Tag: Paul Ince

Ince Desak Manchester United Ambil Sikap Soal Paul Pogba

Vivagoal Liga InggrisPaul Ince mendesak Manchester United untuk segera mengambil sikap terkait masa depan Paul Pogba.

Kontribusi minim Pogba memang begitu kentara musim ini. Tercatat dia hanya membukukan delapan penampilan saja bagi Manchester United seiring cedera yang menghantui.

Di tengah kabar kesanggupan Pogba kembali bermain, Ince mendesak MU mengambil sikap. Pasalnya komitmen Pogba di MU sempat dipertanyakan. Hal ini tidak lepas dengan rumor ketertarikan Juventus dan Real Madrid, dua klub yang nyatanya ada di hati Pogba.

“Mereka harus menyelesaikan situasi Pogba. Harus diselesaikan. Anda tidak bisa membiarkan situasi terus bergerak liar. Bertahan atau pergi. Pogba tidak lebih besar dari Manchester United, tidak ada pemain lebih besar dari Manchester United.

“Anda tidak ingin pekerjaan Ole Gunnar Solskjaer terganggu. Pilihannya bagi Pogba adalah mulai tampil gemilang atau dijual,” ujarnya dikutip Evening Standard. 

Tergantikan Oleh Bruno Fernandes

Lebih lanjut, kehadiran Bruno Fernandes makin mengancam posisi Pogba. Pasalanya, peran yang ditinggalkan Pogba mampu di isi dengan baik oleh Fernandes.


Baca Juga:


“Hal terbesar untuk Manchester United adalah kedatangan Fernandes. Sebelumnya Anda selalu mengatakan jika tim ini membutuhkan kehadiran Pogba. Ketika dia cedera dan Fernandes datang. Pertanyaannya pun bergeser, apakah tim masih membutuhkan Pogba?”

“Jika Ole menjawab tidak, maka penjualan Pogba bisa digunakan untuk mendatangkan satu atau dua pemain lagi. Persoalan ini harus diselesaikan sebelum awal musim depan, karena musim depan penting untuk Ole. Musim yang penting,” tutup Ince. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Merseyside Akan Rusuh Jika Liverpool Batal Juara!

Vivagoal Liga Inggris – Mantan pemain Liverpool, Paul Ince menyebut akan terjadi kekisruhan di Merseyside andai Liverpool gagal menjuarai Premier League musim ini lantaran Liga dibatalkan karena pandemi Corona yang menyelimuti Inggris.


Baca Juga:


Liverpool di ambang juara pada musim ini. Mereka unggul 25 angka dari tim peringkat kedua dan hanya membutuhkan enam poin guna mengunci gelar Liga yang sudah didambakan sejak 30 tahun silam. Namun kans tersebut bakal ditutup lantaran ada opsi yang memungkinkan untuk menghentikan Liga karena situasi yang tengah tak kondusif.

Terkait hal tersebut, Ince buka suara. Menurutnya, Liga harus tetao diselesaikan andai liga tak kembali dimainkan. Menurutnya, situasi ini sangat rumit dan andai musim dibatalkan, bukan tak mungkin kegaduhan bakal terjadi di Liverpool.

“Kegaduhan yang akan terjadi di Liverpool. Apakah kita lebih baik membuat satu tim kalah untuk membuat orang lain gembira atau memberikannya kepada Liverpool? Kita harus menuntaskan musim ini apapun yang terjadi, kalau harus bergulir Mei atau Juni, ini cuma sembilan pertandingan,” ungkapnya kepada Dialy Mail

“Apakah akan digelar secara tertutup atau terbuka, biarkan yang berwenang yang memutuskan tapi terlalu banyak risiko untuk semua orang, bukan hanya Liverpool,” kata mantan pemain Inter Milan itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ashley Young Bangga Bisa Menjadi Penerus Legenda Inggris di Inter

0

Vivagoal Serie A – Punggawa baru Inter Milan, Ashley Young mengaku senang bisa mengikuti jejak legenda Inggris, Paul Ince yang bermain di La Beneamata. Ia sangat bahagia bisa mengikuti langkah kompatriotnya itu.

“Rasanya senang berada di sini. Ince adalah seorang legenda. Jika saya mengikuti jejaknya, saya merasa sangat bahagia,” ungkapnya kepada Inter Tv, dinukil dari Goal International.

Young memang sudah merealisasikan kepindahannya dengan mahar 1,5 Juta Euro. Ia diikat hingga 1,5 musim ke depan dengan opsi ekstensi setahun ke depan. Di Inter, ia akan memakai nomor punggung 15. Ia menjadi pemain Inggris ketiga yang merumput di bawah panji La Beneamata setelah Paul Ince dan Gerry Hitchens.

Baca Juga: Ashley Young Resmi Bergabung ke Inter Milan

Selain itu, Young pun meniitipkan pesan kepada penggemarnya. Eks Aston Villa yakin kejayaan yang ditunggu Inter akan datang kembali. Kedatangannya jelas diharapkan bisa membantu tim dalam mewujudkan target tersebut.

“Segalanya berada di jalur yang tepat untuk tampil baik. Kami berharap bisa membuat fans senang dan memenangkan banyak trofi.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Legenda MU Puji Sikap Fans Liverpool

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Manchester United, Paul Ince melihat jika Liverpool memiliki modal berharga untuk bisa juara Premier League. Selain skuad mumpuni, The Reds mendapat dukungan penuh dari fans mereka.

Sudah 30 tahun lamanya Liverpool tak merasakan juara liga, atau lebih tepat sejak Premier League diberlakukan. Kesempatan untuk juara telah datang beberapa kali namun tak satupun membuahkan hasil.

Baca juga: Eks Pelatih City Sebut Liverpool Bakal Jadi Kampiun

Sebut saja musim lalu, The Reds yang mengantongi 97 poin atau yang terbanyak dalam sejarah klub masih harus puas di peringkat kedua. Jordan Henderson dkk kalah satu poin saja dari sang juara, Manchester City.

Musim ini kesempatan tersebut kembali terbuka lebar. Dari sembilan laga yang sudah mereka jalani, Liverpool hanya satu kali bermain imbang dengan sisanya berakhir dengan kemenangan.

Ince pun kemudian melihat jika Liverpool sangat pantas menyandang kandidat terkuat juara Premier League. Satu hal yang menjadi alasannya adalah dukungan fans mereka.

“Saya menyukai orang-orang Liverpool. Mereka datang dan mendukung tim, mereka gila sepak bola dan mereka selalu mendukung pemain mereka,” ucap Paul Ince dikutip dari Sportsmole.

Baca juga: Dongkol dengan Pep, Gelandang City Ingin Hengkang ke Madrid

“Anda tidak pernah melihat mereka [fans Liverpool] mencemooh para pemain mereka, atau mungkin sangat jarang. Mereka paham perannya sebagai penggemar. Mereka memberikan atmosfer yang sangat berbeda di Anfield.”

“Saya suka cara Liverpool menjaga pemain mereka, menjaga mereka sendiri,” ucapnya.

Situasi tersebut jelas berbeda dengan yang kini terjadi di Old Trafford. Fans Manchester United mulai terbiasa mengkritik para pemain saat tim tengah terpuruk bukan memberi dukungan penuh seperti yang dilakukan oleh fans Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

United Tak Boleh Keluarkan Dana Besar untuk Rekrut Bintang West Ham

Vivagoal Liga Inggris – Mantan pemain Man Untied, Paul Ince menyebut United tak perlu mengeluarkan dana sebesar 80 Juta Poundsterling guna merekrut bintang West Ham United, Declan Rice. Ince menilai, pemain berdarah Irlandia itu belum menunjukan potensi terbaiknya sejauh ini.

Sejatinya, nama Rice memang santer dikabarkan bakal bergabung dengan Man United. Setan Merah sendiri memang berencana memperkuat lini tengah mereka dan Rice disebut bisa menjadi jawaban atas hal tersebut. Nmaun Ince yakin Rice bukanlah sosok yang benar-benar dibutuhkan United.

“Orang-orang mengatakan sesuatu hanya untuk sekadar berbicara. Saya ragu [United] akan mengeluarkan £80 juta untuk Declan Rice. Kalian harus ingat bahwa dia dahulu adalah bek sentral dan sebagai gelandang, saya sudah sering menyaksikan aksinya tahun ini, dia itu masih butuh jalan panjang [untuk jadi pemain top],” ungkap Ince kepada Talksports, seperti dinuil Gal International.

Ince menilai Rice masih membutuhkan waktu untuk berkembang. Mantan pemain Inter ini menilai Rice sudah berada di tim yang tepat untuk mengembangkan potensinya karena West Ham sudah memliki sosok mentor hebat dalam diri Mark Noble. Kehadiran Noble jelas bisa membuat Rice banyak belajar.

Baca Juga: Ole Solskjaer Sebut United Siap Belanja di Bursa Mendatang

Rice sendiri sempat memperkuat Inggris kala mereka membekuk Bulgaria 6-0 dalam anjutan kualifikasi EURO 2020. Teranyar, Rice siap dimainkan kala West Ham dijadwaklan bertanding melawan Sheffield United di London Stadium, Sabtu (19/10) mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

United Diklaim Bisa Finis di Papan Bawah Klasemen!

Vivagoal Liga InggrisManchester United dinilai belum menunjukkan perkembangan di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Bahkan jika hal tersebut terus berlanjut, bisa jadi mereka akan menakhiri musim di posisi terburuknya, yakni finish di papan bawah Premier League.

Hingga pekan ke delapan, Manchester United masih tertahan di peringkat 12. Dengan hanya meraih dua kemanangan, Setan Merah baru mengumpulkan sembilan poin saja. MU hanya berjarak dua poin saja dari zona degradasi. Kondisi tersebut memancing perhatian banyak pihak salah satunya adalah Paul Ince.

Mantan pemain Liverpool yang kini jadi analis Premier League tersebut mengatakan jika Manchester United belum menunjukkan sedikit pun tanda-tanda positif. Gaya bermain MU tidak jelas, mental lemah mereka lemah dan mereka selalu kebingungan di lapangan.

Bahkan dengan performa tersebut, Ince yakin mantan timnya itu bisa saja finish di bawah urutan ke-10. Hal itu seakan menindikasikan jika United memang tak bisa berbuat banyak. Di musim ini

Baca Juga:  Fellaini Buka Suara Terkait Kacaunya Performa Manchester United

“Mereka bisa jadi finis di paruh bawah klasemen akhir. Ketika saya melihat Ole berkata setelah pertandingan: ‘kami bekerja keras, kami bekerja keras’, saya terus berpikir bahwa sebenarnya kami ingin benar-benar melihat apa yang sedang mereka kerjakan,” imbuh Ince.

“Ketika melihat tim MU, saya tidak tahu apa yang mereka lakukan. Saya tidak menemukan pola permainan yang jelas dan saya tidak memahami gagasan mereka saat bermain menyerang, sebab tidak ada peluang yang tercipta bahkan tanpa tembakan ke gawang. Saya benar-benar tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan, MU,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sikap Pasrah De Gea Tentang Performa MU Mendapat Kritik Keras

Vivagoal Liga Inggris – David de Gea yang disebut sebagai salah satu sosok pemimpin di Manchester United disebut tak pantas mengeluarkan pernyataan bernada pasrah terkait performa buruk tim musim ini.

Musim ini berjalan begitu buruk bagi Manchester United. Terbaru mereka baru saja menelan kekalahan di pekan kedelapan Premier League dari Newcastle United dan membuat mereka terlempar ke peringkat 12 klasemen sementara.

Baca juga: Eriksen Tinggalkan Inggris Januari Nanti?

De Gea yang merupakan salah satu pemain senior dalam tim pun mulai kehilangan kepercayaannya. Usai laga sang kiper menuturkan; “Segalanya. Banyak hal yang harus dikembangkan. Saya tidak tahu harus berkata apa.”

Tak pelak komentar tersebut langsung menjadi sasaran kritik. Salah satunya datang dari analis Premier League, Paul Ince. Kepada Paddy Power, Ince merasa De Gea seharusnya tidak mengeluarkan komentar negatif tersebut.

“Saya melihat komentar David De Gea pasca-pertandingan [lawan Newcastle] dan saya tidak habis pikir. Dia seharusnya menjadi salah satu pemimpin. Jika Peter Schmeichel yang berdiri di sana, tidak mungkin ada interview seperti itu,” tegas Ince kepada Paddy Power.

“Alih-alih menyadari dan menyoroti kekurangan tim saat ini, dia justru merasa seperti: ‘saya tidak tahu, saya tidak tahu, tidak tahu’.”

Baca juga: Wonderkid Tottenham Yakin Poch Bakal Bawa Timnya Bangkit

Ince menambahkan jika De Gea seharusnya bisa menjadi sosok panutan dalam tim. Ia menyebut sebagai seorang pemain yang baru saja meneken kontrak jangka panjang, perkataannya menjadi kiblat para pemain lainnya karena ia adalah salah satu sosok pemain yang dipercaya.

“Dia adalah salah satu pemain top di MU, salah satu pemimpin dalam tim MU yang baru meneken kontrak baru berdurasi lima tahun! Akan tetapi dia justru tampak tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam tim,” sambung Ince.

“Jika Anda adalah fans MU dan mendengarkan komentar kiper nomor satu tim kesayangan Anda, jelas Anda merasa malu dengan interview itu,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Sebut Transisi yang Dilakukan United Cukup Baik

Vivagoal Liga Inggris –  Legenda Man United, Paul Ince menilai saat ini United ada di periode transisi. Ia menilai apapun hasil yang direngkuh United adalah hal yang lumrah. Namun eks Inter Milan ini berharap mantan timnya tak keluar dari empat besar Premier League.

“Musim ini adalah periode transisi. Saya tidak kecewa atau marah soal itu. Saya hanya mereka melihat kondisi tim saat ini. Hasil pertandingan akan bagus dan buruk, tidak apa-apa, saya sudah mempersipakan diri soal itu tetapi sepanjang tim berada di jalur empat besar,” bukanya kepada Goal International.

Meski begitu, ayah kandung Tom Ince itu ingin United segera menemukan pemain yang tepat untuk memperbaiki performa tim. Kini, ia ingin Ole Solskjaer dan direksi Setan Merah mampu mendapatkan pemain yang tepat guna menjaga reputasi United sebagai salah satu tim berprestasi di tanah Inggris.

“Ini bukan tugas satu orang, ini tentang direktur olahraga dan timnya. United mungkin butuh mendatangkan empat atau lima sosok baru dan mulai menyusun rencana. Mungkin dibutuhkan waktu satu atau dua tahun, tetapi setidaknya tim terus berkembang,” tandasnya.

Baca Juga: Transfer Mahal Maguire Disebut Mubazir untuk United

Saat ini, United baru mengoleksi 8 poin dari enam laga yang telah mereka mainkan. Ince yakin Ole Solskjaer mampu membawa United kembali merengkuh kejayaan mereka yang hilang pasca tak ditangani oleh Alex Ferguson.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

United Baru Bisa Juara Liga Andai Klopp dan Pep Tak Ada!

Vivagoal Liga Inggris – Legenda United, Paul Ince menyebutkan jika United masih mungkin menjuarai liga dalam lima musim ke depan. Namun ia menilai United bisa saja melakukan hal itu lebih cepat andai Pep Guardiola dan Jurgen Klopp tak lagi ada di Inggris.

“Ole Gunnar Solskjaer tahu persis timnya tidak akan juara tahun itu atau tahun depan. Mungkin dibutuhkan lima tahun untuk juara,” ungkapnya seperti dinukil Goal International.

“Saya yakin, satu-satunya kesempatan juara yang bisa diraih United dalam waktu dekat ini adalah jika Klopp dan Pep meninggalkan Liverpool dan City. Tapi saya tidak tahu apakah Ole sanggup mempertahankan posisinya.”

Menurutnya, United jelas tertinggal jauh dari rival-rivalnya dalam perburuan juara lantaran mereka masih berkutat dengan permasalahan internal. Ince pun tak segan menunjuk Ed Woodward sebagai biang masalah dalam tubuh United.

Baca Juga: Rio Ferdinand Beri Tanggapan Terkait Pemecatan Solskjaer

“Saya lebih mengkhawatirkan tentang situasi direktur sepakbola dan cara Ed Woodward membangun tim .”Mereka tahu akan kehilangan Lukaku dan Sanchez, lalu kenapa tidak membeli striker bagus?”

“Ed Woodward bukan sosok sepakbola, dia memikirkan uang. Dari perspektif itu, saya yakin dia melakukan pekerjaan hebat tetapi fans tidak peduli soal uang jika diinvestasikan kembali demi keuntungan tim. Saya bisa bilang untuk saat ini, United bukanlah United yang kita kenal,” pungkansya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Masa Depan Tak Jelas, Bale Disarankan Gabung Liverpool!

Vivagoal Liga Inggris Mantan pemain Liverpool, Paul Ince menyebut jika Bale bisa menjadi tambahan kekuatan untuk Liverpool di musim depan. The Reds memang tengah mengincar seorang penyerang sayap sebagai back up Mo Salah maupun Sadio Mane.

Isu kepergian Bale memang terdengar kencang pasca konfliknya dengan Zinedine Zidane. Sang pelatih menyebut Madrid sedang berusaha menjual Bale ke tim lain. Bale pun disebut jengkel dengan pernyataan Zidane.

Menurut Ince, Liverpool bisa mendapat kekuatan tambahan andai mereka merekrut Bale. Selain mumpuni sebagai winger, Bale juga bisa dimainkan sebagai penyerang tengah. Selain itu, status Wales Wizard sebagai home ground player sudah barang tentu akan memberikan keuntungan lain untuk Liverpool.

“Pendapat saya pribadi, saya kira jika Liverpool mampu membayarnya, dia [Gareth Bale] harus pergi ke Liverpool,” tegas Ince kepada BBC.

Baca Juga: Media Asing Buka Perbandingan Statistik Zidane vs Bale!

“Alasan saya mengatakan itu adalah jika anda melihat trio penyerang Liverpool, mereka terus bermain sepanjang musim panas, Mane baru menyelesaikan AFCON dengan Senegal, Salah membela Mesir, dan Firmino di Copa America.”

“Jadi berapa lama waktu istirahat mereka sebelum musim dimulai? Bale bisa bermain di kanan, dia bisa bermain di kiri, juga bermain di tengah. Saya tahu mereka punya Origi dan Shaqiri, tetapi apakah mereka cukup bagus?” imbuhnya.

Meski demikian, Ince menyebut Bale harus rela memotong gajinya andai ia mau bergabung bersama Liverpool. Sekedar catatan, Bale saat ini menerima gaji 17 Juta Euro per tahun. Ia disebut enggan menurunkan gajinya andai ia hengkang ke tim lain.

“Jika saya melihat tim yang sekarang, dan jika Liverpool mampu membayar Bale, itu berarti Bale harus mengorbankan gajinya, ini tidak bisa soal uang,” sambung Ince.

“Dia bakal bergabung dengan tim yang baru menjadi juara Eropa, yang masih gagal di liga, mereka ingin mencoba lagi,” tutupnya

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS