Home Tags Persija Jakarta
SQUAD
Player Position Nationality Age
Gianluca Pagliuca Rossy Goalkeeper Indonesia 20
Fadil Redian Midfielder Indonesia 24
Jaimerson da Silva Xavier Defender Brazil 29
Albeto Goncalves Da Costa Attacker Indonesia 39
Bruno Oliveira de Matos Midfielder Brazil 29
Alua Septianus Midfielder Indonesia 30
Silvio Escobar Attacker Paraguay 33
Andritany Ardhiyasa Goalkeeper Indonesia 28
Shahar Ginanjar Goalkeeper Indonesia 29
Dany Saputra Defender Indonesia 28
Ryuji Utomo Prabowo Defender Indonesia 24
Maman Abdurrahman Defender Indonesia 37
Ismed Sofyan Defender Indonesia 40
Tony Sucipto Defender Indonesia 33
Steven Paulle Defender France 33
Rizki Ramdani Lestaluhu Midfielder Indonesia 28
Novri Setiawan Midfielder Indonesia 26
Fitra Ridwan Midfielder Indonesia 25
Nugroho Fatchur Midfielder Indonesia 23
Rico Simanjuntak Midfielder Indonesia 27
Rohit Chand Midfielder Nepal 27
Sandi Darma Sute Midfielder Indonesia 27
Marko Šimić Attacker Croatia 31
Bambang Pamungkas Attacker Indonesia 39
Heri Susanto Attacker Indonesia 25
Rishadi Fauzi Attacker Indonesia 29
Daryono Goalkeeper Indonesia 25
Yan Pieter Cornelis Nasadit Midfielder Indonesia 23
STANDINGS
2019-19 Super League
Club GP W D L GD Pts
Bali United 32 19 7 6 16 64
Pusamania Borneo 32 12 13 7 13 49
Persipura Jayapura 32 13 10 9 8 49
Persebaya Surabaya 32 12 12 8 12 48
Persepam Madura Utd 31 13 8 10 12 47
FIXTURES
Persija Jakarta
Persebaya Surabaya
Tue, 17/12 08:30 WIB
Kalteng Putra
Persija Jakarta
Sun, 22/12 11:30 WIB

Tag: Persija Jakarta

Utak-Atik Peluang Tim yang Bakal Terdegradasi ke Liga 2

Vivagoal – Liga Indonesia – Musim kompetisi Shopee Liga 1 2019/2020 hampir berakhir. Beberapa tim kini sedang berjuang untuk keluar dari ancaman degradasi, tak terkecuali sang juara bertahan, Persija Jakarta.

Memasuki pekan ke-32, persaingan di papan bawah klasemen Liga 1 cukup sengit. Persija Jakarta, Semen Padang dan Badak Lampung tengah mengincar kemenangan di sisa laga agar bertahan di kompetisi Liga 1 musim depan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Sementara tim promosi Kalteng Putra, mereka dipastikan degradasi ke Liga 2 musim depan setelah bermain imbang saat menghadapi Persipura Jayapura dengan skor kacamata, Kamis (12/12/19) kemarin.

Atas hasil itu, Patrick Wanggai dan kolega hanya mampu mengumpulkan total 31 poin. Andai mereka berhasil memenangkan dua laga sisa, total 37 poin tetap tidak bisa mengejar Persija Jakarta yang memiliki 38 poin atau batas aman zona bawah klasemen.

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira pun menyampaikan permohonan maafnya kepada pendukung Laskar Isen Mulang. Dia mengaku anak asuhnya sudah menampilkan permainan terbaiknya agar tim tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

“Saya sangat sedih dengan hasil ini. Saya meminta maaf karena pada pertandingan ini seluruh pemain sudah berjuang sekuat tenaga agar tim ini bisa bertahan di Liga 1,” kata Gomes dikutip dari Goal.

Gomes menambahkan bahwa dia akan bertanggung jawab atas hasil buruk ini dan tetap mengawal tim hingga kompetisi selesai. Selain itu, pelatih berusia 57 tahun tersebut mengatakan dirinya sangat suka dengan kota Kalimantan.

“Jujur saya sangat senang dengan kota ini, karena nyaman serta masyarakatnya baik. Namun apa boleh buat, tahun depan jasa saya masih diperlukan atau tidak, yang jelas saya tetap menyelesaikan sisa pertandingan yang ada,” tegasnya.

Setelah Kalteng dipastikan degradasi, kini tinggal Persija, Badak Lampung dan Semen Padang yang akan beradu nasib untuk bertahan di kompetisi Liga 1. Lantas, bagaimana kans tim-tim lain untuk menyelamatkan diri dari zona degradasi.

Berikut ulasan Vivagoal tentang tiga tim yang memiliki kans degradasi;

Usai Kursus Kepelatihan, Ismed Siap Tempur Lawan Madura United

Vivagoal – Liga Indonesia – Full back gaek milik Persija Jakarta, Ismed Sofyan akhirnya kembali. Sang pemain siap diturunkan melawan Madura United pada Jumat (13/2) malam esok. 

Sebelumnya, pemain asal Aceh itu absen sebulan lamanya karena mengambil lisensi B AFC. Dia terakhir kali membela Persija saat bersua dengan Persela 15 November lalu.

Karenanya Ismed tak sabar untuk kembali berseragam Persija. Menurutnya dia bakal mengerahkan kemampuan terbaiknya andai dipercaya di laga nanti.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Suatu hal yang membanggakan bisa kembali memperkuat Persija. Memang tidak mudah kembali ke penampilan terbaik karena satu bulan lamanya tidak berkompetisi. Tapi saya selalu yakin ketika diminta oleh pelatih,” ujar Ismed seperti dilansir dari laman resmi klub.

Persija sendiri dalam posisi wajib menang dalam partai tersebut. Pasalnya skuat besutan Edson Tavares tersebut sejauh ini masih dibayang-bayangi jurang degradasi. 

Hingga saat ini, Macan Kemayoran masih menempati posisi ke-14 dengan 38 poin. Tiga poin jadi harga mati untuk membuat mereka bertahan di Liga 1.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Head to Head Persija Jakarta vs Madura United

Vivagoal – Liga Indonesia – Bentrok antara Persija Jakarta versus Madura United merupakan salah satu laga klasik di Liga Indonesia. Berikut rekor pertemuan Macan Kemayoran melawan Laskar Sape Kerap sejak era Liga Indonesia.

Sebelumnya, Liga 1 2019 bakal mementaskan laga big match antara Persija melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (12/12/2019) malam WIB. Sebelum duel ini, kedua tim sudah bertemu 19 kali sejak era Liga Super Indonesia Musim 2009/2010.

Baca juga: Prediksi Persija Vs Madura United: Tuan Rumah Incar Kemenangan

Hasilnya, Persija unggul tipis dalam rekor pertemuan. Tim asal ibukota itu mampu memetik tujuh kemenangan berbanding enam milik Madura United. Adapun enam sisanya selesai tanpa pemenang.

Namun belakangan, Persija kurang begitu bisa tampil dominan atas Madura United. Pasalnya, dalam delapan laga terakhir, Persija hanya mampu meraih satu kemenangan berbanding empat milik Madura, dengan tiga sisanya berakhir imbang.

Adapun kemenangan terakhir didapat Persija atas Madura United terjadi pada 14 Oktober 2018 lalu. Saat itu, Tim Macan Kemayoran sukses membungkam Laskar Sape Kerap di kandang sendiri, stadion Gelora Ratu Pamelingan dengan skor tipis 1-0.

Sementara kekalahan terbesar Persija atas Madura United terjadi saat Liga Indonesia masih bernama Indonesia Soccer Championship pada tahun 2016 silam. Dalam duel 24 Juli 2016 yang berlangsung di markas Persija itu, Madura United menggasak Macan Kemayoran dengan tiga gol tanpa balas.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Jelang duel ini, kondisi Persija dan Madura United sedikit timpang. Dalam delapan laga terakhirnya, Persija mampu meraup empat kemenangan dengan hanya dua kali kalah. Sementara Madura United sebaliknya, mereka baru dua kali meraih kemenangan dalam delapan aksi terakhirnya di ajang Liga.

Berikut catatan head to head Persija vs Madura United di Liga Indonesia 8 Laga Terakhir

16 Agustus 2019 Liga 1 2019: Madura United 2 vs 2 Persija
14 Oktober 2018 Liga 1 2018: Madura United 0 vs 1 Persija
12 Mei 2018 Liga 1 2018: Persija 0 vs 2 Madura United
21 Agustus 2017 Liga 1 2017: Madura United 1 vs 1 Persija
4 Mei 2017 Liga 1 2017: Persija 0 vs 1 Madura United
20 November 2016 (Indonesia Soccer Championship 2016): Madura United 1 vs 1 Persija
24 Juli 2016 (Indonesia Soccer Championship 2016): Persija 0 vs 3 Madura United

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Prediksi Persija Vs Madura United: Tuan Rumah Incar Kemenangan

Vivagoal – Liga Indonesia – Di saat masih berada dalam bayang-bayang terlempar ke zona degradasi, Persija Jakarta justru harus kedatangan lawan yang cukup tangguh di pekan ke-32 Liga 1 2019, yaitu Madura United.

Mendekati akhir musim ini, Madura United yang bermaterikan pemain bintang memang bukan lagi lawan yang menakutkan seperti di awal-awal musim Liga 1 2019. Kendati demikian, kewaspadaan penuh tetap harus diusung Macan Kemayoran.

Baca juga: Begini Skema Perayaan Juara Bali United

Sebab, selain posisi mereka belum aman betul karena masih ada kemungkinan terkejar dari Perseru Badak Lampung FC dan Semen Padang di zona degradasi, Madura United juga sedang dalam momen kebangkitan usai meraih kemenangan atas Kalteng Putra di laga terakhirnya.

Sebaliknya, jelang pertandingan big match ini, Persija justru punya modal yang kurang meyakinkan setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam dua laga terakhirnya, dimana salah satunya dialami dari tim zona degradasi, Perseru Badak Lampung.

Dibanding Persija, Laskar Sape Kerap datang ke Stadion Gelora Bung Karno tanpa beban yang besar. Posisi mereka saat ini sudah cukup aman, meski masih berharap bisa finish sebagai runner-up di akhir klasemen.

Sementara Persija, kemenangan jelas jadi harga mati yang harus mereka dapatkan. Pasalnya, posisi mereka masih sangat mungkin terkejar dari Perseru dan Semen Padang dengan tiga laga sisa. Jika sampai kalah, dan Perseru dengan Semen Padang bisa menang atas lawan masing-masing, maka posisi Ismed Sofyan dkk bakal semakin terjepit.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Pasalnya, di dua laga sisa, salah satunya Persija bakal kembali melakoni laga berat dengan menghadapi Persebaya Surabaya. Jika menilik pada catatan pertemuan kedua tim, baik Persija maupun Madura United sama-sama sudah mengoleksi satu kemenangan dan tiga sisanya tuntas dengan hasil imbang dari lima pertemuan terakhir kedua tim.

Tapi dengan bermain di hadapan puluhan ribu The Jakmania, faktor tuan rumah diyakini bakal membuat Persija bisa memperbaiki rekor pertemuan melawan Laskar Sape Kerap dengan meraih kemenangan di laga ini sekaligus menjauhkan posisi mereka dari jurang degradasi.

Prediksi Starting XI Persija Jakarta Vs Madura United:

Persija Jakarta: Andritany. A; T. Sucipto, F. Aryanto, Xandao, N. Setiawan; R. Chand, R. Simajuntak, Heri Susanto; Marko Simic.

Madura United: M. Ridho; Jaime, G. Ariyadi, A. Bakmaz, A.R. Rama; S. Nurcahyono, M. Merauje, D. Assis, D.Laly; A. Rakic, B. Goncalves

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Lawan Madura United, Persija Ogah Kalah Tiga Kali Beruntun

Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta mengejar kemenangan saat menghadapi Madura United pada laga lanjutan Liga 1 2019, 13 November lusa di Stadion Gelora Bung Karno. Mereka pun mengusung misi tak ingin kalah tiga kali beruntun di laga tersebut.

Sebelumnya, Macan Kemayoran harus kalah dengan skor 3-0 oleh Bhayangkara FC. Setelahnya, secara mengejutkan, Badak Lampung sukses mempecundangi tim asal Ibu Kota dengan dua gol tanpa balas.

Sudirman sendiri selaku asisten pelatih mengungkapkan dua faktor utama kekalahan tim asal ibukota. Oleh karena itu, dua aspek di atas bakal coba dibenahi jelang laga kontra Madura United.

Baca Juga: Demi Posisi Runner-Up, Madura United Pantang Kendor Di Tiga Laga Sisa

“Saya pikir dua kekalahan beruntun yang didapat Persija lebih kepada kurangnya konsentrasi dari para pemain. Apa yang disampaikan dari segi taktikal oleh pelatih sudah sangat detail sekali padahal,” urai Sudirman.

“Dan jangan lupa juga, di dalam sepakbola terkadang ada miskomunikasi di dalam lapangan. Salah menginterpretasikan apa yang diinginkan oleh pelatih,” Sudirman menambahkan.

Sudirman pun mengharapkan Macan Kemayoran tidak mengalami lagi kekalahan ketiga saat menjamu Madura United, karena posisi mereka masih bisa tergelincir dan masuk zona degradasi.

“Ini salah satu yang sangat penting bagi kami jika ingin selamat dari jurang degradasi. Karena kami main di kandang, itu salah satu nilai tambah bagi kami. Kami harus memenangkan pertandingan itu.” tutupnya.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Berjuang Lewati Zona Degradasi, Ini Kata Pelatih Persija!

Vivagoal – Liga Indonesia – Edson Tavares, pelatih Persija Jakarta buka suara terkait kesulitan menangani tim ketika ditunjuk menggantikan Julio Banuelos pada pertengahan musim ini.

Tavares mengklaim bahwa manajemen Macam Kemayoran melakukan banyak kesalahan sehingga berujung pada jebloknya prestasi tim. Bahkan, tim Jak Mania harus susah payah berjuang lolos dari zona degradasi Liga 1 di musim ini.

Dalam hal ini Persija sering melakukan kesalahan terutama mereka terlalu banyak mengganti pemain di sektor asing dan pergantian pelatih yang terjadi sampai tiga kali. Tavares mengklaim bahwa ini yang mempengaruhi stabilitas tim, di mana pola permainan yang kerap berubah-ubah.

Baca Juga: Edson Tavares Pertanyakan Alasan Laga Bhayangkara vs Persija Digelar Tanpa Penonton

“Saya telah memikirkan bahwa klub ini melakukan banyak kesalahan musim ini. Musim ini Persija banyak melakukan pergantian pemain, asing, hampir lima, juga pemain lokal. Semua ini adalah harga yang harus dibayar dari awal musim ini,” ujar Edson Tavares.

“Tapi, alhamdulillah dengan pengalaman saya di Asia, saya bisa pelan-pelan membenahi Persija,” imbuh pelatih asal Brasil itu.

Selain dua masalah diawal musim, Tavares mengatakan Persija tak punya kualitas pemain yang seimbang antara tim utama dan cadangan. Hal itu harusnya tidak terjadi di tim besar seperti Persija, yang juga merupakan juara bertahan musim lalu.

Keadaan tersebut lantas memaksa Tavares harus memainkan beberapa pemain di posisi yang berbeda guna menutupi kelemahan. Belum lagi jika pemain andalan yang harus absen, maka mantan pelatih Yokohama FC itu harus memutar otak agar tim tampil stabil.

“Tim ini harusnya bisa menjadi tim yang kuat, karena pemain yang ada di sini punya level yang sama dengan tim lain di Indonesia. Saya menaruh Ryuji jadi gelandang, karena apa? Karena tim ini punya stok pemain yang sedikit untuk menjadi sebuah tim besar. Seharusnya tiap posisi punya dua pemain dengan kualitas yang sepadan,” tegasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Munster Beberkan Kunci Bhayangkara Lumat Persija

VivagoalLiga Indonesia – Bhayangkara FC sukses melumat Persija Jakarta dengan skor 3-0 di Stadion PTIK, Rabu (4/12) melalui gol Adam Alis, Herman Dzumafo, dan Lee Yu Jun. Paul Munster, juru taktik Bhayangkara pun membeberkan resep kesuksesan timnya.

“Hari ini para pemain kami tampil luar biasa. Jadi mereka bermain sesuai game plan, melakukan apa yang sudah diintruksikan dan sudah diekspektasikan,” ujar Munster kepada wartawan, dinukil dari detik

“Saya senang dengan penampilan para pemain saya. Mereka melakukan semuanya dengan baik dan berhasil mencetak tiga gol, kami juga dapat clean sheet, itu luar biasa,” sambung pelatih kelahiran Irlandia Utara itu.

Baca Juga: Bali United Juara Lebih Awal, Pelatih Asing Buka Suara

Keberhasilan ini membuat Bhayangkara merangsek ke papan atas klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka saat ini ada di peringkat keempat dengan raihan 44 poin. Spesialnya, dalam 8 laga terakhir, the Guardian belum pernah kalah. Hal ini tentu menjadi modal bagus untuk mereka melakoni laga selanjutnya.

Terdekat, Bhayangkara  akan bertanding melawan Persebaya Surabaya, Minggu (8/12) mendatang. Kemenangan tentunya menjadi target Adam Alis dan kolega.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Edson Tavares Pertanyakan Alasan Laga Bhayangkara vs Persija Digelar Tanpa Penonton

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares mengaku bingung laga melawan Bhayangkara FC, Rabu (4/12) malam WIB bakal digelar tanpa penonton. Menurutnya, hal itu tak masuk akal karena sempat diisukan main di sejumlah stadion.

Seperti diketahui, Bhayangkara sebelumnya berencana menjamu Persija di Stadion Patriot. Mereka bahkan dilaporkan sudah menyediakan kuota tiket yang lumayan banyak untuk laga tersebut.

Baca JugaVivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Banyaknya basis jumlah suporter Persija menjadi latar keputusan tim berjuluk The Guardians itu. Tapi sayangnya, rencana tersebut batal terlaksana. Hal itu setelah pihak kepolisian enggan memberi izin keamanan khususnya untuk di daerah Bekasi.

“Main tanpa penonton sedikit membingungkan, karena awalnya ada kabar main di SUGBK, kemudian Bekasi, sampai kabar perubahan jam. Itu sedikit tidak masuk akal,” jelas Tavares.

Menurutnya, andai saja Bhayangkara vs Persija digelar dengan penonton jelas akan menguntungkan tuan rumah. Apalagi, jika pertandingan tersebut dihelat malam hari.

“Ini juga soal pemasukan untuk Bhayangkara, mungkin jika main di Bekasi akan membantu, karena pasti akan banyak The Jakmania yang datang,” tutup Tavares.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Duel Bhayangkara dan Persija Dipastikan Tanpa Penonton

Vivagoal – Liga Indonesia – Laga antara Bhayangkara FC dan Persija Jakarta pada pekan ke-30 Shopee Liga 2019 bakal berlangsung tanpa penonton. Pertandingan sendiri akan digelar di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (4/12) mendatang.

Sebelumnya, pertandingan direncanakan akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Namun rencana tersebut tak dapat terealisasi dan memaksa mereka memindahkan venue pertandingan ke PTIK.

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji beralasan izin keramaian membuat The Guardian batal menggunakan stadion Patriot. Pasalnya, di Kota Bekasi ada beberapa agenda yang membuat pertandingan harus digelar tanpa penonton.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Ada perubahan venue pertandingan. Baru semalam saya dikabari bahwa kami mainnya di PTIK bukan di Patriot dan itu tanpa penonton lantaran masalah perizinan,” kata Sumardji.

Duel kedua kesebelasan dipastikan berjalan ketat. Baik Macan Kemayoran ataupun Bhayangkara FC sama-sama ingin mendapatkan poin penuh untuk finish di posisi yang lebih baik.

Persija sendiri saat ini masih tertahan di posisi ke-11 dengan 38 poin. Sedangkan Bhayangkara di peringkat tujuh dengan torehan 41 poin.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Disebut Menang Karena Beruntung, Begini Komentar Tavarez

Vivagoal – Liga Indonesia – Persija sukses raih hasil positif 1-0 atas Persipura Jayapura dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019. Kemenangan tersebut terasa spesial lantaran bertepatan dengan hari ulang tahunnya. 

Juan Tomas Campasol jadi pencetak gol semata wayang dalam pertandingan terebut.  Golnya di menit ke-75 membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno bersorak.

Namun demikian, beberapa pihak merasa Persija menang karena beruntung. Pasalnya meski Persipura gagal cetak gol tapi mereka sukses mendikte permainan Macan Kemayoran.

Mendengar kabar itu, pelatih Persija, Edson Tavares langsung bereaksi. Menurutnya, meski kalah secara ball possesion tapi anak ashunya bisa bermain efektif ketimbang Mutiara Hitam.

“Beberapa orang bilang kami beruntung. Tapi sepakbola tentang analisis dan taktik. Jika menganalisa ball possesion, mungkin Persipura 65 persen. Tapi berapa kali mereka melakukan shooting? Satu di babak pertama, satu di babak kedua.

Sementara kami dengan possesion 35 persen shooting bisa sampai 11 kali. ika punya 11 tembakan, dan cetak 11 gol, itu bukan Persija, tapi Barcelona dan Madrid. Kami tak bermain indah, tapi bisa dapat tiga poin untuk menyelamatkan Persija,” tegas Tavares.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS