Tag: Ole Gunnar Solskjaer

Tampil Apik dengan Format 3 Bek, Solskjaer Ingin Berkreasi di MU?

Vivagoal – Liga Inggris – Absennya Harry Maguire berhasil diatasi dengan format tiga bek. Ole Gunnar Solskjaer pun tertarik untuk terus berkreasi dengan skuad yang dimiliki.

Manchester United yang bertemu Paris Saint-Germain di laga pembuka fase grup, Rabu (21/10/2020) dinihari memilih menurunkan Luke Shaw, Victor Lindelof dan Axel Tuanzebe di lini pertahanan. Duet ketiganya terbukti ampuh membendung serangan lawan yang dikomandoi Kylian Mbappe dan Neymar.

Manchester United pun berhak membawa pulang tiga poin dalam kunjungannya ke Parc des Princes usai menang 1-2. Skema tiga bek terbukti ampuh dan bisa saja akan kembali digunakan saat mereka bertemu Chelsea di pentas Liga Inggris akhir pekan nanti.

“Anda mungkin akan melihat sistem ini lagi,” buka Solskjaer dikutip dari Goal International. 

“Saat anda menang dan tampil gemilang, anda akan menjadi percaya diri. Kami akan menuju ke laga itu [kontra Chelsea] dengan kepercayaan diri tinggi,” sambungnya.

Satu hal yang pasti, Solskjaer begitu antusias menyongsong laga-laga berikutnya. The Red Devil memang kehilangan beberapa pemain, namun ketersediaan pemain saat ini membuat pria asal Norwegia itu ingin terus berkreasi.


Baca Juga: 


“Saya pikir kami telah menunjukkan kepada semua orang hari ini bahwa kami punya skuad yang dapat bermain dengan cara dan sistem yang berbeda. Kami bermain apik melawan Newcastle dan Alex [Telles] tampil sangat baik di debutnya,” tambahnya.

“Kami punya pemain di rumah seperti Harry, Edinson [Cavani], Jesse [Lingard], Eric [Bailly], Mason [Greenwood] jadi saya sangat menantikan bulan-bulan berikutnya,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Tetap Merasa Kurang Meski Kembali Menang Atas PSG, Apa?

Vivagoal Liga Champions – Ole Gunnar Solskjaer merasa kurangnya euforia setelah Manchester United menang dari PSG. Hal ini dikarenakan tidak adanya fans di stadion.

Manchester United mengawali fase grup Liga Champions 2020/21 dengan berkunjung ke markas tim sekelas PSG. Beruntung pada laga yang digelar Rabu (21/10/2020) dinihari tadi, Setan Merah berhasil mencuri tiga poin sempurna setelah menang 1-2 di Parc des Princes.

Kemenangan tersebut mengulang kunjungan terakhir mereka ke sana. Sebelumnya mereka menang 1-3 dan berhak melaju ke babak perempat final Liga Champions 2019 silam.

Namun Solskjaer merasa kemenangan tersebut begitu berbeda dari sebelumnya. Selain ini masih fase grup, kemenangan yang diraih tidak dibarengi dengan euforia dari para fans mereka yang belum diijinkan masuk ke stadion.

“Rasanya berbeda dari terakhir kali kami meraih kemenangan di sini, ini baru awal dari fase grup namun kami telah mengalahkan tim yang fantastis,” ujar Solskjaer kepada BT Sport.


Baca Juga:



“Terakhir kali kami berada di fase gugur dan itu rasanya sangat euforia. Dan sekarang rasanya steril tanpa fans, namun masih bagus dan kami memang pantas untuk menang,” lanjutnya.

Solskjaer juga mengapresiasi kinerja lini pertahanan khususnya kinerja Axel Tuanzebe. Absennya Harry Maguire memaksa Solskjaer merubah pertahanan United yang terbukti mampu meredam lini serang PSG yang diisi oleh Kylian Mbappe dan Neymar.

“Saat anda bertandang ke markas tim seperti ini, melawan Neymar dan Mbappe, anda harus bertahan dengan baik dan kiper harus melakukan beberapa penyelamatan,” tambah Solskjaer.

“Kami sudah tahu kualitas yang dimiliki Axel. Dia adalah bek papan atas dan pertandingan pertamanya setelah 10 bulan adalah bukti dari kualitas yang ia miliki,” pungkas pelatih asal Norwegia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Lampaui Ferguson, Solskjaer Catatkan Rekor Bersama Man United

Vivagoal Liga ChampionsManchester United meraih hasil manis di pertandingan pertama Grup H Liga Champions 2020/21, pada Rabu (21/10) dini hari WIB. Bertandang ke markas Paris Saint-Germain, Setan Merah menang dengan skor 2-1. 

Kemenangan tersebut berarti besar buat pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Juru taktik asal Norwegia tersebut sukses mencatatkan rekor 10 kemenangan tandang beruntun di semua kompetisi.

Menurut Sqwaka, kemenangan di Parc des Pirnce, membuat Solskjaer jadi pelatih pertama Man United yang bisa mencuri kemenangan tandang 10 kali secara terus menerus di berbagai ajang.

Solskjaer sendiri terlihat sangat puas usai pertandingan. Dirinya memberi apresiasi tinggi kepada para pemain yang berjuang di lapangan untuk membawa pulang tiga poin.

“Kami bermain seperti apa yang diinginkan dengan menikmati permainan dan menunjukan sikap serta kerja keras. Semangat tim sangat fantastis sejak jeda internasional. Kredit untuk semua pemain,” kata Solskjaer dikutip laman resmi Man United.


Baca Juga: 


Lebih lanjut, Solskjaer mengaku kemenangan ini jadi modal besar untuk mengarungi Liga Champions 2020/21. Dia berharap, di partai selanjutnya kontra Liepzig, Man United bisa kembali meraih poin sempurna.

“Kami tahu bahwa untuk lolos, Anda mungkin membutuhkan 10 poin dan sekarang kami mendapat tiga poin, jadi pertandingan minggu depan melawan Leipzig akan sangat, sangat penting bagi kami.

 “Kami melihat permainan ini sebagai sebuah kemungkinan. Memang tim yang bermain di Eropa pada akhir musim, terkadang telat panas. Tapi kami telah mendapatkan kembali bentuk permainan kami,” tutup Solskjaer.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Soal Target United di Liga Champions, Begini Jawaban Sederhana Ole

Vivagoal Liga Champions – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memiliki target realistis di Liga Champions. Menurutnya, ia ingin membawa United mendulang 10 poin di fase grup Liga Champions dan melaju ke fase selanjutnya.


Baca Juga:


Meski sudah menargetkan poin, perjalanan United di fase grup Liga Champions tak bisa dibilang mudah. Pasalnya, mereka tengah berada di grup neraka bersama PSG, RB Leipzig dan Istanbul Baseksehir. Tiga nama tersebut mungkin saja bisa menjegal kans United ke fase selanjutnya. Hal tersebut pun seakan diamini langsung oleh Ole.

“Ini adalah grup yang sulit. Saya ingat di tahun 99 kami hanya meraih dua kemenangan dan empat hasil imbang, sehingga kelolosan kami ke fase gugur ditentukan jumlah gol yang kami ciptakan,” ungkapnya pada laman resmi United.

Ia pun berharap timnya bisa mencuri poin guna mempermudah targetnya lolos ke fase grup. Di laga pembuka, Ole berharap timnya bisa mengunci tiga angka dari PSG meski hal tersebut dirasa tak semudah mengedipkan mata.

“Tentu saja kami tidak bisa mendapatkan 10 poin di pertandingan besok [vs PSG], namun pertandingan ini adalah peluang yang bagus bagi kami untuk membuat start yang bagus.” ujarnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi PSG vs MU: Setan Merah Superior Atas Tim Asal Prancis

Vivagoal Liga Champions – Paris Saint-Germain akan bertindak sebagai tuan rumah pada laga perdana grup H Liga Champions kontra Manchester United, Rabu (21/10/2020) dinihari WIB. Laga yang berlangsung di Parc des Princes ini berpotensi jadi ajang balas dendam atas kekalahan 1,5 tahun silam.

PSG sedianya sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat sejak menelan kekalahan dari Manchester United pada babak 16 besar musim 2018/2019 lalu. Di musim kemarin, Kylian Mbappe Cs bahkan bisa menembus partai final meski akhirnya kalah tipis 0-1 dari Bayern Munchen.

Performa mereka musim ini di ajang Ligue 1 Prancis juga masih sangat konsisten meski sempat keteteran di pekan-pekan awal karena tujuh pemainnya dipastikan positif terinfeksi virus Corona.

Alhasil, misi membalas kekalahan atas United pun diusung pasukan Thomas Tuchel di laga dinihari besok. Winger Les Parisiens, Pablo Sarabia menegaskan bahwa tujuan timnya hanya ingin menang di laga ini, tidak ada tawar-menawar lagi.

“Anda harus menaruh intensitas kepada laga ini, menjadi sangat fokus dan memberikan segalanya untuk meraih kemenangan. Semua pemain di tim ingin bermain dan menunjukkan performa terbaiknya.” tegas Sarabia dikutip dari situs resmi PSG.


Baca Juga:



Kendati demikian, berdasarkan catatan
Opta, MU memiliki rekam jejak yang cukup bagus jika melawan tim asal Prancis. Dari 15 pertandingan yang sudah dijalani melawan 10 klub yang berbeda, MU bisa menuai tujuh kemenangan, enam hasil imbang dan dua kali kalah.

Ditambah lagi, jelang duel ini, MU dalam kondisi kepercayaan diri yang cukup tinggi usai meraih kemenangan besar 4-1 atas Newcastle United pada lanjutan liga Inggris akhir pekan kemarin. Bruno Fernandes yang menjadi bintang di laga itu akan kembali menjadi tumpuan utama Setan Merah.

Di lini depan, Marcus Rashford diharapkan bisa kembali menunjukkan ketajamannya. Bukan cuma itu, keberadaan Edinson Cavani sebagai eks bomber PSG selama tujuh musim juga sangat bisa dimanfaatkan Ole Gunnar Solskjaer sebagai amunisi tambahan di lini serang The Red Devils.

Oleh karenanya, MU diprediksi masih bisa mengimbangi permainan PSG di laga ini, namun Kylian Mbappe dkk tetap diyakini akan menang meski dengan skor ketat, minimal 2-1.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Menang 4-1 Atas Newcastle, Solskjaer: MU Sesungguhnya Sudah Kembali

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menepis keraguan usai tampil buruk sebelum jeda internasional. Menang telak atas Newcastle United, Solskjaer menilai MU yang sesungguhnya sudah hadir.

Manchester United memulai pekan kelima Liga Inggris usai libur selama dua pekan akibat jeda internasional dengan hasil yang meyakinkan. Marcus Rashford dkk mampu meraih kemenangan 4-1 atas Newcastle United di St James Park, Minggu (18/10/2020) dinihari WIB.

Setan Merah sejatinya sempat tertinggal lebih dulu setelah Luke Shaw mencetak gol bunuh diri di menit ke-2. Namun, The Red Devils bisa bangkit dan hampir sepenuhnya mengontrol jalannya pertandingan. Harry Maguire lalu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-23 sementara tiga gol kemenangan lahir di penghujung laga.

Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan banyak pihak terhadap pasukan Ole Gunnar Solskjaer sebelum jeda internasional. Pasalnya, Bruno Fernandes dkk mencatatkan hasil buruk di tiga laga awal, yakni hanya meraih satu kemenangan dengan dua laga lainnya kalah dan kebobolan sebanyak 11 gol.

Solskjaer sendiri mengungkapkan bahwa hasil apik di markas Newcastle United merupakan buah dari kerja keras timnya. Pelatih asal Norwegia tersebut juga menegaskan bahwa MU yang sesungguhnya sudah hadir di pekan kelima Liga Inggris.


Baca Juga:



“Kami tak mau menggunakannya sebagai alasan, tapi kami sebelumnya memang butuh pramusim yang baik. Kami sebenarnya mau menuju jeda internasional kemarin dengan meraih banyak poin. Tapi sekarang, kami tahu musim kami dimulai di laga ini.” ucap Solskjaer dilansir dari
Sky Sports.

“Kami sudah mencapai pertandingan yang diperlukan dan saya rasa itu sudah terlihat. Anak-anak bermain dengan baik, mereka tahu ada bulan yang berat dan sulit di depan. Mereka sangat menantikan setiap laganya.” jelasnya lagi.

“Saya memutuskan mengistirahatkan sejumlah pemain hari ini, tapi mereka masuk dan membuat perbedaan besar.” tutup Solskjaer.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Respon Solskjaer Setelah Pogba Sebut Nama Real Madrid

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menanggapi rumor terkait Paul Pogba dengan raksasa La Liga, Real Madrid. Solskjaer yakin jika Pogba bakal tetap berada di Manchester United meski kontraknya bakal segera habis tahun depan.

Sebelumnya, Paul Pogba berbicara mengenai potensi transfer impiannya menuju Santiago Bernabeu yang membuat masa depannya di United jadi dipertanyakan. Ini bukan kali pertama Pogba berbicara mengenai keinginannya untuk bermain di Real Madrid suatu saat nanti.

Kontrak pemain asal Prancis itu hanya tersisa satu tahun saja hingga 2021 mendatang. Namun United memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak Pogba selama satu tahun lagi, meski Pogba dan sang agen, Mino Raiola telah berbicara soal transfer masa depan.

Menyusul komentar yang menyebutkan nama Madrid itu, Solskjaer tetap bersikeras jika Pogba tetap merupakan bagian dari Setan Merah dan tidak akan pergi kemana-mana. Ia bahkan cukup yakin jika Pogba bakal memperpanjang kontrak hingga 2022.


Baca Juga:


“Paul adalah pemain kami, dia akan berada disini selama dua tahun lagi. Saya yakin jika Paul fokus lakukan yang terbaik untuk kami dan tim pun ingin lihat hal tersebut,”ujar Solskjaer dilansir Goal.

“Saya percaya jika dalam beberapa tahun ke depan United akan mendapatkan hal yang terbaik dari Pogba.”

Pogba sendiri sepertinya bakal langsung masuk daftar pemain United untuk menghadapi Newcastle akhir pekan nanti. Hingga pekan ke empat lalu, United sementara harus terjerembab di peringkat 16 klasemen dengan hanya baru meraih tiga poin saja.

Di musim ini, Pogba telah bermain di empat pertandingan bersama United, dengan baru menyumbangkan satu gol saja di ajang Piala Liga saat menang 3-0 atas Brighton lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Man United Cuma Asal Beli Pemain, Tak Miliki Identitas!

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pemain Manchester United, Paul Parker mempertanyakan kolektivitas mental dari tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer terkait dengan penampilan buruk mereka di awal musim ini.

Paul Parker mengatakan jika skuad Manchester United tak memiliki pemain dengan identitas yang kuat. Mereka kini hanya menjadi klub yang sekedar membeli pemain saja dalam beberapa tahun terakhir.

Setan Merah memulai Premier League musim 2020/21 dengan buruk karena kini mereka sementara terjerembab di peringkat 16 tabel klasemen liga, dengan hanya mendapatkan poin tiga.

Satu-satunya kemenangan yang United raih saat melawan Brighton pun tak meyakinkan karena mereka diselamatkan oleh penalti Bruno Fernandes. Sementara dua laga lain berakhir kekalahan, bahkan United takluk dari Tottenham dengan skor mencolok 1-6.

Sejak resmi menangani Man United, Ole Gunnar Solskjaer telah megeluarkan dana hingga 200 juta pounds atau sekitar 3,8 triliun rupiah untuk memboyong pemain, seperti Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, Bruno Fernandes hingga Donny van de Beek.

Tetapi rupanya hal itu tak serta merta membuat penampilan Red Devils membaik. Mereka dianggap belum bisa bersaing dengan para rival di papan atas Liga Inggris.

Menurut Parker para pemain United patut untuk bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Ia menilai satu-satunya pemain yang bermain gemilang adalah Bruno Fernandes.

“Lihatlah hasil-hasil itu dan para pemain telah tersesat sekarang, anda bisa melihatnya sendiri. Kamu tak bisa memaafkan mereka, karena tim sedang mencari para pemain itu untuk menambahkan sedikit motivasi dan harga diri,”ujar Parker dilansir Goal.

Parker merasa para pemain United kini seperti tak memiliki keinginan untuk benar-benar bertarung selama di lapangan. Mereka harus memiliki cara untuk memotivasi sendiri karena kini sepakbola telah berubah.


Baca Juga:


“Seharusnya ada lebih banyak pertarungan. Sepakbola telah berubah, ada lebih banyak pemain yang memiliki motivasi diri lebih banyak daripada yang ada sekarang,”ungkapnya.

“United kehilangan pemain dengan identitas kuat. Sosok yang datang dari tempat dimana mereka harus menggali lebih dalam dan untuk mencapai serta memenangkan banyak hal.

“Ketika kamu melihat seseorang seperti Bruno Fernandes, dia ingin membuktikan satu hal. Ia datang dari klub besar dan terkenal di Portugal dan datang ke United untuk membutkikan dirinya lagi.”

Karakter menjadi salah satu faktor yang paling menjadi sorotan Parker dalam skuad Ole Gunnar Solskjaer saat ini. Selain itu strategi transfer yang mereka ambil dirasa kurang tepat karena tanpa pertimbangan matang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dua Juru Taktik Kawakan Terdepan Gantikan Ole Gunnar Solskjaer

Vivagoal Liga Inggris – Laju Manchester United di awal musim 2020/21 jauh dari kata memuaskan. Situasi ini membuat posisi Ole Gunnar Solskjaer dipertaruhkan. 

Dikutip dari Tribal Football, Ole memang tengah berusaha memperbaiki  Man United khususnya di kancah domestik. Tapi andai Setan Merah tak kunjung menunjukan perkembangan beberapa pekan ke depan, bukan tidak mungkin Ole bakal dicopot dari kursi kepelatihan MU.

Jurnalis The Sunday Times, Duncan Castles, mengaku tidak terkejut dengan situasi Man United saat ini. Menurutnya, bukan tidak mungkin Ole pada akhirnya akan dipecat.

“Ada ketidakpuasan dengan klub dan ketidakpuasan dengan manajer.  Tidak terlalu mengejutkan bagi saya bahwa ini telah terjadi, ini adalah pola umum di ruang ganti,” kata Castles.

Kabar lain menyebut, situasi ruang ganti Man United semakin panas lantaran terjadi friksi antara Solskjaer dengan Bruno Fernandes. Castles menilai situasi ini otomatis membuat tekanan pada Ole semakin besar.

 “Fernandes terkenal sangat kompetitif sebagai individu, dia tampil sebagai individu yang sangat baik dan sederhana, tapi berbicara dengan mereka yang mengenalnya itu cerita yang berbeda. Saya pikir ini menambah tekanan secara signifikan pada Solskjaer,” tambah Castles.

Sosok Pengganti

Andai pada akhirnya Ole dilengserkan oleh manajemen, Castles menerangkan ada dua sosok yang layak menggantikan peran pelatih asal Norwegia tersebut.


Baca Juga:


“United memiliki minat lama pada Mauricio Pochettino. Tapi ada opsi lain di pasar termasuk Max Allegri, yang meskipun tidak berhubungan tetapi akan menjadi kandidat,” tutup Castles.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Hal Ini yang Diduga Kuat Buat Hubungan Bruno Fernandes dan Solskjaer Merenggang

Vivagoal Liga Inggris – Jurnalis kawakan dalam sepak bola Eropa, Fabrizio Romano menyebut jika rumor keretakan hubungan Bruno Fernandes dan Ole Gunnar Solskjaer muncul karena hasil buruk yang diterima Manchester United. Namun ia berani memastikan jika rumor tersebut tidak benar adanya.

Kabar keretakan hubungan Fernandes dan Solskjaer muncul setelah Manchester United kalah 1-6 dari Tottenham Hotspur. Sang pemain dikabarkan marah atas keputusan Solskjaer yang dirasa membuat tim gagal mengimbangi permainan lawan.

Romano sendiri merasa kabar tersebut wajar terdengar setelah hasil buruk yang dilalui MU di tiga laga awal mereka.

 

“Rumornya begitu kuat. Situasinya rumit ketika Anda kalah besar seperti kontra Tottenham, itu sungguh buruk,” buka Romano dikutip dari Express.

“Rumor-rumor seperti ini memengaruhi pemain top dalam tim Anda, dalam kasus ini ada Bruno Fernandes dan Rashford di MU, ada begitu banyak rumor,” imbuhnya.


Baca Juga:


Namun demikian, Romano menegaskan jika kabar keretakan hubungan Fernandes dan Solskjaer itu tidak bear. Ia pun berharap pihak klub bisa segera memberi klarifikasi kepada publik atas kabar miring tersebut.

“Hari ini saya punya kesempatan untuk bicara dengan orang yang sangat dekat dengan Bruno dan dia menegaskan bahwa kabar itu sepenuhnya tidak benar dan sepenuhnya salah,” sambung Romano.

“Saat ini tidak ada masalah apa pun antara Solskjaer dan Bruno Fernandes, atau antara Bruno dan Klub. Mereka tidak ingin terus membiarkan rumor ini berkembang liar.”

Romano menambahkan jika Bruno Fernandes adalah sosok profesional sejati. Dalam kondisi sulit, ia yakin eks pemain Sporting itu bisa menahan diri dan tetap memberi yang terbaik.

“Memang betul MU sekarang ada pada momen sulit di dalam dan di luar lapangan, karena pergerakan di bursa transfer musim panas ini tidak sempurna,” lanjut Romano.

“Namun, Bruno tidak akan membuat masalah apa pun di MU. Dia bahagia, dia fokus ke lapangan, dia ingin menang,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS