Home Tags Persija Jakarta
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Super League
Club GP W D L GD Pts
Bali United 34 19 7 8 13 64
Persebaya Surabaya 34 14 12 8 14 54
Persipura Jayapura 34 14 11 9 9 53
Bhayangkara FC 34 14 11 9 8 53
Persepam Madura Utd 34 15 8 11 11 53
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Persija Jakarta

Taufik Hidayat Akui Terinspirasi Dua Sosok Pemain Senior Ini

Vivagoal Liga Indonesia – Penyerang muda Macan Kemayoran, Taufik Hidayat akui gaya bermainnya terinspirasi oleh dua pemain senior Persija Jakarta yaitu, Marko Simic dan Bambang Pamungkas.

Taufik Hidayat yang tergabung bersama Persija Jakarta telah menaruh kekaguman pada bomber tajam andalan Persija, Marko Simic. Sebab menurut pemain berusia 20 tahun itu Simic memiliki kualitas yang sangat memukau.

Pemuda berdarah Bandung itu juga menyaksikan setiap pertandingan yang dimainkan mantan penyerang Melaka United itu selalu memberikan penampilan yang sangat maksimal untuk tim kebanggan warga Jakarta itu.

Namun selain Simic, Taufik juga menjelaskan dalam laman resmi Persija bahwa, ia memiliki satu panutan lainnya yaitu, Bambang Pamungkas. Pasalnya pria bernomor 98 itu memang telah lama mengidolakan pria yang akrab dipanggil Bepe itu.

“Bila dikatakan idola. Semua pemain di Persija adalah idola saya. Namun yang paling mengagumkan sejak saya bergabung adalah penampilan dari Marko SImic. Sebagai seorang striker Simic memiliki segalanya. Insting sebagai seorang striker sangat tajam.


Baca Juga:


“Kemudian ada satu lagi yaitu, Bambang Pamungkas. Bepe telah menjadi idola saya sejak saya kecil. Bahkan ia adalah sosok yang sangat menginspirasi dan sering memberikan masukan. Saya tidak percaya pernah bermain bersamanya dalam satu tim,” ucap Taufik.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Evan Dimas Menjaga Kebugaran Dengan Berenang Hingga Bersepeda

Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas menyambut baik keputusan resmi PSSI atas dilanjutkannya kompetisi Shopee Liga 1 2020 pada bulan oktober mendatang. Ia mengaku sudah tidak sabar bermain bersama rekan setimnya.

Sejatinya Evan saat ini masih berada di kediamannya. Pemain berusia 25 tahun tersebut mengaku masih menunggu kabar dari pihak manajemen Persija terkait kapan waktu pemain kembali berlatih.

“Saat ini saya masih menunggu saja kapan berkumpul lagi. Mungkin dalam waktu dekat kami kembali berlatih,” ujar Evan dikutip dari laman resmi Liga 1.

Evan menambahkan bahwa dirinya tidak lupa menjaga kondisi fisiknya dengan menjalani latihan-latihan ringan. Selain itu ia juga sudah memulai latihan di lapangan hijau bersama teman-temannya yang berada di Surabaya.

“Karena kami pemain profesional, ya harus pandai-pandai menjaga kondisi diri sendiri. Ketika kami kembali ke klub kondisi kami sudah siap untuk menerima materi dari pelatih,” tambahnya.


Baca Juga:


Bukan hanya dilapangan, Evan juga menyempatkan melatih kebugaran di tempat fitness dengan tetap perhatikan protokol kesehatan. Bahkan mantan pemain Barito Putera itu juga menyempatkan olahraga berenang dan bersepeda.

“Pokoknya, bagaimana caranya untuk menjaga kondisi secara maksimal dengan intensitas latihan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sibuk dengan Game Online, Rezaldi Pastikan Komitmennya Untuk Persija Jakarta

Vivagoal – Liga Indonesia –  Bek kiri Persija Jakarta, Rezaldi Hehanussa, ternyata punya hobi lain di luar sepak bola. Ditengah penangguhan kompetisi, dia mengaku tak bisa lepas dari game Rising Force (RF) Classic Online.

RF online sendiri dikenal sebagai game daring yang menggabungkan fantasi dan masa depan. Para pemainnya bisa memilih satu bangsa lalu membangun bangsa yang dipilihnya, dan menaklukkan bangsa lain. 

“Saya suka dengan game petualangan seperti itu. Saat ini saya cukup sering bermain RF Classic sejak SMP. Kalau PS (playStation) saya sempat main dari PS 1 hingga PS3, kalau PS4 sudah jarang main lagi, ”ungkap Rezaldi dilansir dari laman resmi Persija.

Namun demikian, sang pemain memastikan, hobinya itu tak akan mengganggu kariernya sebagai pesepakbola profesional. Menurutnya, ketika kembali dipanggil Persija, Rezaldi tanpa ragu menanggalkan hobinya tersebut.

 

“Saat nanti latihan mulai digelar kembali, saya pasti akan kembali fokus kesana. Saat ini, saya juga tidak meninggalkan tanggung jawab untuk terus berolahraga dan menjaga kondisi badan.” pungkas Rezaldi.


Baca Juga: 


Meski perkembangan game termasuk eSports tengah melaju pesat, tapi Rezaldi tak berniat untuk banting stir menjadi atlet eSports. Dia mengaku lebih memilih sepak bola sebagai jalan hidupnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ramdani Akui Izin Dulu ke Legenda Persija Sebelum Pakai Nomor Punggung 7

Vivagoal – Liga Indonesia – Nomor punggung 7 di Persija Jakarta begitu identik dengan sosok Ramdani Lestaluhu. Namun, saat baru bergabung pada 2007 silam, pemain berusia 28 tahun itu mengaku tak langsung memakai nomor bersejarah itu. Ramdani menyebut dirinya lebih dulu minta izin kedua legenda Persija.

Ramdani awalnya terdaftar dalam skuad Persija U-21. Kala itu, ia masih menggunakan nomor punggung 28. Dengan nomor itu juga, Ramdani melakoni debutnya di tim Macan Kemayoran saat menghadapi Pelita Jaya pada 4 Agustus 2007.

Ramdani baru disodorkan nomor punggung 7 setelah Ade Suhendra pindah ke klub lain pada awal musim 2009/2010. Tapi sebelum resmi menggunakan nomor 7, Ramdani mengungkapkan bahwa dirinya minta izin terlebih dahulu kepada dua dedengkot Persija, Widodo Cahyono Putro dan Aris Indarto.

“Nomor punggung 7 ini banyak punya sejarah bagi penggunanya. Makanya itu saya sempat minta izin ke pemilik sebelumnya seperti mas Aris Indarto dan pelatih Widodo. Alasannya nniar kesuksesan mereka menular ke saya,” kata Ramdani dilansir dari laman resmi Persija.


Baca Juga:


Dan seakan jadi jimat keberuntungan, karier Ramdani setelah itu memang langsung meningkat drastis. Ia tak tergantikan di sektor sayap kanan di bawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan, termasuk sukses berduet dengan Greg Nwokolo di sayap kiri.

Dengan nomor punggung 7 juga, Ramdani berhasil membantu Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 dan Piala Presiden 2018.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Cara Menggenjot Fisik Ala Osvaldo Haay, Mendaki Gunung

Vivagoal – Liga Indonesia – Kompetisi Shopee Liga 1 2020 rencananya akan kembali bergulir Oktober mendatang. Pemain Persija Jakarta, Osvaldo Haay mengaku sangat senang dan bergairah mendengar kabar tersebut.

Osvaldo sendiri mengungkapkan bahwa dirinya terus melakukan persiapan dengan berlatih secara mandiri sesuai instruktur staff pelatih. Pasalnya ia ingin menyiapkan kondisi siap untuk bermain secara maksimal saat kompetisi Liga 1 2020 kembali dilanjutkan.

Pemain yang dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak ajang Sea Games 2019 itu mengatakan dirinya selalu berolahraga dua waktu, pagi dan sore hari.

“Saya rutin berolahraga pagi dan sore. Pada pagi hari sering ke Pantai Hamadi untuk joging dan menjaga stamina. Saya juga berlatih core untuk penguatan otot,” kata Osvaldo dikutip dari laman resmi Liga 1 2020.

Lebih lanjut, Osvaldo membocorokan pola olahraganya, yakni ia suka jogging mendaki bukit. Kondisi itu sangat jarang didapat pemain sepak bola lain yang lebih banyak tinggal di ibu kota.


Baca Juga:


“Kalau sore hari, biasanya saya berolahraga bersama dengan agenda naik gunung,” ujar Osvaldo.

“Saya beruntung karena alam Papua sangat indah dan dapat dimanfaatkan untuk berolahraga,” pungkasnya

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Inilah Starting Line Up Terbaik Pilihan Otavio Dutra!

Vivagoal – Liga Indonesia – Stopper Persija Jakarta, Otavio Dutra, membuat starting line up pilihannya sendiri. Ia memilih seluruh pemain yang pernah bermain bersamanya, baik di level tim nasional Indonesia, maupun level klub.

Untuk di pos penyerang, Dutra memilih mantan rekannya di Persipura Jayapura, Boaz Solossa untuk mengisi pos penyerang sayap. Menurutnya, Boaz sebenarnya sangat layak bermain di luar negeri dengan kualitas permainan yang dipunya.

“Boaz pastinya sangat istimewa, semua dia punya. Mungkin yang saya sayangkan karena dia tidak pernah mencoba bermain di luar negeri,” kata Dutra.

Di sektor sayap, Dutra tak ragu menempatkan winger mungil Persija Jakarta, Riko Simanjuntak. Pemain asal Medan itu memang menjadi salah satu pemain terbaik di posisinya saat ini, termasuk saat punya andil besar dalam keberhasilan Persija menjuarai Liga 1 2018 lalu.

“Riko punya grafik permainan yang bagus. Punya kualitas individu yang bagus serta agresif sebagai pemain sayap,” urai Dutra.

Di posisi kiper, Dutra lebih memilih penjaga gawang asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon, yang pernah bersamanya saat masih membela Persipura 2012 silam. Adapun empat bek yang bertugas berdiri didepan Yoo-Jae Hoon adalah Bio Paulin, Rizky Pora, Yustinus Pae dan dirinya sendiri.


Baca Juga:


Jika merujuk starting line up diatas, aroma Persipura memang kental menghiasi susunan pemain terbaik versi Dutra. Namun ada juga beberapa pemain Bhayangkara yang sukses merebut juara Liga 1 2017 dengan Dutra bermain di sana.

“Tiga gelandang pilihan saya memiliki karakter dan kualitas individu yang baik. Seperti Evan Dimas sebagai gelandang jangkar. Dia sangat lengkap, punya mobilitas bagus ditambah penempatan umpannya juga sangat akurat. Apalagi dengan Paulo Sergio dan Lim Jun-Sik, mereka pernah bisa meraih juara,” urainya.

Nah untuk pos penyerang tengah, Dutra sedikit alami kebingungan karena dalam formasi 4-3-3, Dutra ingin punya memiliki target man yang garang di depan gawang lawan, tapi ia galau memilih antara Marko Simic, David da Silva, atau Alberto Goncalves.

Untuk pos pelatih, Dutra menginginkan mantan pelatihnya di Bhayangkara FC, Simon McMenemy. Sebagaimana yang diketahui, bersama McMenemy, Dutra bisa merengkuh trofi juara Liga 1.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Selain Bepe, Riko Simanjuntak Punya Peran Penting di Locker Room Persija

Vivagoal – Liga Indonesia –  Pemain Senior Macan Kemayoran, Ismed Sofyan, blak-blakan soal kondisi ruang ganti Persija Jakarta. Menurutnya, sewaktu  Bambang Pamungkas masih aktif bermain, Bepe punya peran besar di locker room. 

Ismed saat ini tercatat menjadi pemain paling senior di kubu Macan Kemayoran. Sudah Bertemu dengan banyak pemain, diakui Ismed, dari sekian banyak pemain yang pernah jadi rekan setim kehadiran Bepe masih sangat membekas. Kejahilan sang kapten kerap mampu mencairkan suasana. 

“Dulu sebelum pensiun, ada Bepe. Dia orangnya sangat jahil dan suka iseng. Banyak keisengan dia di ruang ganti, salah satunya sepatu pemain disembunyikan. Pokoknya ada aja yang bisa dijadikan bahan untuk dijahilin,” kenang Ismed.

Selain Bambang Pamungkas, Ismed menganggap Riko Simanjuntak sebagai sosok lain yang bisa mencairkan suasana ruang ganti. Pemain bertubuh mungil itu selalu bisa mencairkan suasana saat jeda pertandingan dengan kesukaannya menyanyikan sebuah lagu.


Baca Juga: 


“Selain Bepe juga Riko. Di saat pemain lain lagi fokus, dia malah nyanyi-nyanyi sendiri. Jadi kita melihat dia jadi lucu. Yang tadinya tegang, melihat dia jadi ketawa. Jadi suasana ruang ganti jadi ramai lagi. Ditambah dengan logat bataknya, otomatis jadi tambah lucu,” tutup Ismed.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persija Ogah Buru-Buru Gelar Pemusatan Latihan, Kenapa?

Vivagoal – Liga Indonesia –  PSSI dan PT LIB selaku operator berusaha keras untuk menggulirkan kembali Shopee Liga 1 2020. Rencananya, kompetisi teratas sepakbola tanah air itu akan dilanjutkan antara bulan September atau Oktober mendatang.

Situasi ini tak lantas membuat Persija Jakarta buru-buru menggelar pemusatan latihan tim. Diakui asisten pelatih klub, Sudirman, manajemen Persija Jakarta sampai saat ini belum membahas soal kapan skuad Macan Kemayoran akan kembali berlatih bersama. 

“Yang pasti sampai saat ini belum ada kabar tentang wacana Liga 1 digelar pada September atau Oktober. Dari manajemen ke kita juga belum sama sekali meminta untuk mulai kembali menggelar kegiatan,” kata Sudirman.

Lebih lanjut, mantan legenda Macan Kemayoran itu memastikan andai ada kepastian soal kapan Liga 1 akan bergulir, pihaknya tanpa ragu akan segera mengumpulkan para pemain untuk kembali menggelar latihan. 


Baca Juga: 


“Kalau secara prinsip, kalau September nanti Liga 1 benar-benar bergulir lagi, mungkin dari manajemen akan meminta dilakukan persiapan satu setengah bulan sebelumnya. Tapi sampai saat ini manajemen belum ada kabar, jadi kita harus buat apa,” terang Sudirman.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kisah Elie Aiboy Yang Sempat Disangka Pemain Asing Persija Jakarta

Vivagoal – Liga Indonesia – Legenda Persija Jakarta, Elie Aiboy, mengungkapkan bahwa dirinya pernah disangka pemain asing oleh manajer Selangor FA yang kini menjabat Presiden FAM, Datuk Haji Hamidin Haji Mohd Amin. Hal itu terjadi ketika proses negosiasia transfernya dengan Bambang Pamungkas baru di mulai oleh pihak Selangor FA.

Seperti diketahui, Elie Aiboy sempat bersama-sama Bambang Pamungkas menjajal peruntungannya di negeri jiran Malaysia dengan bergabung ke Selangor FA pada 2005 silam.

Selama berkostum Selangor, duet Bambang dan Elie Aiboy sukses mengukir banyak prestasi, salah satunya adalah memenangkan Liga Premier Malaysia, Piala FA Malaysia, dan Piala Malaysia.

Namun di awal bergabung, Elie bercerita ada kejadian unik saat manajemen dan tim pelatih Selangor FA datang langsung memantau permainannya bersama Bambang Pamungkas di Persija Jakarta. Katanya, orang-orang dari Selangor itu mengira dirinya adalah pemain asing di skuad Macan Kemayoran.

“Waktu melawan Persijatim, kebetulan ada manajer dan pelatih selangor, termasuk pengurus klub, yang sekarang jadi ketua FAM, Pak Hamidin. Mereka semua datang menonton saya, kebetulan saya waktu itu memberi tiga assist untuk tiga gol Bepe,” cerita Elie Aiboy seperti dilihat dari Youtube Persija.

“Mereka mau rekrut Bepe, tapi pas lihat saya bikin umpan, mereka tanya ke Bambang, itu, pemain asing kah? darimana Nigeria, Kamerun kah? Bepe bilang, itu orang Indonesia dari Papua.” jelas Elie.


Baca Juga:



“Setelah percakapan itu, malamnya Bepe telepon saya, terus saya disuruh datang ketemu manajemen Selangor,” pungkasnya.

“Saat itu Bang Yos sebagai ketum Persija bilang kalau kamu bermain di luar negeri, saya kasih, tapi ke klub Indonesia saya tak kasih, tetap Persija. Dan Alhamdulillah, di sana saya bisa bikin prestasi bersama Bepe, semusim kami dapat 5 piala, Bepe keluar sebagai top skorer. Luar biasa,” demikian katanya.

Selain Bepe meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak di satu musim itu, Elie Aiboy diketahui juga berhasil meraih penghargaan sebagai pemain terbaik di turnamen Piala FA Malaysia 2005.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Diam-Diam Persija Nyaris Datangkan Christian Gonzales

Vivagoal – Liga Indonesia –  Cristian Gonzales ternyata pernah nyaris bergabung dengan Persija Jakarta beberapa tahun lalu. Hal itu diungkapkan langsung oleh mantan penyerang Macan Kemayoran, Aliyudin Ali.

Diceritakan Aliyudin, dirinya yang bergabung bersama Persija Jakarta pada tahun 2007 silam mengungkapkan bahwa dirinya nyaris membentuk trio mematikan dengan Cristian Gonzales dan Bambang Pamungkas.

Bersama El Loco julukan Christian Gonzales, Aliyuddin bahkan sudah sempat ikut berlatih di Stadion Menteng bersama skuad Persija karena diajak oleh menajer Persija kala itu, IGK Manila.

Namun tiba-tiba, Aliyuddin mendapatkan panggilan dari Walikota Tangerang, Wahidin Halim yang juga berstatus Ketua Persikota untuk mau pulang membela klub tanah kelahirannya.

Alhasil, saat itu juga Aliyudin memutuskan untuk mengurungkan niatnya bergabung dengan Persija, dan langkahnya itu diikuti oleh Cristian Gonzales. Gonzales sendiri saat itu masih berstatus sebagai pemain PSM Makassar dan sedang menjalani skorsing. Tapi berbeda dengan Gonzales, Aliyudin lantas bergabung dengan Macan Kemayoran semusim kemudian.

“Memang ceritanya, seharusnya saya ikut bergabung dengan Persija pada 2006. Saya bahkan sudah sempat ikut berlatih dengan Persija di Stadion Menteng bersama Cristian Gonzales,” cerita Aliyudinn di channel Youtube resmi Persija.

“Saat mau tanda tangan kontrak, saya dipanggil Walikota Tangerang. Saya waktu itu pamit baik-baik ke Pak IGK Manila dan saya katakan Insyaallah tahun depan, saya bergabung dengan Persija.


Baca Juga:


“Waktu itu juga saya mau menikah. Istri saya orang Cilegon dan lebih dekat ke Tangerang,” jelas Aliyudin.

Sebagai informasi, di Persija, Aliyudin sempat membentuk duet mematikan bersama Bambang Pamungkas. Keduanya bahkan mendapatkan penghargaan sebagai duet terbaik di Copa Indonesia 2007.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS