MPL Fantasy

Tag: Serie A Italia

Kudeta Juventus, Inter Pantang Jemawa

0

Vivagoal Serie A – Kemenangan dramatis Inter Milan atas rival sekota AC Milan membuat Nerazzuri kembali duduk di pucuk klasemen. Mereka sukses mengkudeta Juventus yang takluk di kandang Verona. 

Tambahan tiga poin dari Derby Della Medoninna membawa skuat besutan Antonio Conte kembali memimpin klasemen Serie A 2019/20. Inter berhasil mengunci 16 kemenangan dan enam imbang dari 23 pertandingan yang sudah dijalani.

Situasi membuat Inter berhak atas 54 poin dan unggul selisih gol dari musuh bebuyutannya, Juventus.  Alhasil beberapa pihak mulai membicarakan Scudetto pada Antonio Conte.

Baca Juga: Bikin AC Milan Malu, Begini Resep Conte

Meski memimpikan bisa keluar sebagai kampiun tapi Conte enggan jemawa. Menurutnya perjalanan masih panjang dan banyak hal bisa terjadi pada Inter.

“Masih terlalu dini untuk membicarakan Scudetto, walaupun kami berhak mengimpikannya. Periode yang sangat sulit telah menanti kami, jadi kami harus menunggu hingga beberapa laga ke depan untuk melihat apakah kami bisa memiliki tujuan yang berbeda dari musim lalu,” kata Conte dilansir laman resmi klub.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Kekhawatiran Conte ini beralasan. Pasalnya beberapa partai berat menanti Inter dan bukan tidak mungkan Nerazzuri akan tergelincir mengingat Juventus membuntut dengan selisih tipis.

“Pada Kamis dini hari, kami akan menjalani semi-final Coppa Italia, dan selanjutnya menghadapi Lazio pada laga tandang.

“Kami membutuhkan waktu dan kesabaran karena hasil baik tidak diraih hanya dalam satu malam. Bagaimanapun juga, para pemain menampilkan kekuatan serta keterampilan luar biasa,” tutup Conte

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Raih Hasil Minor, Cristiano Ronaldo Merentak

Vivagoal Serie AJuventus terperosok di pekan ke-23 Serie A Italia saat berhadapan dengan Verona Mingu (9/2) dini hari. Alhasil megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo marah besar atas hasil minor yang diraih skuatnya. 

Hal itu diungkap kiper Juventus, Wojciech Szczesny yang tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Dia menuturkan Ronaldo bahkan marah lantaran sulit menerima kenyataan harus kalah saat menguasai jalannya pertandingan.

“Ronaldo marah seperti halnya kami semua, dia melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Ini sulit untuk dijelaskan karena kami tidak kebobolan dua gol dalam momen yang sulit, itu terjadi saat kami sedang mengontrol permainan.

“Ini sulit untuk dijelaskan karena kami tidak kebobolan dua gol dalam momen yang sulit, itu terjadi saat kami sedang mengontrol permainan,” kata Szczesny.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Pemain asal Polandia itu mengakui Si Nyonya Tua kerap tampil buruk saat menjalani laga tandang. Karenanya, dia berharap usai hasil minor ini, skuat besutan Maurizio Sarri bisa bangkit dan kembali ke sentuhan terbaik.

“Saat di luar kandang kami tidak tampil apik belakangan ini, kami harus segera mendapatkan kembali kepercayaan diri beserta kemampuan untuk membawa pulang hasil,” tambah Szczesny.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ronaldo dan Sederet Pemain dengan Streak Gol Terpanjang di Serie A

0

Vivagoal Serie A – Dua gol ke gawang Fiorentina membuat Cristiano Ronaldo masuk dalam daftar pemain dengan goal scoring streak terpanjang di Serie A. Namun bintang Juventus tersebut bukan jadi yang terbaik dalam daftar tersebut.

Sejatinya dua gol yang berhasil diciptakan Ronaldo lahir dari titik penalti. Hingga pertandingan berakhir Juventus berhasil menang dengan skor tiga gol tanpa balas.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Brace Ronaldo itu sendiri membuatnya terus menjaga asa untuk bisa bersaing memperebutkan gelar top skorer Serie A. Ia juga masuk dalam daftar pemain dengan goal scoring streak terpanjang di kompetisi tersebut.

Berikut ini daftar lengkap goal scoring streak dilansir dari Sky Sport Italia;

Roberto Muzzi (Cagliari):
8 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A musim 1994/95 (antara pekan ke-13 dan pekan ke-22, absen di dua pertandingan).

Paulo Vitor Barreto (Bari):
9 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A musim 2009/10 (antara pekan ke-15 dan pekan ke-22).

Christian Vieri (Inter Milan):
9 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A. Dia melakukannya di dua musim, yakni dari pekan ke-34 musim 2001/02 hingga pekan ke-9 musim 2002/03 (absen dua pertandingan selama periode tersebut).

Baca juga: Bintang Muda AS Roma Akui Mengidolakan Sosok Ini

Rodolfo Volk (AS Roma):
10 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A musim 1930/31 (antara pekan ke-6 dan pekan ke-14, absen satu pertandingan).

Jose Altafini (AC Milan):
12 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A musim 1958/59 (antara pekan ke-7 dan pekan ke-14).

Duvan Zapata (Atalanta):
14 Gol dalam 8 penampilan beruntun di Serie A musim 2018/19 (antara pekan ke-14 dan pekan ke-21).

David Trezeguet (Juventus):
11 Gol dalam 9 penampilan beruntun di Serie A musim 2005/06 (antara pekan ke-9 dan pekan ke-17).

Ciro Immobile (Lazio):
13 Gol dalam 9 penampilan beruntun di Serie A musim 2019/20 (antara pekan ke-6 dan pekan ke-14).

Cristiano Ronaldo (Juventus):
14 Gol dalam 9 penampilan beruntun di Serie A musim 2019/20 (mulai pekan ke-12, dan masih bisa berlanjut).

Ezio Pascutti (Bologna):
12 Gol dalam 10 penampilan beruntun di Serie A musim 1962/63 (antara pekan ke-1 dan pekan ke-10).

Gabriel Batistuta (Fiorentina):
13 Gol dalam 11 penampilan beruntun di Serie A musim 1994/95 (antara pekan ke-1 dan pekan ke-11).

Fabio Quagliarella (Sampdoria):
14 Gol dalam 11 penampilan beruntun di Serie A musim 2018/19 (antara pekan ke-10 dan pekan ke-21, absen satu pertandingan).

Namun jika melihat penampilan konsisten Ronaldo di kompetisi kasta tertinggi Italia musim ini, tak menutup kemungkinan megabintang asal Portugal tersebut bakal terus melanjutkan torehan golnya. Ia hanya membutuhkan masing-masing satu gol di dua laga ke depan untuk menyamai rekor yang saat ini dipegang oleh Fabio Quagliarella.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sejak Berkostum Juventus, Siapa Sih Pesaing Ronaldo di Daftar Top Skorer Serie A?

0

Vivagoal Serie A – Megabintang sepakbola Cristiano Ronaldo kini seakan tak bisa berhenti untuk mencetak gol. Lantas bagaimana perbandingan torehan gol Ronaldo di Serie A dengan mesin gol lainnya?

Ronaldo sempat mengalami musim yang sulit di musim perdananya di Serie A. Ia bahkan mengaku jika pertahanan di Serie A jauh lebih kuat dibandingkan dengan Premier League dan La Liga yang sebelumnya sudah ia ‘taklukkan’.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Menariknya, di musim kedua penampilan Ronaldo jauh lebih baik. Jumlah gol mantan pemain Manchester United tersebut terus bertambah. Hingga pekan ke-22, Ronaldo sudah mengemas 19 gol dan mengkreasikan 2 asis di kompetisi Serie A musim ini. Berikut Sportskeeda membandingkan statistik gol tiga bomber Serie A sejak Ronaldo tiba.

  1. Fabio Quagliarella (32 gol 55 pertandingan)

Quagliarella mencuri perhatian musim lalu di mana ia berhasil membukukan 26 gol di pentas Serie A. Torehan tersebut membuka mata banyak orang jika usia hanyalah angka.

Quagliarella yang kini berusia 36 tahun kemudian tampil kurang maksimal musim ini. Tercatat bomber Sampdoria itu baru mencetak enam gol dari 18 penampilannya di Serie A. Sampdoria pun harus berjuang menjauh dari zona degradasi.

  1. Ciro Immobile (40 gol 57 pertandingan)

Musim lalu, Immobile hanya mampu mencetak 15 gol dari 36 penampilannya bersama Lazio. Ia kemudian tak diprediksi akan mampu bersaing musim ini.

Namun secara mengejutkan, Immobile membungkam semua orang dengan mencetak 25 gol hanya dari 21 pertandingan musim ini. Immobile kemudian memimpin daftar pencetak gol Serie A musim 2018/19 ini.

Baca juga: Alberto Zaccheroni Panaskan Derby Della Medonnina
  1. Cristiano Ronaldo (40 gol 50 pertandingan)

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Ronaldo seakan mulai menemukan sentuhan terbaiknya musim ini. Ia berhasil membukukan 19 gol musim ini. Ditambah dengan jumlah golnya musim lalu yakni 21 gol, maka Ronaldo sudah membukukan 40 gol sejak tiba di Serie A.

Catatan tersebut seakan sama banyaknya dengan Immobile, hanya saja penyerang asal Portugal itu hanya perlu 7 laga lebih sedikit untuk bisa mencetak jumlah gol tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Alberto Zaccheroni Panaskan Derby Della Medonnina

Vivagoal Serie A – Derby Della Medonnina akan tersaji dalam lanjutan Serie A Italia pada Senin (10/2) nanti. Meski masih sepekan, tensi antara dua kubu mulai memanas.

Salah satunya mantan pelatih Inter Milan dan AC Milan, Alberto Zaccheroni yang memanaskan keadaan. Beberapa waktu lalu dia menyebut Inter jauh diunggulkan ketimbang Milan di pertandingan nanti. 

“Inter adalah tim yang lebih baik [dari Milan]. Mereka telah banyak berubah belakangan ini, termasuk dengan manajer mereka. AC Milan memasuki pertandingan ini dengan buruk karena mereka tidak mendapatkan hasil yang memuaskan.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Mereka juga telah mengganti manajer tetapi masih mencari identitas yang tepat. Para pemain AC Milan harus menemukan cara untuk menaikkan standar karena seringkali hasilnya adalah jumlah penampilan individu,” kata Zaccheroni dilansir Sempre Inter.

Penilaian Zaccheroni ini memang tidak berlebihan bila merujuk ke papan klasemen. Dimana Nerazzurri unggul jauh dibanding Milan dengan duduk di posisi dua papan klasemen dan hanya terpaut tiga poin dari Juventus di pucuk.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Terlalu Sering Cetak Gol dari Titik Putih, Pantaskah Ronaldo Disindir?

Vivagoal Serie ACristiano Ronaldo kembali mencuri perhatian saat membantu Juventus menang 3-0 dari Fiorentina pada pekan ke-22 Serie A, Minggu (2/2 )malam WIB. Melahirkan dua gol dari titik putih membuat pemain asal Portugal itu disindir.

Banyak orang yang menilai jika Ronaldo hanya bisa mencetak gol sebanyak saat ini karena dia mendapat begitu banyak penalti. Alhasil, namanya kemudian diplesetkan menjadi ‘Penaldo’.

Dari statistik, Ronaldo sejatinya bukan pemain dengan gol terbanyak dari eksekusi penalti lantaran baru mencetak tujuh gol dari titik putih. Sementara 12 gol lainnya dihasilkan bukan dari tendangan penalti. 

Sejauh ini,  Ciro Immobile dari Lazio menjadi pemain paling banyak mencetak gol dari titik 16 pas. Dimana sang pemain sudah menjaringkan sembilan gol penalti hingga pekan pekan ke-22.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Menariknya, jika dihitung sejak musim 2018/19, Ronaldo menjadi pemain dengan gol non penalti terbanyak di Serie A. Ronaldo sudah mencetak 28 gol, sama dengan Duvan Zapata, dan unggul dari Ciro Immobile dengan 27 dan Josip Llicic yang sukses melahirkan 25 gol.

Fakta ini sekaligus menjawab sindiran Penaldo kepadanya. Statistik berbicara, Ronaldo masih tajam bahkan masih rajin mencetak gol dari skema open play di usia yang tak muda lagi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ditantang Udinese, Begini Janji Pelatih Inter Milan

Vivagoal Serie A – Inter Milan akan melawat ke markas Udinese dalam pekan ke-25 Serie A di Dacia Arena, Senin (03/02/2020) dini hari WIB. Tiga poin di pertandingan nanti jelas akan jadi pembuktian buat Nerazzurri

Tampil kurang meyakinkan di tiga laga terakhirnya membuat tekanan mengarah pada Antonio Conte. Karenanya sang pelatih mencoba menjawab situasi ini dengan menjanjikan perubahan pada pertandingan nanti.

“Kami berlatih dengan baik dan tim siap untuk menghadapi Udinese. Kami akan menjalani pertandingan ini dengan sebuah rasa puas yang tinggi. Sebab kami telah berhasil mengamankan tiket semi final Coppa Italia, terlepas dari beberapa kesulitan yang kami alami dalam persiapan sehari sebelumnya,” kata Conte. 

Menolak Menang Mudah

Untuk menjaga kans juara dan menempel Juventus, Inter jelas butuh tambahan tiga poin dari laga nanti. Tapi sang pelatih ogah menang mudah, dia berharap Udineses bisa menyulitkan mereka supaya dia bisa menilai usaha anak asuhnya untuk mengunci poin.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Saya mengharapkan pertandingan yang sulit, dimana usaha yang besar diperlukan untuk meraih kemenangan. Udinese menyulitkan kami pada pertandingan sebelumnya di musim ini, mereka adalah tim dengan fisik yang begitu tangguh dan pemain-pemain yang bagus,” tambah Conte

Akankah Eriksen Dipercaya Inter?

Rekrutan anyar Inter Milan, Christian Eriksen berpeluang kembali dimainkan di laga kontra Udinese nanti. Meski jarang dimainkan saat masih bersama Spurs, tapi Conte memastikan pemain asal Denmark itu berada dalam kondisi siap untuk diturunkan. 

“Christian jarang bermain di Tottenham. Dia memainkan sedikit pertandingan, tetapi secara keseluruhan, secara fisik, saya melihatnya dalam kondisi yang cukup baik [untuk laga melawan Udinese].

Baca Juga: Meski Jadi Korban Kutukan, Piatek Bangga Pernah Berseragam Milan

Conte sejatinya tidak memastikan apakah sang pemain akan diturunkan di laga nanti. Tapi yang jelas, kehadiran Eriksen memperbanyak opsi lini tengah Inter Milan di pertandingan.

“Kami sudah banyak berbicara dengannya untuk membuatnya mengerti apa yang kami inginkan darinya. Dia menambah stok  gelandang dengan karakteristik yang baik,” tutup Conte. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Meski Jadi Korban Kutukan, Piatek Bangga Pernah Berseragam Milan

Vivagoal Serie A – Usai Filippo Inzaghi meninggalkan AC Milan, nomor punggung 9 menjadi keramat. Bagaimana tidak, deretan nama bomber top seolah dikutuk dengan menjalani musim buruk bila menggunakan nomor ini. Terakhir Krzysztof Piatek tak berkutik ketika mengenakan nomor punggung 9.

 Sempat mengawali musim dengan raihan 30 gol di semua ajang di Italia, dengan 11 diantaranya untuk Milan ketika menggunakan nomor 19 semuanya sirna kala memasuki musim 2019/20. Kala itu, Piatek memutukan untuk hijrah ke nomor 9 dari 19. 

Seolah manjur, kutukan itu turut terbukti pada Piatek. Ketajamannya menghilang, hingga kepergiannya Piatek hanya mampu menorehkan lima gol dan membuatnya harus dilepas ke Hertha Berlin.

Piatek tercatat menjadi pemain kesembilan yang gagal menaklukkan jersey nomor 9 di Milan. Sebelumnya tercatat ada Alexandre Pato, Alessandro Matri, Fernando Torres, Mattia Destro, Luiz Adriano,  Gianluca Lapadula, Andre Silva dan Gonzalo Higuain. 

Tetap Bangga pada Milan

Meski mengakhiri kebersamaan dengan cara kurang mengenakan lantaran gagal jadi bomber tajam, Piatek tetap bangga. Menurutnya pengalaman merumput bersama Milan tak akan dia lupakan dan bakal selalu membekas.

“Pindah ke Milan adalah mimpi masa kecil saya yang menjadi kenyataan. Saya tidak pernah membayangkan bisa mencetak gol menggunakan seragam Rossoneri dan berjuang bersama mereka demi tiket Liga Champions hingga menit-menit terakhir musim ini

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Gol saat melawan Napoli, Roma, Atalanta, Juve serta pujian dari Shevchenko, Inzaghi dan bintang-bintang besar Milan lainnya. Suara dari tribun selatan “Ale Piatek, ale Piatek, pum, pum, pum, pum. Semua ini akan tinggal dalam ingatanku untuk waktu yang lama,” kata Piatek dalam instagram pribadinya.

Piatek sendiri akhirnya meninggalkan San Siro secara resmi pada musim dingin ini. Sang pemain memutuskan hengkang setelah ditebus oleh Hertha Berlin dengan mahar sebesar 27 juta euro ditambah dengan bonus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

42 Tahun Masih Aktif Bermain, Tanti Aguri Buffon!

Vivagoal Serie A – Gianluigi Buffon baru saja merayakan ulang tahun yang ke-42 tahun pada Selasa (28/1) kemarin. Meski tak lagi muda, namun Buffon masih memperlihatkan kualitas sebagai seorang kiper terbaik.

Buffon tercatat sebagai pemain tertua yang masih aktif di Serie A sampai saat ini. Ia juga menjadi pemain yang tampil dalam empat dekade berbeda.

Dilansir Squawka Football, Buffon tercatat sebagai pemain dengan catatan terbanyak untuk timnas Italia yakni 176 penampilan.

Selain itu dia juga punya sederet trofi sebut saja  sembilan trofi Serie A, lima trofi Coppa Italia, enam Supercopa Italiana, UEFA Cup, Ligue 1, Des Champions, Serie B, dan yang paling mengesankan adalah trofi Piala Dunia pada 2006.

Baca Juga: Pecah Kongsi dengan Arteta, Ceballos Tinggalkan Arsenal?

Dia juga mencatatkan longest run tanpa kebobolan terbanyak di Liga Italia dengan catatan selama 974 menit. Ia juga berhasil menorehkan clean sheet terbanyak dalam satu musim Serie A, yakni 21. Buffon juga menjadi kiper dengan clean sheet beruntun terbanyak di Serie A dengan 10 kali nirbobol.

Bukti kualitas Buffon terlihat saat dirinya menjadi man of the match dalam laga Juventus kontra AS Roma pada perempat final Coppa Italia 23 Januarilalu. Tanpa kerja kerasnya tentu Juventus bisa saja gagal meraih kemenangan 1-3.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demi Hal Ini, Inter Tunda Resmikan Eriksen

Vivagoal Serie A – Christian Eriksen sudah tiba di Milan dan telah usai menjalani tes Medis. Tapi Inter Milan yang dihubungkan dengan gelandang asal Denmark itu tak kunjung diperkenalkan secara resmi. 

Biasanya, usai pemain baru dinyatakan lolos tes medis, klub baru akan segera meresmikannya. Hal ini berbeda dengan Eriksen, dimana Inter coba menunda pengumuman resmi sang pemain.

Alasannya,  tim media sosial dari klub ingin memberikan sesuatu yang spesial dalam pengumuman kedatangan sang pemain.

Sky Sports Italia menyebut manajemen  Inter tengah menunggu tim media sosial untuk membuat pengumuman yang menarik. Dimana klub berharap akan ada dampak besar dari kedatangan Eriksen. 

Sebelumnya, negoisasi antara Inter dan Tottenham Hotspur berjalan alot. Spurs tidak ingin merubah banderol transfer di angka 20 juta euro.

Meski bisa mendapatkan secara gratis pada Juni mendatang, Inter ogah ambil resiko. Banyaknya klub peminat membuat Nerazzurri rela merogoh kocek dalam-dalam demi jasa Eriksen.

Sepak Terjang Inter di Bursa Transfer

Inter sendiri terbilang aktif dalam bursa transfer musim dingin ini. Sampai sekarang, mereka telah mendatangkan tiga pemain anyar termasuk Christian Eriksen.

Pemain pertama yang berlabuh pada Januari ini adalah Ashley Young dari Manchester United. Kemudian ada Victor Moses yang sedang dipinjamkan Chelsea ke Fenerbahce.

Baca Juga: Lazio dan Inter Berpeluang Hentikan Dominasi Juventus

Pemain pertama yang berlabuh pada Januari ini adalah Ashley Young dari Manchester United. Kemudian ada Victor Moses yang sedang dipinjamkan Chelsea ke Fenerbahce.

Secara total Inter sudah mengeluarkan dana sebanyak 178 juta euro pada musim 2019/20 ini. Romelu Lukaku menjadi pembelian termahal mereka dengan mahar 65 juta euro dari Manchester United.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS