Tag: Robert Lewandowski

Antara Messi dan Lewandowski, Siapa Lebih Baik?

Vivagoal Liga ChampionsDuel Bayern Munchen dan  Barcelona bakal tersaji di ajang perempatfinal Liga Champions, Sabtu (15/8/2020) dini hari di Estadio Da Luz, Lisbon Portugal. Pertandingan nanti sekaligus jadi ajang pembuktian, siapa lebih baik antara Lionel Messi dan Robert Lewandowski.

Lewandowski sendiri saat ini sedang menjalani musim terbaiknya. Dia tercatat sudah mengemas 53 gol di seluruh ajang kompetisi yang diikuti Bayern, 34 di Bundesliga dan 13 di Liga Champions. 

Sebaliknya, Messi musim ini boleh disebut kalah dari Lewandowski. Mengingat, di ajang domestik, dia sempat dibekap cedera di awal musim lalu. Kendati demikian, Messi tetap bisa mencetak 31 gol dan mengkreasikan 27 assist.

Secara keseluruhan, meski catatan golnya jauh dibawah Lewandowski, tapi kontribusi Messi untuk Barcelona sepanjang musim ini jauh lebih besar dari bomber utama Bayern itu.

Dengan torehan 31 gol dan 27 assist, Messi sudah berkontribusi untuk Barcelona sebesar 53 persen dari total 108 gol yang dicetak Barcelona musim ini. Sementara Lewandowski hanya berkontribusi sebanyak 41 persen dari total 147 gol yang dibuat Bayern di seluruh ajang.


Baca Juga: 


Jadi, akankah Lewandowski bisa jadi penentu kemenangan Bayern atas Barcelona. Atau sebaliknya, justru Messi yang berkilau sementara Lewy tampil melempem.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Mesin Gol Bayern Munchen Pecahkan Rekor Liga Champions, Apa Saja?

Vivagoal Liga Champions – Robert Lewandowski jadi mimpi buruk Chelsea kala tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions dengan kekalahan agregat 7-1. Pasukan Frank Lampard kembali menelan kekalahan telak 4-1 pada leg kedua babak 16 besar yang berlangsung di Allianz Arena, Minggu (9/8/2020) dinihari WIB.

Lewandowski  mengambil panggung dalam duel dua leg tersebut. Bagaimana tidak, ia terlibat langsung dalam terciptanya tujuh gol Bayern ke gawang Chelsea. Di leg pertama, Lewandowski bikin satu gol dan dua assist. Berlanjut di leg kedua, penyerang 31 tahun itu menyumbangkan dua gol dan dua asssit.

Total, Lewandowski bisa mencetak tiga gol dan mengkreasikan empat assist dalam dua pertandingan untuk membawa Bayern lolos ke babak perempatfinal untuk menantang Barcelona.

Berdasarkan catatan Opta, Lewandowski jadi pemain pertama dalam 16 tahun terakhir yang bisa membukukan tiga gol dan minimal tiga assist ke gawang lawan dalam semusim di ajang Liga Champions. Sebelumnya ada Luis Figo yang melakukannya ke gawang AS Roma musim 2004/2005 semasa membela Real Madrid.

Performa Lewandowski musim ini memang sangat impresif. Total sudah mengemas 51 gol dalam 43 penampilan, dengan 34 gol ia buat di ajang Bundesliga dan 11 gol di kompetisi Liga Champions.


Baca Juga:


Ketajaman Lewandowski pun diharapkan masih bisa terus berlanjut hingga akhir musim ini untuk membantu Bayern memenangi Liga Champions yang kali terakhir bisa mereka dapatkan tujuh tahun silam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Lewandowski: Jurgen Klopp Bermuka Dua!

Vivagoal – Bundesliga –  Striker Bayern Munich, Robert Lewandowski menyebut Jurgen Klopp sosok yang memiliki dua sisi berbeda, selama Ia bersama-sama membela Borussia Dortmund beberapa tahun lalu.

Lewandowski mendeskripsikan Klopp sebagai pria berwajah dua, namun bukan dalam arti negatif. Menurutnya Klopp bisa muncul sebagai ayah yang peduli maupun tampil sebagai sosok pelatih berwibawa.

Klopp merayu Lewandowski untuk bergabung ke Dortmund dari Lech Poznan pada tahun 2010 lalu. Keduanya berkolaborasi bersama di Dortmund selama empat musim.

Pada periode tersebut, Dortmund berhasil memenangkan dua trofi Bundesliga dan mencapai final Liga Champions. Sementara Lewandowski total berhasil menceak 103 gol dari 187 pertandingan.

Namun pada tahun 2014, Lewandowski memutuskan untuk hengkang menuju ke Bayern Munich. Sedangkan Klopp pada akhirnya keluar dari Signal Iduna Park dan melanjutkan karirnya di Liverpool.


Baca Juga:


Meski telah berganti pelatih beberapa kali, Lewandowski tetap menilai Klopp sebagai pelatih terbaik sepanjang karirnya selama ini. Dibandingkan dengan Pep Guardiola, Ia tetap lebih memilih Klopp sebagai nomor satu.

“Klopp berwajah dua. Kamu bisa melihat dia sebagai pelatih yang baik, tapi bagian keduanya, sebagai pelatih hebat. Dia bisa memberitahu kamu apa saja. Ini bukan soal hal baik dan hal buruk,”ujar Lewandowski dilansir Goal.

“Juga untuk pemain, dia merupakan motivasi yang besar. Dia membuat ini sempurna, karena tahu dimana posisi yang harus dapat porsi lebih ataupun tidak.

“Penampilannya sebagai pelatih luar biasa. Tak hanya sebagai pelatih tapi juga seorang pria hebat.

Saat ini baik Lewandowski maupun Klopp tengah menikmati masa produktif bersama masing-masing klub. Striker Polandia itu terus menjadi mesin gol tajam di Eropa sementara, Klopp baru saja memecahkan puasa gelar Premier League 30 tahun Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

CEO Bayern Munchen Naik Pitam Dengar Ballon d’Or Dibatalkan

Vivagoal BundesligaBallon d’Or 2020 resmi  ditiadakan tahun ini. Majalah France Football menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan utamanya. Keputusan itu  langsung menuai protes keras dari CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge.

Penyelenggara beranggapan andai penghargaan tersebut dilanjutkan bakal menjadi tidak adil lantaran beberapa kompetisi tak bisa diselesaikan. Namun, alasan ini dinilai Rummenigge tidak tepat dan dia tanpa ragu menyerang France Football. 

Kekecewaan sang CEO memang cukup beralasan. Pasalnya, penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski berpeluang untuk memenangi penghargaan bergengsi tersebut. 

“Saya yakin, Lewandowski sudah menjalani musim yang fantastis, dan dia telah menampilkan performa yang bisa dibilang terbaik dari dirinya sepanjang karier sepakbolanya.

“Sayangnya, France Football membatalkan Ballon d’Or, sesuatu yang tidak membuat kami senang. Karena pada akhirnya itu terdengar tidak adil. Bukan hanya untuk Bayern tapi juga Lewandowski.” 

“Lewandowski sangat berpotensi menang, dan menurut saya, sangat penting untuk memberikan penghargaan terhadap pesepakbola terbaik di dunia. Karena dia sangat mungkin memenangi gelar itu untuk pertama kalinya,” ucap Rummenigge dilansir dari Goal International.

Kinerja Robert Lewandowski sepanjang musim ini memang sangat sensasional. Penyerang asal Polandia itu sukses mengemas 51 gol di semua ajang dari 43 penampilan. 


Baca Juga:


Gelontoran golnya itu membawa Bayern menjadi juara Bundesliga dan DFB-Pokal, termasuk berpeluang besar lolos ke babak perempatfinal usai menang 3-0 atas Chelsea di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com                             

Tanpa Ballon d’Or, Mesin Gol Bayern Munchen Jadi yang Paling Merugi

Vivagoal Bundesliga – Penyelenggara Ballon d’Or, France Football memastikan penghargaan Ballon d’Or ditiadakan musim ini sehubungan ada beberapa liga yang tidak melanjutkan kompetisi  akibat pandemi Corona.

Legenda sepakbola Brasil, Rivaldo sangat setuju dengan keputusan tersebut. Menurutnya pembatalan Ballon d’Or 2020 sebagai asas keadilan untuk semua pemain.

“Sudah tepat Ballon d’Or ditiadakan tahun ini. Musim ini adalah musim yang aneh dengan banyak pertandingan dimainkan tanpa penonton dan beberapa pemain seperti yang tampil di Ligue 1 mesti berhenti beraksi karena kompetisi disetop lebih awal,” kata Rivaldo.

Di sisi lain, Rivaldo menilai, keputusan ini bakal terasa sangat menyakitkan buat penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski. Dengan penampilan impresifnya, menurut Rivaldo, Lewy sejatinya punya kans besar untuk memboyong bola emas tersebut.

“Beberapa pemain mungkin sedikit kecewa dengan keputusan ini, Lewandowski terutama. Dia sudah sangat menakjubkan seirinng sukses Bayern memenangi titel Bundesliga ke-8 beruntun dan masih ada liga Champions. Jadi dia kandidat terkuat meyaingi Messi dan Ronaldo,” ucap Rivaldo dilansir dari Betfair.


Baca Juga: 


Lewandowski memang tampil spektakuler di sepanjang musim 2019/2020 ini. Total ada 51 gol yang sudah ia lesakkan hanya dari 43 penampilan dan sukses membantu Bayern meraih trofi juara Bundesliga Jerman dan gelar DFB-Pokal.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Tanpa Ballon d’Or, Empat Pemain Ini Cuma Bisa Gigit Jari

Vivagoal Berita Bola – France Football Magazine memutuskan tidak akan memberi penghargaan bola emas edisi 2020. Artinya, akan ada beberapa pemain yang mengalami kerugian lantaran kesempatan memenangkan Ballon d’Or tahun ini pupus.

Dikutip dari Marca ada penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski yang harus gigit jari. Pemain asal Polandia ini disebut paling merasakan dampak ditiadakannya Ballon d’Or tahun ini setelah tampil sensasional bersama klubnya.

Lewandowski menjadi sosok penting dalam keberhasilan Bayern menjuarai Bundesliga dan DFB-Pokal musim ini setelah mampu membukukan 40 gol dari 36 penampilan. Bukan hanya itu, Lewandowski juga jadi kandidat teratas pemenang sepatu emas Eropa setelah mampu membukukan 51 gol hanya dari 43 penampilan.

Pemain kedua yang paling dirugikan dengan tidak adanya Ballon d’Or tahun ini adalah Sergio Ramos. Kapten Real Madrid ini menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kesuksesan El Real memenangi gelar LaLiga. Meski posisinya sebagai bek, namun Ramos jadi bek tersubur dalam 15 tahun terakhir di LaLiga Spanyol.

Di urutan ketiga ada Kevin De Bruyne, penampilan pemain asal Belgia itu sungguh luar biasa musim ini usai membuat 18 assist di EPL, hanya kurang dua dari rekor Thiery Henry musim 2003/04.

Saat ini De Bruyne berada di jalur penghargaan pemain terbaik Liga Inggris dan berpotensi jadi pesaing berat di penghargaan Ballon d’Or.

Terakhir, tentu Lionel Messi, walau belum mampu membawa Barcelona juara LaLiga musim ini, tapi kontribusi Messi sepanjang satu musim kalender juga tak bisa dianggap biasa-biasa saja. Dari 86 gol yang dicetak Barca di Laliga, 54,6 persen-nya datang dari Messi usai membukukan 25 gol dan 22 assist.


Baca Juga: 


Tak main-main, selain jadi top scorer LaLiga dalam empat musim beruntun, Messi juga memegang top assist dalam tiga musim berturut-turut. Jika digabung dengan pencapaiannya sebagai top skor Liga Spanyol, Messi adalah pemain tersubur dan assist terbanyak dalam tiga musim beruntun.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Gaya Bermain Berubah, Messi Lepas Sepatu Emas Eropa Musim Ini

VivagoalLa Liga – Lionel Messi keluar sebagai top scorer LaLiga Spanyol musim 2019/2020 setelah bisa mengemas 25 gol. Messi unggul empat gol dari penyerang Real Madrid, Karim Benzema yang menempati peringkat kedua dalam daftar El Pichichi musim ini.

Hanya saja, koleksi 25 gol Messi ini belum cukup untuk membuat bisa mempertahankan sepatu Eropa yang sudah empat musim terakhir dikenakannya. Pasalnya, 25 gol tersebut masih sangat jauh dari torehan top scorer di beberapa kompetisi top Eropa.

Untuk di Serie A Italia, penyerang Lazio Ciro Immobile saat ini sudah mengemas 29 gol dan sementara menempati posisi teratas daftar pemain tersubur Liga Italia. Dengan kompetisi masih menyisakan lima laga lagi, bukan tidak mungkin pundi-pundi gol Ciro Immobile ini masih bisa bertambah lagi.

Sementara di Bundesliga Jerman, ada Robert Lewandowski yang hingga spieltag terakhir mampu mengoleksi 34 gol. Secara otomatis,persaingan perebutan Sepatu Emas Eropa tingga menyisakan tiga pemain lagi, dengan Cristiano Ronaldo di Juventus yang telah mencatatkan 28 gol musim ini.

Kegagalan Messi menyabet sepatu emas Eropa musim ini secara langsung memutus kesuksesannya bisa menyabet Golden Boat dalam empat musim terakhir. Meski demikian, Messi masih tercatat sebagai pengoleksi Sepatu Emas terbanyak di Eropa dengan enam kali keluar sebagai bomber tertajam di benua biru.

Menurut Marca, kegagalan Messi menembus barrier 30 gol musim ini ditengarai karena ada sedikit perubahan dalam gaya bermain La Pulga. Pemain asal Argentina itu disebut tidak lagi fokus mencetak gol dan lebih memilih memberi kesempatan kepada rekan-rekannya untuk melesakkan bola ke gawang.


Baca Juga:



Hal itu sudah dibuktikan Messi musim ini dengan memecahkan rekor sebagai pencetak assist terbanyak dalam satu dekade terakhir di LaLiga dan Eropa, yaitu 22 assist. Capaian Messi ini melampaui catatan Xavi Hernandez yang pernah membuat 20 assist pada musim 2008/2009. Messi juga mematahkan rekor Thiery Henry di Arsenal saat membuat 20 assist musim 2003/2004.

Seiring dengan bertambahnya usia Messi, La Pulga diberitakan lebih pintar dalam mengatur gaya bermainnya, sehingga diyakini oleh Marca, musim depan hal sama juga bakal dilakukan Messi, yakni tidak lagi bernafsu mencetak gol demi meraih Sepatu Emas Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Kandidat Raja Gol Eropa 2020, Siapa Pemenangnya?

Vivagoal Berita Bola – Berbagai kompetisi di Eropa bakal rampung beberapa waktu lagi. Selain bakal mengeluarkan klub yang berhasil mendulang gelar di akhir musim, menarik pula untuk dinantikan siapa saja pemain yang mampu keluar sebagai top skor di liganya masing-masing.

Sejauh ini, berbagai nama sudah merampungkan diri sebagai raja gol di kancah domestik. Di Bundesliga, seperti musim-musim sebelumnya, Bayern Munchen keluar sebagai juara. Sebagai paket pelengkap, Robert Lewandowski juga kembali keluar sebagai top skor kompetisi nomor satu se-Jerman itu dengan torehan 34 gol.

Sementara di tanah Prancis yang juga sudah rampung kompetisi sepakbolanya, PSG masih mendominasi kancah domestik. Terkait top skor liga, nama Kylian Mbappe keluar sebagai pemenang. Ia sukses mengepak 18 gol dari 20 laga yang dimainkan bersama Les Parisiens.

Bergeser ke Inggris, nama Jamie Vardy masih bercokol di singgasana top skor sementara dengan catatan 23 gol. Torehan ini terasa spesial lantaran ia mengalahkan sederet nama besar macam Pierre Aubameyang (Arsenal, 18 gol), Danny Ings (Southampton, 19 gol) hingga Mo Salah (Liverpool, 19 gol). Menilik Premier League masih tersisa tiga pertandingan  lagi, segala kemungkinan masih mungkin terjadi.


Baca Juga:


Hal yang sama terjadi di Serie A, Ciro Immobile dan Cristiano Ronaldo masih saling bersaing sebagai pencetak gol ulung di Negeri Pizza pada musim kompetisi 2019/20 ini. Kedua pemain terpaut satu gol. Tak hanya itu, Juventus sebagai pemuncak klasemen mungkin saja terjungkal dari singgasana andai mereka terpeleset di beberapa pertandingan terkahir.

Di LaLiga, perburuan gelar LaLiga dan top skor masih mungkin bergerser seiring berjalannya waktu. Saat ini, Real Madrid masih memuncaki klasemen dengan satu poin dan satu laga lebih sedikit dari Blaugrana yang ada di posisi kedua. Sementara representasi pemain dari kedua klub yakni Lionel Messi dan Karim Benzema masih bersaing di papan top skor. Saat ini, La Pulga unggul tiga gol atas penyerang asal Prancis.

Kini, menarik untuk membahas siapa saja pemain yang berpotensi menjadi raja gol Eropa di musim 2019/20. Mereka yang layak menyandang predikat tersebut merupakan sosok yang mampu unggul dalam jumlah gol lebih baik dibandingkan kompetitornya di kompetisi domesik lain.

Menukil dari transfermarkt, Vivagoal sudah merangkum 5 pencetak gol terbanyak dari masing-masing kompetisi yang bisa mendulang predikat sebagai raja gol Eropa. Tiga nama yang tersemat di bawah dipastikan tak bisa menambah pundi golnya lantaran kompetisi Bundesliga telah rampung beberapa pekan lalu. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

Prediksi Pemenang Ballon d’or 2020: Bomber Polandia Ini Terdepan

Vivagoal Bundesliga – Robin Van Persie tidak menyertakan nama Lionel Messi ataupun Cristiano Ronaldo dalam daftar tiga besar pesepakbola yang ia jagokan bakal meraih Ballon d’Or 2020.

Khusus tahun ini, sepertinya dominasi Messi dan Ronaldo akan kembali dirusak. Robin Van Persie menilai keduanya tidak akan mendapatkan kesempatan untuk menambah koleksi Ballon d’Or mereka, masuk tiga besar pun tidak.

Mantan pemain Arsenal itu menilai, penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski lebih layak menyabet Ballon d’Or 2020, dengan Kevin Bruyne di Manchester City dan Sadio Mane yang bermain untuk Liverpool berada di posisi kedua dan ketiga.

Penilaian Van Persie ini ia lontarkan dalam sebuah polling yang digelar BT Sport dengan pertanyaan, “Jika Ballon d’Or 2020 ditentukan malam ini, siapa tiga besarmu?”

Untuk diketahui, Lewandowski sudah membukukan 51 gol di seluruh ajang musim ini. 34 gol diantaranya ia buat di ajang Bundesliga Jerman dan sekaligus menempatkannya top scorer kompetisi.

Berjaya di level domestik, Lewandowski juga pamer ketajaman di kompetisi Eropa, dengan mengemas 11 gol di ajang Liga Champions, dan sementara menempati peringkat teratas daftar top scorer.


Baca Juga: 


Jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah mengingat Bayern masih akan melanjutkan kiprahnya di ajang Liga Champions pada bulan Agustus mendatang.

Dengan semua kontribusi wajar jika Van Persie menilai pemain asal Polandia layak diganjar Ballon d’Or 2020. Merujuk pada torehan gol, tak ada satupun pemain yang mendekati capaiannya, untuk Messi saja baru punya 27 gol dan Cristiano Ronaldo dengan 30 gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Punya Koleksi 51 Gol Musim Ini, Lewandowski Pantas Raih Gelar Ballon d’Or

Vivagoal Bundesliga – Pelatih Bayern Munchen, Hansi Flick menilai bomber andalannya, Robert Lewandowski sangat layak diberi Ballon d’Or tahun ini. Pasalnya, penyerang asal Polandia itu sudah membukukan 51 gol sepanjang musim ini.

Lewandowski sebelumnya menjadi pahlawan keberhasilan Bayern menjuarai turnamen DFB-Pokal 2019/2020 dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 atas Bayer Leverkusen, Minggu (5/7/2020) dinihari WIB. Adapun dua gol lainnya dibukukan oleh David Alaba dan Serge Gnabry, sementara Leverkusen hanya bisa membalas melalui Sven Bender dan Kai Havertz.

Dengan tambahan dua gol ini, Lewandowski semakin tak terbendung dalam urusan membobol gawang lawan. Pemain berusia 31 tahun tersebut tercatat sudah mengemas 51 gol di seluruh ajang musim ini.

34 gol diantaranya dicetak Lewandowski di ajang Bundesliga Jerman yang sekaligus menjadikannya sebagai top scorer. Berjaya di level domestik, Lewandowski juga pamer ketajaman di kompetisi Eropa, dengan sudah membukukan 11 gol di ajang Liga Champions, dan tuk sementara menempati peringkat teratas daftar top scorer.

Jumlah ini masih sangat mungkin untuk bertambah mengingat Bayern masih akan melanjutkan kiprahnya di ajang Liga Champions pada bulan Agustus mendatang.

Dengan semua kontribusi yang sedemikian besar musim ini, Hansi Flick menilai anak asuhnya tersebut sangat layak diganjar Ballon d’Or 2020. Pasalnya, jika merujuk pada torehan gol, tak ada satupun pemain yang mendekati capaian Lewandowski. Hanya Ciro Immobile yang memungkinkan menyamai gol Lewandowski dengan 32 gol, sementara Messi baru punya 27 gol dan Cristiano Ronaldo dengan 29 gol.


Baca Juga:



“51 gol adalah pencapaian yang sangat besar dalam satu musim kompetisi. Lewandowski sangat bisa membawa bola dan menyelesaikannya sendiri. Jelas dia sangat hebat dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut.” puji Hansi Flick dilansir dari
Sportskeeda.

“Lewy punya kepercayaan diri dalam kualitasnya, dan jika saya mengukur dari jumlah golnya saat ini, menurut saya, apakah sudah layak seorang pemain dari Bundesliga memenangkan Ballon d’Or? Kenapa tidak!” sambungnya.

“Ada alasan kuat untuk Lewandowski bisa meraih penghargaan tersebut tahun ini. Saya pribadi  berharap yang terbaik untuknya.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com