Tag: Miralem Pjanic

Dikudeta Inter, Pjanic: Cuma Satu Poin!

Vivagoal Serie A – Dominasi Juventus di Serie A mulai terganggu musim ini. Meski tak terkalahkan hingga pekan ke-14, hanya main imbang 2-2 kontra Sassuolo membuat Si Nyonya Tua disalip Inter Milan

Saat ini, Inter unggul satu poin dan duduk di pucuk klasemen Serie A dengan 27 poin. Sementara skuat besutan Maurizio Sarri menguntit dibawahnya dengan berselisih satu poin.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Gelandang Juventus, Miralem Pjanic mengaku tidak panik meski puncak klasemen kini tengah ditempati oleh Inter Milan. Menurutnya tertinggal hanya satu poin tidak menunjukan kedigdayaan Juve terganggu. 

“Kami bahkan belum melewati separuh musim, kami sudah menghadapi begitu banyak lawan yang kuat. Kami hanya tertinggal satu poin, bukan 10. Musim masih panjang dan kami minta maaf karena kehilangan poin (di hari Minggu). Inter bekerja sama baiknya dengan kami,” jelas Pjanic.

Baca Juga: Chiellini Komentari Persaingan Inter dan Juventus

Karenanya, Pjanic meminta rekan-rekannya untuk terus memperbaiki diri agar tampil tanpa cela. Dia pun optimis semua target bakal terpenuhi akhir musim nanti.

“Kami akan terus mencoba memenangi setiap pertandingan, berlari dengan cepat dari hari ke hari. Target pertama adalah mencapai babak 16 besar Liga Champions, berikutnya adalah Piala Super Italia, dan kemudian kembali memuncaki klasemen,” tutup Pjanic. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Bisa Bernapas Lega Karena Bintangnya Tak Cedera Serius

0

Vivagoal Serie A – Geladang Juventus asal Bosnia, Miralem Pjanic disebut tak mengalami cedera serius di bagian otot. Hal ini jelas membuat lega Si Nyonya Tua mengingat eks As Roma itu merupakan salah satu elemen penting di lini tengah Juventus.

Pjanic disebut mengalmai cedera kala Bosnia berhadapan dengan Italia, Sabtu (16/11) kemarin. Dalam laga tersebut, ia berjalan tertatih-tatih sehingga tak bisa melanjutkan laga. Namun setelah mendapatkan pemeriksaan di J-Medical, Senin (18/11) tak ditemukan robekan di bagian ototnya.

J-Medical menyebut jika Pjanic hanya mengalami kelelahan pada ototnya dalam jeda Internasional kemarin. Hal yang sama sebelumnya juga sempat terjadi kepada Pjanic kala Juve bersua Lecce beberapa pekan lalu. Namun, tim medis menyarankan dirinya untuk beristirahat total guna mendapatkan revocery yang cukup.

Baca Juga: Bintang Jerman Frustasi di Juve. Kenapa?

Tim medis pun juga menyarankan jika pemain berdarah Balkan itu harus mendapatkan istrirahat yang cukup agar siap tampil kala Juve bertanding melawan Atalanta akhir pekan mendatang.

Sejauh ini, Pjanic sudah mengemas 15 laga bersama Si Nyonya Tua. Dalam kesemaptan tersebut, ia sukses menyumbangkan tiga gol untuk tim yang bermarkas di Turin itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pjanic Kini Jadi Pemain Paling Penting di Juventus

0

Vivagoal Serie A – Miralem Pjanic benar-benar menjadi nyawa dalam permainan Juventus saat ini. Peran Cristiano Ronaldo pun mulai tenggelam seiring besarnya peran sang gelandang.

Kedatangan Sarri di Juventus dibarengi dengan pertanyaan siapa yang akan menjadi ‘Jorginho’ di dalam tim tersebut. Peran seorang gelandang yang benar-benar harus mampu mengatur tempo dan mengalirkan bola dengan baik dari belakang ke lini serang.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Seiring berjalannya waktu, peran tersebut akhirnya mantap disandang oleh Pjanic. Sarri sendiri secara gamblang menyebut jika absennya Pjanic bisa menjadi masalah besar bagi timnya saat ini.

“Kami kehilangan kualitasnya, tentu saja,” Sarri menjelaskan dikutip dari Goal International. “Namun juga ritmenya, karena dia mengatur bola dengan cepat dan hasilnya para pemain kami juga bermain lebih cepat,” sambungnya.

Pjanic sendiri mengaku mengalami perubahan besar dalam perannya dibandingkan dengan Massimiliano Allegri. Kini para pemain lebih banyak datang kepadanya untuk meminta bola bukan menjauh mencari tempat sendiri-sendiri.

“Bermain di bawah Allegri sangat berbeda, kami dengan cepat mencari cara untuk membuat bola melebar. Sekarang, rasanya berbeda. Rekan-rekan setim selalu mencari saya dan saya menyukai itu,” tutur Pjanic.

Baca juga: Cristiano Marah-Marah Diganti, Begini Kata Sarri

“Semuanya tergantung kepada permintaan pelatih kepada saya, namun saya memainkan lebih banyak operan dan saat ini saya ingin menyentuh bola sebanyak 150 kali tiap pertandingan,” lanjutnya.

Whoscored sendiri mencatat jika Pjanic mencatatkan total 118 kali sentuhan terhadap bola saat melawan Lokomotiv Moscow di ajang Liga Champions hari Kamis (7/11/2019). Pjanic juga melepaskan 102 operan selama 90 menit penuh, dengan persentase keberhasilan mencapai 86 persen. Yang terbaik di laga tersebut.

Namun masalah untuk Juventus terlihat jelas di lini serang terutama dari peran Ronaldo. Pemain asal Portugal itu memang menjadi top skorer tim namun hanya dengan torehan enam gol di semua ajang.

Sarri sendiri sudah mengakui bahwa ada masalah di lini depan Juventus saat ini. “Kami memiliki rata-rata tembakan ke gawang yang sangat rendah. Saya sudah menyatakan kekhawatiran saya kepada pemain tentang itu dan kami akan mempersiapkan latihan untuk mengatasinya, tapi kami juga harus punya determinasi di depan gawang,” ucap Sarri.

Baca juga: Serie A Rencanakan Kebijakan Nyentrik, Apa Itu?

Lini pertahanan dan gelandang terlihat begitu sempurna bagi Juventus, namun tidak dengan lini serang. Pantas jika pemain utama Juventus saat ini adalah Pjanic, bukan Ronaldo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juve Terancam Masih Tanpa Pjanic Jelang Derby Della Mole

Vivagoal Serie AJuventus akan menghadapi laga panas pada pekan 11 Serie A akhir pekan ini. Adalah rival sekota mereka, Torino yang kali ini akan menjadi lawan.

Derby Della Mole menjadi cerminan perbedaan kelas antara klub asal Turin. Betapa tidak, Juventus delapan musim terakhir menjadi penguasa Serie A sedang Torino hanya mampu bersaing di papan tengah.

Namun derby tetaplah menghadirkan cerita yang menarik. Dari lima bentrok keduanya, Juventus tak pernah menelan kekalahan namun I Bianconeri hanya sekali meraih kemenangan dengan lebih dari satu gol.

Tidak hanya itu, bagi Juventus laga nanti akan berjalan cukup sulit mengingat Miralem Pjanic dikabarkan masih belum akan masuk dalam skuad. Gelandang asal Bosnia itu sendiri sudah absen di laga sebelum ini karena mengalami cedera.

Sebenarnya, seperti yang dilansir dari Football Italia, jika kondisi Pjanic sudah cukup baik. Hanya saja Maurizio Sarri tidak ingin terburu-buru memainkan sang gelandang terlebih jadwal padat menanti mereka. Belum lagi laga melawan Lokomotiv Moscow di Liga Champions akan segera datang.

Baca Juga: Juventus Serius Ingin Datangkan Erling Haaland

Namun kabar baik lain datang dari Gonzalo Higuain. Tuttosport melaporkan bahwa hasil CAT scan tidak menunjukkan adanya masalah serius terhadap penyerang asal Argentina itu. Ia juga sudah turut serta dalam sesi latihan Bianconeri baru-baru ini.

Kembalinya Higuain bisa menjadi jawaban untuk masalah di lini serang yang dicemaskan oleh Sarri. Secara terang-terangan Sarri merindukan Higuain usai menghadapi Genoa tengah pekan kemarin.

“Walaupun mendominasi penguasaan bola, kami selalu punya resiko tidak memiliki sosok di dalam kotak penalti tanpa adanya Gonzalo,” ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.

Kemenangan atas Torino menjadi target utama bagi Juventus. Pasalnya mereka terus mendapat tekanan dari Inter Milan yang hanya tertinggal satu poin saja di peringkat kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demi Pjanic, Real Madrid Siap Korbankan Pemain Andalannya

Vivagoal La LigaSalah satu raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid sangat ingin mendatangkan bintang Juventus, Miralem Pjanic pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Real Madrid dikabarkan berani mengorbankan pemain andalannya, Isco ke Juventus demi mendapatkan jasa dari Pjanic.

Los Blancos -julukan Real Madrid- sejatinya telah diberitakan ingin mendapatkan gelandang baru sejak musim panas kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk mempersiapkan pengganti Luka Modric yang saat ini telah berusia 34 tahun.

Dalam hal ini, Real Madrid telah mengincar satu nama yaitu Miralem Pjanic. Gelandang asal Bosnia tersebut memang telah menunjukkan penampilan impresifnya sejak bergabung dengan Juventus pada tahun 2016 lalu.

Baca Juga: Presiden Real Madrid Siap Incar Bintang PSG

Diwartakan dari Sportsmole bahwa Real Madrid sangat ingin mendatangkan Miralem Pjanic pada bursa transfer musim panas dingin 2020 mendatang. Namun, saat ini kendalanya bahwa Juventus telah mematok harga yang sangat tinggi untuk sang gelandang yaitu sebesar 75 juta Euro.

Untuk mengurangi beban yang dimiliki oleh Real Madrid, Los Galacticos bersedia mengorbankan pemain andalannya, Isco ke Juventus. Alasan Real Madrid ingin mengorbankan pemain andalannya karena Isco merupakan pemain yang telah diidamkan pelatih Si Nyonya Tua, Maurizio Sarri.

Tidak hanya itu, Isco sendiri saat ini tidak masuk dalam skuad utama permainan Zinedine Zidane di Real Madrid. Oleh karena itu, Real Madrid tidak akan rugi besar bila melepaskan pemain asal Spanyol tersebut demi mendapatkan jasa Miralem Pjanic.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lagi, Rasisme Kembali Terulang di Serie A!

0

Vivagoal Serie ASetelah kasus rasisme menimpa Romelu Lukaku, kali ini hal yang sama kembali terulang. Teranyar, Miralem Pjanic menjadi sasaran aksi rasial yang dilancarkan fans Brescia kepada eks AS Roma itu.

Pjanic, yang mencetak gol kemenangan Juve atas Brescia di Stadion Mario Rigamonti pada Rabu (25/9) kemarin, mendapatkan ejekan rasial dari beberapa fans Brescia. Mereka meneriaki Pjanic dengan sebutan Zongaro atau gypsy. Di masa lalu, gypsy merupakan kaum yang kerap mengalami diskriminasi.

Gelandang Bonsnia-Herzegovina itu pun lantas merespon dengan unggahan instagramnya. Bahkan, FIGC, selaku otoritas tertinggi sepakbola Itala langsung merespon dengan menutup Curva Nord Brescia untuk satu laga kandang. Namun, hukuman tersebut pada akhirnya ditangguhkan selama 12 bulan.

Rasisme di Italia memang boleh dikatakan merupakan yang terburuk dibangingkan dengan liga-liga lain. Pemain dengan kulit berwarna tak lepas dari objek yang kerap dijadikan sasaran. Di masa lalu, Mario Balotelli, Kevin Prince Boateng, Romelu Lukaku hingga Dalbert menjadi korban.

Baca Juga: Buffon Resmi Pecahkan Rekor Serie A!

Bahkan sikap tegas terkait rasisme sempat diutarakan mantan punggawa Juventus, Lilian Thuram beberapa waktu lalu. Mantan bek Prancis itu menyarankan pemain dengan kulit berwarna sebaiknya segera meninggalkan Serie A agar kasus serupa tak kembali terulang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

PSG Berusaha Boyong Pjanic dari Juventus

Vivagoal Ligue 1  – Selain memburu tanda tangan Paulo Dybala, Paris Saint-Germain ternyata memantau pemain Juventus yang lain. Miralem Pjanic, playmaker andalan Bianconeri kini masuk dalam radar jawara Ligue 1 Prancis itu.

Dilansir dari Calciomercato, raksasa Liga Prancis itu ternyata bukan hanya tertarik kepada Dybala. Mereka disebut tengah  mencoba membawa Pjanic ke Parc des Princes.

Baca Juga: Serius Rekrut Donnarumma, PSG Harus Siapkan Dana Besar

Ketertarikan PSG terhadap Pjanic sejatinya bukan sebuah hal yang baru lagi. Rumor tersebut sudah pernah dihembuskan pada awal musim panas 2018 lalu, setelah Adrien Rabiot menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan klub saat itu.

PSG sendiri dianggap berpeluang besar mendapatkan servis Pjanic kali ini karena melimpahnya stok gelandang yang dimiliki si Nyonya Tua musim ini pasca kedatangan Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot.

Terlebih agen Miralem Pjanic, Fali Ramadani pun terlihat datang ke markas Juve. Selama satu jam disana, Fali dikabarkan bertemu dengan direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Ada Peran Besar Eks Milan dalam Karir Miralem Pjanic

Vivagoal Serie A – Gelandang Juventus, Miralem Pjanic mengakui jika Max Allegri memiliki peran yang cukup signifikan dalam perkembangan karirnya. Menurutnya, tangan dingin eks pelatih Milan itu sangat terasa dalam karir sepakbolanya.

“Saya puya hubungan yang bagus dengan Allegri dan kami sering berbincang. Dia hanya ingin menggambarkan sedikit langkah berikutnya dia dan saat-saat di kala dia membuat keputusan, dia tidak menemukan masalah berarti dengan klub besar,” ujar Pjanic kepada Vanity Fair, seperti dinukil Goal International.

Pjanic mengakui jika dirinya merasa memiliki hutang budi kepada Allegri. Ia merasa Allegri banyak membantunya dalam berkembang sebagai gelandang. Kedua orang ini memiliki hubungan yang cukup erat. Pjanic mampu mentransformasikan apa yang diinginkan Allegri di atas lapangan.

Ia pun mengatakan jika dirinya dan Allegri sempat beberapa kali bertengkar. Hal tersebut menurutnya cukup lumrah. Ia merasa Allegri adalah orang yang cukup terbuka akan kesalahan pemainnya.

Baca Juga: Pjanic Singgung Perlakuan Roma Terhadap Legenda Mereka

“Tentu, kami bertengkar beberapa kali, tapi itu normal. Dia adalah seseorang yang mengatakan dengan jelas di depan wajah Anda, seperti yang saya rasakan. Lebih dari apa pun, dia bercanda dan mengatakan ketika saya hengkang dari Roma, saya tidak memiliki kemampuan untuk memberi umpan lebih jauh dari lima meter, itulah saya menjadi pemain hebat berkat dia,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pjanic Singgung Perlakuan Roma Terhadap Legenda Mereka

Vivagoal Serie AMiralem Pjanic melihat AS Roma tak bisa memperlakukan para legendanya dengan baik. Nama-nama penting macam Francesco Totti dan Daniel De Rossi menjadi bukti buruknya perlakuan Roma terhadap pemain paling loyalnya tersebut.

Sekedar pengingat, kedua sosol tersebut telah meninggalkan I Lupi pada akhir musim kemarin. Totti memutuskan hengkang dari posisinya sebagai direktur sementara De Rossi memilih untuk pergi dari Roma guna melanjutkan karir di Argentina.

Kepergian Totti bahkan diwarnai konflik dengan manajemen. Sebelumnya, sang pangeran Roma melontarkan kritik tajam kepada pemiliki klub, James Pallotta. Di lain tempat De Rossi yang tak ingin berjumpa Roma di Serie A memutuskan terbang ke Argentina dan bergabung Boca Junios

Pjanic yang sempat berseragam Roma pada musim 2011-16 pun tak habis pikir dengan perlakuan mantan klubnya tersebut. Ia menyebut apa yang dilakukan oleh manajemen sama sekali tak menghormati apa yang sudah diberikan oleh kedua ikonnya tersebut.

Baca Juga: Perkuat Lini Belakang, AS Monaco Incar Daniele Rugani Di Juventus

“Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana bisa mereka memperlakukan De Rossi dan Totti seperti itu. Saya bicara ke mereka dan mereka juga kesulitan menjelaskan alasan di belakang keputusan tersebut,” ujar Pjanic kepada Vanity Fair seperti dilansir dari Football Italia.

“Totti ingin keluar dari situasi yang tidak menguntungkannya dan klub, karena dia tidak cocok dengan bagaimana klub dijalankan, tidak puas dengan peran yang diberikan dan yakin sebenarnya dia bisa memberi lebih banyak lagi. Tapi saya tahu dia juga terluka harus pergi dari Roma.”

“Apa yang mereka lakukan ke De Rossi adalah sebuah misteri yang sulit terjawab. Ketika Anda melihat pemain-pemain terbaik meninggalkan Roma, dari tahun ke tahun, Anda harus mulai menanyakan beberapa pertanyaan kepada diri anda sendiri. Dan pada akhirnya, Anda muak dan memilih untuk pergi.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bukan Ronaldo Melainkan Pemain Ini yang Menjadi Sosok Penting di Juventus

VivagoalSerie A – Alessio Tacchinardi yang menjadi gelandang tim nasional Italia menilai bukan Ronaldo yang menjadi sosok penting dalam skuad Bianconeri. Tahukah Anda siapakah sosok penting dalam permainan di Juventus?

Alessio menegaskan pemain yang memiliki peran penting dalam skuad si nyonya tua saat ini adalah Miralem Pjanic.

Pria yang berusia 43 tahun tersebut memberikan penilaian bahwa peran Pjanic sangat penting dalam jam pola 4-4-3 yang diterapkan Maurizio Sarri.

Pelatih Anyar Juventus tersebut akan menangani Pjanic seperti Jorginho sewaktu di Napoli dan di Chelsea. Pjanic akan menjadi motor yang melakukan serangan di tim Juventus.

Baca Juga: Perebutan Ballon d’Or: Siapa yang Terbaik antara Messi atau Ronaldo?

“Walaupun semua orang membicarakan tentang sosok Cristiano Ronaldo, akan tetapi kunci dalam permainan yang di terapkan oleh Sari adalah Pjanic. Ia kan dimainkan seperti peranan Jorginho dan akan menjadi sangat penting dalam permainan pelatih Anyar Juventus tersebut,” curhat Alessio.

Banyak orang mengetahui sebenarnya Juventus mengetahui betul peranan yang bakal ditunjukkan oleh Miralem Pjanic bersama klubnya tersebut. maka tak mengherankan Jika manajemen Juventus berani memberikan kontrak jangka panjang kepada Miralem Pjanic sampai 30 Juni 2023.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS