Tag: Raheem sterling

Guardiola Galau Tentukan Kapten Manchester City

Vivagoal Liga InggrisSepeninggal Vincent Kompany, Manchester City tak hanya kehilangan benteng tangguh di lini pertahanan. Mereka juga kehilangan sosok kapten yang cukup berwibawa di atas lapangan. Pep Guardiola sendiri kabarnya memang akan menunjuk salah satu dari dua pemain senior City untuk dijadikan kapten.

Dua nama yang santer bakal menjadi kapten The Cityzen musim depan adalah Fernandinho dan David Silva. Pada musim kemarin, nama yang disebut terakhir memang kerap menjadi deputi Guardiola di atas lapangan. Namun keduanya sudah berusia tua dan memiliki masa bakti yang tak lama lagi untuk City. Pep sendiri kabarnya menginjakkan kapten yang bisa masuk menjabat dalam durasi yang cukup lama.

Pilihan pun mengerucut pada dua nama muda. Raheem Sterling dan Bernardo Silva disebut bakal menjadi suksesor Kompany. Kedua pemain ini memang sama-sama masih berusia 24 Tahun. Keduanya pun masih memiliki kontrak yang cukup panjang bersama The Cityzen. Rasanya tak mengherankan jika salah satu diantara kedua pemain ini bisa menjadi kapten masa depan The Cityzen karena mereka merupakan sosok yang boleh dibilang tak bisa dipandang sebelah mata.

Sterling sendiri memang memiliki peran yang tak tergantikan bersama City. Musim lalu, eks didikan QPR ini sukses mengemas 51 laga di seluruh kompetisi yang dimainkan City. Tak hanya itu, ia pun sukses mengemas 25 gol dan 18 assist untuk The Sky Blues.

Baca Juga: Penerbangan Man City ke China Tertunda, Kenapa?

Sementara Bernardo Silva yang digadang-gadang bakal menjadi pengganti David Silva pun mencatatkan hal yang tak jauh berbeda. Pemain Portugal ini sukses mengemas 51 laga, sama seperti Steering. Namun rasio gol dan Asianya masih kalah jauh dengan eks Liverpool tersebut. Musim lalu Silva hanya mampu mengemas 13 gol dan 14 assist bersama City.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Inilah Nasihat Mengesankan Sterling untuk Sancho!

VivagoalLiga Inggris – Raheem Sterling adalah contoh sukses pesepakbola muda Inggris yang sukses berkarir di lapangan hijau. Gelandang Borussia Dortmund, Jadon Sancho pun mengaku jika dirinya kerap diberi nasihat oleh winger Manchester City tersebut.

“Dia (Raheem Sterling) memberi saya banyak nasihat tentang apa yang harus saya lakukan dan tidak boleh dilakukan. Itu hal yang bagus dan saya sungguh menyukainya.” ujar Sancho dikutip dari Soccerbible.

Menurut Sancho, sosok Sterling merupakan panutan dirinya dalam meniti karir di Bundesliga Jerman. Bagaimana tidak, di usianya yang masih sangat muda, Sterling mampu menjadi pilar penting dalam skema permainan The Citizens dalam beberapa tahun terakhir, termasuk koleksi gelar individual dan trofi yang sudah diraihnya sejauh ini.

Baca Juga: Rooney Minta Sancho Tetap Di Dortmund Dan Tolak MU

“Sangat menyenangkan mendapat banyak nasihat dan masukan dari Raheem. Dia pemain yang hebat dan semua orang di London begitu kagum pada dirinya.” tambah Sancho.

“Saya pikir musim lalu adalah musim terbaiknya, dia memang luar biasa.”

Sancho sendiri adalah eks pemain Manchester City sebelum hengkang ke Borussia Dortmund pada musim panas 2017 silam.

Pemain 19 tahun tersebut pindah ke Jerman karena tak kunjung diberi kesempatan bermain oleh Pep Guardiola. Sancho kemudian menjelma menjadi pemain andalan Die Borussen dengan koleksi 55 penampilan dan menorehkan 14 gol plus 23 assist di semua kompetisi.

“Jika anda tidak rendah hati, maka anda akan banyak mendapatkan hal yang bertentangan di dalam karier, dan Sterling mencontohkan itu.” demikian katanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Bintang Man City Pendam Hasrat Bermain di Luar Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Adalah Raheem Sterling yang memiliki impian untuk bisa bermain di luar Inggris. Kendati demikian, sang pemain mengaku masih betah berada di Manchester City untuk saat ini.

Tak bisa dipungkiri jika Sterling merupakan salah satu pemain andalan dalam skuad Manchester City. Berkat kontribusinya selama ini, ia pun mendapat kontrak baru yang akan mengikatnya hingga 2023 mendatang.

Baca juga: Bek Gaek Juventus Masuk Radar Manchester City

Tengok saja sejak didatangkan dari Liverpool pada 2015 silam, Sterling memenangi dua gelar Premier League, satu gelar Piala FA, dan dua kali juara Piala Liga Inggris. Musim lalu, ia bahkan terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Premier League usai mengemas 17 gol dan 12 assist untuk membantu The Citizens jadi juara.

Sterling pun menyatakan kebahagiaan yang ia rasakan bersama City. Namun demikian, ia tak menutup kemungkinan meninggalkan klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.

“Saya cinta di sini (Man City). Ini adalah salah satu klub terbaik di dunia dan saya masih akan di sini untuk waktu yang lama,” ujar Sterling dalam wawancara dengan GQ seperti dikutip Sky Sports.

“Tapi Anda tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya masih muda dan, seperti yang saya bilang, saya menyukai setiap menit perjalanan saya.”

Baca juga: Jersey Anyar City Terinspirasi Klub Malam Legendaris di Manchester!

“Sejak kecil, bermain di luar negeri selalu jadi mimpi saya. Akan sangat menyenangkan jika suatu hari selesai latihan dan pulang ke rumah dan duduk di taman, makan malam,” katanya menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sterling Akan Temui FA Untuk Hentikan Aksi Rasial

Vivagoal Liga Inggris –  Bintang Manchester City, Raheem Sterling ingin mengadakan pembicaraan dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Liga Premier tentang penanggulangan rasisme. Menurutnya penanggulangan rasisme perlu dilakukan agar bisa melindungi kaum minoritas khusunya di sepak bola.

Sterling, bersama Danny Rose dan Callum Hudson-Odoi,  menjadi sasaran rasisme saat kualifikasi Euro 2020 melawan Montenegro pada Maret lalu. Atas dasar ditengah jeda kompetisi ini ia akan bertemu FA dan orang-orang di Liga Inggris untuk melakukan hal yang lebih baik terkait aksi rasisme.

Sterling menegaskan dirinya akan membawa gagasan pengurangan sembilan poin bagi tim yang penggemarnya melakukan aksi rasial. Menurutnya pengurangan poin ini akan memberikan efek jera sehingga tak akan ada lagi aksi rasial.

“Perlu ada hukuman yang lebih keras. Jika saya pergi ke pertandingan sepak bola, saya tidak ingin melihat tim yang saya dukung dikurangin poinnya karena aksi rasial seseorang di dalam stadion,” kata Sterling.

Lebih lanjut ia menganggap pengurangan poin akan lebih efektif untuk menghentikan aksi rasial. Dimana sebelumnya seorang pelaku aksi rasial hanya akan didenda dan Sterling merasa hal itu tak akan menimbulkan efek jera.

“Jika tim Anda akan dikurangi sembilan poin dan rival Anda akan memenangkan liga. Saya berharap dengan hukuman semacam ini lebih efektif  Mendenda mendenda klub £ 5.000 atau penggemar £ 300,” jelas Sterling.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sterling: Saya Dulu Adalah Fans Manchester United

Vivagoal Liga Inggris – Raheem Sterling mengaku jika dulunya ia adalah seorang fans Manchester United. Hal yang tentu cukup mengejutkan mengingat ia kini adalah pemain andalan rival, Manchester City.

tak bisa dipungkiri jika rivalitas duo Manchester menjadi salah satu rivalitas panas yang ada di Inggris. Namun rivalitas yang ada tak bisa membatasi para pemain masing-masing tim untuk setidaknya sempat memberikan dukungan pada tim rival terutama saat mereka masih muda.

Situasi tersebut seperti yang pernah dialami oleh Sterling. Pemain yang kini menjadi andalan Manchester City itu mengakui sangat mengidolakan Manchester United saat ia masih muda.

[irp]

Ia juga mengatakan bahwa saking cintanya dengan Manchester United saat itu, Sterling sampai Rewa menyaksikan final Piala FA pada 2007 silam. Saat itu tu tim yang menemaninya tumbuh dewasa tersebut berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Chelsea di final.

“Saya pernah menyaksikan final Piala FA pada 2007,” kata Sterling kepada The Mirror. “Saya tidak seharusnya mengatakan ini, tentu tidak sekarang, jelas tidak sekarang! Namun ketika saya masih muda, saya adalah penggemar berat Manchester United.

Sterling juga menambahkan: “Saya bahkan punya jersey United yang lama, dari ketika mereka terakhir kali menjuarai Piala FA.”

Musim ini pemain berusia 24 tahun itu kembali tampil gemilang untuk City musim ini, dengan ia mencetak 17 gol dan sepuluh assists dari 34 penampilannya di Liga Primer Inggris.

Setelah punggawa Manchester City juara piala liga Inggris dan Premier League, kini mantan pemain Liverpool itu akan berjuang membawa timnya meraih trofi ke-3 musim ini. Tim asuhan Pep Guardiola itu akan meladeni perlawanan watford di laga final Piala FA akan digelar pada Sabtu (18/5) malam nanti.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Jadon Sancho Jadikan Pemain Manchester City Ini Sebagai Sumber Inspirasi

Vivagoal BundesligaRaheem Sterling merupakan pesepakbola yang mampu menciptakan cerita sukses sebagai pemain muda Inggris yang berhasil tampil cemerlan di lapangan hijau. Gelandang Borussia Dortmund, Jadon Sancho pun bertekad bisa mengukir kisah serupa di klubnya saat ini.

“Dia (Raheem Sterling) adalah inspirasi bagi banyak anak muda Inggris, terutama karena dia berasal dari London, sama seperti saya.” ujar Sancho dikutip dari Sportsmole.

Menurut gelandang 19 tahun itu, sosok Sterling menjadi panutan dirinya dalam meniti karier di Bundesliga Jerman. Pasalnya, di usianya yang sangat muda, Sterling sudah diakui sebagai salah satu pilar penting dalam permainan Manchester City dalam beberapa musim terakhir, termasuk deretan gelar individual dan trofi yang sudah didapatkannya sejauh ini.

 

“Saya yakin bahwa setiap pemain dari London akan melihat Sterling sebagai idola. Dan saya pribadi mencoba meniru apa yang sudah dilakukannya hingga bisa meraih banyak gelar bergengsi di usia yang masih sangat muda.” jelas Sancho.

[irp]

Sancho sendiri bergabung di Dortmund pada musim panas 2017 silam usai dibeli dari Manchester City. Sancho pindah karena tak kunjung diberi peluang naik ke tim utama. Di Dortmund, Sancho mendapat kesempatan itu, meski di musim debutnya dia hanya jadi pelapis tapi mencatatkan 12 penampilan dengan torehan 1 gol dan 4 assist.

Namun, kepercayaan itu semakin besar musim ini. Sancho mulai sering dipercaya sebagai starter. Dari total 52 laga yang sudah dimainkan, eks didikan Manchester City itu berhasil mengemas 46 kali pertandingan sebagai starter.

Performanya pun menawan dengan menorehkan 13 gol dan 23 assist di semua kompetisi. Sebuah statistik yang begitu gemilang untuk pemain yang baru berusia 19 tahun.

“Saya merasa gembira dan ingin berterima kasih kepada para suporter yang terus mendukung saya. Periode ini sudah berjalan sangat bagus buat saya, semoga saja saya bisa membantu tim meraih trofi Bundesliga sekaligus trofi pertama saya disini.” tutup Sancho.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

 

Ternyata, Legenda Liverpool Ini Sangat Dikagumi Sterling

Vivagoal Liga Inggris Raheem Sterling terus mendapat pujian tidak hanya saat berada di atas lapangan namun juga sikap dan perilaku yang ia tunjukkan saat berada di luar lapangan. Nyatanya ada sosok legenda Liverpool yang telah membuatnya memaknai hidup dengan lebih baik.

Bukan rahasia lagi jika kesuksesan Manchester City mendominasi kompetisi domestik dalam dua musim terakhir merupakan sumbangsih salah satu pemainnya, Raheem Sterling. Musim ini misalnya, ia berhasil membawa Manchester City memuncaki klasemen Premier League musim ini dengan total raihan 89 poin. Sterling punya kontribusi besar. Eks akademi QPR itu tampil pada 31 laga, dengan donasi 17 gol dan 10 assist.

Berkat penampilan impresifnya bersama City, ia juga berhasil masuk dalam kandidat pemain terbaik Premier League versi PFA pada musim 2018/19.

 

Selain tampil impresif di atas lapangan, Sterling mendapat banyak pujian berkat aksinya di luar lapangan. Sterling tampak rajin melawan aksi rasisme di sepak bola. Sterling juga baru saja menyumbang ongkos pemakaman Damary Dawkins, fans Crystal Palace yang meninggal karena kanker.

Di balik sikapnya tersebut, Sterling mengaku jika apa yang ia lakukan terinspirasi oleh Steven Gerrard. Baginya, mantan kapten Liverpool itu adalah figur yang sangat ia kagumi.

[irp]

“Saat masih bermain untuk Liverpool, saya mempunyai orang hebat di sekitar saya seperti Steven Gerrard yang begitu saya kagumi,” ucap Sterling dikutip dari BT Sports.

“Melihatnya dan berpikir apa yang bisa saya lakukan dalam diri saya untuk bisa menjadi manusia dan pemain yang seperti Gerrard. Anda harus berkembang, bukan hanya di lapangan, tapi juga tentang yang berada jauh dari lapangan,” sambung Sterling.

Tidak hanya itu saja, Sterling dikenal sebagai sosok yang tidak egois. Terbukti dengan pernyataannya yang menyebut tak terlalu perduli dengan namanya yang masuk ke dalam daftar kandidat pemain terbaik musim ini. Ia bahkan menyebut Harry Kane lebih pantas berada di sana ketimbang dirinya.

“Saya memilih Harry Kane yang telah mencetak banyak gol setiap tahun. Dia melakukan banyak hal untuk tim dan memberikan segalanya untuk tim. Dia bekerja keras, etos kerja dan cara dia mengurus dirinya sendiri,” tandas Sterling.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tersingkir di Liga Champions, Pep; Ini Kejam!

Vivagoal Liga Champions – Bos Manchester City, Pep Guardiola tak kuasa menyimpan kekecewaannya ketika timnya gagal lolos ke semifinal Liga Champions. Ia menyebut laga kontra Tottenham berakhir dengan kejam bagi timnya.

Drama terjadi kala Manchester City menjamu Tottenham Hotspur pada leg kedua babak delapan besar Liga Champions, Kamis (18/4) dini hari tadi. Bermain di Etihad Stadium, drama terjadi sejak menit pertama berjalan hingga laga berakhir.

Pertunjukan dimulai sejak Raheem Sterling membobol gawang Tottenham pada menit keempat untuk membuat agregat imbang 1-1. Namun Son Heung-min menyamakan skor menjadi 1-1 tiga menit berselang. Son bahkan membawa Tottenham berbalik unggul 2-1 lewat golnya pada menit ke-10. Tapi skor kembali berimbang hanya berselang semenit kala Bernardo Silva mencatatkan namanya di papan skor.

[irp]

 

Sterling lagi-lagi menempatkan City unggul setelah membobol gawang Hugo Lloris untuk kali kedua. Skor 3-2 untuk City menutup babak pertama.

City berada di atas angin kala Aguero mencetak gol keempat timnya di menit ke-59. Namun Tottenham menjaga peluang saat pemain pengganti Fernando Llorente mencetak gol dengan dadanya menyambut sepak pojok pada menit ke-73. Gol ini memantik kontroversi karena Llorente seperti mencetak gol dengan tangannya. Namun VAR mengonfirmasi gol tersebut sah sehingga skor berubah menjadi 4-3.

Hingga pada akhirnya menjelang laga usai VAR memupus mimpi City meraih quadruple musim ini dengan menganulir gol Sterling pada masa injury time. Guardiola tampak lemas dan berlutut di pinggir lapangan usai keputusan diumumkan.

“Ini kejam, tapi itulah adanya dan kami harus menerimanya,” kata Guardiola dikutip BBC.

[irp]

“Sepak bola tidak dapat diprediksi. Sayangnya, itu adalah akhir yang buruk bagi kami jadi selamat untuk Tottenham dan semoga sukses untuk semifinal,” kata dia.

“Saya mendukung VAR tetapi mungkin dari satu sudut gol Fernando Llorente handball, mungkin dari sudut wasit bukan. Hari ini sulit dan besok juga akan sulit, tetapi keesokan harinya kami akan siap,” kata Guardiola.

Kegagalan tersebut membuat mimpi Manchester City untuk meraih quadruple musim ini pupus sudah. Praktis mereka kini bisa fokus di dua kompetisi yang masih mereka ikut yakni Piala FA dan Premier League.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Lawan Rasisme, Sterling: Saya Bangga Berkulit Hitam!

VivagoalLiga Inggris – Belakangan aksi rasisme dan perlawanannya tengah santer menjadi pembicaraan. Salah satu pemain yang kerap menjadi sasaran dan dengan lantang berani melawan adalah Raheem Sterling.

Nama Sterling sendiri mendapat banyak pujian setelah keberaniannya menuding balik para media yang memojokkan para pemain berkulit hitam dalam pemberitaan yang mereka muat. Ia juga berani meminta secara terbuka pada UEFA untuk memberi hukuman berat pada Montenegro setelah fans mereka melecehkan para pemain Inggris pada kualifikasi Euro 2020 beberapa waktu lalu. Berkat penuturannya tersebut, banyak pemain berkulit hitam yang kerap menjadi sasaran rasial pendukung lawan bersuara. Sterling pun dianggap sebagai pelopor perlawanan rasisme di Inggris dan juga Eropa.

[irp]

Meski demikian Sterling enggan menyebut dirinya sebagai seorang pelopor perlawanan rasial di dunia sepakbola. Ia mengaku hanya menyuarakan pengalaman buruknya yang mungkin juga pernah dialami oleh para pemain lainnya. “Saya tidak berpikir saya mencoba membuat perbedaan atau sedang melakukan itu. Ini adalah soal berbicara tentang apa yang anda hadapi dan beberapa orang sebelum saya mungkin terlalu malu melakukannya,” kata Sterling dikutip dari Sky Sports.

“Saya adalah manusia yang ketika saya merasakan sesuatu yang salah, saya ingin bicara soal itu supaya orang-orang bisa melihatnya dari perspektif saya. Saya kira itulah cara terbaik untuk berkembang. Semakin banyak pemain yang berbicara akan semakin bagus.”

Lebih lanjut ia tak begitu setuju dengan usulan pemain menginggalkan lapangan ketika mendapat pelecehan rasial. Ia menyebut para pemain harus tetap bangga dengan warna kulit yang dimiliki dan juga membungkam mulut mereka dengan kemenangan.

“Saya secara pribadi tidak setuju dengan itu [usulan meninggalkan pertandingan]. Memenangkan pertandingan akan lebih menyakiti mereka, sebab mereka hanya berusaha menjatuhkan anda. Jika anda pergi, mereka menang, mencetak gol atau memenangkan pertandingan akan lebih baik,” tegas Sterling.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di vivagoal.com

Ketimbang Hazard, Madrid Disarankan Rekrut Sterling

Vivagoal La Liga – Ketimbang merekrut Eden Hazard, Real Madrid diberi opsi lain untuk mendatangkan seorang pemain bintang. Penyerang sayap Manchester City, Raheem Sterling menjadi pemain yang disarankan.

Madrid sejatinya sudah lama dikait-kaitkan dengan Eden Hazard. Kekaguman pelatih Zinedine Zidane terhadap penyerang sayap Chelsea itu menjadi alasannya.

Di sisi lain, pemain asal Belgia itu juga kerap mengungkapkan keinginannya bergabung bersama Madrid agar bisa dilatih oleh Zidane. Dan karena itu, banyak yang kemudian memprediksi Hazard bakal merapat ke Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas nanti.

[irp]

Namun, eks penyerang Chelsea, Chris Sutton lebih menyarankan Madrid untuk memboyong Sterling saja. Pemain 24 tahun itu dinilai cocok dengan skema permainan Zidane.

Selain itu, Sterling juga tampil cukup tajam musim ini, dengan sudah membuat 19 gol dari 40 penampilannya bersama City musim ini. Di level timnas, Sterling baru saja mencetak empat gol dalam dua pertandingan terakhir Inggris di laga penyisihan grup kualifikasi Euro 2020.

“Menurut saya, Raheem Sterling sudah layak untuk diberi predikat pemain berkelas dunia. Dan jika saya adalah bos Real Madrid, saya akan lebih memilih membelinya ketimbang Eden Hazard.” ujar Sutton dikutip dari Mail.

“Apa yang tidak bisa dilakukan Sterling sekarang? Kualitas operannya luar biasa, pergerakan tanpa bolanya mematikan dan ia juga sangat efektif di depan gawang lawan.” Sutton menambahkan.

[irp]

“Dengan performa seperti itu, sekarang bek mana di dunia ini yang mau menghadapi Sterling? tegas Sutton.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS