Tag: Serie A Italia

Diam-Diam AC Milan Resmikan Kedatangan Wonderkid Potensial Lyon

Vivagoal Serie A – Bergerak tanpa terdeteksi, itulah ungkapan yang layak disematkan pada AC Milan di bursa musim panas kali ini. Diam-diam Rossoneri  meresmikan kedatangan, Pierre Kalulu, bek muda asal Lyon. 

Lewat situs resminya, Milan meresmikan kedatangan Kalulu setelah mendatangkannya dengan status free agent. Pemain 20 tahun tersebut resmi dikontrak hingga 2025 mendatang.

“AC Milan mengumumkan penandatanganan Pierre Kalulu, dengan transfer permanen. Kontrak pemain Prancis ini berakhir pada 30 Juni 2025,” tulis rilis resmi Milan.

Di sisi lain, Kalulu sendiri tanpa pikir panjang menerima pinangan klub yang berkandang di San Siro tersebut. Dia mengaku tertarik bergabung setelah mengetahui detail dari project jangka panjang skuad besutan Stefano Pioli.

Saya telah memilih AC Milan karena klub menunjukkan minat yang besar pada saya dan tidak tergoyahkan dalam keinginan mereka untuk merekrut saya. Ini menghadirkan proyek yang menarik minat saya,” kata Kalulu.

Berposisi asli sebagai bek kanan, langkah Kalulu menembus tim utama diyakini tak akan mudah. Selain harus bersaing dengan Andrea Conti dan Davide Calabria, Kalulu tercatat minim pengalaman merumput di level tertinggi.


Baca Juga: 


Sebelumnya, bersama Lyon, Kalalu tercatat belum pernah debut di tim utama dan hanya merumput untuk Lyon di kompetisi kelompok usia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Janji dan Optimisme Conte Untuk Bawa Inter Milan Bersinar di Europe League

Vivagoal Serie A – Gagal di kompetisi domestik 2019/20, harapan Inter Milan mengangkat trofi praktis hanya tinggal berada di UEFA Europe League (UEL).  Nerazzurri bakal berhadapan dengan Getafe di babak 16 besar pada Kamis (6/8/2020) dini hari WIB. 

Demi meraih hasil terbaik, Antonio Conte, menggaransi, dia dan anak asuhnya bakal tampil mati-matian di pertandingan nanti. Demi kepentingan Inter, seperti yang mereka lakukan di kompetisi domestik, Inter bakal berjuang habis seolah tak ada hari esok.

“Pentingnya kompetisi ini bagi saya bukanlah hal yang signifikan, yang signifikan adalah bagaimana pentingnya kompetisi ini bagi Inter. Kami tak pernah membicarakan individu: demi kepentingan Inter, kami semua berada di bawah satu panji.

“Bagi kami, ini adalah tentang ‘kita’ dan bukan tentang ‘saya’. Kami perlu memberikan segalanya. Seperti yang kami lakukan di liga, dan kami akan berjuang sebaik yang kami bisa. Dengan format turnamen, kami tahu bahwa mungkin tidak akan ada hari esok. Itulah mengapa kami tidak ingin memiliki rasa penyesalan,” kata Conte dikutip laman resmi klub.


Selain itu, juru taktik asli italia tersebut tak menampik jelang restart UEL tekanan berat mengarah kepadanya apalagi setelah dia gagal mencuri Scudetto. Conte sendiri tak gentar dengan situasi tersebut, dimana kemenangan kontra Getafe bakal jadi pembuktian sebagai awal pembukitan dan terus menjaga asa menjadi kampiun.

“Ini adalah sesuatu yang kami rasakan ketika musim liga kami akan berakhir, ketika kami harus bangkit lalu berhasil mengamankan posisi kedua.


Baca Juga: 


“Tiga pertandingan terakhir menjadi bukti bahwa tim ini telah berkembang dalam berbagai hal. Laga kontra Getafe perlu dipandang sebagai langkah berikutnya, sebuah lanjutan atas apa yang telah kami lakukan selama ini,” tutup Conte.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dirumorkan Hengkang, Conte Akhirnya Buka Suara

Vivagoal Serie A – Antonio Conte disebut merasa tidak senang dengan situasinya bersama Inter Milan.  Dia dirumorkan akan segera meninggalkan Nerrazuri.  

Conte  dilaporkan mengeluh dengan manajemen Inter yang tak mendukung visinya sebagai pelatih kepala. Tak ayal, pelatih asli Italia pun dirumorkan akan segera hengkang dan digantikan Masimilano Allegri.

Tak ingin pemberitaan semakin liar, Conte pada akhinrya memberikan klarifikasi. Menurutnya dia masih menghargai kontrak bersama Inter dan bakal memberikan segalanya untuk Nerazzurri. 

“Saya berkomitmen untuk proyek tiga tahun di Inter dan seperti yang selalu saya lakukan. Saya akan bekerja keras dan berjuang dengan semua kekuatan saya dan dengan semua yang ada dalam kemungkinan saya untuk membuat proyek yang sukses,” kata Conte dikutip Ansa.

 

Conte sendiri  telah melakukan pekerjaan yang luar biasa di Inter.  Dia berhasil membawa Inter finis kedua di Serie A dan hanya terpaut satu poin di belakang  Juventus.


Baca Juga: 


Dengan konfirmasi ini, otomatis mengakhiri rumor kepergian Conte dari San Siro. Allenatore kawakan itu, bakal tetap bertahan setidaknya hingga dua tahun ke depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Catat! Ini Tanggal Bergulir Serie A musim 2020/2021

Vivagoal Serie A – Kompetisi Serie A Italia musim 2020/2021 akan digelar mulai tanggal 19 September 2020 hingga 23 Mei 2021 mendatang. Keputusan ini diumumkan setelah para petinggi melakukan pertemuan khusus.

Normalnya, Serie A musim 2020/21 akan mulai berlangsung per tanggal 12 September. Tetapi, rencana tersebut berubah akibat pandemi covid-19 yang merebak di seluruh dunia dan mengganggu jadwal kompetisi musim sebelumnya.

 

Akibat pergeseran tersebut, Serie A kemudian melakukan rapat bersama untuk menentukan dimulainya musim baru pada Senin (3/8/2020) waktu setempat. Hasilnya, Lega Serie A selaku operator memutuskan bahwasanya musim baru 2020/21 akan dimulai pada tanggal 12 September mendatang.

“Dewan Lega bertemu pada hari ini [Senin] pukul 19.00 waktu lokal] dan dengan suara bulat memutuskan bahwa Serie A 2020/21 akan dimulai pada akhir pekan 19 September,”

“Keputusan ini mengonfirmasi bahwa pilihan ini sudah ditunjukkan pada sore harinya oleh mayoritas klub di dalam pertemuan khusus untuk membahas topik ini.”


Baca Juga:



Keputusan tersebut dibuat guna menjaga agar musim depan tak molor hingga pertengahan musim panas yang jelas akan membuat para pemain kesulitan menyelesaikan kompetisi. Hanya saja dengan masa istirahat yang pendek, stamina pemain harus dijaga terutama mereka yang saat ini masih bermain di Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

AC Milan Segera Sodorkan Kontrak Baru Buat Super Zlatan

Vivagoal Serie A – Untuk kedua kalinya pekan ini, penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic memecahkan rekor. Masih tajam di kotak penalti, kontrak baru dari manajemen Milan akan segera didapat.

Tepatnya pada Sabtu lalu, Ibrahimovic mengemas golnya yang ke-10 di Serie A Italia musim 2019/20 sekaligus memastikan kemenangan Rossoneri atas Cagliari. Catatan itu juga mengantar Ibra jadi pemain tertua di Serie A Italia yang mencetak 10 gol di satu musim.

Sebelumnya, Ibra baru saja memecahkan rekor lain. Pemain 38 tahun tersebut menjadi pemain pertama yang mencipta 50 gol di Serie A untuk AC Milan dan Inter Milan.

Kelanjutan Karier

Tampil impresif, kehadiran Ibra memang banyak membantu Rossoneri tapi Ibra disebut masih pikir-pikir untuk melanjutkan karier di Milan. Namun kabar terbaru Stefano Pioli dan Paolo Maldini telah memastikan Ibra bakal tetap bertahan musim depan.

Selain itu, Vito Angele melalui akun Twitternya, mengungkapkan saat ini  hanya beberapa detail yang tersisa untuk perpanjangan kontraknya, termasuk bonus-bonus yang kaitannya dengan visi dan misi yang hendak dicapai klub.


Baca Juga: 


Kabarnya kedua belah pihak telah setuju untuk menambah masa bakti selama satu tahun dengan opsi pembaharuan hingga  2022 jika segalanya berjalan sesuai dengan rencana.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ribut dengan Manajemen, Allegri Selangkah Lagi Gantikan Antonio Conte

Vivagoal Serie A – Bersebrangan pendapat dengan manajemen Inter Milan, posisi Antonio Conte berada di ujung tanduk. Angkat kaki jadi salah satu pilihan pelatih asli Italia tersebut. 

Sebelumnya, Conte diberitakan cekcok dengan manajemen karena merasa tidak dihargai dan ada perbedaan visi dan misi selama dirinya membesut Nerazzurri. Dalam waktu dekat, sang pelatih pun bakal langsung membahas masalah ini dengan presiden Inter, Steven Zhang.

Andai kesepakatan tidak tercapai dengan Zhang, Conte diberitakan lebih memilih untuk meninggal Giuseppe Meazza. Meski masih punya kontrak hingga 2022, tapi perbedaan fundamental tak bisa diterima mantan arsitek Juventus tersebut.

Dikutip dari Football Italia, ada dua nama yang mencuat bakal menggantikan posisi Conte. Massimiliano Allegri dan Mauricio Pochettino kabarnya bakal disiapkan andai Conte akhirnya memilih pergi.

Diantara keduanya, Allegri punya kans lebih besar untuk menggantikan posisi Conte. Pasalnya, pelatih asli Italia itu punya hubunganbaik dengan CEO Inter, Bepe Marotta mengingat Marotta lah yang punya andil besar kala memboyong Allegri ke Turin.

“Pilihannya sekarang hanya dua, tensi akan menurun atau sesuatu akan berubah di Inter. Mereka harus mulai memikirkan pelatih baru. Mantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri jadi opsi terdepan,” kata Matteo Barzaghi, jurnalis Sky Sports Italia. 

Uniknya, Allegri kala itu menggantikan posisi Conte di Allianz Stadium. Dimana Allegri akhirnya melanjutkan kesuksesan Conte yang telah memenangkan tiga trofi Liga Italia secara beruntun.


Baca Juga: 


Kini semuanya bergantung pada pembicaraan antara Conte dan Presiden Zhang. Andai tak ada titik temu, manajemen harus bergerak cepat mengamankan Allegri yang terus jadi bidikan banyak klub elit Eropa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Maurizio Sarri Siapkan Alibi Andai Gagal di Liga Champions

Vivagoal Serie A – Maurizio Sarri ditargetkan bisa membawa Juventus menjuarai Liga Champions. Namun andai gagal, Sarri mencoba bermain aman.

Sarri untuk pertama kalinya bisa memenangi medali juara liga usai membantu Juventus menjuarai Serie A Italia musim 2019/2020 untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Ia melanjutkan tradisi juara Juventus yang sebelumnya dibesut Antonio Conte dan Massimiliano Allegri.

Kini, pekerjaan sulit dihadapkan pada Sarri. Karena target utama Juventus musim ini adalah merebut trofi Liga Champions yang sudah 23 tahun tak pernah bisa mereka menangkan.

Meski demikian, Sarri coba cari aman. Andai ia gagal membawa Juve keluar sebagai juara Liga Champions, ia menolak anggapan Juve selama ditanganinya sudah menjalani musim yang buruk.

“Yang penting itu menilai musim itu bukan karena berdasarkan pemikiran orang yang berada di luar klub. Saya tidak percaya bahwa pelatih-pelatih sebelum saya memiliki musim yang buruk karena mereka sudah gagal memenangi Liga Champions.”

“Mengingat seluruh masalah yang kami punya musim ini, kami sebenarnya bisa saja kehilangan scudetto, tapi buktinya kami bisa menjadi juara,” ucap Sarri dilansir dari Sky Sports Italia.


Baca Juga: 


Sebagai informasi, Juventus saat ini dlam posisi tertinggal 0-1 dari Olympique Lyon usai tumbang di leg pertama 16 besar Liga Champions. Untuk lolos, Juve butuh kemenangan minimal dengan selisih dua gol saat bertanding di leg kedua akhir pekan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Berada Dalam Tren Minor Jelang Liga Champions, Begini Kekhawatiran Pelatih Juventus

Vivagoal Serie AKekalahan Juventus dari AS Roma di laga terakhir Serie A Italia menjadi masalah besar. Maurizio Sarri bahkan mengeluhkan penurunan mental anak asuhnya saat ini.

Situasi ini membuat  Juventus selalu kalah setelah berhasil mengunci gelar juara Serie A musim 2019/20. Sebelum kalah 1-3 dari Roma, Si Nyonya Tua sudah tersungkur 2-0 saat bertemu Cagliari.

Dua kekalahan tersebut jelas bukan modal berharga jelang laga melawan Lyon di Liga Champions. Sarri pun menyoroti mental para pemain terutama setelah berhasil mengalahkan Lazio yang sebelumnya adalah pesaing terdekat mereka.

“Sedikit rasa takut bisa membantu kami. Setelah melawan Lazio, kami merasa kejuaraan telah dimenangkan dan kami mengalami penurunan mental.

“Sekarang kami harus pandai dalam mempertimbangkan lawan. Kami akan memulai dari ketertinggalan 0-1 dan laga tersebut akan terasa sangat menyulitkan dalam situasi seperti ini,” ujar Sarri usai pertandingan melawan AS Roma kepada Sky Sport Italia.

Selanjutnya, Juventus akan menjamu Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Sabtu (8/8/2020) mendatang. Lyon jelas bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Setelah absen lama, mereka bahkan mampu menahan perlawan PSG di final Coupe de la Ligue yang menjadi laga perdana mereka setelah libur lama.

“Saya terkejut melihat kondisi fisik mereka sangatlah baik. Tidak terlihat seperti sebuah tim yang sudah tidak bermain dalam waktu lama.


Baca Juga:


“Kami harus mengisi daya mental kami dengan sangat baik. Fisik bisa pulih dua atau tiga hari. Kami harus melepaskan sumbatnya dan dari Senin nanti kami harus memulihkan diri dengan baik,” tambah Sarri. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dibalut Optimisme Tinggi, Mbappe Bersiap Merumput Kontra Atalanta

Vivagoal Liga Champions – Kylian Mbappe mengalami cedera saat membantu Paris Saint-Germain memenangi Coupe de France melawan Saint-Etienne di partai final, Sabtu (25/7/2020). Mbappe terpaksa harus mengakhiri laga lebih awal karena mendapat tekel keras dari bek Saint-Etienne, Loic Perrin di menit ke-33.

Mbappe terlihat menggunakan kruk saat pengalungan medali juara. Pemandangan itu tentu membuat PSG khawatir karena tenaganya masih sangat dibutuhkan untuk menghadapi Atalanta di perempatfinal Liga Champions, Kamis (13/8/2020).

Setelah menjalani pemeriksaan lebih mendalam, PSG menyebut penyerang berusia 21 tahun itu diprediksi belum bisa bermain dalam tiga pekan kedepan karena cedera pergelangan kaki yang dialaminya.

Tapi secercah harapan datang buat pasukan Thomas Tuchel terkait kondisi eks bomber AS Monaco tersebut. Ander Herrera mengungkapkan rekan setimnya itu sudah terlihat bisa berjalan tanpa bantuan kruk dan besar kemungkinan akan bisa diturunkan di laga melawan Atalanta.

“Kami sangat optimis terkait kondisi Kylian. Saya lihat dia sudah bisa berjalan pelan-pelan. Dia sangat profesional, dia masih muda dan sangat ingin bermain. Kami pun sangat tenang. Dia terus berlatih setiap hari, pagi dan sore.”


Baca Juga:


“Kylian sangat penting, dan saya percaya dia akan mencoba untuk bermain melawan Atalanta. Tapi jika dia tidak bermain, kami sudah punya solusi lain,” ungkap Herrera dilansir dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

PSG Melawan Kemustahilan di Lanjutan Liga Champions Kontra Atalanta

Vivagoal Ligue 1 Paris Saint-Germain akan bersua Atalanta di babak perempatfinal Liga Champions 2019/2020 di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal pada 12 Agustus mendatang. Tak seperti biasanya, laga ini bakal digelar dalam format single match untuk mempersingkat kompetisi yang sudah molor karena pandemi virus Corona.

Jelang duel kontra wakil Serie A Italia tersebut, Thomas Tuchel menyebut timnya sama sekali tidak diuntungkan dalam kondisi saat ini. Pasalnya, Les Parisiens menuju pertandingan ini dengan hanya memainkan dua laga kompetitif, yakni laga final Coupe de France dan final Piala Liga Prancis.

Ligue 1 memang sudah disetop sejak pertengahan Maret lalu saat virus Covid-19 mulai merebak di Eropa. Di sisi lain, Atalanta masih berlaga di ajang Liga Italia dan giornata terakhir Serie A baru tuntas digelar pada akhir Juli kemarin.

“Benar bahwa Atalanta punya keuntungan. Kami hanya memainkan dua pertandingan, keduanya adalah laga final. Sementara kebugaran Atalanta tetap terjaga.”

“Atalanta punya gaya main yang khas dan mereka sangat kuat. Namun kami masih punya 12 hari untuk mempersiapkan diri dan mempelajari gaya bermain mereka,” ucap Tuchel dilansir dari Football Italia.

Badai Cedera

Tidak hanya itu, Les Parisiens juga diterpa masalah lain, empat pilar utamanya disebut punya masalah dengan kebugaran. Selain Kylian Mbappe, ada Mauro Icardi, Layvin Kurzawa dan Thiago Silva yang cedera.


Kondisi ini jelas membuat PSG cemas. Meskipun diatas kertas, diunggulkan atas Atalanta, namun ketidakmampuan mereka menurunkan kekuatan terbaiknya diyakini membuat PSG bakal kesulitan mewujudkan targetnya meraih trofi Liga Champions musim ini.


Baca Juga:


“Kami ingin siap menghadapi segala hal yang menghadang. Kami harus mencoba untuk menang sehingga tidak merasa kehilangan pemain lainnya dan kami sudah berusaha melakukannya saat menghadapi Lyon, walaupun kita memang membicarakan pemain-pemain penting.

“Ada rasa percaya diri yang besar di dalam tim. Sekarang, kami ingin memastikan kami siap secara fisik untuk pertandingan melawan Atalanta,” ucap Pablo Sarabia dilansir dari AFP.

PSG sendiri lolos ke babak perempatfinal usai menyingkirkan Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions, adapun Atalanta yang merupakan tim debutan di kompetisi Eropa tertinggi ini menembus perempatfinal usai menjungkalkan Valencia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com