Tag: Romelu Lukaku

Lukaku Jadi Blunder Mourinho di MU, Kenapa?

0

Vivagoal Serie A – Steve Walsh yang merupakan mantan pemandu bakat Jose Mourinho membeberkan fakta dimana pembelian Romelu Lukaku oleh Manchester United adalah hal yang beresiko.

Mourinho sendiri menukangi Manchester United pada musim panas 2016. Kala itu ia menggantikan peran Louis van Gaal yang baru saja dipecat.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Musim perdana Mou di Old Trafford berjalan cukup gemilang. Salah satu kunci Mou menjalani karier di MU adalah dengan mendatangkan pemain dengan banderol mahal seperti Paul Pogba serta Romelu Lukaku.

Namun Walsh mengatakan jika dirinya sudah memperingatkan Mou atas beberapa keinginannya mendatangkan pemain. Menurutnya merekrut Lukaku adalah kesalahan yang pernah ia lakukan.

“Transfer pemain bukan berarti anda mencoba mengoleksi pemain, namun anda memiliki rencana yang jelas mengenai cara bermain yang anda inginkan,” beber Walsh kepada The Athletic.

“Saat Jose merekrut Romelu Lukaku dari Everton, saya ingat bahwa saya mengatakan ini kepadanya ‘Kamu harus hati-hati dengan Lukaku. Dia adalah ‘Bayi Besar’.”

Baca juga: Milan Berada di Atas Angin Terkait Kemungkinan Mendapatkan Ibrahimovic

“Jose mengatakan bahwa ia bisa mengatasinya Saya tidak yakin ia bisa mengatasi mentalitas Lukaku, yang seharusnya ia lakukan.”

Walsh kemudian mengatakan jika kendala terbesar meredupnya performa Lukaku di MU adalah karena sang pemain begitu egois. Sama halnya seperti Pogba, kedua pemain tersebut bermain hanya untuk mereka sendiri bukan untuk tim.

“Apa yang terjadi dengan Lukaku sama seperti yang terjadi pada Paul Pogba. Mereka berdua bukan tipikal pemain yang saya sukai.”

“Permainan keduanya lebih mementingkan diri sendiri daripada tim mereka, sehingga saya enggan bersentuhan dengan pemain-pemain seperti ini. Mereka mungkin pemain yang bagus, namun mereka belum tentu bagus untuk tim yang mereka perkuat.” ia menandaskan.

Baca juga: Juventus Coba Terapkan “Skema Pogba” untuk Boyong Wonderkid United

Lukaku kemudian dilepas oleh manajemen Setan Merah pada musim panas kemarin. Pemain asal Belgia itu akhirnya merapat ke klub besar Italia, Inter Milan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sempat Alami Masa Kelam, Striker Belgia Malah Merasa Betah di Italia

0

Vivagoal Serie A – Romelu Lukaku telah mengalami kejadian pahit berupa pelecehan rasisme meski baru sebentar membela Inter Milan. Meski demikian, striker asal Belgia ini mengaku tetap bahagia berada di Italia pasca melewati masa kelam bersama klubnya terdahulu, Manchester United.

Seperti diketahui, Lukaku tampil di bawah ekspektasi kala berseragam United. Dalam dua musim, ia mencetak kurang dari 30 gol. Angka tersebut jelas merupakan aib tersendiri mengingat dirinya dibeli dengan harga mahal. United pun pada akhirnya melego eks pemain Chelsea itu ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas kemarin.

Di Inter, Lukaku langsung tampil beringas. Ia seakan membuktikan dirinya belum habis. Sejauh ini, pemain bernomor punggung 9 sudah mencetak 9 gol untuk La Beneamata di berbagai kompetisi yang mereka mainkan. Namun di balik momen manis tersebut, ada hal kelam yang menghinggapinya yakni aksi rasisme.

September lalu, Lukaku mendapatkan pelecehan rasisme dari fans Cagliari kala ingin mengeksekusi penalti. Namun sebelum hal tersebut terjadi, ia mengaku sudah siap dengan konsekuensi yang bakal dihadapinya kelak. Bahkan untuk saat ini, sang striker mengaku sangat kerasan tinggal di Italia.

Baca Juga: Pindah ke Italia, Bomber Inter Sudah Prediksi Bakal Terima Rasisme

“Saya bersenang-senang di Italia,” ungkapnya seperti dinukil Goal International. “Orang-orang di jalan sangat baik kepada saya dan keluarga saya juga suka tinggal di sini. Saya ingin berkonsentrasi pada hal tersebut.”

“Ketika saya tidak bermain bagus, saya ingin [pelatih, Antonio Conte] memberitahu saya tentang hal itu. Saya berusia 26 tahun, saya tahu saya bisa lebih meningkat,” pungkasnya.

Saat ini, Inter Milan berada di peringkat kedua di bawah Juventus dengan selisih satu poin. Pasca jeda Internasional, Inter akan menghadapi Torino di Turin dalam lanjutan Giornata ke-13 Serie A.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pindah ke Italia, Bomber Inter Sudah Prediksi Bakal Terima Rasisme

0

Vivagoal Serie A – Romelu Lukaku sudah memprediski dirinya bakal mengalami kasus rasisme kala memutuskan hengkang dari Manchester United ke Inter Milan di bursa transfer musim panas kemarin. Sepak Bola Italia memang merupakan Negara yang kerap bermasalah terhadap orang-orang dengan kulit berwarna. Hal tersebut dapat dilihat dari bermuculannya kasus rasisme dalam beberapa kesemaptan.

Kala bertanding melawan Cagliari beberapa waktu lalu, Lukaku mengalami sasaran pelecehan rasisme dari fans Cagliari kala ingin mengeksekusi penalti. Namun sebelum hal tersebut terjadi, ia mengaku sudah siap dengan konsekuensi yang bakal dihadapinya kelak.

“Saya sudah siap untuk itu, karena sebelum datang ke sini saya berbicara dengan beberapa teman yang bermain di Serie A dan mereka memperingatkan saya akan hal tersebut,” ungkapnya seperti dinukil Goal International.  “Di Cagliari, itu adalah momen yang sulit. Serie A dan UEFA harus berbuat lebih banyak.”

Eks striker Everton ini juga berharap UEFA, selaku otoritas tertinggi sepakbola Eropa bisa segera mengambil sikap guna meminimalisir hal yang sama terulang kembali, khususnya di sepakbola Italia. Bahkan menurutnya, berbagai kampanye yang dilakukan untuk mencegah kasus serupa tak berjalan efektif andai tak ada tindakan tegas.

Baca Juga: Duo Manchester Tertarik Boyong Bintang Baru Inter Milan

“UEFA harus bertindak. Kita bisa mempromosikan kampanye ‘Tidak Untuk Rasisme’, tapi jika kami tidak melakukan apa pun untuk melawan fenomena tersebut, itu tidak masuk akal,” pungkasnya.

Sejauh ini, Lukaku sudah mencetak Sembilan gol di berbagai ajang yang ia mainkan bersama Inter Milan. Saat ini, La Beneamata berada di peringkat kedua di bawah Juventus dengan perbedaan satu poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Puas Punya Martinez dan Lukaku, Inter Akan Datangkan Striker Baru

0

Vivagoal Serie A – Duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sudah begitu kompak musim ini. Meski demikian, Antonio Cassano menilai Nerazzurri masih butuh setidaknya satu striker lagi.

Keputusan Inter melepas Mauro Icardi ke PSG musim panas lalu ditutup dengan baik oleh duet Martinez dan Lukaku. Betapa tidak keduanya menjadi duet terbaik Serie A musim ini dengan masing-masing sudah membukukan tujuh gol dari sepuluh laga yang sudah dijalani.

Baca juga: Meski Tersisih di Juve, Emre Can Tolak Pindah ke MU

Di saat pujian mengalir deras, Cassano memiliki kekhawatiran sendiri. Dirinya mengaku tak melihat adanya pelapis yang mumpuni menggantikan Lukaku dan Martinez setelah Alexis Sanchez mengalami cedera.

“Inter membutuhkan satu striker lagi karena Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku selalu dimainkan [butuh istirahat]. Mereka harus melakukan sesuatu pada bulan Januari,” kata Cassano kepada Tiki Taka.

Bukannya tanpa pergerakan, Inter belakangan terus dikaitkan dengan beberapa nama striker Eropa. Beberapa nama yang dikabarkan masuk dalam daftar adalah penyerang Chelsea Olivier Giroud serta bomber LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte juga sudah mendesak manajemen untuk mendatangkan pemain baru. Ia juga secara terang-terangan mengatakan jika sudah ada kendala yang muncul dalam skuadnya yakni minimnya skuad untuk bisa melakukan rotasi di setiap pekannya.

Baca juga: Juve Terancam Masih Tanpa Pjanic Jelang Derby Della Mole

Sejauh ini Inter juga melaju cukup bagus. Dari sepuluh laga yang sudah dijalani, I Nerazzurri sudah membukukan 25 poin dan hanya tertinggal satu angka saja dari Juventus yang berada di peringkat teratas klasemen sementara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kembali ke Performa Terbaiknya, Lukaku Traktir Rekan-rekannya

0

Vivagoal Serie A – Romelu Lukaku seperti menemukan kembali jalannya di Inter Milan. Untuk itu ia pun mentraktir rekan satu timnya sebagai tanda terimakasih.

Lukaku sendiri sudah mencatatkan 10 penampilan bersama Inter di Serie A, sembilan sebagai starter dan satu sisanya sebagai pemain pengganti. Dari penampilannya tersebut, Lukaku sudah membukukan tujuh gol.

Baca juga: Juventus Serius Ingin Datangkan Erling Haaland

Performa apik Lukaku kemudian menular saat membela timnas Belgia. Di ajang kualifikasi Piala Eropa, pemain berusia 26 tahun itu telah mencetak enam gol dari empat penampilannya sejauh ini.

Hanya di Liga Champions saja Lukaku belum mampu bersinar terang. Dari dua laga yang sudah dijalani, Lukaku belum sekalipun mencetak gol di pentas tertinggi Eropa tersebut.

Lukaku pun tak menampik jika performanya saat ini karena bantuan rekan satu timnya. Sebagai balas budi, ia mengundang mereka untuk makan malam dengan hidangan sushi di sebuah restoran kota Milan. Ia juga menyampaikan sebuah pidato singkat dalam agenda makan malam tersebut.

“Saya sangat senang bisa berada di sini bersama kalian. Terima kasih atas bantuan yang anda berikan kepada saya. Ini adalah tim yang spesial,” tutur Lukaku seperti yang dikutip dari Football Italia.

Baca juga: Butuh Pemain Senior, Milan Kembali Dekati Bek Liverpool?

Kebahagiaan Lukaku tentu bukan hal yang berlebihan. Pasalnya ia sempat mengalami masa kelam saat berada di Manchester United. Tercatat ia hanya mampu mencetak 15 gol dari 45 penampilan di semua ajang bersama Setan Merah.

Ia pun sempat mengkritik keputusan manajemen Manchester United yang mengira jika dirinya bisa dibodohi. “Mereka menganggap kami bodoh, tapi tidak,” ujar Lukaku dalam LightHarted Podcast bulan Agustus lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

MU Salah Besar Lepas Lukaku, Kenapa?

Vivagoal Liga InggrisManchester United memutuskan melepas beberapa pemainnya pada musim panas lalu. Salah satunya penyerang Romelu Lukaku yang hijrah ke Serie A bersama Inter Milan.

Pundit asal Inggris, Jermaine Jenas mengaku tak habis pikir dengan keputusan manajemen MU. Menurutnya Lukaku yang mencetak 42 gol dari 96 penampilan seharusnya tetap dipertahankan. 

“Mengapa menyingkirkan Lukaku ketika Anda memiliki seorang Martial menghilang karena cedera setiap minggu.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Hanya karena dia pemain yang lebih muda, atau dia lebih berharga? Saya mempertanyakan begitu banyak keputusan yang sudah dibuat oleh mereka,” jelas Jenas.

Tanpa Lukaku, MU kini kesulitan bersaing di papan klasemen Liga Inggris. Setan Merah bahkan saat ini harus puas berada di posisi 14 klasemen sementara. 

Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer baru dua kali meraih kemenangan sejak bergulirnya musim 2019/20. Alhasil mereka baru mengumpulkan sembilan poin, hanya berselisih satu poin dari zona degradasi. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ibra Sempat Beri Tantangan Unik Kepada Lukaku, Apa Itu?

Vivagoal Serie A Saat keduanya masih bermain di Manchester United, Zlatan Ibrahimovic mengaku pernah memberi tantangan sentuhan pertama saat menerima bola yang ditolak oleh Romelu Lukaku.

Ibra dan Lukaku pernah menjadi rekan satu tim saat keduanya bermain untuk Manchester United. Kendati tak berlangsung lama, namun hubungan keduanya cukup apik.

Sebuah candaan juga diucapkan oleh Ibrahimovic yang mengatakan ia sempat mengajukan taruhan kepada Lukaku. Pemain yang juga sama-sama memiliki tubuh besar seperti Ibra itu dimintanya untuk melakukan sentuhan pertama pada bola dengan sempurna.

Ibra bahkan berani memberi sejumlah uang untuk setiap sentuhan yang Lukaku lakukan. Namun Lukaku sepertinya sadar ia tak memiliki kemampuan sebaik Ibra dalam hal tersebut dan menolak tantangan yang datang.

Baca Juga: Demi Striker Chelsea, Inter Harus Sikut-Sikutan dengan Klub MLS

“Saya akan mengatakan ini tentang Romelu: jangan harapkan teknik yang bagus dari Lukaku. Keunggulannya hanya tentang kekuatan. Seandainya dia mau mendengarkan saya,” kata Ibrahimovic kepada La Gazetta dello Sport.

“Saat masih di MU, saya mengajukan sebuah taruhan: ‘saya akan memberi Anda [Lukaku] 50 poundsterling untuk setiap sentuhan pertama apik yang Anda lakukan’. Dia menjawab: ‘apa yang saya dapatkan jika semuanya bagus?’ Saya tetap diam, dia bakal jadi pemain yang lebih baik.”

“Sebagai catatan, dia tidak pernah menerima taruhan itu! Mungkin dia takut kalah …” imbuh Ibra.

Namun Ibra tak menampik jika Lukaku adalah seorang pemain dengan kemampuan hebat. Ia menyebut jika Lukaku akan tampil sempurna untuk Inter Milan.

“Terlepas dari candaan ini, Lukaku memiliki gairah yang luar biasa untuk membuktikan dirinya kepada dunia. Saya yakin dia akan tampil baik bersama Inter,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Incar Dua Pemain Ini, Manchester United Bertaruh pada Pemain Tua?

Vivagoal Liga InggrisLini serang menjadi PR Manchester United saat ini. Hanya saja mereka disebut tertarik untuk mendatangkan pemain yang sudah berumur. Kenapa?

Setelah melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan, Manchester United memilih untuk tak mendatangkan striker anyar. Mereka lebih mempercayakan lini serang kepada Marcus Rashford, Anthony Martial serta penyerang muda Mason Greenwood.

Sayang ketiganya masih belum bisa memenuhi kebutuhan tim. Rashford masih angin-anginan, Martial tengah cedera sedang Greenwood benar-benar terlalu hijau.

Dikutip dari Sportsmole, Manchester United menyiapkan sejumlah nama untuk menutup kekurangan di lini depan pada Januari nanti salah satunya adalah Mario Mandzukic.

Mandzukic sendiri tengah tak terpakai di Juventus. MU dan sang pemain disebut telah mencapai kesepakatan verbal dengan transfer di kisaran 10 hingga 15 juta euro.

Baca Juga: Ole Solskjaer Sebut United Siap Belanja di Bursa Mendatang

Sedang nama baru adalah Edison Cavani. Penyerang PSG diyakini tersedia di bursa transfer. Sebab, PSG kini sudah punya rencana baru dengan Mauro Icardi sebagai penyerang tengah. Cavani mulai tersisih dari daftar penyerang utama.

Banderol Cavani diperkirakan tak akan terlalu mahal. Hal ini karena pemain asal Uruguay itu akan habis kontrak pada 2020 mendatang.

Namun menariknya, dengan mengincar kedua pemain di atas MU kembali ‘melanggar’ budaya klub yang sangat jarang mendatangkan pemain tua. Cavani sudah berusia 32 tahun dan Mandzukic satu tahun lebih tua.

Namun Manchester United dinilai membutuhkan pemain uzur dalam timnya. Hal ini mengingat mereka membutuhkan sosok yang memiliki pengalaman diantaranya para pemain muda mereka saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sikap Dewasa Icardi Kepada Lukaku & Inter Bikin Haru

Vivagoal Ligue 1  –  Mauro Icardi menunjukan kedewasaannya kala ditendang keluar dari Inter Milan menuju PSG. Namun, ia mengungkapkan tak ada sedikitpun dendam kepad Inter Milan dan penyerang baru I Biscone yang menggantikannya, Romelu Lukaku.

“Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi Inter dan Lukaku di semua kompetisi. Saya masih punya banyak teman di Milan. Bersama Conte, bisa menjadi tahun Scudetto untuk mereka,” ungkapnya seperti dinukil Goal International

Baca Juga: Perkuat Lini Tengah, PSG Incar Lucas Paqueta

Icardi sendiri memang pindah ke PSG dengan status pinjaman selama semusim. PSG pun bisa mempermanenkan sang pemain di akhir musim mendatang. Sebelum datang ke Paris, Statusnya memang tak jelas. Ia dibekukan dari skuat dan nomor punggungya diberikan kepada Lukaku.

Namun pasca kedatangannya di Paris, juru gedor Argentina itu merasa cukup senang dengan sambutan fans kepadanya.  “Saya tidak menyangka bakal mendapat dukungan penuh dari fans [PSG]. Saya pun berusaha untuk melakukan yang terbaik setidaknya sampai musim ini berakhir. Setelah itu, kita akan membicarakan hal lain nanti,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1  hanya di Vivagoal.com

Solskjaer Seharusnya Lebih Sabar untuk Lukaku

Vivagoal Liga InggrisAnalis Premier League, Tim Sherwood menilai jika Ole Gunnar Solskjaer seharusnya tidak melepas Romelu Lukaku. Menurutnya sang pelatih harus lebih bersabar.

Manchester United secara mengejutkan akhirnya melepas Lukaku pada bursa transfer musim panas kemarin. Pemain timnas Belgia itu akhirnya berlabuh sebagai pemain baru Inter Milan musim ini.

Keputusan untuk hengkang memang sudah diambil oleh Lukaku beberapa pekan sebelum ia hengkang. Minimnya menit bermain membuatnya begitu sering menekan pihak klub dan pelatih untuk segera melepasnya.

Namun keputusan Ole mempercayakan lini serang kepada Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood tak berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu Sherwood menyesalkan keputusan Solskjaer melepas Lukaku.

“Tentang Lukaku, andai saya menjadi manajer MU, dengan menghadapi protes kerasnya setiap hari, saya tidak akan membiarkan dia pergi musim panas lalu,” ujar Sherwood kepada Express.

“Saya akan membiarkan Lukaku bertahan sampai bursa transfer ditutup, lalu mencoba mengatasi situasi itu dengan menegaskan betapa pentingnya dia untuk klub sebesar ini.”

Sherwood menambahkan jika mental pemain bisa dibentuk dengan memberikan gambaran betapa besarnya klub. Ia menilai Solskjaer bisa membuat para pemain seperti mendapat kehormatan bermain di sana.

“MU merupakan klub yang sangat besar, seluruh dunia memahami itu. Mungkin hanya Real Madrid yang lebih besar dari MU. Bermain bagi MU adalah kehormatan besar bagi para pemain,” lanjut Sherwood.

“Sebab itu, biarkan Lukaku bermain, turunkan ke lapangan. Meski dia tidak mau bertahan atau menjadi virus di ruang ganti, Solskjaer seharusnya bisa membalikkan situasi seperti itu,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS