Home Tags Nice
SQUAD
Player Position Nationality Age
B. Srarfi Midfielder Tunisia 23
Y. Clementia Goalkeeper France 23
W. Benítez Goalkeeper Argentina 27
S. N'Soki Defender France 21
G. Lloris Defender France 25
Dante Defender Brazil 37
R. Durmisi Defender Denmark 26
M. Wagué Defender Senegal 22
P. Burner Defender France 24
Y. Atal Defender Algeria 24
M. Sarr Defender France 21
C. Hérelle Defender Martinique 28
P. Lees Melou Midfielder France 27
A. Ounas Midfielder Algeria 24
A. Claude Maurice Midfielder France 22
Danilo Barbosa Midfielder Brazil 24
A. Lusamba Midfielder France 23
W. Cyprien Midfielder France 25
K. Dolberg Attacker Denmark 23
I. Ganago Attacker Cameroon 21
M. Maolida Attacker France 21
Vincent Marcel Midfielder France 23
Y. Cardinale Goalkeeper France 26
N. Crétier Defender France 19
A. Pelmard Defender France 20
H. Boudaoui Midfielder Algeria 21
B. Pierret Midfielder France 20
K. Thuram-Ulien Midfielder France 19
A. Trouillet Midfielder France 20
Alexandre Gameiro da Conceicao Attacker France 21
E. Guessand Attacker France 19
I. Cissé Defender Côte d'Ivoire 21
R. Coly Defender Senegal 25
I. Sacko Midfielder France 23
E. Sylvestre Midfielder France 21
M. Le Bihan Attacker France 30
L. Diaby Attacker France 19
R. Walter Midfielder France 25
A. Tameze Midfielder France 26
STANDINGS
2019-20 Ligue 1
Club GP W D L GD Pts
Paris Saint Germain 27 22 2 3 51 68
Marseille 28 16 8 4 12 56
Rennes 28 15 5 8 14 50
Lille 28 15 4 9 8 49
Reims 28 10 11 7 5 41
See Complete Standings
FIXTURES
Lille
Nice
Sat, 18/04 06:00 WIB
Marseille
Nice
Sun, 26/04 06:00 WIB
Nice
Nantes
Sat, 2/05 06:00 WIB
Metz
Nice
Sat, 9/05 06:00 WIB

Tag: Nice

Pelatih Nice Enggan Latih Mantan Klubnya, Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris Pelatih OSG Nice, Patrick Vieira enggan melatih Arsenal untuk saat ini. Dirinya merasa belum pantas dan siap melatih tim sebesar Arsenal. Dirinya memang dirumorkan melatih gunners pasca mereka memecat Unai Emery.

“Ada banyak hal yang tidak bisa kontrol (jika melatih Arsenal), Saya tidak mau mengatakan apa-apa soal rumor tersebut,” kata Vieira seperti dinukil Goal, Minggu (1/12).  “Melatih Arsenal adalah salah satu pekerjaan yang sangat rumit. Saya menyadari hal itu. Sedih rasanya jika Arsenal harus kehilangan Emery,” tambahnya.

Viera menyebut menjadi sebuah pekerjaan yang lumayan rumit. Bukan tak mungkin ancaman pemecatan akan hadir andai seorang manajer tak mampu membawa Arsenal berprestasi atau tampil stabil di pekan-pekan mendatang.

Baca Juga: David Luiz Minta Maaf pada Emery, Ada Apa?

Sebelum adanya penolakan dari Vieira, mantan rekan satu tim sekaligus kompetirotnya di timnas Prancis, Emanuel Petit menyebut Vieira merupakan pelatih yang memiliki kapasitas dan karakter utnuk membesut Gunners yang tengah pincang karena ia sudah mengetahui karakter luar dalam klub asal London Utara itu,

“Memang banyak kandidat pelatih lain yang cocok. Tapi saya lebih senang melihat Vieira di bangku cadangan. Ia sudah melatih selama beberapa tahun dan apa yang ia lakukan dengan pemain muda Nice sangat bagus,” kata Petit.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Hasil Lengkap Ligue 1 Pekan ke-13 Musim 2019/2020

0

Vivagoal Ligue 1 – Seluruh pertandingan di pekan ke-13 Ligue 1 Prancis musim 2019/2020 telah selesai digelar selama tiga hari ini. Nyaris tidak ada kejutan yang terjadi dari 10 laga yang sudah dimainkan.

Di awali dengan laga OGC Nice melawan Girondins de Bordeaux di Allianz Riviera, Sabtu (10/11/2019) dinihari WIB, sempat unggul lebih dulu melalui gol Pierre Lees-Melou pada menit ke-27, skuat besutan Patrick Vieira harus puas usai Bordeaux berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah Jimmy Briand mencetak gol pada menit ke-49.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Berikutnya ada Paris Saint-Germain yang kian kokoh di puncak klasemen setelah menaklukkan tim promosi Brest dengan skor 2-1. Bertanding di Stade Francis Le-Ble, Minggu (10/11/2019) dinihari WIB, Les Parisiens menang berkat gol yang dicetak Angel Di Maria dan Mauro Icardi. Sementara sebiji gol Brest dicetak oleh Samuel Grandsir pada menit ke-72.

Di laga lainnya, Lille kembali gagal meraih hasil positif setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Metz. Bermain di Stade Pierre-Mauroy, stadion kebanggaan mereka, Lille justru tampil buruk meski tampil begitu dominan atas Metz dengan penguasaan bola mencapai 70% dan mencatatkan 13 attempts. Sementara Metz hanya bisa melepaskan 4 tembakan dimana hanya satu yang on target.

Hasil yang sama juga didapat Nantes. Sempat menduduki posisi kedua klasemen selama dua pekan, namun dalam empat pekan terakhir, mereka selalu menelan kekalahan. Yang teranyar saat menjamu Saint-Etienne, Senin (11/11/2019) dinihari WIB, Nantes takluk dengan skor ketat 2-3.

Baca juga: Kalah 2-1 Dari Marseille, Tren Kemenangan Lyon Terputus

Hasil ini membuat Nantes terlempar posisi lima besar dengan menduduki posisi ke-9 setelah mengoleksi 19 angka. Sementara Marseille sukses merebut posisi dua klasemen setelah meraih kemenangan 2-1 atas Lyon di laga penutupan Liga pekan ke-13.

Dan berikut hasil lengkap Ligue 1 Prancis Pekan ke-13 Musim 2019/2020:

OGC Nice 1 vs 1 Bordeaux
Brest 1 vs 2 PSG
Strasbourg 4 vs 1 Nimes
Lille 0 vs 0 Metz
AS Monaco 1 vs 0 Dijon FCO
Stade Reims 0 vs 0 Angers
Rennes 3 vs 1 Amiens SC
Montpellier 3 vs 0 Toulouse
Nantes 2 vs 3 Saint-Etienne
Marseille 2 vs 1 Lyon

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Prediksi Nice vs PSG: Les Parisiens Masih Superior Atas Tim Tuan Rumah

Vivagoal Ligue 1Setelah jeda Internasional selama hampir dua minggu, kompetisi Ligue 1 Prancis 2019/2020 bakal kembali bergulir akhir pekan ini. Laga Olympique Gymnastie Club de Nice atau OGC Nice vs Paris Saint-Germain bakal jadi pembuka pekan ke-10 Ligue 1.

Bentrok kedua tim ini bakal dilangsungkan di Allianz Riviera, markas Nice, Sabtu (19/10/2019) dinihari WIB.

Melawan PSG jelas bukan laga yang mudah buat OGC Nice. Pasalnya, posisi mereka di klasemen Ligue 1 jauh dibawah PSG. Skuat asuhan Patrick Vieira ini berada di posisi ke-9 dengan 13 poin, sementara PSG jadi pemuncak klasemen dengan torehan 21 poin hasil dari 7 kemenangan dari 9 laga.

Baca Juga: Kata Zidane Soal Vinicius dan Rodrygo Goes

Selain itu, menatap laga ini, Nice punya modal yang kurang meyakinkan karena hanya bisa meraih satu kemenangan dari lima laga terakhirnya, dimana tiga diantaranya berakhir dengan kekalahan. Meski begitu, Nice tetap mengusung target kemenangan demi melapangkan jalan mereka ke papan atas klasemen.

Tapi Nice dipastikan harus bekerja keras jika ingin merealisasikan targetnya itu. Pasalnya, rekor tandang PSG musim ini cukup impresif dengan meraih 4 kemenangan dan hanya sekali kalah. Selain itu, skuad besutan Thomas Tuchel juga tidak pernah kebobolan alias clean sheet di 4 laga tandang terakhirnya.

Berdasarkan catatan head to head kedua tim, Nice juga hanya bisa sekali meraih kemenangan atas Les Parisiens. Rinciannya, tiga kali kalah, sekali imbang dan sekali menang.

Secara keseluruhan PSG sudah pasti lebih difavoritkan menang di pertandingan ini, terlebih Patrick Vieira belum pernah bisa mengalahkan Tuchel dalam empat pertemuan terakhir kedua tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

PSG Sudah Kehilangan Motivasi Bertanding

Vivagoal Ligue 1 – Paris Saint-Germain kembali menuai hasil yang kurang memuaskan di laga lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-35, Minggu (5/5/2019) dini hari. Thomas Tuchel pun menyebut anak asuhnya sudah kehilangan motivasi bertanding.

Bermain di Parc des Princes, PSG sebenarnya diprediksi bakal bisa memenangkan duel melawan Nice. Namun sayang, sepanjang pertandingan, Les Parisiens tampil kurang determinasi dan tak benar-benar berbahaya. PSG menciptakan sembilan tembakan tapi hanya tiga yang on target dan hanya unggul penguasaan bola sebesar 51 persen.

Nice bahkan mampu membuka keunggulan lebih dulu satu menit setelah babak kedua dimulai lewat gol yang dicetak Ignatius Ganago. PSG baru bisa menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat Neymar pada menit ke-60 setelah wasit memberi hadiah pinalti karena menganggap bek Nice, Patrick Burner melanggar Angel Di Maria di area terlarang.

 

PSG mendapat peluang menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan setelah wasit kembali memberi penalti kedua saat Neymar dijatuhkan oleh Dante di masa injury time. Tapi, Cavani yang maju sebagai eksekutor gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik setelah tendangannya mampu ditepis kiper Nice.

Hasil ini tentunya tidak memberi pengaruh apapun kepada PSG yang sudah memastikan diri keluar sebagai juara Liga musim ini. Namun, Tuchel kecewa karena melihat para pemainnya bermain seperti musim sudah berakhir.

“Kami harus minta maaf atas hasil yang kami buat sendiri. Ini disebabkan karena sikap kami. Kami seperti memainkan sebuah laga persahabatan. Kami tidak memperlihatkan agresivitas untuk meraih kemenangan.” sembur Tuchel dilansir dari Reuters.

“Bisa jadi ini karena kompetisi sudah akan berakhir, dimana kami tidak lagi bersaing untuk trofi apapun. Tapi, kami harusnya tidak seperti ini, karena kami bermain untuk para suporter.” ujar Tuchel lagi.

“Saya bisa memahami kekecewaan para penonton, karena sebenarnya kami bisa menunjukkan perjuangan 100 persen melawan Nice, tapi kami seperti sudah kehilangan motivasi.” kesalnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Preview Nice vs PSG: Tim Tamu Perlu Menang Demi Liga Eropa

Vivagoal Ligue 1  – Misi OGC Nice merebut tiket ke zona Liga Europa musim depan dihadapkan pada ujian berat. Di laga pekan ke-33 Ligue 1 Prancis, Sabtu (4/5/2019) malam, pasukan Patrick Viera harus bertandang ke markas sang juara musim ini, Paris Saint-Germain.

Kendati demikian, Nice melawat ke Parc des Princes dalam kondisi percaya diri tinggi. Setelah sempat terseok-seok di awal musim, perlahan namun pasti mereka berhasil merangkak naik ke papan tengah klasemen. Tak tanggung-tanggung, di laga akhir pekan kemarin, Nice mencukur habis Guingamp dengan skor telak 3-0.

Atas kemenangan itu, Nice masih punya peluang untuk lolos ke Liga Europa musim depan. Saat ini, mereka ada di peringkat ketujuh klasemen dengan 51 poin, terpaut delapan angka dari Saint-Etienne yang duduk di urutan keempat dan menjadi zona terakhir Liga Europa.

 

“Memang berat untuk bisa sampai ke urutan empat klasemen. Tapi, bagaimana pun juga, kami harus tetap tampil maksimal dan bermain lepas. Kami harus tetap memelihara asa hingga musim ini berakhir,” tegas Viera, pelatih Nice dikutip dari situs resmi klub.

Andai Nice nantinya kalah di laga malam ini, dan Saint-Etienne bisa menang atas AS Monaco, maka bisa dipastikan kans Nice ke Eropa musim depan tertutup. Maka dari itu, target tiga poin jadi kewajiban untuk mereka bawa pulang dari kandang PSG.


Di sisi lain, PSG sepertinya sudah kehilangan motivasi setelah sukses menjuarai Liga pada tengah pekan lalu. Hal itu sangat terlihat ketika mereka dikalahkan Montpellier 2-3 akhir pekan kemarin. Ditambah lagi, sudah tidak ada trofi yang akan mereka perebutkan hingga akhir musim sehingga bisa jadi PSG juga akan melepas laga kali ini.

Pelatih Thomas Tuchel juga diyakini akan lebih banyak memainkan pemain yang selama ini jarang mendapat menit bermain. Selain itu sang pelatih akan mengistirahatkan para pemain bintangnya, seperti Kylian Mbappe dan Neymar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Gol Tunggal Balotelli Menangkan Marseille Atas Nice

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang asal Italia, Mario Balotelli memberikan pil pahit kepada mantan klubnya, Nice dan eks pelatihnya, Patrick Vieira setelah gol semata wayangnya berhasil memenangkan Olympique Marseille dalam lanjutan laga pekan ke-28 Ligue 1 Prancis, Senin (11/3/2019) dini hari tadi.

Super Mario julukan Balotelli merobek gawang Nice di menit ke-63 usai memaksimalkan umpan Lucas Ocampos untuk memastikan tiga poin buat Marseille. Dengan hasil ini, Marseille merangkak naik ke posisi empat klasemen dengan poin 47 menempel ketat Lyon yang ada di peringkat tiga klasemen.

Sementara itu, Nice harus rela turun ke urutan 9 dengan torehan 40 poin hasil dari 11 kemenangan, 7 imbang dan 10 kekalahan.

Sebelum berkostum Marseille pada Januari lalu, Balotelli adalah andalan di lini depan Nice. Selama dua musim membela Nice, Balotelli sukses mengoleksi 33 gol. Sayang, karirnya di Nice harus terhenti setelah kedatangan Patrick Vieira. Perselisihannya dengan eks gelandang Arsenal itu membuat menit bermainnya jadi jauh berkurang.

Di pertandingan lainnya, tim peringkat kedua, Lille juga menang dengan skor tipis 1-0 atas Saint-Etienne yang hanya bermain sembilan pemain setelah Mathieu Debuchy menerima kartu kuning kedua dan Wahbi Khazri yang diganjar kartu merah langsung di penghujung laga.

Gol Nicolas Pepe tiga menit jelang pertandingan usai memastikan tiga poin buat Lille. Hasil ini juga membuat Lille kembali memperlebar jarak dari Lyon dengan koleksi 57 poin selisih 7 angka.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Lille Menang Telak, PSG Terancam

VivagoalLigue 1 – Lille terus berusaha menempel Paris Saint-Germain di puncak klasemen Ligue 1 Prancis. Terakhir Lille meraih kemenangan 4-0 atas Nice di Stade Pierre-Maurroy, Sabtu (2/2/2019) dini hari tadi.

Melakoni matchday ke-23 Liga Prancis, Lille sudah langsung unggul 1-0 pada menit ke-7 melalui tendangan keras Rafael Leao dari luar kotak pinalti yang tidak mampu diantisipasi kiper Nice, Walter Daniel Benitez.

Skuat besutan Christophe Galtier kemudian menggandakan skor jadi 2-0 pada menit ke-37. Kali ini Leao bertindak sebagai pemberi assist melalui sebuah skema serangan balik. Umpan silangnya ke Nicolas Pepe berhasil dikonversi jadi gol melalui sebuah tendangan jarak dekat.

Memasuki babak kedua, Lille makin tampil beringas dan tidak memberi kesempatan buat Nice untuk mengembangkan permainan. Tuan rumah akhirnya berhasil melesakkan gol ketiga pada menit ke-75. Jonathan Bamba ikut mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan terobosan Nicolas Pepe.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itulah keadaan Nice di pertandingan ini. Memasuki penghujung laga, Nice harus bermain 10 orang setelah Pierre Lees- Melou diganjar kartu merah karena terbukti melakukan pelanggaran.

Unggul jumlah pemain akhirnya mampu dimaksimalkan Lille untuk mencetak gol keempat, yang kali ini dibukukan oleh Loic Remy di menit 90+4. Dengan kemenangan ini, Lille kian kokoh di posisi kedua klasemen dengan 46 poin, tertinggal 10 angka dari sang juara bertahan, PSG di posisi pertama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Vieira Bantah Ada Masalah Dengan Balotelli di Nice

VivagoalLigue 1 – Pelatih klub Olympique Gymnastie Club de Nice, Patrick Vieira membantah jika dirinya punya masalah dengan penyerang Mario Balotelli. Bahkan, Vieira mau jika ada yang minta dirinya menjelaskan sampai 100 kali soal hubungan baiknya dengan Super Mario.

“Kami semua tidak ada yang punya masalah. Balotelli hanya butuh dukungan agar bisa mengekspresikan dirinya sepenuhnya,” kata Vieira dilansir dari L’Equipe..

Memasuki musim ketiganya di Nice, Balotelli  menunjukkan tanda-tanda penurunan. Dari 14 pekan berlalu, belum satupun penyerang asal Italia itu mencetak gol. Diakui Vieria, Balotelli senang untuk cetak gol tapi ia belum bisa menghasilkan gol.

Teranyar, penyerang 28 tahun itu tertangkap kamera bertengkar dengan Vieira saat Nice ditahan imbang tanpa gol sewaktu menghadapi Guingamp akhir pekan lalu. Meski demikian Viera tak menganggap ada masalah denga Super Mario.

“Dia marah, tapi saya bisa pastikan hubungan kami berdua baik-baik saja. Saya bisa beritahu kali soal ini sampai 100 kali jika mau. Mario hanya ingin penjelasan dan itu akan saya lakukan,” lanjut Vieira.

Lebih lanjut, Vieira juga menanggapi soal menurunnya penampilan eks penyerang AC Milan itu. Menurutnya, ia masih percaya dengan kemampuan Balotelli. Hanya saja, sang pemain butuh dukungan agar bisa kembali ke permainan terbaiknya.

“Saya harus memikirkan cara memaksimalkan permainan Balotelli dan gelandang Allan Saint-Maximin,” kata Viera.

Balotelli memang sempat tampil cemerlang di awal bergabung di klub asal Prancis tersebut. Total 43 gol dari 66 penampilan ia catatkan selama dua musim di Nice.

Namun, memasuki musim 2018/19 ini, performa Super Mario mulai menurun dan membuat pelatih Patrick Vieira lebih banyak mencadangkan sang pemain. Diakui Vieira, mengembalikan performa Balotelli menjadi tanggung jawabnya.

“Semua keputusan tergantung saya, ini saya lakukan agar tim bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, termasuk memaksimalkan permainan dari Mario. Ini menjadi tanggung jawab saya tuk memastikan kapan mereka bisa bermain di skuat utama Nice,” ucap Vieira.

Nice sendiri sejak dibesut oleh Vieira, perlahan tapi pasti mulai naik ke papan atas klasemen. Sempat terperangkap di zona merah di awal-awal musim, hingga laga ke 15 kompetisi liga Prancis, Nice sudah berhasil menduduki peringkat ketujuh dengan koleksi 24 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

Balotelli Terpuruk Karena Ulahnya Sendiri

Vivagoal Berita Bola – Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini mengaku prihatin dengan situasi penyerang Mario Balotelli di Nice. Mancini merasa ‘Super Mario’ itu telah menyia-nyiakan talenta luar biasanya sampai harus dicadangkan di klub Ligue 1 Prancis itu.

Nice menjadi satu-satunya klub yang berminat menggunakan jasa Balotelli di musim 2016/17. Selama dua musim di Nice, Balotelli yang kariernya hampir terjun bebas mulai bangkit. Ia berhasil mengemas 43 gol dari 66 pertandingan yang dilakoni.

Tampil impresif di Nice, Balotelli lantas mengungkapkan harapannya bisa memperkuat sebuah klub top Eropa di bursa transfer musim panas kemarin. Balo bahkan menolak perpanjangan kontrak yang disodori manajemen Nice demi hasratnya itu.

Namun, tidak adanya klub yang berminat mendapatkan servisnya, membuat penyerang berusia 28 tahun itu terpaksa meneken kontrak baru di Nice.

Bukannya membuktikan dirinya sudah lebih baik, penampilan Super Mario justru makin menurun musim ini di Nice. Pelatih anyar Patrick Vieira pun bahkan lebih banyak mencadangkan Balotelli karena performanya itu.

“Saya merasa iba jika mendengar kondisi Balo di Nice. Semuanya terjadi karena ulahnya sendiri. Dia telah menyia-nyiakan bakatnya. Menurut saya, Balo sebenarnya masih bisa menghibur orang gol-golnya,” ucap Mancini kepada Anch’io Sport.

Mancini sebetulnya banyak berharap dengan kualitas yang dimiliki Balotelli. Menurutnya ia harus berubah untuk memaksimalkan kesempatan yang ada.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS