai pelatih Tottenham, Pochettino coba menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud sombong saat menolak pinangan Barcelona untuk jadi juru taktik Luis Suarez Cs. Dan ia berjanji tidak akan bersikap demikian lagi sekiranya Barca kembali datang menawarkan pekerjaan.

“Saya harus menjelaskan semuanya dengan baik. Saya berada di Barcelona tahun itu dan bertemu dengan presiden Josep Maria Bartomeu di sebuah restaurant.” ucap Pochettino dilansir dari EL Pais.

“Saat itu kami bertemu karena kami membawa anak-anak kami ke sekolah yang sama. Kami berbicara tak kurang dari lima menit, dan rumor kemudian muncul tapi saya langsung coba meredamnya.” jelasnya.


Baca Juga:


“Saya bukan tidak ingin tidak menghormati Barcelona. Tapi Espanyol sudah membantu karir saya, namun saya bukan orang sombong, saya akui saya salah sudah membuat pernyataan itu.” tegas Pochettino.

“Mungkin sekarang saya tidak akan melakukannya lagi, karena anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pochettino Jadi Incaran Dua Tim Elit Serie A, Siapa?

Vivagoal – Serie A – Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino saat ini dirumorkan akan melatih tim Serie A. Dua tim yang tengah memantau Pochettino adalah Juventus dan Inter Milan.

Semenjak dipecat dari The Lilywhites pelatih Argentina ini belum dapat menjabat sebagai pelatih di tim baru. Hal itu bukan dikarenakan larangan untuk melatih sealam enam bulan yang telah tercantum dalam klausulnya.

Namun hal itu sudah tidak berlaku untuk Pochettino. Kini pelatih berusia 48 tahun itu menjadi incaran utama dua raksasa Italia yaitu, Inter Milan dan Juventus. Pasalnya Sarri dan Conte belum mendapatkan kepastian untuk tetap berada di Italia hingga musim depan.

Dilansir Telegraph, Nerazzurri yang sering raih hasil negatif membuat kabar akan memecat Conte mencuat. Pochettino dinilai menjadi yang utama gantikan Conte, namun selain pelatih asal Argentina itu, kandidat lainnya adalah pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.


Baca Juga: 


Sementara itu, Juventus yang berada di atas angin, diklaim mendapatkan tekanan dari suporter Si Nyonya Tua yang mengaku tidak puas dengan cara tim kebanggaan mereka bermain dengan kepelatihan Maurizio Sarri.

Pelatih berusia 48 tahun ini memang belum menyumbangkan trofi untuk Tottenham. Namun, di bawah asuhan Pochettino The Lilywhites mampu menjadi salah satu tim yang diakui di Liga Inggris, bahkan sebelum Pochettino dipecat, ia mampu membawa Spurs sebagai runner-up Liga Champions.

Selalu update berita bola terb aru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pochettino Sesumbar Bawa Perubahan Permainan Sepakbola di Inggris dan Spanyol

Vivagoal Liga Inggris – Mauricio Pochettino mengatakan perubahan dalam sepakbola Inggris mulai terjadi kala ia melatih Southampton. Sebelumnya ia juga pernah berhasil merubah Espanyol di La Liga.

Tak bisa dipungkiri jika Spurs bertransformasi menjadi seperti sekarang karena kerja keras Pochettino. Spurs yang sebelumnya hanya menjadi ‘pelengkap’ berhasil menjadi penantang gelar juara bahkan untuk ajang sekelas Liga Champions.

Pochettino sendiri mengatakan jika dirinya sudah membawa perubahan tidak hanya di Spurs namun kepada sepakbola Inggris menyeluruh. Ia sesumbar kini banyak klub yang meniru langkahnya yakni mengorbitkan pemain seperti saat ia masih melatih Southampton.

“Sepakbola di Inggris berubah dengan adanya tim Southampton 2013/14, tidak ada tim lain yang memiliki pengaruh besar dalam mengubah pola pikir [sepakbola Inggris],” kata Pochettino dalam acara Talking Football yang dipandu Guillem Balague di La Liga TV dilansir dari Goal.

“Kami [Pochettino dan stafnya] tiba di sebuah klub dengan presiden seperti Nicola Cortese yang memberi apa yang kami butuhkan untuk menciptakan sesuatu yang unik di sepakbola Inggris. Kemampuan kami untuk beradaptasi dengan lingkungan yang benar-benar berbeda sungguh luar biasa.”

“Kami menemukan sekelompok pemain yang ingin belajar dari pengalaman yang kami bawa dari sepakbola Spanyol, dan dengan kualitas permainan dan gaya sepakbola yang berbeda dengan yang ada di Inggris. Pada pemain muda mulai bermunculan, dan orang-orang mulai percaya pada pemain muda, juga di tim nasional Inggris.”

Lebih lanjut Pochettino mengatakan jika perubahan tak hanya ia lakukan di Inggris namun juga Spanyol. Ia membuat terobosan dengan taktik permainan dari belakang setelah sebelumnya klub-klub di sana lebih sering bermain bola panjang.

“Di Espanyol, kami adalah staf pelatih pertama yang mulai mengajarkan latihan untuk memainkan bola dari belakang,” katanya. “Faktanya ada di sana. Tonton saja pertandingan manapun dari sekitar 2010 dan 2011, bola dimainkan dari gawang. Saat sebelumnya selalu memainkan bola-bola panjang.”

“Kami memulai dengan cara itu, dan banyak orang sedikit terkejut. Semuanya membicarakan Barcelona, [Real] Madrid, [AC] Milan.”

“Tidak, tidak, itu Espanyol, dengan Ernesto Galan, Jordi Amat, Raul Rodriguez, David Lopez, Didac Vila, Victor Ruiz, Raul Baena, Juan Forlin, Javi Marquez. Banyak dari pemain tersebut tumbuh dengan gaya permainan dan filosofi berbeda dari sepakbola modern yang dimainkan hari ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Didepak di Tottenham dan Digantikan Mourinho, Pochettino Malah Senang, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Inggris – Mauricio Pochettino merasa sangat senang saat dirinya diusir dari Tottenham hotspurs oleh Jose Mourinho. Namun, ada beberapa kabar yang mengungkapkan bahwa pelatih asal Argentina tersebut akan menyingkirkan Zidane dari Real Madrid.

Performa Pochettino saat berada di Tottenham Hotspur terbilang tidak cukup buruk. Ia bisa mengantarkan klub berjuluk The Lilywhites menjadi runner-up Liga Champions beberapa musim lalu.

Namun setelah musim berikutnya, Pochettino tampil inkonsisten dari segi kualitas saat melakukan strategi kepada para pemain Tottenham Hotspur. Tidak pandang bulu, pihak manajemen langsung memecat Pochettino dari klub.

Saat itu, Mourinho langsung ditunjuk menjadi pelatih baru dan diharapkan bisa menyelamatkan posisi Tottenham Hotspur di empat besar untuk mengamankan tiket Liga Champions. Merasa digantikan oleh Mourinho, Pochettino malah tampak senang.


Baca Juga:


“Sejujurnya, Saya sangat senang bisa meninggalkan klub dengan cara seperti ini. Saya juga sangat senang saat ini klub sudah ditangani oleh salah satu pelatih terbaik dunia (Jose Mourinho),” kata Pochettino dikutip dari NDTV.

“Saya sudah mengetahui kualitas Jose Mourinho saat melatih di Real Madrid dan saya menjadi pelatih di Espanyol,” lanjutnya.

“Saya sangat mengetahui bahwa Jose Mourinho merupakan pelatih terbaik di dunia dan saya memikirkan suatu saat nanti saya bisa berada di Real Madrid. Nanti lihat saja, bagaimana kehidupan berjalan dan suatu saat nanti saya yakin bisa bergabung dengan Real Madrid,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terikat Secara Emosional dengan Spurs, Pochettino Harap Kembali

Vivagoal Liga InggrisMauricio Pochettino berharap suatu saat nanti bisa kembali ke Tottenham Hotspur dan menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas.

Spurs bertransformasi menjadi salah satu penantang empat besar Premier League sedikitnya dalam lima tahun terakhir bersama Pochettino. Tim asal London itu juga mampu bersaing dengan Arsenal yang selama ini selalu berada di atas mereka.

Tidak hanya menghuni empat besar, Spurs bahkan beberapa kali menantang gelar juara. Mereka bahkan hampir saja meraih gelar Liga Champions musim lalu andai tak dikalahkan Liverpool di final.

Namun kebersamaan mereka harus berakhir setelah Spurs mengawali musim ini dengan buruk. Pochettino kemudian dilengserkan dan digantikan Jose Mourinho.


Baca Juga: 


“Akan tetapi, kami menghentikannya. Tentu saya tak sabar untuk bergerak lagi dan saya sangat termotivasi untuk proyek berikutnya,” kata Pochettino. 

Pochettino lantas  menuturkan harapannya untuk bisa kembali ke Spurs suatu saat nanti. Menurutnya ada sebuah pekerjaan yang belum ia selesaikan di sana.

“Sungguh perjalanan yang hebat dan mengakhiri dengan cara seperti ini tentu bukanlah keinginan siapapun. Tapi dari lubuk hati saya, saya yakin kami akan berjalan [bersama] kembali.

“Sejak saya meninggalkan klub ini, mimpi saya adalah kembali dan berusaha untuk menuntaskan pekerjaan yang belum kami tuntaskan.  Saya ingin kembali suatu hari nanti karena klub ini begitu spesial. Fansnya pun sangat spesial,” pungkas Pochettino.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pochettino Masuk Radar Newcastle United

Vivagoal Liga Inggris – Newcastle United sesaat lagi bakal jadi tim dengan keuangan tak terbatas di Liga Inggris setelah dibeli Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Nama Mauricio Pochettino lantas muncul sebagai kandidat utama pelatih Newcastle. 

Dikutip dari Express, pangeran Mohammed bin Salman disebut tak puas dengan Steve Bruce. Dia bahkan meminta untuk segera melakukan pergantian demi meningkatkan permainan Newcastle.

Alhasil, eks pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jadi kandidat terkuat. Pasalnya juru taktik asal Argentina itu masih menetap di Inggris setelah dipecat.

Alasan lain, Pochettino dianggap sudah hapal betul dengan atmosfer Liga Inggris. Karenanya dia dianggap cocok untuk membawa Newcastle berprestasi.


Baca Juga: 


Selain Pochettino, ada juga nama Massimilano Allegri, eks pelatih Juventus. Sepak terjangnya bersama Si Nyonya Tua membuat Newcastle berharap pada tangan dinginnya.

Namun demikian, nampaknya agak sulit untuk mendatangkan Allegri ke Inggris. Selain faktor bahasa, Allegri belum tertarik untuk menukangi klub asal Britania Raya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Andai Tak Main di Asian Games, Son Heung-Min Pasti Keluar Dari Spurs

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pelatih Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan dirinya memang menyuruh Son Heung-Min untuk pergi membela Korea Selatan, khususnya di Asian Games 2018. Meski saat itu klubnya Spurs menginginkan Ia untuk tinggal.

Pochettino mengklaim bahwa Son tak akan lagi bisa berada di Spurs andai tak membela dan menyelesaikan tugas yang Ia emban bersama timnas. Beberapa sebelum dipanggil oleh Timnas Korea Selatan, Sonny baru saja menandatangi kontrak baru bersama The Lilywhites kala itu.

Bahkan dalam sebuah laporan, Son sampai mengancam akan hengkang dari Spurs andai dirinya tak diberikan izin untuk terbang menuju Indonesia bersama para kompatriotnya di Negeri Ginseng. Salah satu pertimbangan mengapa Spurs enggan melepas Son adalah karena kapten mereka Harry Kane mengalami cedera.

Sadar pentingnya Asian Games bagi Son, Pochettino pun membuat keputusan penting dengan membiarkannya pergi untuk kembali. Kala itu memang mau tak mau Spurs harus rela kehilangan Son, karena jika tidak Ia akan mendapat wajib militer dan bakal absen hingga dua tahun lamanya.


Baca Juga:


“Hari ini, Sonny berada di Tottenham karena kami mengizinkannya pergi dan bermain di dua kompetisi yang tidak wajib. Tidak saling egois untuk mengatakan, ‘Tidak, Sonny kamu harus tinggal disini’,”ujar Pochettino dilansir Goal.

“Jika tidak, dua tahun (absen) dan kami harus memutus kontrak Son. Tak ada satupun yang mengatakan hal ini. Itu merupakan keputusan kamu untuk memberinya izin pergi.

Keputusan yang dibuat Tottenham pada akhirnya berdampak baik bagi kedua belah pihak. Son bersama Timnas Korea Selatan berhasil mendapatkan emas Asian Games 2018 dengan mengalahkan Jepang 2-1 di babak Final.

Sejak saat itu, Son menjadi salah satu sosok kunci khususnya di lini serang Tottenham. Musim lalu, Ia berhasil membawa timnya hingga partai final Liga Champions sebelum dikalahkan oleh Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS