Tag: Piala Presiden

Senangnya Amido Balde Raih Gelar Individual Pertama Di Indonesia

VivagoalLiga Indonesia – Penyerang andalan Persebaya Surabaya, Amido Balde mengaku sangat senang bisa keluar sebagai top skorer Piala Indonesia musim 2018/2019. Bersama winger PSM Makassar, Zulham Zamrun, Amido Balde tercatat mencetak sepuluh gol sepanjang kejuaraan tersebut.

Status tersebut membuat Balde begitu sumringah. Pasalnya, capaiannya ini membuatnya sukses merengkuh gelar individu pertama sejak meniti karier sebagai pesepakbola di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia, awal tahun 2019 ini.

Baca juga: Bintang Madura United Diragukan Tampil Kontra Persebaya, Kenapa?

“Terima kasih kepada Tuhan atas gelar ini. Ini musim perdana saya di Indonesia dan gelar individual ini sangat berarti buat saya. Saya janji bakal terus bekerja keras bersama Persebaya.” tandasnya seperti dilansir dari situs resmi Persebaya.

“Gelar ini adalah yang pertama, namun bukan terakhir. Kedepannya, saya menargetkan untuk bisa mendapatkan gelar yang lebih dari yang ada saat ini.” tandasnya.

Amido Balde sendiri baru membukukan empat gol dari tujuh pertandingan yang dilakoni di Shopee Liga 1 2019 bersama Persebaya. Secara keseluruhan, Balde sudah mencetak 17 gol dan mengkreasikan 3 assist dari 18 penampilan di berbagai ajang kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Juara Piala Presiden 2019, Arema Cetak Sejarah

VivagoalLiga Indonesia – Arema FC baru saja menyelesaikan pertandingan leg kedua final Piala Presiden 2019 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/04/19). Singo Edan pun sukses meraih gelar juara Piala Presiden 2019 dan mencatatkan sejarah.

Tim arahan Milomir Seslija tersebut berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor tipis 2-0. Dua gol yang diciptakan Arema berasal dari aksi Nur Hadianto pada menit ke-43 dan Riky Kayame di penghujung pertandingan.

Arema dan Persebaya sama-sama menampilkan permainan agresif sejak menit awal pertandingan. Namun Persebaya bisa dibilang tak beruntung, karena sejumlah serangan mereka tak mampu membuahkan hasil.

 

Babak Pertama

Arema dan Persebaya langsung memperlihatkan tontonan menarik dengan menampilkan jual beli serangan sejak menit-menit awal pertandingan. Meski pertandingan belum berjalan 10 menit, namun kedua tim telah memberikan ancaman-ancaman berbahaya.

Riky Kayame menjadi pemain pertama yang berhasil memberikan ancaman di pertandingan Arema vs Persebaya tersebut. Namun sayangnya pemain asal papua tersebut belum mampu membuat Aremania berselebrasi.

Beberapa menit berselang, Persebaya juga membuat pertahanan Arema ketar-ketir. Itu terjadi ketika sepakan keras Manuchekhr Dzhalilov hanya membentur tiang gawang. Skor 0-0 pun masih menghiasi pertandingan hingga menit ke-20.

Sebelum babak pertama usai, Arema berhasil memecah kebuntuan lewat aksi Nur Hardianto. Insting Nur Hardianto berhasil membuat publik Stadion Kanjuruhan bergemuruh. Skor 1-0 untuk Arema pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua

Unggul di paruh pertama tak membuat Arema memilih untuk mengendurkan serangan pada babak kedua ini. Mereka justru terus mencari cara untuk membongkar pertahanan Persebaya.

Tim tamu juga beberapa kali melancarkan ancaman untuk pertahanan Arema. Namun disiplinnya pertahanan Singo Edan membuat Persebaya sulit mencari gol penyama kedudukan.

Persebaya terus mencari cara untuk mencari gol demi menjaga asa meraih gelar juara pertamanya di Piala Presiden. Namun sayangnya sejumlah usaha tersebut tak mampu membuat langkah Arema tertahan untuk menjadi juara.

Sebelum pertandingan berakhir, Arema berhasil mengunci kemenangan lewat aksi Riky Kayame setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi kiper Abdul Rohim. Alhasil Arema sukses memenangkan laga dengan skor 2-0 sekaligus meraih gelar keduanya di Piala Presiden.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Kenangan Singgih Pitono Jadi Alasan Arema Kalahkan Persebaya

VivagoalPiala Presiden – Duel Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4/2019) malam ini seakan mengembalikan memori manis legenda Singo Edan, Singgih Pitono.

Pemilik rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Arema yang kini menjabat sebagai asisten pelatih dari Milomir Seslija mengaku terkenang pada laga 29 Maret 1995, yang saat itu menjadi edisi perdana Liga Indonesia setelah Liga Perserikatan menggabungkan diri dengan kompetisi Galatama.

Saat itu, Arema bertekad untuk memberi kekalahan perdana buat Persebaya menyandang status sebagai tim tidak terkalahkan dari 12 pertandingan terakhirnya.

 

“Saya ingat, saat itu kami bertekad luar biasa untuk bisa menang atas Persebaya, Sayang, waktu itu jempol kaki saya mengalami cedera. Di masa itu belum ada tim medis yang dikontrak, jadi saya ke tukang pijit. Dan dia bilang saya tidak boleh bermain. Saya sungguh kecewa.” cerita Singgih.

Namun, walaupun cedera jari kaki, Singgih tetap bersikeras dimasukkan dalam daftar skuat Arema melawan Persebaya.

“Saat pertandingan, Arema tampak kesulitan mencetak gol. Saya pun lantas meminta kepada dokter yang bertugas di lapangan agar kaki saya disuntik obat pemati rasa.” tambahnya.

“Pelatih saat itu gundah, tapi saya coba yakinkan bahwa setelah disuntik saya sama sekali tidak merasakan nyeri. Nah saat ada situasi bola mati, saya dimasukkan dan diminta jadi eksekutor. Bola pun saya tembak, tapi diblok oleh Hengky Kurniawan, namun bola rebound itu langsung disambar Joko Susilo. Kami pun menang 1-0. Sungguh itu momen yang begitu indah.”

“Tapi beberapa saat kemudian, pemati rasa di kaki saya hampir hilang, jempol saya ini rasanya mau putus, sakitnya bukan main. Beruntung sekarang tidak terjadi amputasi.” ucapnya.

Cerita Singgih ini lantas memantik motivasi dari Ahmad Nur Hardianto untuk bisa kembali menaklukkan Persebaya di Kanjuruhan malam ini.

“Kami bertekad menang, karena kami main di kandang sendiri. Kami akan berusaha meminimalisir kesalahan. Laga final ini adalah pertandingan terakhir, setelah itu tidak ada kesempatan lagi, jadi kami harus menang.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jelang Derbi Jatim, Hamka Hamzah Puji Pemain Ini

VivagoalLiga Indonesia – Menjelang Final Presiden 2019 antara Arema vs Persebaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (12/04/19) malam.

Hamka Hamzah mengungkap rasa bahagianya dengan rekan duetnya sekarang di skuat Singo Edan.

Hamka melalui akun Instagram pribadi milknya @hamka23hamzah, mem-posting sebuah foto dengan Arthur Cunha. Ia menyatakan kebahagiaanya duet dengan pemain asal Brasil tersebut.

 

Melalui sebuah caption menggunakan bahasa Brasil, cukup terlihat perasaan Hamka yang senang. Ketika dirinya berduet dengan eks pemain akademi Manchester United pada 2007 silam tersebut.

Arti caption foto jika diterjemahkan menggunakan Bahasa Indonesia memiliki arti “Senang berduet dengan kamu, teman sialan”. Caption tersebut menggambarkan keakraban yang mereka bangun selama berduet di lini belakang Arema FC.

Keduanya menjadi rekan duet sejak kedatangan Hamka dari Sriwijaya FC pada paruh musim lalu. Penampilan apik dua pemain ini mampu mengangkat Singo Edan dari papan bawah pada Liga 1 (kasta tertinggi bola Indonesia) 2018 lalu.

Melihat posting-an Hamka, Cunha lalu memberi komentar dengan mengatakan “senang main sama kamu porra, ayo juara!”, tulis eks pemain sepak bola di klub Mitra Kukar tersebut.

Tenaga dua pemain sepak bola ini memang tengah dinantikan oleh Aremania untuk mengamankan trofi Piala Presiden yang musim lalu sempat berpindah tangan ke Persija. Juara pada edisi dua tahun lalu membuat masyarakat Malang menginginkan trophy tersebut kembali ke Kota Malang.

Malam nanti Hamka dan Cunha nampaknya kembali dipercaya oleh pelatih Arema FC, Milomir Silija untuk mengamankan gawang yang dijaga oleh Kurniawan Kartika Ajie.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Preview Arema vs Persebaya: Persebaya Coba Putus Tren Buruk di Kanjuruhan

 VivagoalLiga IndonesiaArema FC dan Persebaya Surabaya akan kembali saling bertarung di laga leg kedua final Piala Presiden 2019, Jumat (12/4/2019) malam nanti. Laga pamungkas dari keseluruhan rangkaian turnamen pra musim ini akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo pada leg pertama, Selasa (9/4/2019), Arema memiliki keuntungan dua gol tandang jelang laga malam ini. Secara otomatis, jika ingin merebut trofi juara, Dedik Setiawan dkk hanya butuh hasil imbang tanpa gol atau setidaknya tidak kalah lebih dari satu gol.

Jika mampu menjadi juara, maka Arema FC akan jadi tim pertama di Indonesia yang bisa dua kali memenangkan Piala Presiden. Meski begitu, pelatih Milomir Seslija tidak ingin gelar juara Arema hanya didapat dari hasil bermain imbang di kandang. “Tentu saja kami tidak senang juara dengan hasil sama kuat. Kami ingin menang. Dan saya yakin bisa mendapatkan hasil itu.” tegas Milomir.

 

Di sisi lain, Persebaya juga bertekad bisa meraih kemenangan di laga ini meski datang sebagai tim tamu. Tim Bajul Ijo itu berambisi bisa mengangkat trofi juara di markas Singo Edan, dihadapan puluhan ribu Aremania.

Hasil imbang 2-2 memang menyulitkan tim besutan Djadjang Nurjaman untuk menjadi juara. Namun, Amido Balde dkk bertekad untuk bisa menang dengan gol tandang lebih banyak dari yang didapat Arema di Surabaya kemarin.

“Saya terus memotivasi pemain bahwa acuan sebuah pertandingan atau kompetisi adalah juara. Kalau mau dikenang di kota Pahlawan, berarti para pemain harus meraih kemenangan, tidak ada istilah seri apalagi kalah.” ujar Sugiantoro, asisten pelatih Persebaya.

Sayangnya, Persebaya memiliki catatan yang kurang apik jika bermain di Kanjuruhan, Malang. Dari lima laga tandang terakhirnya ke markas Arema, Persebaya belum sekalipun bisa meraih kemenangan. Namun, Bejo sapaan akrab Sugiantoro optimis timnya bisa merubah tren negatif tersebut malam ini.

“Kami akan mengubah paradigma dan semua prediksi bahwa kami sulit menang di Malang. Itu akan segera kami buktikan malam ini. Kami sudah menyiapkan strategi untuk menyulitkan mereka dan merebut trofi juara.” tegas Bejo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Terkuak, Inilah ‘Ultimatum’ Risma Terhadap Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan ‘ultimatum’ yang berupa suntikan semangat ke  klub sepak bola Indonesia, Persebaya jelang lawan Arema FC di final leg kedua Piala Presiden 2019, Jumat (12/04/19).

Risma berujar kalau Persebaya membawa nama Kota Surabaya yang terkenal akan jiwa kepahlawanannya. Ia menginginkan jiwa tersebut merasuki para pemain Persebaya saat bentrok dengan Arema FC.

“Karena itu kalian semua (Persebaya) tidak boleh gampang menyerah dan putus asa. Mari kalian semua contoh para pejuang yang tanpa senjata dan pengalaman apapun bisa memenangkan pertempuran sehingga kita tetap bisa merdeka,” tegas Risma di Surabaya.

Risma juga menambahkan kalau sesulit apapun yang dirasakan, sesakit apapun rintangan yang dihadapi, dan seberat apapun ejekan yang didengar para pemain dan ofisial Persebaya cobalah untuk tegar.

“Tujuannya hanya satu untuk jangan rasakan rasa sakit apapun. Karena tujuannya adalah satu yaitu kemenangan untuk kami, Kota Surabaya,” sambung Risma dengan semangat.

Perempuan 57 tahun itu itu juga mengingatkan Persebaya untuk menjaga nama baik demi masyarakat Kota Pahlawan. Persebaya mesti menjadi pahlawan yang membuat bangga Surabaya.

“Semoga Tuhan meridai kalian semuanya sehingga Piala Presiden 2019 bisa kalian bawa ke Surabaya. Selamat berjuang untuk meraih kemenangan. Tidak ada kata pantang menyerah untuk kita semuanya,” pungkas Risma.

Sekadar informasi kalau final leg kedua akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pukul 19.30 WIB. Pada leg pertama lalu, laga Persebaya vs Arema FC berakhir imbang 2-2.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

5 Fakta Jelang Duel Persebaya Vs Arema yang Wajib Bonek dan Aremania Ketahui

Vivagoal5 Fakta – Duel big match akan tersaji di final Piala Presiden 2019 antara Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC. 

Persebaya Surabaya lolos ke final usai mengalahkan Madura United dengan agregat 4-2 dalam pertandingan dua leg.  Sedangkan Arema FC lolos ke semifinal usai menggulung Kalteng Putra dengan agregat 6-0.

Duel final kedua tim pun Persebaya kontra Arema FC bakal digelar dalam sistem dua leg. Leg pertama akan dimainkan pada 9 April. Sementara itu, leg kedua digelar pada 12 April 2019.

Bagi Persebaya sendiri, leg pertama yang akan dimainkan di kandangnya, maka dari itu harus dimaksimalkan untuk meraih kemenangan. Sedangkan bagi Arema Malang, meski akan menjadi tamu, mereka telah menunjukan penampilan gemilang yang bisa membuat mereka mencuri poin.

Namun pada akhirnya inilah babak final Piala Presiden 2019 yang mempertemukan 2 kekuatan dari Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema FC. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi pertandingan sengit, siapa yang melakukan kesalahan paling minim, tim itu berpeluang memenangkan leg pertama.

Persebaya Surabaya sesungguhnya mengalami jalan yang sangat terjal nan sulit sebelum mencapai babak final. Dikarenakan harus melewati hadangan Persib Bandung dan Madura United. Namun, beruntung Persebaya Surabaya memiliki pemain bintang dalam diri Manuchekhr Dzhalilov.

Sementara ini, pemain terbaik Piala AFC 2017 itu saat ini berada di daftar teratas pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2019 dengan torehan 5 gol. Produktivitas Dzhalilov meningkat tajam  di laga Piala Presiden tak lepas dari evolusi posisi dari gelandang serang menjadi penyerang sayap.

Eks pemain Persib Bandung itu memang sudah mulai menunjukkan performa bersama Arema FC sejak putaran kedua Liga 1 2018. Penampilan gemilang Makan Konate bersama Arema FC rupanya berlanjut ke Piala Presiden 2019.

Raihan 3 golnya mungkin akan terlihat minim namun sesungguhnya kontribusinya bagi Arema FC lebih dari itu. Makan Konate adalah seorang pengatur serangan yang sangat handal dan baik dengan umpan yang presisi serta pergerakan tanpa bola aduhai.

Berikut ini VIGO merangkum 5 fakta menarik jelang duel Persebaya vs Arema FC yang wajib Bonek dan Aremania ketahui. 

Final Piala Presiden: Pembuktian Siapa yang Paling Subur

VivagoalPiala PresidenLeg pertama babak final Piala Presiden 2019 antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC akan digelar pada Selasa (9/4/2019) sore ini. Laga kedua tim sekaligus menjadi pembuktian ketajaman para penguasa daftar top skorer turnamen pramusim tahun ini.

Saat ini, Arema FC masih menjadi tim dengan produktivitas tertinggi di Piala Presiden 2019 dengan koleksi 19 gol. Dedik Setiawan dan Ricky Kayame menjadi dua pemain yang paling subur di Arema. Mereka sama-sama mencatatkan empat gol. Di lini tengah, ada Makan Konate yang sudah beberapa kali jadi pemecah kebuntuan tim dengan torehan tiga golnya.

Di sisi lain, Persebaya punya Manuchekhr Dzhalilov yang sudah membukukan 5 gol sekaligus jadi pencetak gol terbanyak sementara bersama gelandang serang Persija Jakarta, Bruno Matos. Selain penyerang asal Tajikistan itu, Persebaya juga punya Amido Balde yang sudah mencetak 4 gol hingga saat ini.

Total sudah pasukan Djadjang Nurdjaman mencatat 13 gol hingga partai puncak Piala Presiden 2019. Mencari siapa yang tersubur dipastikan akan turut meramaikan laga final nanti antara Bajul Ijo dan Singo Edan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Wakil Kapten Persebaya Akan Lakukan Ini Untuk Bungkam Arema

VivagoalPiala PresidenFinal Piala Presiden 2019 akan menyajikan duel sengit antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Wakil kapten tim Bajul Ijo, Misbakus Solikin menegaskan timnya bakal mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih kemenangan.

Leg pertama final Piala Presiden 2019 akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019) sore ini. Persebaya melaju ke final usai menyingkirkan tim bertabur bintang, Madura United dengan agregat 4-2.

Di sisi lain, Singo Edan berhasil menang dua leg saat berhadapan dengan tim kuda hitam, Kalteng Putra. Di laga kandang mereka berhasil menggilas Kalteng Putra dengan skor 3-0, dan bertandang ke markas Enggang Borneo, Arema kembali menang dengan skor 3-0 dan berhak untuk satu tempat di laga final karena unggul agregat 6-0.

Misbakus sadar Arema bukanlah lawan yang berat di partai final kali ini. Tapi, Misbakus mengklaim bahwa mereka akan tampil habis-habisan untuk meraih trofi pertamanya di tahun 2019 ini.

“Semua pemain Persebaya sudah mengerahkan 100 persen kekuatan saat menyingkirkan Madura United di laga semifinal kemarin. Pada partai final nanti, kami sudah komitmen akan mengeluarkan kekuatan berlipat-lipat untuk mengantarkan Persebaya meraih kemenangan,” tegas Misbakus Solikin di situs resmi Persebaya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Final Piala Presiden Jadi Ajang Pembuktian Penyerang Muda Ini

VivagoalPiala PresidenRicky Kayame, penyerang Arema FC tengah jadi sorotan jelang partai puncak Presiden 2019. Penyerang asal Papua itu berpotensi akan menyulitkan Persebaya Surabaya pada laga final yang digelar dua leg, yakni pada 9 April dan 12 April mendatang.

Ricky yang kontraknya tidak diperpanjang oleh Persebaya di akhir musim Liga 1 2018 kini tampil bersinar bersama Arema FC. Di ajang Piala Presiden 2019 ini, ia sudah empat gol yang dan jadi salah satu pemain tersubur di Arema selain Dedik Setiawan.

Menghadapi mantan timnya itu, Ricky berpeluang membuat Bajul Ijo menyesal karena tak memperpanjang kontraknya. Ricky dilepas oleh pelatih Djadjang Nurjaman karena dianggap kalah bersaing dengan Irfan Jaya dan Osvaldo Haay di posisi penyerang sayap.

“Saya sangat senang bisa bertemu Persebaya di partai final. Selain karena bisa bertemu lagi dengan teman-teman disana, saya juga berkesempatan untuk membuktikan kemampuan yang ada dalam diri saya ke Persebaya,” tegas Ricky.

Ricky sendiri tak menyimpan dendam pribadi ke kubu Persebaya. Namun, bertemu dengan Persebaya di partai final membuatnya terpacu untuk tampil lebih baik bersama Singo Edan.

“Pasti ini akan terasa aneh melawan mantan klub, tapi menyenangkan bisa kembali ke Surabaya untuk bertemu rekan satu tim saya. Ini akan jadi pertandingan spesial buat saya tentunya,” tutur Ricky.

Di sisi lain, Ricky yakin akan mendapat teror tersendiri saat kembali sebagai lawan di Glora Bung Tomo. Apalagi dirinya sekarang memperkuat Arema yang tak lain ialah rival Persebaya.

“Soal tekanan dan persiapan mental menghadapi suporter Persebaya, kita lihat saja nanti,” tegas Ricky.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS